Feature

Sifat-Sifat Yang Tak Perlu Lantang Kau Ucapkan, Cukup Lakumu Yang Buktikan

Entah kenapa beberapa orang gemar mengumumkan sifatnya sendiri. Apalagi setelah ada sosial media, tak satu dua kali melintas klaim-klaim tentang sifat pribadi di lini masa. Tak masalah memang, tapi sesungguhnya ada beberapa sifat yang kurang elok jika dinyatakan oleh diri sendiri secara terang benderang.

Karena biasanya orang-orang dengan sifat di bawah ini, justru tak pernah merasa dirinya demikian. Sebutan-sebutan itu justru datang dari orang lain. Dirinya sendiri tak pernah mau mengklaim dirinya seperti itu. Jadi jika ada yang mengklaim dirinya punya sifat itu, biasanya sedang merasa sebaliknya.

“Aku Itu Orangnya Sederhana”, Kalau Iya Sederhana Lalu Kenapa Kamu Pamerkan?

Coba jawab pertanyaan ini, apakah kesederhanaan masih layak disebut sederhana jika diumumkan? Tidak sombong macam apa yang masih sibuk diposting di sosial media? Agak lucu memang jika seseorang mengklaim dirinya sendiri tidak sombong dan hidup sederhana. Karena ada istilah lama yang cenderung tepat menegaskan fenomena ini.

“Merendahkan diri demi meninggikan mutu”

Ya, mengatakan bahwa “aku itu orangnya gak sombong” atau “bukannya sombong nih tapi…” biasanya dilontarkan justru ketika seseorang sedang ingin menyombongkan dirinya. Jadi kali lain kamu ingin posting status bahwa hidupmu sederhana, baiknya kamu pikir lagi baik-baik.

“Aku Itu Perfeksionis”, Oh ya? Yakin?

otomatis

Kamu tentu kenal dengan Steve Jobs bukan? Salah satu manusia cerdas pencipta Apple dan produk-produknya. Hampir semua yang pernah bekerja sama dengannya menyebut bahwa laki-laki tersebut seorang yang gila kesempurnaan.

Dia pernah menghentikan produksi awal iPhone karena begitu ngotot menggunakan layar yang kuat. Saat itu dunia belum mengenal layar jenis itu. Tapi Jobs tak mau mengendurkan spesifikasi handphone impiannya. Hingga akhirnya ditemukan kaca kuat bernama gorilla glass yang kini digunakan di banyak ponsel pintar.

Itu hanya salah satu cerita dari kegilaan Jobs akan kesempurnaan. Namun begitu, tak pernah sekalipun dari mulutnya meluncur klaim bahwa “aku adalah orang yang perfeksionis”. Semua cerita itu didapatkan dari orang lain.

Ya karena, orang-orang yang betul-betul perfeksionis tak pernah merasa dirinya menuntut lebih akan sebuah standar. Menurut mereka memang sudah demikianlah seharusnya segala sesuatu itu dijalankan. Tak ada istilah “perfeksionis” yang cenderung dilekatkan pada nuansa negatif.

Jadi jika kamu mengklaim sebagai orang perfeksionis, pertanyaan besarnya “apa kamu benar perfeksionis atau hanya berlindung dibalik keinginan ini dan itu”

“Aku Itu Dermawan”, Wow, Mau Memotivasi Orang Lain Atau Supaya Diketahui Jumlah Sumbanganmu?

nasehat investasi

Pada tahun 2013, Bill Gates pemilik perusahaan Microsoft menyumbangkan uangnya sebesar US$28 miliar atau kalau dirupiahkan menjadi: 280.000.000.000.000. Iya, nolnya saja sebanyak itu. Janganlah lagi kamu bayangkan seberapa banyak uang tersebut. Tapi tak pernah sedikit pun terbersit dari Bill Gates menyebut dirinya seorang yang dermawan.

Jadi apa masih pantas kita yang mungkin menyumbang 2 ribu rupiah ke orang lain saja butuh perhitungan masak-masak, mengumumkan kalau diri kita dermawan? Apa tidak malu dengan mereka yang secara tenang dan diam mengeluarkan hartanya untuk orang lain?

Alasan yang digunakan biasanya “supaya orang lain termotivasi”. Tentunya ini bagus, tapi kita tetap harus sangat berhati-hati. Bukankah kita diajarkan, jika menyumbang dengan tangan kanan, usahakan tangan kiri tidak mengetahuinya?

“Aku Itu Penyabar”, Sabar Tapi Kok Sering Bikin Status No Mention

marah

Kalimat seperti ini biasanya justru dilontarkan kamu yang sedang tidak sabar. Ingin marah atau emosi tapi tidak mau terlihat buruk di mata orang lain. Biasanya buntut dari kalimat tersebut disertai kalimat nyinyir atau menyindir dengan no mention. Tak lepas juga di depannya di tambahkan kata-kata:

“Untung saya orangnya penyabar, kalau tidak..”

“Aku Itu Pendiam”, Tapi Kenapa Kamu Teriak-Teriak?

pasangan

Ini klaim paling absurd. Orang pendiam macam apa yang membuat pengumuman pada orang banyak? Kalau di sosial media umumnya memberikan link tentang artikel orang-orang introvert alias tertutup. Padahal sudah jelas adanya orang introvert biasanya tak nyaman jika pribadinya diketahui oraang lain. Jadi kalau ada yang menyatakan “aku itu pendiam”, berarti?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sekuel Thor 4 Siap Digarap Kembali oleh Taika Waititi

Thor akan kembali ke dunia Marvel. Sekuel film Thor yang ke-4 akan dibuat dan disutradarai kembali oleh Taika Waititi. Menurut The Hollywood Reporter. Taika sukses membawa film solo ketiga Thor itu meraih keuntungan hampir US$854 juta dari box office sedunia dan skor 93 persen Rotten Tomatoes pada tahun 2017.

Chris Hemsworth pun akan kembali berperan sebagai Thor. Kendati demikian, belum ada rincian lain terkait cerita dan jadwal rilisnya. Namun terakhir dalam Avengers: Endgame, Thor menyerahkan kaum Asgard pada Valkyrie di rumah baru mereka di bumi. Sementara itu, Thor ikut dalam pesawat luar angkasa bersama Guardians of the Galaxy.

Taika Waititi sendiri sukses memberi warna baru pada Thor. Pria New Zealand ini juga aktor di balik karakter Korg, raksasa batu yang lucu. Keterlibatannya lagi pada Thor 4 konon membuat proyeknya bersama Warner Bros. dalam film adaptasi manga Jepang, Akira, terganggu. Akira yang semula dijadwalkan rilis pada 2021 kabarnya harus menjeda jadwal syuting karena Taika juga mengembangkan naskah Thor 4. Sementara Chris Hemsworth baru selesai dengan film terbarunya Men in Black: International.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Statusnya sebagai Anak Farhat Abbas Buat Gusti Rayhan Sering Dibully

Gusti Rayhan mengaku tak ambil pusing dengan kelakuan ayahnya, Farhat Abbas yang baru-baru ini menghebohkan publik dengan perangnya melawan Hotman Paris. Sejak dulu, Gusti Rayhan menyebut sikap ayahnya memang membuatnya dibully di sekolah saat masih duduk di bangku SMP.

Tak mudah menjadi seorang anak dari pengacara kondang Farhat Abbas. Hal inilah yang dirasakan Gusti Rayhan, putra Farhat dari istri sirinya, Rita Tresnawati. Gusti mengaku lantaran sikap sang ayah yang sensasional, ia sering mendapat perundungan atau bully saat ia masih duduk di bangku SMP.

“Sempet (diledekin) pas kelas 7, kelas 8, dan diledekin (Farhat Abbas) itu malah bikin sensitif kalau orang-orang ngomong ‘kamu anaknya ini’ ‘kamu anak si ini’, aku lagi jalan terus dipanggil nama ayah, jadi sensitif gara-gara itu,” kata Gusti Rayhan seperti dikutip dari Suara, Rabu (17/7).

Perlakuan tak menyenangkan didapat Gusti bukan dari teman-teman sebayanya saja. Bahkan orangtua murid pun sempat memojokkan dirinya.

“‘Hey Farhat Abbas ‘gitu-gitu (ngeledeknya), ‘eh kamu anaknya ini (Farhat)’ wah pokoknya tiap aku ketemu anak lain atau orang tua selalu aja diomongin gitu. Aku cuma senyum, nggak bisa ngomong ‘nggak..nggak bukan’ juga, ya sudah, lama-lama berhenti sendiri,” jelasnya.

Sampai hari ini, ada saja yang mengaitkan dirinya dengan pengacara sensasional itu. Tapi Gusti lebih berlapang dada dan tak emosi seperti saat masih kecil dulu.

“Buat ejekan sih berhenti sendiri, kalau sekarang kaya lebih ke nanya aja orang-orang, emang benar (Farhat begitu?) Terus pernah ketemu nggak (sama Farhat), gitu-gitu,” tutup Gusti Rayhan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Asisten Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Ungkap Perbedaan Karakter Keduanya

Raffi Ahmad memiliki asisten yang bernama Merry, ia telah bekerja lama dengan Raffi sehingga tahu beragam karakter bosnya itu. Terbaru, dalam vlog milik Raffi Ahmad, Merry tak ragu mengungkapkan karakter dari Raffi dan Nagita yang mungkin belum banyak diketahui orang tentang keduanya.

“Kalau bos Raffi itu orangnya suka nyuruh, nyuruh mulu kerjaanya. Inilah itulah saya kan tangannya cuma dua,” papar Merry. Di lain sisi, Raffi ternyata bukan sosok yang gemar belanja.

“Bos Raffi jarang belanja. Orang dia nyuruh beli power bank aja nyuruh aku tapi nggak ngasih duit. Masa pakai duit asisten,” beber Merry.

Sebaliknya, ia justru menggambarkan Nagita sebagai sosok yang sangat kontras dengan Raffi.

“Kalau mbak Gigi tuh ya ampun lelet deh dia tuh. Leletnya itu loh nggak ketulungan. Kayak bos Raffi udah selesai nih nanti aku deh yang dipanggil-panggil. Sama dia tuh suka belanja deh. Belanja mulu ke mal, tapi nggak apa-apa sih aku juga dibelanjain,” cerita Merry.

Mendengar pengakuan itu, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina hanya tertawa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top