Feature

Stop Drama Korea, Agar Hidupmu Tak Melulu Berkhayal Soal Cinta yang Sempurna

Kisah cinta yang dirangkai lewat alur drama Korea, memang terkadang sangat memilukan dan juga menggembirakan. Sehingga banyak dari mereka yang mengeluh-elukan kehidupan cintanya agar menyerupai serial yang sedang ditonton atau digemari, bukan? Terutama dari sisi happy ending-nya. Nah, hal ini bisa berbahaya dan membuat kamu sulit untuk menyibak realita, lho.

Kalau kamu sampai terbawa cerita drama korea hingga ke dunia nyata, sangatlah disayangkan, apalagi hingga berimbas negatif. Meskipun begitu, bukan berarti drama Korea adalah drama yang jelek dan berbau negatif. Masih ada hal positif dari tontonan tersebut, selain sebagai opsi hiburan.

Di kalangan anak muda demam korea sangat bermunculan beberapa tahun belakangan. Bahasa seperti “Daebak” hingga “Oppa” adalah dua kata akrab yang selalu diucapkan. Tetapi ada baiknya kamu stop untuk menonton drama Korea, sebab bisa jadi kamu akan terus berkhayal soal cinta yang sempurna.

Bisa Mengundang Candu dari Cerita Haru

Kamu yang memang mengikuti serial drama Korea pasti selalu dibuat penasaran. Sampai-sampai tak terasa waktu berjam-jam sudah dihabiskan untuk menikmati setiap episodenya. Kalau sudah sampai ke tahap seperti itu, berarti kamu sudah mengalami kecanduan.

Suatu aktivitas yang dilakukan secara berulang dan dapat menimbulkan dampak negatif adalah kecanduan, yakni kecanduan non-fisik atau aktivitas. Sepintas memang tidak ada dampak negatif. Tapi kalau sering begadang semalam suntuk demi menyaksikan drama Korea tentu akan berimbas pada kesehatan kamu, lho. Bahkan bisa berujung pada rasa cemas, emosi yang tidak stabil, perasaan bersalah, hingga menyesal yang dapat mengganggu lingkungan sosial dan pekerjaan. Kalau kamu sudah mengalami hal ini, lebih baik cari cara untuk berhenti.

Waktu yang Seharusnya Bisa Dimanfaatkan Untuk Hal Positif Akhirnya Terbuang Sia-sia

Satu serial drama Korea biasanya mencapai belasan hingga puluhan episode. Setiap episode yang kamu saksikan biasanya ada sensasi tersendiri sehingga di tiap-tiap akhir episode kamu selalu terpacu untuk menonton kelanjutannya. Dihantui penasaran, ‘kan? Nah, saat itulah tanpa sadar kamu sudah membuang waktu secara sia-sia dengan mantengin layar berjam-jam. Kalau tidak mengganggu kehidupan lainnya, ya boleh saja. Tetapi kalau sudah sampai membuat beberapa hal penting jadi terbengkelai, cobalah pikirkan, mau sampai kapan kamu rela mengesampingkan hal penting demi urusan drama.

Alur Cerita Bisa Diprediksi, namun Entah Kenapa Kamu Rela  Menyaksikan

Alur cerita dalam drama Korea, bisa dibilang sangatlah mirip-mirip antara satu dengan yang lainnya. Kamu bisa membandingkan, dan coba memperhatikan antara satu dengan yang lainnya. Seperti cerita cinta segitiga, bertepuk sebelah tangan, atau patah hati yang memperihatinkan. Dan entah kenapa kamu begitu rela menyaksikan setiap episodenya sampai usai, meskipun didalam pikiran alur ceritanya sudah tertebak. Tapi mau gimana, kalau sudah candu, harus kamu sendiri yang mengatasi. Atau karena aktor yang main sangat tampan sehingga kamu rela bertengger berjam-jam?

Perubahan Emosi yang Bisa Membuat Kamu Jadi Pribadi yang Moody

Wajar, kalau mood kamu sekarang dapat berubah-ubah. Sehingga sulit mengontrolnya, seperti mudah kesal, namun sehabis itu kamu bisa juga senang dan tertawa terbahak-bahak. Bisa jadi hal itu ditengarai karena drama yang kamu tonton setiap hari. Alur cerita drama Korea memang seperti roller coaster, kamu dapat dibuat tertawa tiba-tiba kemudian bisa dibuat menangis bahkan marah seketika. Apalagi karakter-karakter yang berada di dalam film semakin membuat panas susana. Tak heran kalau sekarang kamu menjadi orang yang moody dan susah mengontrol emosi.

Terjebak Dalam Asmara Dunia Drama, Apakah Kamu Baik-baik Saja?

Setiap hal yang kamu tonton, bisa mempengaruhi cara berpikir dan sudut pandangmu. Cerita dalam drama memanglah fiktif belaka yang dikarang untuk memancing emosi penonton. Tak jarang, kisah-kisah yang dipertontonkan, seperti di drama Korea, membuat kamu iri dan berharap dapat mendapatkan kisah yang sama.

Ketika terpengaruh, kamu dapat menjadikan syarat dalam menjalin hubungan dengan lawan jenis di kehidupan nyata. Semisal ingin memiliki pasangan berawajah oriental seperti yang kamu harapkan. Sehingga membuat kamu terjebak dunia cinta dalam drama.

Fanatisme kamu terhadap sosok atau idola dalam drama Korea, tak boleh berlebihan karena nanti dapat merugikan. Buktinya, di pengujung tahun lalu ada dua fans Indonesia yang hampir mau bunuh diri karena idola K-popnya bunuh diri. Kalau kamu telah sampai di tahap seperti itu, lebih baik coba tenangkan diri atau datangi psikolog. Ingatlah, bahwa kehidupan kamu dengan drama Korea adalah dua alam berbeda, jangan memaksakan untuk sama karena skenario hidupmu bukanlah dirangkai sutradara drama Korea.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Semua Penemu Suka Dengan Hasil Penemuanya, Termasuk Einstein!

Ide terlahir dari sebuah pemikiran dalam seseorang sehingga bisa menghasilkan penemuan hebat. Para penemu di dunia ini memiliki segudang ide yang telah dihasilkan dan direalisasikan untuk kepentingan orang banyak. Saat orang lain memiliki kepentingan berbeda atau penemuan tersebut coba disesuaikan dengan keinginan, tidak semua berjalan baik. Sangat disayangkan ada pula yang berjalan buruk.

Para penemu yang jenius memang memiliki keinginan untuk mengubah dunia dengan penemuannya. Meskipun ada beberapa dari mereka yang menyesal dengan apa yang mereka temukan. Karena memiliki dampak negatif bagi masyarakat bahkan sampai kepada dirinya sendiri. Nasi sudah menjadi bubur, kalau sudah terlanjur ya mau bagaimana lagi kan?

Berikut ini adalah beberapa nama penemu yang menyesal dengan hasil temuannya?

Einstein dan Oppenheimer Menyesalkan Bahwa Ciptaanya Justru Menjadi Alat Perang yang Meneror Banyak Orang

Dua sosok jenius ini bisa dibilang yang mengubah sejarah dunia di tahun 1945. Einstein dan J. Robert Oeppenheimer adalah dua orang yang menjadi saksi dibalik terciptanya bom nuklir atau bom atom. Oppenheimer pertama kali menciptakan bom atom dan ia berperan sebagai direktur pengembangan senjata mematikan massal tersebut di Los Alamos Lab. Setelah Perang Dunia II ia mengahabiskan masa hidupnya dengan penyesalan, salah satunya menyesal dengan tindakan pemerintah Amerika Serikat yang tidak memberikan peringatan tentang bahayanya bom tersebut kepada Jepang.

Einstein pun lebih-lebih menyesal, tanpa tangannya mungkin pengembangan bom nuklir tidak kita kenal sampai sekarang. Penyesalan Einsten setelah bertandatangan perjanjian dengan Franklin D. Roosevelt karena setuju membantu Amerika Serikat pada Perang Dunia II lantaran percaya kalau Jerman akan melakukan hal yang sama dengan AS.

“Kalau tahu Jerman gagal bikin bom nuklir, saya enggak akan menyentuhnya dengan jari sekali pun,” kata Einstein.

Mikhail Kalashnikov Sosok Dibalik Selongsong AK-47

Selama ini, timbul pertanyaan dalam diri saya. Apakah saya berhak disalahin atas kematian banyak orang meskipun mereka adalah musuh?” ungkap Kalashnikov.

Kutipan tersebut ditemukan dikirimkan olehnya kepada gereja Kristen Ortodoks Rusia sebelum ia meninggal di tahun 2014.  Penyesalan menghantui dalam diri Kalashinikov karena menciptakan senjata murah namun mematikan. Senjata murah ini menjadi favorit bagi para teroris dan pemberontak. Alasan ia mendesain senjata mematikan ini karena menyaksikan peperangan tanpa henti pada masa Perang Dunia II.

Karena Merasa Menjadi Penyebab Kerusakan, Alhasil Alfred Nobel Berkomitmen Memberikan Penghargaan Perdamaian

Kamu tahu penghargaan nobel yang menjadi sebuah penghargaan di bidang ilmu pengetahuan maupun perdamaian bukan? apakah kamu tahu kalau nobel itu bermula dari nama seseorang bernama Alfred Nobel. Nobel merupakan seorang insinyur yang memutar otak untuk memecahkan sebuah batu besar.

Sampai kepada tahun 1860 ia menemukan sebuah dinamit yang dicampurkan dari bahan nitrogliserin dan silika. Sayang ciptaanya dimanfaatkan untuk hal buruk dengan tujuan membunuh dan menghancurkan. Nobel yang menyesal akan penemuannya berkomitmen untuk menyumbangkan royaltinya sebagai bentuk sumbangan yang menjadi hadiah buat orang yang ingin membawa pengaruh positif di dunia.

Tujuan Membuatnya Mengincar Segmen Anak-Anak, Namun Orang Dewasa yang Malah Menyukainya

Apabila kamu suka ngetik di Microsoft Office pasti nggak asing lagi dengan font bernama Comic Sans. Font yang desainnya mirip tulisan anak-anak ini diciptakan Vincent Connare bersmaa Microsoft. Tujuanya untuk menjadi alternatif karena banyak font bergaya kaku dan mengincar segmen anak-anak.

Namun yang menyukai font bentukannya untuk orang dewasa. Ya font ini memang terkesan kekanak-kanakan, bahkan ia sendiri tak menyangkan kalau temuannya bisa populer.

Apabila kamu suka menggunakannya. Berarti kamu nggak tahu banyak soal tipografi”, ungkap Connare dilansir dari Wall Street journal.

Kesuksesan Instan Dong Nugyen Membuat Hidupnya Berantakan

Memang banyak orang yang menginginkan kesuksesan secara instan dan bisa menikmati segala materi. Tapi benar kata orang, kalau kebahagiaan nggak bisa dinikmati dengan uang semata. Contohnya saja Dong Nguyen yang pengembang game independen asal Vietnam.

Game Flappy Bird yang diciptakan ternyata meledak di tahun 2013, game yang mengharuskan pemainya melewati rintangan tanpa mengenai sama sekali memiliki tingkat kesulitan yang buat prang penasaran. Wajar saja  saking penasarannya, sampai diunduh lebih dari 50 juta kali. Keuntungan yang diraih Nguyen nggak tanggung-tanggung.

Per hari ia bisa mengantongi Rp 630 juta. Namun Secara psikologis ia merasa hancur karena mengaku hidupnya udah berantakan lantaran diteror habis-habisan lewat telepon, e-mail atau pun cuitan untuk dirinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bukan UFO, Suara Misterius di Langit Pantura Ternyata Berasal dari Pesawat Antonov Milik Rusia

Beberapa waktu lalu, sejumlah warna yang tinggal di sepanjang kawasan Pantura. Mulai dari Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, hingga Kabupaten Semarang. Sempat dibuat kaget oleh suara menderu dari langit, yang tadinya diperkirakan jadi suara pesawat luar angkasa nan misterius sebab langit hanya terlihat gelap.

Berita baiknya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho akhirnya memberikan informasi tentang simpang siurnya berita tersebut. Yap, ternyata sumber suara adalah pesawat Antonov An-12BP, yang melintas di atas wilayah pantura Jawa dari Jakarta menuju Melbourne, Australia.

Sumber : https://twitter.com/Sutopo_PN

“Terkuak sudah bunyi misterius dengungan yang heboh di atas Pantura 2 hari yang lalu. Sumber suara adalah pesawat Antonov An-12BP yang terbang dari Jakarta menuju Melbourne melintas di atas Pantura Jawa pada ketinggian 25.000 kaki. Jadi bukan dari UFO atau pesawat Avenger ya” tulis Sutopo dalam akun Twitternya @Sutopo_PN, Minggu (16/12).

Jadi sudah jelas ya, suara dengungan tersebut bukanlah fenomena alam apalagi suara UFO seperti yang banyak dibicarakan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

‘Luruh’, Lagu Kolaborasi Isyana Sarasvati dan Rara Sekar Sudah Resmi Dirilis

Berada pada jalur musik yang berbeda, kali ini kakak adik Rara Sekar dan Isyana Sarasvati akhirnya terlihat satu project musik berdua. Jadi sesuatu yang telah banyak diharapkan oleh masing-masing fans mereka berdua, maka original soundtrack (OST) film ‘Milly & Mamet’ jadi jawabnnya.

Diberi judul ‘Luruh’, konon lagu kolaborasi tersebut sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming musik sejak Sabtu (15/12) lalu. Dikutip dari laman Kumparan.com, Ernest Prakasa selaku sutradara ‘Milly & Mamet’ berkata bahwa ini akan jadi sesuatu yang menarik. 

“Jauh sebelum mengenal Isyana, saya adalah penggemar Banda Neira, duet folk Rara Sekar dan Ananda Badudu. Kini, mereka hadir mengisi soundtrack film yang saya garap. Saya yakin, ini akan menjadi suguhan epic untuk memperkaya film ini,” ujarnya. 

Rara Sekar yang memang identik dengan lirik-lirik lagu sendu yang menyentuh, dibantu dengan sang adik Isyana mengawali proses pencintaan lagu pada suatu sore di rumah Rara. Bait per bait dari lirik lagu tersebut, mereka ciptakan sesuai dengan naskah dalam film ‘Milly & Mamet’. Mencari titik paling menyentuh dari kedua peran dari tokoh utama, hingga menggabungkannya dengan sesuatu yang umum terasa.

Dirilis bersamaan dengan lagu soundtrack lainnya, mini album original soundtrack ‘Milly & Mamet’ juga menautkan 4 lagu lainnya.  Yap, karena selain ‘Luruh’, Isyana Sarasvati juga menyanyikan satu lagu lain, yakni ‘Stargazing’. Selanjutnya ada pula ‘Berdua Bersama’ dan ‘Luluh’ yang dinyanyikan oleh Jaz, sedangkan Sissy Prescilla yang juga jadi pemeran Milly juga akan membawakan lagu Sehila On 7 yakni ‘Kita. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top