Feature

Suka Bilang Suka, Kalau Rindu Ajak Dirinya Bertemu

Bukan dia yang hanya bisa mengumbar janji sana sini. Semua orang akan setuju, jika pasangan yang baik adalah dia yang menyampaikan sesuatu tanpa mengulur waktu.

Meski keinginan ini kerap didominiasi oleh kaum hawa, agaknya laki-laki juga tentu akan suka jika ada perempuan yang bersikap demikian padanya. Memang sih katanya, cinta yang baik kadang harus dibiarkan tumbuh dengan sendirinya.

Namun bagaimana jika ternyata banyak orang yang juga menyukai dirinya? Alih-alih menunggu waktu yang katanya pas, kita bisa jadi kehilangan kesempatan untuk bisa bersama dengan dirinya.

Jangan Salah Kaprah, Tidak Ada Calon Pasangan yang Suka Berbasa-basi Tanpa Guna

Ini adalah poin pertama yang harus kamu catat. Tanpa perlu kamu jelaskan, rasa yang ada mungkin sudah membuat nyaman. Namun mencari bahan obrolan, jadi sesuatu yang sulit dipecahkan. Kamu tak harus berubah jadi seseorang yang lucu di hadapannya, tidak pula berusaha menjadi orang lain yang kamu tak bisa.

Duduklah di sampingnya, katakan apa yang sebenarnya kamu rasa. Hal ini akan jauh lebih terdengar sungguh-sungguh daripada obrolan basa-basi, yang kamu pikir manis.

Akan tetapi jika memang terpaksa, cobalah ambil jalan lain dengan menyusun basa-basi yang tak biasa. Perkaya dirimu dengan berbagai macam obrolan yang mungkin dia suka. Meski masih berada dilingkup basa-basi, setidaknya itu akan jauh lebih berguna.

Jika Memang Sedang Rindu, Ajak Dirinya Menggelar Temu

Ucapan berbentuk kerinduan, jadi sesuatu yang kerap kamu sampaikan. Mari berbenah diri, terhitung sejak hari ini jangan lagi mengulangi hal-hal yang seperti itu. Meski orang di seberang sana juga sama, merindukanmu yang kini sedang berbicara.

Tapi untuk perasaannya yang sesungguhnya, bisa jadi dia sedang menggerutu karena kamu hanya bisa bilang rindu melulu. Cobalah trik baru, dengan tiba-tiba mendatanginya ke depan pintu. Memberi isyarat ketukan karena sudah berada di depan. Niscaya dia akan heran, lalu berdecak kagum akan perbuatan remeh yang sebenarnya berarti besar.

Hal-hal seperti ini jadi gambaran akan kepribadianmu yang sesungguhnya. Bagaimana kamu mengungkapkan rasa hingga menunjukkan kerinduan dengan aksi nyata, bukan sekedar ucapan.

Saling Sayang Tentu Baik, Namun Mendeklarasikan Hubungan Adalah Sesuatu yang Diharapkan

Rasa nyaman karena sudah saling sayang tentu jadi alasan untuk menentukan pilihan. Namun bagaimana kamu akan bersikap tegas untuk menyuarakan keputusan jadi sesuatu yang kadang diharapkan.

Kalian boleh saja sudah pergi berdua, hingga makan bersama. Namun tatkala ada orang bertanya perihal hubungan kalian berdua. Rasa bingung untuk menjawab akan langsung mendera, karena memang belum ada pengakuan resmi dari salah satunya.

Baik dari kamu yang memintanya untuk menjadi pasangan, atau dari dirinya yang menerima tawaran untuk saling sayang. Sederhana memang, namun percaya atau tidak ini jadi sesuatu yang kerap diharapkan. Tapi kadang tak kita pedulikan.

Agar Tak Merasa Canggung, Bawa Dirinya Masuk Ke Dalam Lingkunganmu

Jika memang sudah cinta, rasanya tak ada alasan untuk tak membawa dirinya bertemu dengan orang-orang terdekat kita. Anggaplah ini adalah sebuah upaya yang akan membuat dirinya semakin percaya. Setelah mensahkan hubungan, pelan-pelan bawalah dirinya bertemu dengan keluargamu atau setidaknya bisa dimulai dari teman-teman dulu.

Tak hanya membuat dirinya dianggap ada, ini akan jadi latihan untuk sikap yang juga dia punya. Perlahan dia akan berubah jadi seseorang yang lebih luwes setiap kali bepergian denganmu. Karena didalam ingatanya, kini dia adalah seseorang yang sudah kamu banggakan, di hadapan orang yang tadinya tak tahu dia siapa.

Tak Perlu Khawatir Dianggap Terburu-buru, Justru Hal Semacam Inilah yang Mereka Mau

Kalau kamu cukup punya nyali, harusnya kamu tak perlu berbasa-basi. Katakan hal yang memang sesungguhnya sedang kamu inginkan. Kalimat “Aku sayang kamu” sudah saatnya diganti dengan “Aku ingin bersamamu”. Kamu mungkin bisa saja bilang sayang, namun jika tak punya keinginan untuk bersama. Lantas untuk apa?

Sebaliknya, keinginan untuk bersama yang kamu sampaikan bisa diartikan jika kamu memang sudah sayang dan ingin mencintainya lebih dalam. Buang semua keraguanmu atas hal-hal yang kamu anggap terlalu terburu-buru.

Seseorang yang memang memiliki rasa sama kuat denganmu, justru berharap kamu bisa mengetahui isi hatinya tanpa diberitahu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Film Bebas : Kilas Balik Kenangan Manis Anak-anak ‘90-an

Dendang ‘Bebas’ milik Rapper kondang Iwa K, barangkali jadi salah satu lagu hits pada era 90-an yang masih banyak didengarkan hingga sekarang. Hal itu pulalah yang jadi inspirasi untuk Riri Riza dan Mira Lesmana, tatkala pasutri ini membesut film terbarunya yang diberi judul sama seperti lagu Iwa K, Bebas.

Yap, Bebas adalah sebuah film yang diadaptasi dari film box office hits Korea berjudul Sunny (2011). Selain jadi negara ke-4 yang sudah menerjemahkan film Sunny, CJ Entertainment sebagai production house dari film aslinya, konon memberi kebebasan pada Miles Films untuk memproduksi Bebas hingga jadi sebuah suguhan epik yang sangat relateable dengan kehidupan orang Indonesia sepanjang tahun 90-an. Mulai dari lagu-lagu asyik hingga polemik politik. 

Bercerita tentang seorang remaja perempuan asal Sumedang yang baru pindah ke Jakarta, bernama Vina yang diperankan oleh Maizura. Sebagaimana anak-anak SMA, di sekolah barunya, Vina bertemu dengan siswa-siswi yang tergabung ke dalam geng yang ditakuti di sana, yakni Kris (Sheryl Sheinafia), Jessica (Agatha Priscilla), Gina (Zulfa Maharani), Suci (Lutesha), dan Jojo (Baskara Mahendra).

Tak butuh waktu lama, kesan pertama atas nasib yang dirasa serupa, membuat Kris merasa akrab dengan Vina. Hingga akhirnya mereka menemukan satu nama untuk menamai gengnya, yakni ‘Geng Bebas’. Ada banyak cerita menarik yang kemudian mereka alami bersama. Menikmati waktu sepulang sekolah, belajar dance bersama, dan beberapa kenakalan lain yang membuat mereka justru kian berbahagia. Akan tetapi, kebersamaan atas kelompok yang mereka bentuk harus berakhir karena sebuah peristiwa tragis. 

Puluhan tahun kemudian, ketika Vina dewasa yang diperankan oleh Marsha Timothy sedang mengunjungi ibunya, secara tak sengaja ia bertemu dengan Sahabatnya Kris dewasa yang diperankan oleh Susan Bachtiar. Kris yang menderita sakit parah, divonis hanya akan hidup sebentar lagi. Dan sebagai permintaan terakhir sebelum ia pergi, Kris meminta Vina untuk mengumpulkan kemblai Geng Bebas untuk reuni.  

Tahu sahabatnya akan pergi, Vina berusaha untuk mengumpulkan satu persatu sahabat-sahabatnya. Pada proses pencariannya, Vina menemukan banyak hal yang sudah berubah. Jauh dari apa yang dulu mereka angan-angankan, hidup yang dijalani sekarang jadi sesuatu yang justru memperihatinkan. Mulai dari Jessica dewasa (Indy Barends) yang menjadi agen asuransi dan selalu tertekan oleh sang atasan sebab tak mencapai target penjualan, Jojo dewasa (Baim Wong) jadi seorang pengusaha sukses namun terlihat bimbang dan tak bahagia, hingga Gina dewasa (Widi Mulia) yang harus bersusah payah menjadi pekerja serabutan sembari merawat ibunya yang sudah sakit-sakitan. 

Untuk kalian yang kebetulan sudah menonton film aslinya ‘Sunny’, akan dengan cepat menyadari jika film adaptasi ini memang menuangkan semua yang ada di Sunny secara  keseluruhan. Mulai dari dialog, konflik, hingga alur cerita yang dipakainya. Walau beberapa poin terlihat dihilangkan atau diganti sesuai dengan sang penulis skenario Mira Lesmana, tapi film ini masih terlihat utuh sebagaimana film aslinya. 

Dibawa sesuai dengan kultur dan masa 90-annya Indonesia, setidaknya membuat penonton akan tertawa, terharu, dan bersedih dalam waktu yang berentetan. Selain latar belakang ceritanya, kalian juga akan menemukan beberapa tembang pilihan yang memang terkenal pada era 90-an. Mulai dari  lagu ‘Bidadari’ milik Andre Hehanusa pada babak pembuka cerita, ‘Cerita Cinta’ (Kahitna), ‘Cukup Siti Nurbaya’ (Dewa 19), ‘Kebebasan’ (Singiku), hingga ‘Aku Makin Cinta’ (Vina Panduwinata).

Tak hanya sekedar lagu saja, hal lain yang juga akan membuatmu merasa ada di zaman 90-an adalah, beberapa hal yang disebutkan pada dialog-dialog para pemainnya, Mulai dari penampakan gimbot, majalah GADIS, MTV, Nadya Huatagalung, radio tape, majalah GADIS, komik Candy-Candy, pager, sampai berita tentang majalah Tempo dan Detik yang diberedel pada era itu. 

Walau harus diakui pula, tak ada konflik yang terasa begitu berarti sebagaimana di Film ‘Sunny’, film ini terasa menghajar penonton dengan berbagai macam hal menyenangkan di 30 menit pertama, tapi terasa mengendur pada pertengahan, dan berhasil selamat pada babak akhir yang memang terasa mengharukan. 

Akan tetapi, film ini jadi salah satu tontonan yang cukup menjanjikan sajian drama komedia yang menyengarkan. Terlebih pada teknik pengambilan gambarnya, alur maju-mundur pada film tersebut disajikan dengan mantap dengan perpindahan gambar yang terasa sangat lembut. Dari masa sekarang ke masa lalu cerita, atau sebaliknya.

Tak hanya itu saja, kemampuan akting dari para pemerannya pun patut diapresiasi, mulai dari Maizura dan Sheryl yang memang banyak berinteraksi, dan Priscilla dan Baskara dengan tektokan dialog yang tergiang di kepala bahkan ketika mereka menjadi dewasa. Hingga deretan cameo yang juga turut serta menambah manisnya cerita, seperti Sarah Sechan dan Reza Rahardian, serta Tika Panggabean. 

Akan tayang serempak mulai 03 Oktober 2019 mendatang, film ini jadi wadah segar untuk kalian yang rindu masa SMA. Entah untuk reuni cerita-cerita cinta atau mengenang kembali pencarian jati diri saat masih remaja. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sutradara Joko Anwar, Minta KPI Dibubarkan

Setelah polemik tentang keingin KPI untuk turut serta mengawasi kontek Netflix dan Youtube, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menjadi sorotan. Yap, baru-baru ini, lembaga yang mengawasi jalannya tayangan di pertelevisian Tanah Air itu dianggap mengeluarkan sejumlah sanksi dan keputusan yang sangat aneh.

Salah satu contoh misalnya, KPI melakukan teguran terhadap stasiun Global TV yang menayangkan tayangan kartun Spongebob Squarepants. Di mana dalam salah satu tokoh Spongebob melakukan pelemparan kue tart dan pemukulan.

Masyarakat pun tak diam, sebagian besar menilai keputusan KPI tersebut adalah pendapat yang amat keliru. Berita ini juga menarik perhatian salah satu sutadara kondang di tanah air, yakni Joko Anwar. Pada laman Twitter pribadinya, sutradara Gundala itu bahkan dengan tegas dan yakin menuliskan tagar Bubarkan KPI.

Sumber : https://twitter.com/jokoanwar

Tak hanya itu saja, lelaki kelahiran Medan, Sumatera Utara tersebut juga mengunggah foto ilustrasi sejumlah tayangan televisi yang mendapat teguran dan sanksi KPI. Tak hanya Spongebob, ada pula sejumlah tayangan seperti infotainment “Obsesi” Global TV, “Ragar Perkara” Tv One, “Rumpi” Trans TV dll.

“Promo Gundala kena sanksi @KPI_Pusat karena ada dialog bilang ‘Bangsat.’ Bangsat artinya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:,” twitt Joko Anwar, sambil menyematkan keterangan kata “bangsat” dari sebuah kamus bahasa Indonesia.

“Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat,” sambung Joko Anwar.

Menurutmu bagaimana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top