Feature

Spoiler Film Mewabah dan Menjamur di Sosial Media, Kita Harus Apa?

Perkara film memang menjadi daya magnet bagi penikmatnya. Sontak film apa pun yang keluar pasti bakal diburu dan ditunggu, contohnya saja seperti Avengers: Infinity War yang padaa hari pertama rilisnya saja sudah diramaikan oleh banyak orang. Namun, di media sosial banyak bentuk apresiasi yang dilakukan penonton terhadap film buatan Marvel ini dengan memberikan sepenggal kisah dari rangkaian cerita yang ada. Sebut saja spoiler.

Spoiler, adalah salah satu musuh bagi para pecinta film yang ingin menonton dengan khidmat tanpa ada bocoran dan gangguan. Tapi sayang, banyak yang salah dalam penafsiran apresiasi terhadap mahakarya dari Marvel yang menghabiskan dana $ 300-400 juta. Dengan membeberkan sepenggal cerita, membuat potongan video untuk  Instagram Stories meskipun hanya beberapa detik. Ya bayangin aja kalau ada 10 akun posting video 10 detik dengan 10 bagian berbeda, kamu yang menunggu dari lama pasti jengkel, kan?

Lantaran untuk perbuatan seperti itu memang tidak ada hukumnya secara tertulis, tetapi ada bentuk etika sebenarnya yang mungkin luput dari perhatian para orang yang melakukan spoiler. Mungkin banyak alasan atau bisa saja terdapat ketidaktahuan ,”Oh, kalau kayak begitu namanya spoiler, ya?”.  Sehingga dengan bodohnya, maaf maksudnya dengan entengnya membeberkan cerita begitu saja.

Ingin Dianggap Terdepan Sehingga Membocorkan Cerita Menjadi Suatu Kebanggaan

Entah ada dorongan atau bentuk motivasi seperti apa sehingga mereka melakukan spoiler, kita pun tak bisa tahu secara pasti. Kalau dicari benang merahnya, alasannya adalah eksistensi. Kebutuhan manusia untuk selalu dianggap dan diperhitungkan nampaknya berlaku ke banyak orang. Meskipun tidak semuanya, lho! Mungkin hal ini juga yang terjadi terhadap seseorang yang doyan spoiler, mereka ingin dianggap paling tahu dan paling update. Bisa jadi dia juga tahu bagaimana caranya Thanos lahir ke bumi. Lantaran gelap mata akan eksistensi sehingga membuat seseorang menjadi suka beberkan cerita sana sini.

Terlalu Antusias Sehingga Sikapnya Terlihat Bias

Mungkin kategori orang yang spoiler Avengers: Infinity War dengan asas antusias yang tinggi lantaran dia adalah penggemar Marvel Universe. Lama menunggu film ini muncul sedangkan hasrat sudah menggebu-gebu, membuat orang tersebut tidak sabar. Selepas menonton, hasrat dan “birahi” terhadap film tersebut meluap-luap sehingga ia membuat cerpen panjang yang berisi penggalan cerita film di media sosial. Ia berasa layak ada sesuatu yang harus ia bagikan, apalagi ia die hard fansnya Marvel.

Berniat Ingin Berbagi Tetapi Lewat Jalan yang Tak Berarti

Jangan suudzon, mungkin saja ia tidak berniat jahat dengan membeberkan cerita ke banyak orang sampai membuat kita kesal karena belum menonton. Tetapi ia ingin berbagi the best part bagi dia pribadi di film tersebut terhadap kita semua. Makanya ia pandai bercerita, lantaran tidak hanya spoiler saja tetapi memberikan opini kenapa bagian tersebut bagus bagi dirinya. Hal itu memang bagus apabila dia kritikus film atau hal serupa tersebut, tapi sayang kamu adalah penonton biasa yang tidak diundang secara premiere, jadi jangan ganggu kenikmatan semua umat yang ingin menonton khidmat.

Menghilangkan Esensi Menonton Pertama Kali

Bagi kalian yang spoiler, kalau yang tidak pun silakan menyimak, kenikmatan yang kalian tonton pertama kali, tanpa ada bocoran tentu sangat spesial. Setiap adegan seperti sebuah kejutan, hasrat memantengi layar lebar berjam-jam menjadi lebih tajam. Lantaran film semakin mengundang rasa antusias. Hingga ending, kalian masih mengucap sumpah serapah atau puja puji lantaran film tersebut digarap dengan niat dan bagus. Itu esensinya. Sekarang kalau kalian kerap membagikan spoiler cerita part A, B sampai Z , tentu saja kalian membunuh esensi seseorang dalam menikamati film tersebut sehingga ia tidak akan merasakan apa yang kalian (yang tukang spoiler) rasakan.

Spoiler Apakah Perkara Penting?

Sebenarnya pihak PH Film atau semacamnya tidak pernah merasa rugi dengan yang namanya spoiler. Lantaran yang rugi adalah kalian yang telat nonton atau belum sempat nonton tapi terkena “jebakan”. Diharapkan kalian jangan membuka media sosial bagi yang belum menonton, karena spoiler bisa saja bertebaran entah dari akun temanmu atau akun anonim. Karena ini bukan masalah yang besar sehingga spoiler tidak pernah dibicarakan secara serius.

Tetapi sudah banyak media atau kritikus film yang menghormati orang-orang yang tidak ingin kena spoiler dengan memuat artikel bertuliskan “Spoiler Alert”, guna membantu para pembaca tidak terjebak di dalamnya. Sedangkan kalau berbicara penting atau tidak penting, balik lagi ke kalian masing-masing. Apakah kalian merasa rugi terkena spoiler atau biasa saja. Yang jelas, spoiler itu ibarat Tuhan kasih tahu takdir kamu kalau sudah besar nanti nggak bakal sukses.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ingin Menyaingi Kesuksesan YouTube, Instagram Resmi Luncurkan Fitur IGTV

Instagram semakin menunjukkan taringnya. Setelah tercatat memegang rekor dengan satu miliar pengguna aktif setiap bulannya, aplikasi yang satu ini bahkan kembali membuat terobosan terbaru yang digadang-gadang akan menyaingi kesuksesan YouTube. Kita sendiri tahu, hingga hari ini YouTube adalah pemegang taji platform terbesar penyedia konten video. Namun tak menutup kemungkinan taji tersebut bisa direbut oleh pihak lain termasuk Instagram.

Dalam sebuah acara yang digelar Instagram di San Fransisco, Amerika Serikat, sang CEO—Kevin Systrom mengumumkan satu fitur yang akan menyaingi YouTube. Ya, mereka siap menghadirkan fitru sekaligus platform untuk video dengan jangka durasi yang lebih panjang dari Instagram Stories. Fitur ini resmi diberi nama IGTV dan kabarnya durasi video yang disajikan akan mencapai 1 jam.

Kabar ini pastinya membuat YouTube cemas bukan main. Sebab layaknya YouTube, IGTV disebut akan menjadi langkah evolusi dari konten video di Instagram. Semua pengguna bisa eksis, begitu kata Kevin. Sebab semua pengguna bisa jadi konten kreatornya.

Alasan Instagram merilis fitur ini lantaran Instagram menyadari kalau keberadaan konten video akan kian digemari. Dalam blog resminya, Instagram menyebut kalau di tahun 2021, mobile video tercatat mendominasi trafik layanan data mencapai 78 persen dan diprediksi para pengguna muda akan lebih banyak berkolaborasi dengan konten kreator dibanding profesional.

Meski IGTV akan disebut sebagai kompetitor YouTube, pihak Instagram tetap mempertahankan ciri khas mereka dalam platform video. Serupa dengan Instagram Stories, video yang tersaji di IGTV akan sama-sama membutuhkan sapuan jari kearah kanan untuk melihat video selanjutnya saat mengoperasikan fitur yang satu ini. Dan masih serupa, video pun akan terputar secara otomatis seperti Instagram Stories.

Menariknya, berbeda dengan YouTube yang menawaran tampilan layar horizontal saat video diputar, IGTV mempertahankan tampilan video dengan format vertikal lantaran demi membuat nyaman pengguna ponsel pintar ketika mereka mengakses IGTV. Hal ini mungkin akan jadi perbedaan yang paling mencolok dari segi penampilan antara YouTube dan IGTV. Secara format file, IGTV tetap menyuguhkan video berformat MP4.

Mengenai durasi yang mencapai satu jam, perlu diketahui, hanya kreator yang sudah mendapatkan tanda centang biru alias verified account yang sudah bisa mengunggah video hingga durasi 1 jam.

Namun untuk pengguna kebanyakan, video yang bisa diunggah berdurasi 15 detik hingga 10 menit saja. Nantinya pengguna yang ingin membuat konten, cukup menekan ikon IGTV yang berada di sisi kanan atas bersandingan dengan ikon Direct Message. Dikutip dari laman resmi Instagram, nantinya di layar IGTV, akan ada sederet pilihan channel seperti For You, Following, Popular, serta fitur Continue Watching.

“Siapapun bisa jadi kreator dan kamu bisa mengunggah video IGTV milikmu sendiri baik lewat aplikasi maupun web untuk memulai channel pribadimu,” tulis Instagram dalam keterangan resmi mereka.

Instagram sendiri mengatakan kalau fitur ini sudah dirilis untuk platform iOS dan Android. Sebagian pengguna sudah bisa merasakan fitur IGTV ini. Dalam pantauan Gobagi.com, IGTV cukup dinamis dibanding pesaingnya yaitu YouTube. Pilihan channel sekaligus kolom search yang berada di layar bawah memudahkan pengguna untuk mencari atau mengeksplorasi channel lainnya.

Untuk pengguna yang terbiasa menonton Stories tentu terbiasa dengan ciri khas layar vertikal, namun bagi mereka yang akrab dengan YouTube mungkin harus mengubah sedikit ‘kebiasaan’ menonton dengan layar horizontal saat menyambangi IGTV.

Di lain sisi, sebagai kompetitor, mungkin IGTV masih harus mempertimbangkan soal durasi. Sebab YouTube masih bertahan dan jauh lebih menguntungkan bagi para kreator lantaran menjanjikan durasi mencapai 12 jam bagi para pengguna yang ingin mengunggah konten. Setiap pengguna yang sudah follow atau subscribe akun kreator tertentu akan mendapatkan notifikasi saat akun tersebut mengunggah video baru.

Karena baru dirilis, pihak Instagram menyatakan bahwa fitur IGTV belum akan dimonetisasi sehingga konten kreator tak akan mendapatkan bayaran dari Instagram maupun tak akan ada iklan di dalamnya. Namun Facebook, perusahaan pemilik Instagram punya ide lain. Kendati belum bisa dimonetisasi, mereka menyatakan bahwa pihaknya terus menambahkan cara khusus agar para kreator dapat memonetisasi video pada IGTV. Ancaman semakin nyata bagi YouTube tentunya. Dan bukan tak mungkin, mereka yang awalnya dikenal sebagai YouTuber kemudian merambah ke IGTV. Ya, kita lihat saja…

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Setelah Donat Mie, Kini Donug yang Berbahan Rempah dan Ayam Kembali Populer

Setelah Es Kepal Milo, lalu Donat Mie yang kemarin jadi list makanan yang banyak diburu orang. Baru-baru ini, ada lagi jenis makanan baru yang mendadak populer di kalangan para pecinta kuliner. Terlebih para netizen yang kerap mencari referensi makanan dari laman Instagram.

Sumber : www.instagram.com/ramayeux/

Yap, makanan tersebut adalah cronut. Salah satu jenis kuliner yang merupakan gabungan dari croissant dan donat yang diberi nama Donug. Makanan ini lahir dari olahan seorang pria asal Skotlandia bernama Crag Carrick. Crag menambahkan beberapa bahan yang berbeda pada olahan Donugnya. Dan hal itu pulalah yang membuat kreasinya berbeda. Ia menambahkan ayam dan campuran beberapa rempah untuk menyempurnakan rasa racikannya.

Sumber : www.instagram.com/sharktankau/

Mengutip dari Evening Standart, donug mulai viral ketika Crag dan sang istri memerkan hasil kreasi mereka di salah satu stasiun televisi di Australia. Cara pengolahannya pun terbilang cukup mudah, sebab kata Crag, dirinya hanya butuh mencampur adonan donat dengan ayam buras dan rempat-rempah. Kemudian melumuri adonan dengan tepung jagung serta roti, lalu menggorengnya.

Disajikan dengan berbagai macam bumbu, mulai dari kari Jepang, keju Dijon bechamel dan saus pedas. Konon berkat kreasi miliknya ini, Crag mendapatkan tawaran investasi yang cukup besar. Hem, kira-kira kamu tertarik tidak untuk mencoba membuat Donug ala Crag ini?

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sebelum Menikah, Ini 7 Bagian Tubuh yang Harus Cewek Rawat!

Penampilan fisik adalah salah satu hal yang patut untuk dirawat. Seperti halnya bagi para cewek, sebelum kamu menikah, akan lebih baiknya kamu merawat 7 bagian tubuh ini dengan baik dan benar.

1. Kulit Luar

Kamu harus benar-benar menjaga kulit luarmu agar tetap lembap dan sehat. Kamu bisa menggunakan lulur atau mandi rempah dua kali dalam seminggu. Hal ini untuk membuat kulitmu lebih sehat dan juga bersinar.

2. Wajah

Wajah menjadi hal utama yang akan dipandang terlebih dulu di hari pernikahanmu nanti. Jadi usahakan agar wajahmu terawatt, tidak kusam dan berjerawat. Kamu harus membersihkan wajahmu secara rutin agar tidak ada banyak kotoran yang bersarang di pori-pori wajahmu dimana kotoran itu yang bisa menyebabkan wajah menjadi kusam dan berjerawat.

3. Rambut

Rambut adalah mahkota bagi seorang perempuan. Karenanya kamu harus menjaganya dengan baik. Jangan hanya mengandalkan shampoo untuk merawat rambutmu, kamu bisa menggunakan conditioner dan hair mask atau produk perawatan rambut lainnya.

4. Mulut

Kamu bisa melakukan perawatan mulut yang mencakup perawatan gigi dan bibir. Pasti kamu malu kan kalau nanti suamimu mencium bau nafas yang tak segar dari mulutmu? Jadi cobalah untuk melakukan perawatan ya.

Kamu juga bisa melakukan peeling terhadap bibirmu dengan menggunakan gula atau mengolesi bibirmu dengan madu untuk mengangkat sel kulit mati di bibir dan menjaga warna alami bibirmu.

5. Kuku

Kuku adalah bagian tubuh yang harus kamu jaga loh, girls. Kamu tentu nggak mau kan di hari pernikahanmu kukumu nampak menjijikkan? Ingat bahwa kamu perlu kuku yang cantik untuk menyalami para tamu yang datang di pernikahanmu. Meski kukumu akan dirias juga, tapi tetap saja, jika kondisi kuku tak maksimal, maka riasannya pun tak akan maksimal.

6. Payudara

Kamu harus merawat payudaramu. Tentu kamu tak ingin payudaramu terlihat kendur dan tak sehat saat sudah menikah nanti. Kamu bisa merawatnya dengan melakukan pijat payudara untuk membuat payudaramu lebih kencang.

7. Organ Intim

Kamu pun pasti setuju bahwa salah satu hal yang harus dijaga dalam kehidupan pernikahan adalah organ intim untuk berhubungan intim. Karenanya kamu perlu merawatnya dengan baik. Kamu bisa datang ke tempat perawatan organ intim wanita untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top