Feature

Menurutmu Sifat ini Biasa, Namun Justru Ternyata Bisa Jadi Bukti Kamu Punya Gangguan jiwa

Pernahkah kamu berpikir apa yang ada dipikiran orang yang memiliki gangguan kejiwaan? Yap, dia merasa dirinya normal dan tidak mengalami gangguan apapun. Dan apakah kamu sadar itu juga bisa terjadi kepada kita? Hal-hal yang kita rasa biasa saja, normal dan tidak ada yang salah. Apakah benar-benar normal? Atau ternyata kebiasaan tersebut justru sebagai petunjuk bahwa sebenarnya kita mengalami gangguan kejiwaan. Menurut sebagian besar pakar psikolog menyatakan bahwa gangguan kejiwaan atau gangguan kepribadian bisa tercipta karena efek dari pertahanan diri seseorang akibat kejadian-kejadian yang dialami pada masa lalunya, sehingga menyebabkan perubahan sifat seseorang. Beberapa sifat yang terlihat wajar justru bisa menunjukkan bahwa sebenarnya kita mengalami gangguan kepribadian, yang jika dibiarkan dalam jangka panjang akan menjadi watak yang susah dirubah. Hal itu bisa mengganggu dirimu dalam bersosialisasi, meniti karir, atau bahkan dalam menjalin hubungan asmara.

Malas yang Terus-menerus Bisa Jadi Tanda Kamu Memiliki Gangguan Mental

bipolar Rasa malas dan tidak ingin melakukan apapun memang manusiawi, apabila batas rasa lelah yang dia rasakan sudah di batas maksimal dirinya. Tapi kalo sudah menjadi kebiasaan hal ini justru membahayakan, karena hal itu menunjukkan kalo ternyata kamu memiliki gangguan mental. Rasa malas timbul karena hilangnya motivasi diri akan suatu hal, dan akan merusak kinerjamu dalam berbagai aspek. Rasa malas bisa timbul biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Orang tua, teman, lingkungan sekitar. Rasa malas bisa timbul akibat suatu dorongan diri yang merasa kecewa karena apa yang dia lakukan tidak mendapatkan apresiasi atau tidak dihargai oleh lingkungannya. Biasanya timbul karena merasa apa yang dia kerjakan tidak sepadan dengan timbal balik yang dia terima. Salah satu ganguan jiwa yang terlihat seperti rasa malas ini adalah bipolar disorder. Mereka yang mengalami Bipolar ini, perasaannya selalu terbagi menjadi dua kutub, yaitu manic dan depressed. Nah, ketika dalam keadaan depressed inilah penderita Bipolar kerap merasa sedih, tak punya harapan, kehilangan energi, berpikiran negatif dan merendahkan diri sendiri. Perilaku yang tercermin dari pemikiran ini biasa dinilai sebagai malas oleh orang umum.

Perfeksionis Ternyata Bukan Suatu Kelebihan, itu Bisa Jadi Tanda Kamu Memiliki Gangguan Kepribadian

outline Mungkin ada beberapa orang bangga ketika memiliki sifat yang perfeksionis, yang menandakan dia memperhatikan detail sekecil mungkin dan tidak ingin ada kesalahan sedikitpun. Nyatanya sifat perfeksionis merupakan suatu tanda di mana seseorang terkena gangguan kepribadian yang disebut Obsessive Compulsive Disorder. Penderita gangguan ini biasanya memiliki kecenderungan harus melakukan segalanya “benar” yang ternyata justru bisa mengganggu produktivitas mereka. Terlalu perfeksionis cenderung membuat penderita terjebak dalam hal yang detail, namun kehilangan gambaran yang lebih besar. Terlalu menetapkan standar yang tinggi, namun tidak masuk akal untuk diri mereka sendiri dan juga orang lain. Hal ini tentunya akan memengaruhi kestabilan dalam hubungan apapun, karena cenderung menjadi orang yang sulit sekali memaafkan jika orang lain melakukan kesalahan, dan cenderung mengidap krisis kepercayaan kepada orang lain. Jika terus dibiarkan, akan membuat ketidaknyamanan bagi dirinya dan juga orang sekitarnya. Selain itu, mereka akan cenderung menjadi individualis dan enggan bersosialisasi.

Kalo Moody-an Kamu Anggap Wajar, Justru itu Tanda Gangguan Keperibadian loh

Sifat moody-an sepertinya sudah menjadi hal yang amat sangat dimaklumi di masyarakat kita. Khususnya wanita, hormonal yang berubah-ubah dan perubahan drastis suasana hati seringkali sudah dianggap bawaan lahir. Padahl jika diteliti lebih lanjut, sifat moody termasuk salah satu gangguan kepribadian yang disebut borderline personality. Yang ditunjukkan dengan ketidakstabilan dalam suatu hubungan, citra diri, dan suasana hati. Dia yang moody-an cenderung memiliki hubungan personal yang tidak bertahan lama dan sangat singkat, serta kurangnya jarang melakukan evaluasi diri. Dan ternyata, moody-an itu bisa jadi awal gangguan kepribadian lainnya seperti paranoid, perilaku boros juga termasuk dalam efek samping dari sifat mood yang tidak stabil. Ternyata, masa lalu yang sering menerima perlakuan kasar dari sekitar, baik secara fisik ataupun verbal menjadi salah satu pemicu moody-an pada saat dewasa dan menjadi sebuah gangguan kepribadian jika tidak dikonsultasikan kepada ahlinya. Emosi yang tidak teratur dan perubahannya tidak luwes. Sangat sensitif terhadap argumen orang lain dan mudah marah jika tidak sesuai dengan keinginannya. Cepat mengambil keputusan atas tindakan orang lain, yang sebenarnya justru karena si penderita tidak mampu berpikir yang jernih atas suatu masalah dan satu-satunya cara adalah menghindarinya, dan jika sudah akut si penderita bisa melakukan bunuh diri atas sikap pelarian dirinya dalam sebuah masalah.

Kamu yang Sering Insomnia, Waspada Adanya Gangguan Jiwa Ya

Perubahan emosi yang menjadi gampang uring-uringan, waspada berlebihan, insomia, mudah terkejut, dan takut adalah efek samping yang timbul dari gangguan jiwa yang biasa dikenal dengan sebutan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Salah satu gangguan kejiwaan yang bisa membuat sifat seseorang berubah drastis dalam waktu singkat atau dalam kurun waktu yang cukup lama dari kejadian yang membuatnya trauma. Gangguan stres pascatrauma atau PTSD (post-traumatic stress disorder) adalah kondisi kejiwaan yang dipicu oleh kejadian tragis yang pernah dialami oleh seseorang. Contoh peristiwa traumatis yang bisa memunculkan gangguan ini adalah kecelakaan lalu lintas, bencana alam, tindak kejahatan seperti pemerkosaan atau perampokan, atau trauma akibat ditinggal orang tersayang meninggal. Gangguan ini biasanya berkembang oleh 30%-35% seseorang yang mengalami kejadian traumatis ini. Gejala yang timbul akibat gangguan kejiwaan ini adalah selalu mengingat detail mengerikan dari kejadian tragis atau sering mimpi buruk tentang kejadian tersebut, menghindari lokasi, orang, atau aktivitas yang mengingatkan dia tentang kejadian itu, pola pikir yang cenderung menjadi negatif terhadap diri sendiri, orang lain dan masa depannya yang berkaitan dengan traumanya. Hal-hal di atas adalah salah satu bentuk pertahanan diri seseorang terhadap kejadian yang tidak menyenangkan di masa lalunya. Jika kamu merasa dirimu atau orang lain mengalami beberapa sifat di atas ada baiknya untuk segera melakukan penanganan dengan orang yang tepat, untuk menghindari kemungkinan yang lebih parah dari yang dirasakan saat ini. Beberapa sifat negatif akan berangsur hilang jika kamu mau berusaha untuk mengobatinya segera. Karena watak atau sifat seseorang terbentuk akibat kumpulan yang didasari oleh aksi dan reaksi dari suatu hal, setelah membaca ini semoga kamu menjadi tidak mudah menilai baik buruknya seseorang.  

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu yang Bermata Minus, Coba 7 Cara Ini untuk Membuat Penglihatanmu Membaik

Mata adalah organ tubuh yang sangat penting. Untuk itu kamu harus menjaganya dengan baik. Nah jika matamu sudah mengalami minus, coba lakukan hal ini untuk membuatnya kembali membaik.

1. Hindari Penggunaan Mata yang Berlebihan

Jangan menggunakan mata secara berlebihan. Seperti layaknya tubuhmu, mata juga memerlukan istirahat yang cukup. Kamu bisa mengistirahatkan matamu dengan memejamkan mata selama beberapa menit setelah menggunakannya selama dua sampai tiga jam.

2. Untuk Pengguna Kacamata, Kurangi Waktu Pemakaiannya

Jika kamu sudah menggunakan kacamata, jangan biasakan untuk terus menggunakannya. Kamu perlu mengurangi waktu pemakaian kacamata.

3. Melakukan Pemijatan pada Mata

Coba melakukan pijatan pada matamu dengan lembut. Lakukan pijatan dengan gerakan melingkar. Gunakan jari tengah dan jari telunjukmu untuk menekan daerah matamu.

4. Latih Mata untuk Menatap Kejauhan di Alam Terbuka

Saat kamu sedang berjalan-jalan di alam terbuka, kamu bisa melatih matamu dengan menatap sekelilingmu.

5. Minum Jus Wortel

Sesering mungkin minumlah jus wortel. Wortel memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan mata. Kamu juga bisa menambahkan minyak zaitun satu sampai dua tetes untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

6. Jangan Membiarkan Matamu Kelelahan

Jangan biarkan matamu mengalami kelelahan. Saat matamu sudah mulai lelah, cucilah matamu dengan air hangat.

7. Hindari Menatap Layar Sebelum Tidur

Lebih baik jika kamu menghindari menatap layar sebelum tidur. Baik itu layar TV, komputer, ataupun handphone. Setidaknya lakukan hal ini dua jam sebelum tidur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Maaf Nih, Rajin Minum Suplemen Tak Lantas Membuat Hidupmu Lebih Sehat. Begitu Kata Penelitian!

Yap, kamu tak sedang salah baca, Kawan. Sebab faktanya, suplemen vitamin terbukti tak sedikit pun membantu mengurangi risiko penyakit cardiovaskular macam stroke atau serangan jantung. Bahkan juga tidak membuat kita bisa bertahan hidup lebih lama.

Tak percaya? Pernyataan tersebut dimuat pada Journal of thr American College of Cardiology, dimana hal ini ditemukan oleh sebuah tim St.Michael’s Hospital dan University of Toronto. Dimana untuk mendapatkan temuan ini, mereka melakukan sebuah survei sepanjang tahun 2012 hingga 2017 lalu. Tentang, bagaimana dampak sumlemen terhadap tubuh responden yang memang rutin mengonsumsi vitamin A, B1, B2, B3, (niacin), B6, B9 (asam folat), C, D, dan E serta karoten, kalsium, zat besi, zinc, selenium, hingga magnesium.

Sehingga ditemukanlah kesimpulan, bahwa pada mayoritas kasus, suplemen yang dikonsumsi sama sekali tidak memberi dampak buruk pada orang yang mengonsumsinya. Tapi dilain sisi, juga tak berpengaruh apa-apa dalam hal peningkatan kesehatan mereka.

Lalu Haruskah Kita Tetap Setia Mengonsumsi Suplemen?

Begini, seperti yang tadi sudah dijelaskan. Bahwa suplemen tak berpangaruh buruk bagi tubuh, tapi juga tak lantas jadi sesuatu yang akan mampu menyehatkan. Suplemen atau multivitamin bukanlah sebuah pil atau obat ‘ajaib’, yang bisa dengan mudah menyelesaikan semua perkara kita.

Dan hal lain yang juga perlu kita sadari adalah, sebanyak apa pun racikan kandungan gizi yang ada dalam suplemen, hal itu tak akan bisa dengan mudah memenuhi semua kebutuhan vitamin dan mineral. Maka untuk itu, alangkah lebih baiknya jika uang yang tadinya kita alokasikan pada pos untuk membeli suplemen, dialihkan untuk membeli makanan, sayuran, dan buah-buahan segar saja.

Karena Jika Harus Dibandingkan, Untuk Urusan Kandungan Vitamin, Makanan Jelas Lebih Unggul daripada Suplemen

Gambarannya begini, satu jenis suplemen yang kita konsumsi hanya akan mengandung satu jenis zat dan vitamin tertentu saja. Berbeda dengan makanan yang bisa mengandung beberapa jenis vitamin, meski hanya dalam satu jenis saja.

Misalnya, buah jeruk yang dipercaya mengandung vitamin C, betakaroten yang baik untuk mata, kalsium yang penting bagi tulang dan gigi, hingga beberapa jenis zat gizi yang lainnya. Dan begitu pula dengan kandungan serat yang dimiliki oleh setiap makanan, yang tak ada dalam suplemen.

Selain itu, kandungan zat kimia lain yang juga jadi bagian dalam olahan suplemen makanan yang selama ini mungkin kita konsumsi, pastilah memiliki pengaruh jangka panjang untuk kesehatan kita di hari mendatang.

Lantas Sebenarnya, Siapa Saja yang Memang Benar-benar Butuh Suplemen?

Jangan asal dalam mengonsumsi sesuatu, kita juga perlu bijak dan paham. Akan sesuatu hal yang akan kita lakukan. Maka, untuk itu, kamu tak perlu susah payah untuk tetap mengonsumsi suplemen dengan sangat teratur jika nyatanya kubutuhanmu akan gizi dan serat sudah terpenuhi dari makanan yang kamu makan.

Karena, sesuai dengan anjuran para pakar kesehatan, mereka yang sebenarnya butuh untuk mengonsumsi suplemen adalah ibu hamil dan menyusui, lansia yang sudah berusia 50 tahun lebih untuk mencegah penurunan kognitif secara cepat, seseorang yang mengalami diare kronis, mereka yang sedang menjalani diet vegan, atau kamu yang tak nafsu makan.

Dengan catatan, kamu pun perlu untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu pada dokter, suplemen apa yang kira-kira pas untuk kamu konsumsi sesuai dengan situasi kesehatanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Untukmu yang Akan Menikah Setelah Lebaran, Ini Dia Beberapa Vaksin Pranikah yang Mesti Kamu Dapatkan

Menjelang pernikahan biasanya kedua mempelai bakal disibukkan dengan segala macam persiapan. Mulai dari mempersiapkan siapa saja yang bakal diundang, memilih dekorasi gedung, gaun pengantin, hingga urusan foto prewedding. Meski begitu, masih ada loh satu persiapan penting yang kadang malah dianggap remeh. Padahal diam-diam hal itu menyimpan manfaat besar, terutama untuk buah hati kelak.

Vaksin pernikahan. Kegiatan ini dikhususkan untuk calon mempelai wanita menjelang pernikahan. Namun vaksin pranikah belum dianggap sebagai agenda penting atau wajib di Indonesia. Tetapi bukan karena tidak diwajibkan membuat agenda ini tidak penting. Mengingat lahirnya seorang bayi dengan kondisi tidak sempurna dapat disebabkan karena si cewek terkena virus. Padahal virus tersebut dapat dicegah andaikan sebelumnya melakukan vaksin pranikah.

Vaksin TT Atau yang Dikenal Sebagai Suntik Calon Pengantin

Suntik catin atau calon pengantin sebenarnya adalah suntik Vaksin TT (Tetanus – Toksoid). Suntik ini diwajibkan oleh KUA dan menjadi salah satu syarat sebelum menyerahkan berkas saat mendaftarkan diri ke pernikahan. Proses penyuntikannya sendiri akan dilakukan di Puskesmas dengan surat pengantar yang diberikan dari KUA.

Jenis suntik ini pun juga memiliki sebutan lain yakni imunisasi TT yang bertujuan mencegah terjadinya penyakit tetanus yang disebabkan oleh Clostridium tetani. Waktu yang tepat untuk pemberian imunisasi ini adalah 2-6 bulan sebelum menikah, dan paling lambat adalah 1 bulan sebelum menikah.

Melindungi Bayi Agar Tak Terinfeksi Dengan Vaksin MMR (Mumps – Measles – Rubella)

 

Jenis vaksin ini memberikan perlindungan terhadap penyakit gondongan dan campak. Gondongan disebabkan oleh adanya infertilitas lantaran terdapat pembengkakan yang terjadi pada testis atau indung telur. Sementara campak dapat menyerang ibu hamil yang akan menyebabkan bayi terlahir dalam kondisi yang tidak sempurna atau mengalami gejala berupa cacat fisik.

Kondisi ini disebut Congenital Rubella Syndrome (CRS), karena terjadi infeksi Rubella pada ibu hamil dan dapat menular ke janin. Beberapa jenis gangguan yang dialami bayi adalah gangguan pendengaran/tuli, kerusakan otak, gangguan jantung dan pembuluh darah, sampai pada cerebral palsy. Untuk menanganinya dapat dilakukan tindakan preventif dengan vaksinasi MMR sebelum menikah.

Vaksinasi VZV Agar Terhindar Dari Cacar Air Karena Dapat Membahayakan Janin

Vaksin VZV penting dilakukan untuk melindungimu dari virus penyebab cacar air yang bernama VZV. Kondisi secara umum akibat dari ibu hamil yang mengalami cacat air adalah jaringan parut pada kulit, kelainan yang dapat mencakup masalah kepala, mata, berat badan bayi lahir rendah, hingga mengalami keterbelakangan mental.

Lebih parahnya lagi apabila infeksi cacat air terjadi saat mendekati waktu kelahiran atau 1 minggu sebelum kelahiran maka sang bayi berisiko tertular infeksi varicella. Kalau kamu sayang akan buah hatimu, lebih baik mencegahnya dengan menjalani vaksin VZV. Karena vaksin ini tak dapat diberikan saat sedang hamil.

Membentengi Dari Penyakit Kanker Serviks Dengan Vaksin HPV

Salah satu penyakit yang paling berbahaya adalah kanker serviks, demi mencegahnya bisa dilakukan Vaksinasi HPV ( Human Papiloma Virus). Penyakit ini dapat dialami siapa pun baik perempuan maupun laki-lai. Apalagi bagi mereka yang sudah berhubungan badan secara aktif. Secara dasar vaksin ini diberikan kepada cewek sejak umur 9 sampai 45 tahun yang dilakukan rumah sakit oleh dokter spesialis kandungan. Pemberian vaksinnya pun terbagi dalam tiga tahapan, yakni pada bulan ke-0, ke-1, dan ke-6.

Agar Terhindar dari Penyakit Kuning, Radang Liver, dan Kanker Hati Lakukan Vaksinasi Hepatitis B

Vaksin yang terakhir adalah vaksin Hepatitis B. Penyakit ini dapat menular lewat transfusi darah, hubungan seksual, sampai penggunaan barang pribadi secara bersama. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menyerang liver. Jenis vaksin ini akan diberikan tiga kali dengan jarak satu sampai enam bulan. Dua dosis pertama guna membentuk antibodi dan yang ketiga untuk meningkatkan kadar antibodi tersebut. Sebagai pasangan bakal menikah yang nantinya bakal aktif berhubungan seksual, vaksinasi Hepatitis B perlu dilakukan sebelum menikah.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top