Feature

Tak Perlu Merasa Bersalah Setelah Makan Banyak, Secara Biologis Wanita Memang Memiliki Kecenderungan Untuk Makan Berlebih

Ada beberapa meme yang menyindir kebiasaan wanita yang agaknya membuat gemas, yaitu cita-citanya berbadan langsing, dan niatnya untuk diet, tapi makan terus. Untuk wanita sendiri, cukup menyebalkan memang disaat ingin memiliki tubuh yang proposional dan langsing layaknya biola, namun keinginannya untuk selalu makan atau lebih tepatnya hasrat untuk selalu mengunyah sesuatu sulit untuk dikendalikan.

Kamu sebagai laki-laki pasti heran melihat kecenderungan tersebut. Bukan hanya laki-laki saja, wanita pun merasa heran dengan kebiasaan dirinya yang suka sekali makan. Daripada kamu semakin bingung, ternyata ada loh fakta tentang hasrat makan yang dimiliki oleh wanita.

Penelitian Ini Menemukan Bahwa Ternyata Jenis Kelamin Mempengaruhi Banyaknya Makanan Yang Dikonsumsi

Ada sebuah percobaan yang dilakukan peneliti pada tikus betina dan jantan. Dari hasil percobaan tersebut ditemukan bahwa tikus betina cenderung lebih banyak makan dibandingkan dengan tikus jantan. Sekilas memang tidak ada hubungannya dengan manusia, namun studi yang pertama kali mengungkapkan adanya hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat makan pada hewan ini menegaskan bahwa hasil ini memiliki implikasi yang sama untuk manusia juga.

Aneh rasanya jika manusia disamakan dengan hewan. Tapi rasanya sudah menjadi rahasia umum bahwa peneliti lebih sering menggunakan hewan sebagai bahan percobaan daripada manusia, meskipun penelitian tersebut digunakan untuk manusia. Selain melanggar kode etik jika manusia menjadikan manusia sebagai bahan percobaan, alasan utama mengapa hewan digunakan penelitian khususnya tikus karena tikus memiliki gen yang secara biologis dan karakteristiknya mirip dengan gen yang dimiliki oleh manusia. Alasan itu yang membuat para peneliti yakin bahwa respon yang tikus berikan juga akan sama dengan respon manusia.

Prof. Kelly Klump, psikolog dari Michigan State University,  dan para peneliti lainnya melakukan percobaan pemberian makan pada 60 tikus, dengan setengahnya berjenis kelamin betina. Percobaan ini dilakukan selama 2 minggu dan mereka mengganti makanan tikus dengan vanila beku. Hasilnya, mereka menemukan bahwa tingkat kecenderungan untuk mengonsumsi makanan yang diberikan adalah 6 kali lebih tinggi pada tikus betina.

Prof. Klump mengungkapkan bahwa kecenderungan untuk makan berlebihan memiliki hubungan dengan respons alami otak, di mana setelah mengonsumsi makanan, otak cenderung akan memberi respons menyukai aktivitas tersebut. Prof. Klump mengatakan, hasil studi menunjukkan bahwa faktor biologis juga memiliki kontribusi, sebab tikus betina tidak mengalami tekanan psikososial seperti manusia, misalnya tekanan untuk menjadi kurus.

Tekanan Dan Tuntutan Dari Segi Budaya Juga Mempengaruhi Terjadinya Gangguan Makan Pada Seseorang

Meskipun tingkat makan yang dimiliki lebih besar dibandingkan pria, masih banyak gangguan yang justru muncul berhubungan dengan pola makan seseorang. Seperti bulimia, yaitu keadaan di mana seseorang kehilangan kendali makan secara berlebihan dan berulang namun dikeluarkan kembali karena merasa bersalah ataupun takut mengalami kenaikan berat badan. Beberapa deretan orang ternama seperti Elton John dan Putri Diana pernah mengalami gangguan ini.

Prof. Kelly Trump mengungkapkan kembali bahwa teori gangguan makan pada perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki. Hal ini disebabkan adanya pendapat dari sisi budaya dan banyak tekanan yang dialami oleh perempuan.

Jadi buat kamu yang merasa bingung mengapa wanita lebih banyak makan meskipun cita-citanya langsing sudah bisa terjawab ya dengan penelitian di atas! Ada baiknya jika seorang wanita ingin tetap langsing meskipun banyak makan, lakukan olahraga dan pola hidup yang seimbang, jadi tidak sampai mengidap gangguan makan demi menginginkan tubuh yang langsing. Sebab kesehatan tetaplah yang terpenting.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Deddy Corbuzier Sempat Takut Prosesnya Berpindah Agama Dijadikan Mainan Politik

Deddy Corbuzier terlihat lebih tenang kala menuturkan cerita perjalanan dirinya menjadi mualaf. Usut punya usut, ia sempat didera kekhawatiran sebelum memutuskan untuk menjadi mualaf.

Presenter ‘Hitam Putih’ itu mengungkapkan sesungguhnya dia ingin mengucap dua kalimat syahadat jauh sebelum 21 Juni 2019. Namun, niatnya itu terganjal beberapa hal sehingga ia memilih untuk mengundur waktu.

“Sebenar-benarnya yang orang nggak tahu dan saya nggak buka adalah sebenarnya mualaf ini maunya dilakukan jauh sebelum tanggal 21. Bahkan mungkin sekitar enam bulan atau tujuh bulan lalu sebenarnya. Sebenarnya,” ungkap Deddy Corbuzier dilansir detik.com, Rabu (26/6/2019).

Politik menjadi alasan kuat Deddy untuk mengundurkan niatnya menjadi mualaf saat itu. Situasi politik Indonesia kian memanas.

“Karena pada saat itu Indonesia sedang panas politik. Kalau pada saat itu saya mualaf, saya takut keadaan saya mualaf bisa masuk dalam permainan politik. Kita tahu pada saat kemarin Pilpres bagaimana panasnya dan bagaimana agama dimasukkan dalam suasana politik. Itu yang saya hindari,” tegas Deddy Corbuzier.

Merasa kondisi politik di Indonesia sudah cukup kondusif, barulah Deddy Corbuzier yakin untuk mengumumkan niatnya itu. 21 Juni 2019, setelah Salat Jumat, Deddy Corbuzier mengucap dua kalimat syahadat di Ponpes Ora Aji, milik Gus Miftah di Yogyakarta.

“Oleh karena itu setelah politik semuanya selesai, setelah semuanya adem, sudah tenang, baru saya yakin mengumumkan, baru saya yakin saya mualaf dalam keadaan yang jauh lebih tenang,” tegas Deddy Corbuzier.

Sementara itu, sang kekasih, Sabrina Chairunnisa memberikan klarifikasi mengenai tuduhan yang dialamatkan bahwa dirinyalah yang memaksa Deddy untuk menjadi mualaf.

Sabrina mengaku hanya bisa mengelus dada saat dituduh mempengaruhi sang kekasih memeluk agama yang ia anut. Ia juga merasa takut membaca komentar negatif dari warganet.

“Aku langsung kayak, memang gue perempuan kayak apa ya? Gara-gara nikah, pindah agama. Jadi gue takut,” jelasnya.
Sabrina mengaku bahwa sang kekasih menjadi mualaf bukan karena mereka berdua akan menikah. Ia mengatakan bahwa seorang Deddy tak akan melakukan hal itu hanya untuk menikahinya.

“Kalau aku ngelihatnya, kan tahu dia, Mas Deddy tuh orang bilang cerdas. Kedua dia ini karakternya kuat banget. Lu pikir orang kayak gue bisa maksa-maksa gitu?” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pasca Kesembuhannya, Rachel Amanda Kembali Aktif Main Film

Aktris Rachel Amanda kembali aktif berakting di layar lebar usai dinyatakan sembuh dari kanker tiroid. Aktris 24 tahun ini memang membintangi beberapa judul film baru, yang terbaru yakni Say I Love You.

“Ini sekarang alhamdulillah lumayan padat. Jadi promo film aku jalan beberapa. Jadi nyaman aja sih karena aku juga enjoy,” ujarnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (26/6).

Film Say I Love You sendiri menandai proyek ketiga Rachel setelah sembuh dari penyakit tersebut pada 2018.

“Ini film ketiga. Kalau sekarang sih lumayan padat aktivitasnya. Tapi emang ya sudah dinikmati saja,” ucap Rachel Amanda.

Lalu saat disinggung kemungkinan masih meminum obat buat penyakitnya itu, Rachel Amanda rupanya punya jawaban sendiri.

“Itu memang kewajiban sih. Dulu kan aku operasi jadi kayak suplemen saja,” sambungnya lagi.

Selebihnya pemain Candy ini tidak mau ditanya-tanya perihal kanker tiroid lagi. Dia bilang cuma ingin membahas seputar film Say I Love You.

“Udah yah kalau mau ngomong itu aku nggak mau bahas lagi. Terima kasih,” pungkas Rachel Amanda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Coba Cek, Ada 345 Ribu Lowongan Kerja di Jepang untuk Tenaga Kerja RI

Baru-baru ini, selepas penandatanganan perjanjian kerja sama Pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang tentang ketenagakerjaan. Ada angin segar untuk masyarakat yang mungkin sedang butuh pekerjaan. Ya, sebagaimana tujuan perjanjian tersebut, saat ini di Jepang, ada sekitar 345.150 lowongan yang tersedia di 14 sektor bagi tenga kerja asing dengan keterampilan spesifik. 

“Kerja sama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja usia produktif di Jepang. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengisi jabatan-jabatan di sektor formal yang banyak dibutuhkan di Jepang,” kata Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri di kantornya, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Beliau juga mengatakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla sendirilah yang mengarahkan pihaknya untuk dapat mengisi 20% dari kebutuhan tenaga kerja khusus di Jepang.

“Berdasarkan arahan Wakil Presiden, Pemerintah Indonesia menargetkan agar tenaga kerja Indonesia dapat memenuhi 20% atau 70 ribu orang dari kuota tersebut,” jelas Hanif.

Pada waktu yang sama Maruli Hassoloan selaku Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker menambahkan, jika kandidat tenaga kerja berketerampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW), ini terbagi ke dalam 4 kategori. Pertama, new comer alias calon pekerja dari Indonesia yang sama sekali tidak memiliki pengalaman magang di Jepang.

“Kedua, Ex-TIT in Indonesia, calon pekerja Indonesia yang memiliki pengalaman magang atau Technical Intern Trainee (TIT) di Jepang. Ketiga, Ex-TIT di Japan pekerja Indonesia yang sudah memiliki pengalaman magang dan meneruskan pekerjaan di Jepang,” kata Maruli.

Dan yang terakhir kategori student, maksudnya calon pekerja Indonesia yang baru saja lulus dari pendidikan formal di Jepang dan berencana melanjutkan bekerja di negeri Sakura tersebut. 

Selanjutnya, Maruli mengatakan Kemnaker akan tetap fokus menyalurkan tenaga kerja yang pernah magang ataupun sekolah di Jepang. Tenaga kerja kategori tersebut menurutnya dapat lebih mudah diterima.

“Di Jepang kan masalah besarnya bahasanya, makanya kita fokus ke yang sekolah dan pernah magang disana. Jadi mereka bahasa udah bagus, lalu skillnya ada, ya yasudah mereka bisa mudah diterima,” kata Maruli.

“Untuk pendaftarannya pantau saja Disnaker, atau Kemnaker, kami akan update infonya nggak lama lagi,” tambahnya. 

Nah, ada pun 14 sektor yang sedang dibutuhkan antara lain adalah:

  1. Care worker
  2. Building Cleaning Management
  3. Machine Parts and Tooling Industries
  4. Industrial Machinery
  5. Industry Electric
  6. Electronics and Information Industries
  7. Construction Industries Shipbuilding and Ship Machinery Industry
  8. Automobile repair and maintenance
  9. Aviation Industry
  10. Accomodation Industry
  11. Agriculture
  12. Fishery and Aquacultur
  13. Manufacture of food and beverages
  14. Food service industry.

Jika memang berniat ingin bekerja di Jepang, siapkan diri dari sekarang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top