Trending

Mungkin Kamu Merasa Sudah Kenal Kartini, Tapi Coba Baca Ini!

“Kenal Raden Ajeng Kartini?”

“Iya kenal!”

“Yakin?”

“Iya yakin!”

Begitu reaksi semua kita yang ditanya tentang sosok Kartini. Sulit mencari orang yang menjawab tidak tahu atau tidak kenal. Wajar, karena ia adalah satu-satunya pahlawan yang dijadikan peringatan nasional. Bahkan Kartini adalah satu-satunya orang di Indonesia ini yang ulang tahunnya dijadikan hari besar nasional. Dan ia satu dari sedikit orang yang namanya dijadikan lagu wajib di sekolah-sekolah.

Tapi toh, meski sudah dikenalkan sejak kita taman kanak-kanak, sesungguhnya kita cuma kenal secuil dari keseluruhan hidup Kartini. Bahkan kalau ditanya kenapa beliau dijadikan pahlawan, jawaban kita cuma sesederhana karena “emansipasi wanita”, itu saja tanpa ada penjelasan lanjutan.

Nah, ternyata sosok Kartini juga punya beragam wajah. Dan selama ini kita hanya kenal sedikit tentang sosok hebat ini.

Kartini Tidak Pernah Menerbitkan Buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”

buku kartini

Buku ini selalu dikaitkan dengan Kartini. Dan cobalah bertanya kepada kawan sejawat, siapa yang menerbitkan buku ini. Niscaya sebagian besar akan menjawab R.A Kartini. Terbayang di kepala, beliaulah yang menginisiasi penerbitan buku-bukunya.

Faktanya tidak demikian. Habis gelap terbitlah terang dibukukan oleh orang Belanda bernama J.H. Abendanon yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku ini bahkan diterbitkan setelah Kartini meninggal dunia.

Lantas darimana tulisan itu berasal? Ide dan gagasan itu berasal dari surat-surat yang dikirimkan Kartini kepada sahabatnya istri Abendanon dan Stella. Baru pada 1911 atau 7 tahun setelah Kartini wafat , J.H. Abendanon menerbitkan buku “Door Duisternis tot Licht” yang arti harafiahnya “Dari Kegelapan Menuju Cahaya”.

Buku inilah yang oleh Armijn Pane diterjemahkan menjadi buku “Habis Gelap terbitlah Terang”. Dan berbeda dengan buku aslinya, versi Indonesia dibuat dalam pembagian bab-bab yang punya satu tema cerita. Dengan pembagian ini, buku versi Indonesia jadi terasa seperti buku-buku roman tentang kehidupan seorang perempuan, dibanding buku aslinya yang tentang perlawanan.

Kontroversi pun tak lepas dari buku ini. Mulai dari tudingan indoktrinasi Belanda, hingga surat yang ternyata tidak ada. Ya, munculnya buku ini memang berbarengan dengan kebijakan politik Belanda yang secara kebetulan sejalan dengan isi buku “Door Duisternis tot Licht”. Apalagi ditambah fakta bahwa sebagian besar surat-surat R.A Kartini memang tak pernah bisa ditunjukan oleh J.H. Abendanon.

Kartini Awalnya Digambarkan Sebagai Seorang Wanita Pemberontak

pemberontakan kartini

Coba kamu bayangkan, seandainya Kartini adalah sebuah merek atau Brand Image, apa yang ada dipikiran ketika namanya disebut? Nah, ternyata pembentukan tentang siapa Kartini ini juga berubah-ubah sesuai dengan jalannya sejarah.

Di masa Belanda, Kartini di gambarkan sebagai tokoh perdamaian yang mencintai sesama. Ia diceritakan sebagai perempuan yang cinta perdamaian dan memandang semua manusia sama dan sederajat. Mungkin kalau sekarang gambaran yang pas serupa mandela atau dalai lama.

Kemudian di zaman Pemerintahan Soekarno image ini kembali diubah. Pemerintahan Revolusioner ala Presiden pertama itu membutuhkan tokoh yang garang. Munculah Kartini sebagai tokoh perempuan pemberontak tirani. Ditunjuklah hari kelahirannya sebagai hari besar nasional. Kartini digambarkan sebagai tokoh emansipasi yang mengajak para perempuan terlibat dalam setiap sendi pembangunan. Dan melawan setiap ketidak adilan.

Lalu, Soeharto “merevisi” gambaran Kartini di era pemerintahannya. Kali ini Kartini ditanamkan sebagai tokoh perempuan yang patuh. Ibu baik yang sayang keluarga dan penurut. Bahkan peringatannya pun disematkan embel-embel “Hari Ibu Kartini” dan penyebutannya berubah dengan tambahan kata “Ibu kita” Kartini. Di Kala ini pula, mulai dikenalkan tradisi menggunakan pakaian adat dan kebaya pada setiap tanggal 21 April itu.

Kartini Tak Selalu Menyukai Adat Istiadat

hari kartini

Kita memang terlahir di era Kartini yang telah dibranding menjadi “ibu kita Kartini”. Jadi yang ada di kepala kita adalah sosok perempuan berkebaya yang begitu patuh terhadap adat istiadat.

Padahal jika kita membaca surat-surat dalam buku habis gelap terbitlah terang, kita akan menemukan beberapa “curhat” Kartini tentang ketidak setujuannya pada adat istiadat yang berlaku. Ia mengeluh dan menyatakan ketidak sukaannya, dengan adat istiadat yang mengatur masyarakat berdasarkan tingkatan tertentu. Masing-masing tingkatan punya cara bicara, duduk, berjalan dan lain sebagainya yang menurutnya “keterlaluan”.

Bahkan di salah satu suratnya ia mengakui, secara diam-diam tidak memberlakukan adat istiadat itu jika hanya bersama adik-adiknya. Kartini membebaskan adik-adiknya dari peraturan cara menatap, berbicara, berjalan, duduk, makan dan kegiatan lain. Bahkan membaca koran yang saat itu hanya bisa dilakukan kalangan tertentu juga diterabasnya. Ia mengajak adik-adiknya membaca bersama.

Kamu Vegetarian? Sama, Kartini juga!

vegetarian

Ketika berusia 23 tahun Kartini menceritakan dalam suratnya kalau ia hidup dengan life style vegetarian. Dia hanya memakan sayuran dan buah-buahan sejak bertahun-tahun sebelum surat itu dibuat. Menariknya lagi, Kartini menyatakan bahwa hidup vegetarian adalah cara berdoa kepada Tuhan tanpa harus berkata-kata.

Kartini Bukan Cuma Curhat

sertifikat menikah

Kartini memang dikenal dari suratnya. Namun bukan berarti seumur hidupnya ativitasnya hanya sekedar curhat kepada kawan-kawannya. Ia melakukan aksi nyata dengan membangun sekolah untuk perempuan.

Bahkan ini dijadikan syaratnya ketika akan menikahi suaminya sang Bupati Rembang Adipati Djojoadiningrat. Ia mau dinikahi jika ia dibebaskan untuk tidak mengikuti adat istiadat dan diperbolehkan membuka sekolah sekaligus mengajar di Rembang.

Jadi sudah sejauh mana kamu kenal Kartini?

3 Comments

3 Comments

  1. Jiah

    April 26, 2015 at 9:55 pm

    Kalo baca di musium ada sih keterangan kaya di atas #anakJeparaLewat

    koemntar agak susah yaaa

  2. Catcilku

    April 27, 2015 at 10:01 am

    Baru tau kalau vegetarian

  3. Nur Islah

    May 8, 2015 at 11:07 pm

    iya baru tau kl Kartini Vegetarian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

3 Comments

3 Comments

  1. Jiah

    April 26, 2015 at 9:55 pm

    Kalo baca di musium ada sih keterangan kaya di atas #anakJeparaLewat

    koemntar agak susah yaaa

  2. Catcilku

    April 27, 2015 at 10:01 am

    Baru tau kalau vegetarian

  3. Nur Islah

    May 8, 2015 at 11:07 pm

    iya baru tau kl Kartini Vegetarian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bisnis Makanan Indonesia di Luar Negeri yang Bisa Bikin Kaya Raya

Indonesia merupakan negara yang kaya akan wisata kulinernya. Tak heran jika banyak orang asing yang terpikat dengan kelezatan beberapa makanan khas Indonesia. Terlebih dengan kekayaan rempah-rempah Indonesia yang mampu membuat cita rasa makanan Indonesia terasa lebih mantap. Kamu harus tahu nih, bisnis makanan Indonesia ini bisa bikin kamu jadi orang kaya raya di Luar Negeri loh.

Sumber : Travellingyuk

1. Bakso

Bakso merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang banyak digemari orang luar negeri. Keistimewaan bakso ini terletak pada rempah yang ada dalam bakso itu sendiri juga pada kuahnya. Kamu bisa mendapat banyak keuntungan loh dengan membuka bisnis kuliner bakso di negara lain.

2. Penyetan

Kamu harus tahu, di negara Eropa, seperti Belanda dan Swiss ada banyak orang yang sangat suka makan tempe atau pecel lele. Bahkan satu iris tempe kecil saja bisa dijual 2 euro dan satu porsi pecel lele bisa mencapai 15 euro atau senilai Rp 225 ribu.

3. Sate

Kamu tentu sudah tahu bukan kalau orang luar negeri sangat suka barbeque-an saat ada acara maupun pesta. Nah kamu bisa banget nih menawarkan alternatif yang baru dengan membuka bisnis kuliner sate. Keistimewaannya tentu ada di bumbu satenya yang beda dari yang lain.

4. Gado-gado

Kamu bisa meraih banyak keuntungan dengan menjual gado-gado di luar negeri, terlebih di Eropa atau Amerika. Hal ini karena gado-gado mirip dengan salad yang biasa dikonsumsi di negara tersebut. Gado-gado akan memiliki keistimewaan yang berbeda dari segi saus kacang dan taburan bawang goreng juga kerupuk renyah di atasnya.

5. Mie Instan

Indomie memang menjadi salah satu makanan Indonesia yang sudah diekspor sampai ke beberapa negara. Tentu saja hal ini karena cita rasa Indomie memiliki keistimewaan dibanding produksi mie instan di negeri yang lain. Kamu bisa kok memanfaatkan hal ini dengan membuka bisnis mie instan di luar negeri dengan sedikit kreativitas dalam penyajiannya.

6. Nasi Padang

Banyak orang sudah mengakui kelezatan nasi padang terlebih rendangnya. Rendang bahkan masuk dalam jajaran makanan terenak di dunia. Jadi, kamu memiliki potensi keuntungan yang cukup besar dengan membuka bisnis kuliner nasi padang di luar negeri.

7. Soto

Orang luar negeri memiliki kegemaran dalam hal makanan. Biasanya mereka sangat suka mengonsumsi sup. Nah kamu bisa coba penawaran baru nih dengan menyuguhkan soto sebagai menu makanan di sana.

8. Nasi Goreng

Nasi goreng juga merupakan makanan yang kaya akan rempah Indonesia. Makanan yang satu ini bahkan masuk dalam jajaran makanan terenak di dunia. Jadi bisa dijamin kalau kamu coba bisnis kuliner ini di luar negeri, kamu bisa mengantongi keuntungan yang cukup besar.

9. Gorengan

Gorengan adalah salah satu makanan yang sangat populer di Indonesia. Banyak orang suka mengonsumsinya sebagai camilan. Meski di Indonesia gorengan terkenal sebagai makanan yang murah dan tak terlalu sehat, ternyata di Belanda, harga satu buah pisang goreng bisa dijual dengan hampir Rp 80 ribu loh.

10. Martabak

Biasanya kalau di luar negeri, mereka kebanyakan suka makan junkfood seperti pizza atau burger. Namun di Indonesia ada hal yang menarik untuk disantap dan tentunya lebih sehat, yaitu martabak, baik itu martabak telur maupun martabak manis.

3 Comments

3 Comments

  1. Jiah

    April 26, 2015 at 9:55 pm

    Kalo baca di musium ada sih keterangan kaya di atas #anakJeparaLewat

    koemntar agak susah yaaa

  2. Catcilku

    April 27, 2015 at 10:01 am

    Baru tau kalau vegetarian

  3. Nur Islah

    May 8, 2015 at 11:07 pm

    iya baru tau kl Kartini Vegetarian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Yusaku Maezewa : Konglomerat dari Jepang yang Akan Jadi Turis Pertama Ke Bulan

Liburan keliling dunia mungkin sudah biasa, tapi bagaimana jika tujuan liburannya adalah bulan? Yap, kamu tak salah baca. Pada Senin, 17 September lalu, Elon Musk selaku CEO SpaceX, mengumumkan jika ada seseorang yang akan jadi orang pertama yang akan melakukan perjalanan menuju bulan.

Dan lelaki beruntung itu adalah Seorang konglomerat dari Jepang, bernama Yusuka Maezewa. Konon Yusaku juga akan mengajak 8 orang lain, yang identitasnya masih belum dibagikan. Mereka akan menaiki Big Falcon Rocker atau BFR, yang saat ini masih dalam tahap pembuatan. Tapi, meski demikian katanya roket ini akan jadi yang terbesar yang pernah dibuat. Dengan perkiraan tinggi sepanjang 118 meter yang setara dengan gedung 35 lantai, dan diameter sepanjang 9 meter.

Rencana ini diagendakan akan selesai dibangun dan siap meluncur pada tahun 2023 mendatang. Dengan kata lain, Yusaku juga akan jadi orang pertama dengan kewarganegaraan non-AS yang dapat terbang ke bulan. Meski tak akan mendarat, dan hanya berkeliling mengitari orbit bulan dari roket yang membawannya terbang. Yusaku tetap jadi manusia perdana yang melakukan perjalanan liburan menuju bulan.

3 Comments

3 Comments

  1. Jiah

    April 26, 2015 at 9:55 pm

    Kalo baca di musium ada sih keterangan kaya di atas #anakJeparaLewat

    koemntar agak susah yaaa

  2. Catcilku

    April 27, 2015 at 10:01 am

    Baru tau kalau vegetarian

  3. Nur Islah

    May 8, 2015 at 11:07 pm

    iya baru tau kl Kartini Vegetarian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kalau Kamu Jadi Penderita Autisme, Mungkin Ini yang Ingin Kamu Katakan Pada Dunia…

Saat ini masih saja banyak orang yang suka mengejek teman atau orang lain yang memiliki keterbelakangan mental. Kadang mereka mengejek dengan alasan hal itu hanya sebatas candaan saja. Namun apa kamu juga berpikir hal itu lucu bagi mereka yang menerima leluconmu? Pahamilah, berikut adalah hal yang sebenarnya ingin seorang penderita autis katakan padamu.

1. Lihatlah Aku Apa Adanya

Cobalah untuk masuk ke dalam hidup mereka untuk bisa memahami apa yang mereka rasakan. Terkadang orang autis memiliki dunia yang bisa menjadi tempat menyeramkan bagi mereka. Bahkan seringkali ada suara di kepala mereka yang serasa membuat kepala mereka mau meledak, pakaian serasa bisa membakar kulit dan masih banyak hal lain yang mungkin tak bisa kamu pahami hanya dengan melihat mereka dari kejauhan.

2. Aku Juga Ingin Berteman, Layaknya Orang pada Umumnya

Mereka berharap kamu dan yang lainnya mengubah pemikiran kalian tentang mereka. Mereka tak suka dibeda-bedakan. Mereka pun ingin berteman layaknya orang pada umumnya. Mereka pun ingin merasakan sebuah pertemanan seperti halnya yang kamu rasakan bersama teman-temanmu. Mereka ingin kamu dan yang lainnya tak lagi menjauhinya hanya karena perilaku dan penampilan mereka yang berbeda denganmu juga teman-temanmu.

3. Aku Pun Ingin Dihargai dan Diterima Sebagai Manusia

Mereka ingin kamu menghargai dan menerima mereka sebagai layaknya manusia. Kamu tak bisa membedakannya hanya karena latar belakang dan kekurangan yang mereka miliki. Bukanlah setiap manusia diciptakan  sebagai makhluk sosial. Tak ada hal sebagai pengecualian. Semua orang berhak dihargai dan diterima di lingkungannya, terlebih jika mereka tak pernah melakukan kesalahan yang merugikan orang lain.

3 Comments

3 Comments

  1. Jiah

    April 26, 2015 at 9:55 pm

    Kalo baca di musium ada sih keterangan kaya di atas #anakJeparaLewat

    koemntar agak susah yaaa

  2. Catcilku

    April 27, 2015 at 10:01 am

    Baru tau kalau vegetarian

  3. Nur Islah

    May 8, 2015 at 11:07 pm

    iya baru tau kl Kartini Vegetarian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top