Feature

Siapa Dia Yang Tercipta Untuk Hatimu Tapi Bukan Untuk Hidupmu?

Pada satu titik, ada kalanya kamu harus menyadari ada orang yang tetap tinggal di hatimu tapi bukan untuk hidupmu. Mereka adalah yang bisa kamu cintai dari jauh. Omong kosong? Tidak juga.

Karena cinta tak harus berarti kedekatan. Tak juga harus selalu berarti bicara padanya. Cinta adalah ketika kamu menaruhnya di hatimu dengan sangat hati-hati, tanpa terpengaruh tindakan dan jarak.

Cinta sejati menghasilkan keperdulian dan menanggalkan keegoisan. Bisa jadi keperdulian itu membawamu pada kesadaran bahwa keadaan akan lebih baik jika kalian tidak lagi bersama-sama. Siapa mereka yang tercipta untuk hatimu tapi bukan untuk hidupmu?

Dia Yang Kehidupannya Menjadi Lebih Buruk Ketika Bersamamu

berjilbab

Coba tengok orang yang kamu pikir sangat kamu cintai itu. Ingat kembali bagaimana kehidupannya dahulu. Mungkin Ia punya banyak teman dahulu, kehidupan sosialnya sangat baik. Pekerjaannya lancar, hidupnya selalu dipenuhi senyuman.

Tapi apa yang terjadi setelah berhubungan denganmu? Kecemburuanmu mungkin membuatnya terpisah dari lingkungannya. Ia menjadi kering kehidupannya jadi lebih buruk ketika bersamamu. Atau bisa jadi dulu ia punya tubuh yang sehat, tapi kini ia sering mengeluh sakit kepala cuma karena memikirkanmu yang keras kepala.

Kalau kamu betul-betul mencintainya, letakan ia di hatimu. Lepaskan ia di kehidupanmu, biarkan ia memiliki kehidupannya yang dulu.

Dia Yang Kehidupannya Tidak Jadi Lebih Baik Ketika Bersamamu

perempuan tidur

Kasih sayang seharusnya membuat seseorang bisa melakukan hal yang mustahil. Cinta kasih seharusnya membangkitkan kreativitas dan semangat. Itu semua bisa membuat hidup seseorang lebih baik.

Maka coba perhatikan orang yang kamu cintai itu. Apakah ia mampu melakukan hal yang lebih dari sebelumnya. Apakah dengan kehadiranmu, ia jadi lebih baik lagi. Atau kini hidupnya sama dan tak ada yang berubah? Ia menjalani hari persis sama dan serupa seperti sebelum ia bertemu denganmu.

Kalau kamu betul-betul mencintainya, letakan ia di hatimu. Lepaskan ia di kehidupanmu, biarkan ia bertemu orang lain yang bisa membuatnya lebih baik dari hari ke hari.

Dia Yang Sudah Dimiliki Orang Lain

balet

Cintamu seharusnya membuatnya merasa lebih baik. Namun ketika dia yang kamu cintai, sudah memiliki pasangan, ceritanya jadi tidak sesederhana itu. Hubunganmu akan dibangun di atas bangunan yang rapuh.

Bayangkan orang yang kamu sayangi itu harus melakukan kebohongan demi kebohongan ke pasangan resminya, hanya untuk bisa bersamamu. Bukankah kamu mencintainya karena kamu mengetahui hatinya baik. Lantas kenapa kamu membuatnya berbohong hanya demi dirimu?

Kalau kamu betul-betul mencintainya, letakan ia di hatimu. Lepaskan ia di kehidupanmu, jangan kau cemari hati bersihnya dengan memaksanya untuk berbohong.

Dia Yang Menemuimu Ketika Kamu Sudah Memiliki Orang Lain

mata perempuan

Kamu selalu bisa berandai jika saja dia datang lebih cepat. Mungkin kalian akan bisa bersama. Tapi cinta hanya salah satu bagian dari seluruh sendi kehidupan. Di dalamnya juga ada tanggung jawab dan komitmen.

Sebuah hubungan yang dewasa harus dibangun dari rasa tanggung jawab. Kamu tak bisa terus menggantung hidupnya atau sebaliknya hidup pasanganmu, hanya karena kamu tak bisa melepaskannya.

Kalau kamu betul-betul mencintainya, letakan ia di hatimu. Lepaskan ia di kehidupanmu, selesaikan dulu tanggung jawabmu, jujurlah kepada semua. Kalau kalian memang ditakdirkan bersama maka kehidupan baru akan menghampiri.

Dia Yang Membuatmu Lebih Buruk Dari Sebelumnya

marah

Kamu menggengam tangannya, meletakannya di jantungmu karena kamu begitu yakin ia punya peran besar di hatimu. Tapi kamu tak akan bisa terus berbagi cinta jika kamu tidak punya cinta untuk dirimu.

Lihat bagaimana kehidupanmu dulu. Kamu punya lingkaran sosial yang baik, pekerjaan yang layak. Kemana itu semua saat ini? Kamu lalu merasa sendiri, kering dan putus asa.

Kalau kamu betul-betul mencintainya, letakan ia di hatimu. Lepaskan ia di kehidupanmu, kamu harus menyadari kamu tak akan bisa mencintainya utuh jika dirimu tak lebih baik dari sebelumnya.

Dia Yang Meninggalkanmu Untuk Orang Lain

berjalan

Kamu menaruh kepercayaanmu kepadanya. Ia berjanji akan menjaga hatinya untukmu. Namun ia ternyata ia bercinta dengan orang lain. Hatimu pun sakit.

Kalau kamu betul-betul mencintainya, letakan ia di hatimu. Lepaskan ia di kehidupanmu, kamu pantas mendapatkan yang lebih baik. Itu saja.

3 Comments

3 Comments

  1. Shinta

    December 24, 2016 at 12:44 pm

    Wah menarik 🙂

  2. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:10 pm

    Dialah Sang Mantan …………

  3. Gita swara

    November 21, 2017 at 7:24 am

    Iya ….semua benar …
    Tepatnya cinta tidak harus memiliki …
    Hatinya harus seperti hati malaikat kali ya…
    Dan kenyataan nya …kamu bisa hidup selakyaknya sebelum bertemu dia kembali .Kenapa harus melibatkan diri dlm kesusahan hati setelah bertemu dia kembali ….ikhlaskan !!!!kembalilah ke habitat mu masing2..dan jujur tidak ada mantan terindah dlm hidup ini(namanya juga mantan, berarti pernah dicoba kan ??dan pasti sudah tau baik buruknya )..sudahlah …..apapun dia ..stop Utk tidak memikirkannya !!!!!hanya pasangan kita yg sampai sekarang inilah yg terbaik dan terindah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

3 Comments

3 Comments

  1. Shinta

    December 24, 2016 at 12:44 pm

    Wah menarik 🙂

  2. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:10 pm

    Dialah Sang Mantan …………

  3. Gita swara

    November 21, 2017 at 7:24 am

    Iya ….semua benar …
    Tepatnya cinta tidak harus memiliki …
    Hatinya harus seperti hati malaikat kali ya…
    Dan kenyataan nya …kamu bisa hidup selakyaknya sebelum bertemu dia kembali .Kenapa harus melibatkan diri dlm kesusahan hati setelah bertemu dia kembali ….ikhlaskan !!!!kembalilah ke habitat mu masing2..dan jujur tidak ada mantan terindah dlm hidup ini(namanya juga mantan, berarti pernah dicoba kan ??dan pasti sudah tau baik buruknya )..sudahlah …..apapun dia ..stop Utk tidak memikirkannya !!!!!hanya pasangan kita yg sampai sekarang inilah yg terbaik dan terindah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Menurunkan Berat Badan Bukan dengan Diet, tapi Pacaranlah dengan Orang yang Salah

Pasangan yang kita anggap sempurna belum tentu tepat. Itulah kenapa menemukan orang yang tepat untuk dijadikan pasangan bahkan teman hidup bukanlah perkara yang mudah. Nah, kalau bertemu orang yang tepat akan membuatmu bahagia sampai mungkin kamu mengalami kenaikan berat badan, maka bertemu orang yang salah hanya akan membuatmu berada dalam tekanan sehingga fisik dan mentalmu yang jadi taruhannya. Dan tak semua orang bisa dengan cepat menemukan tambatan hatinya dengan tepat, ada yang prosesnya memakan waktu bertahun-tahun. Mungkin kita salah satunya…

Dia Mulai Membandingkan dirinya dengan Mantanmu atau Membandingkanmu dengan Mantannya

Jika di awal hubungan saja dia selalu membandingkan kamu dengan masa lalunya, atau dirinya dengan masa lalumu, maka pertimbangkan lagi dirinya untuk jadi bagian dari masa depanmu. Kalau sampai dia dengan gamblang berani membandingkan dirimu dengan mantannya, kamu patut curiga, mungkin ada indikasi kalau dia belum melupakan mantannya. Karenanya, butuh pertimbangan kalau kamu menghadapi kekasih dengan tipikal semacam ini.

Dia Tak Berusaha Memahamimu, tapi Justru Ingin Mengubahmu

Sebelum kamu dan dia beranjak ke jenjang yang lebih serius, coba pertimbangkan lagi, sudahkah dia berusaha untuk memahamimu?  Kalau yang terjadi justru dia berusaha mengubahmu, maka untuk apa kamu mempertahankan hubunganmu yang sekarang?

Kamu bukanlah sebuah robot, kamu ada untuk jadi partnernya, ‘kan? Kalau misalnya dia sudah terang-terangan memberi komentar negatif soal penampilanmu misalnya, maka sejatinya dia sudah lupa arti menghargai keberadaan pasangannya. Yakin, kamu masih mau terus jalan bareng si dia?

Hubungan Sudah Semakin Tak Sehat kalau Kamu Merasa Hubunganmu yang Sekarang tak Lebih Baik dari Sebelumnya

Bila kamu berada di titik dimana kamu merasa belum menemukan sesuatu yang lebih baik dari pasanganmu yang sekarang, munngkin karena memang masih ada yang mengganjal di dalam hatimu. Sekalipun kamu berusaha menampiknya dengan perasaan nyaman yang sudah tercipta, tapi kamu tak merasa hubunganmu yang sekarang jauh lebih baik dari yang dulu. Kalau begini kondisinya, bukannya membuatmu bahagia, yang ada membuatmu terus berpikir untuk mencari cara menyudahi hubunganmu, ‘kan?

Jika Teman Dekat atau Keluargamu Tak Suka Dengan Kehadirannya, Memang Ada Kemungkinan Kamu Menyayangi Orang yang Salah

Mungkin kamu punya pendapat sendiri soal ini. Tapi maksudku kali ini, kalau sebagian besar orang di lingkunganmu hampir tidak menyukainya, terutama orangtua atau saudara kandung, mungkin kamu memang sedang berada di dalam pilihan yang tidak tepat. Coba, tanyakan kembali pada hatimu, benarkah hatimu memang sudah menetap padanya dan sungguh ingin mempertahankannya, Kawan?

Pacaran dengan Orang yang Salah Bisa Membuatmu Justru Merasa Tidak Bersemangat bila Membahas Rencana Masa Dapan Bersamanya

Banyak orang yang mengatakan bahwa pasangan kamu ikut bertanggung jawab atas kebahagiaanmu saat ini dan masa depan. Mungkin karena kontribusinya begitu besar dalam hidup kita. Tapi kalau soal ini saja dia tak berhasil membuatmu bahagia, justru malah membuatmu merasa khawatir dan tidak bersemangat ketika bersama pasangan kamu, mungkin saja kamu belum menemukan pasangan yang tepat untuk hidup kamu.

Tak perlu terus-terusan berpegangan pada satu orang yang sejatinya tak tepat untukmu. Justru, mulailah untuk lebih peka mengerti soal hatimu. Bantulah dirimu untuk melepaskan apa yang memang bukan untukmu. Masih banyak orang yang benar-benar lebih cocok untuk kamu di luar sana.

3 Comments

3 Comments

  1. Shinta

    December 24, 2016 at 12:44 pm

    Wah menarik 🙂

  2. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:10 pm

    Dialah Sang Mantan …………

  3. Gita swara

    November 21, 2017 at 7:24 am

    Iya ….semua benar …
    Tepatnya cinta tidak harus memiliki …
    Hatinya harus seperti hati malaikat kali ya…
    Dan kenyataan nya …kamu bisa hidup selakyaknya sebelum bertemu dia kembali .Kenapa harus melibatkan diri dlm kesusahan hati setelah bertemu dia kembali ….ikhlaskan !!!!kembalilah ke habitat mu masing2..dan jujur tidak ada mantan terindah dlm hidup ini(namanya juga mantan, berarti pernah dicoba kan ??dan pasti sudah tau baik buruknya )..sudahlah …..apapun dia ..stop Utk tidak memikirkannya !!!!!hanya pasangan kita yg sampai sekarang inilah yg terbaik dan terindah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Waspadalah, Para Pemburu CLBK Gemar Manfaatkan Momen Ini!

Tak semua orang siap dan legowo menatap cintanya yang telah lalu. Banyak barisan para mantan yang kerap masih berharap untuk kembali kepada passangannya. Termasuk mereka para mantan  pasangan kita saat ini.

Tapi tentu mereka pun penuh gengsi dan tak mau bergerak secara terang-terangan. Mereka berusaha mencari momen untuk melancarkan kembali godaan agar pasanganmu kembali ke pangkuan mereka. Gombal!

Nah supaya kamu tak kecolongan, waspadai beberapa momentum berikut ini yang sering kali digunakan para pemburu CLBK untuk melancarkan aksinya.

 

Momen Reuni Dimanfaatkan Mengajak Lupa Diri

Ini urusan paling banyak digunakan para mantan untuk berusaha merayu pasangan kita lagi. Bisa saja itu reuni sekolah, kuliah atau tempat kerja yang lalu. Ajang reuni akan dimanfaatkan untuk tempat temu kangen dan mengingat momen-momen indah dahulu yang sesungguhnya sudah basi.

Nah, cobalah kamu berkomunikasi lebih intens jika pasanganmu akan dan sudah reuni belum lama ini. Jangan sampai mereka terbuai rauyan manis para mantannya untuk kembali ke momen yang telah lalu tersebut.

Hari Raya Natal Malah dibuat Nakal

Dimulai dengan mengucapkan “selamat natal ya“, kemudian dilanjut dengan “mamah papah masih masak yang sama seperti tahun lalu?“, mendekati dari sisi keluarga memang ditengarai dapat membangkitkan memori harmonis. Apalagi pasanganmu cukup tersentuh apabila membicarakan tentang keluarga.

Dan tak ada yang bisa menjamin, jika obrolan seperti ini akan berhenti begitu saja. Sebab biasanya, umpan yang disampaikan si mantan pastilah akan disambut dengan kalimat basa-basi dari pasangan, yang kemudian bisa dimanfaatkan oleh sang mantan. Hati-hati, meski sederhana ini bisa merusak hubunganmu dan si dia.

Hari Raya Idul Fitri Malah Mengajak Kawin Lari

Dua hal yang paling melekat dari hari raya ini adalah soal mudik dan bermaaf-maafan. Biasanya mantan yang tak tahu diri itu, mencuri moment ini dengan mantan kekasihnya lewat basa-basi mengucapkan hari raya. Sedari awal tujuannya padahal bukan untuk meminta maaf atas tindak tanduk perbuatan sih, namun agar ada alasan pasti kenapa ia bisa chatting-an lagi.

Kalau kamu sedang bersama pasanganmu di hari itu, karena kamu bermain kerumahnya, coba lirik sedikit gawainya apakah ada ucapan hari raya dari mantannya yang berlanjut ke obrolan mesra.

Lewat Ucapan Ulang Tahun Rayuan Maut Dilancarkan

Hari ulang tahun pasanganmu, adalah momen bagi kamu sebagai pasangan untuk memberikan kejutan atau pun hadiah. Tetapi itu tidak hanya berlaku bagimu saja, kan? bagi mantannya pun juga. Karena tak ada larangan mantan untuk bertindak saat dia untuk ulang tahun, mungkin hanya lebih ke arah etika saja.

Saat pasanganmu sedang berulang tahun, dan dia baru menjalani hubungan bersamamu, mungkin ada tradisi khusus yang dilakukan mantannya kepadanya di setiap edisi saat ulang tahun. Bisa jadi, hal ini dapat merobek kepercayaan pasangamu kalau kamu tak memberikan perlakuan spesial. Kamu dapat ‘kecolongan’, apalagi sang mantan bertindak dengan membawa kue dan hadiah, sekaligus berkata, “Rasanya masih sama seperti saat kita jadian ya?”. Wah, bahaya kan?

Masih Ngebet Rayakan Hari Anniversary Padahal Sudah Mantan

Nah, hari ini sangat krusial, apalagi bagi kamu yang baru jadian. Bayang-bayang mantan masih bisa seliweran di benak pasanganmu sekarang. Tak ada yang bisa menghalangi perasaan, mau sekuat apapun kamu berusaha untuk memberikan cinta kasih, kalau ia masih ada rasa meskipun sedikit kepada mantan semuanya bakal sulit.

Sang mantan datang dengan alasan, “Agak random nih aku chat kamu, apalagi ini tanggal kita jadian sebelum udahan,” sebenarnya adalah menyelipkan kata rindu dan kangen secara tersirat. Kalau pasanganmu, menanggapinya. Hubunganmu bisa jadi runyam begitu saja.

Tahun Baruan, Malah Mengajak Untuk Selingkuhan

Biasanya tahun baru adalah moment spesial yang dijalani oleh setiap orang, sebenarnya sih nggak spesial-spesial amat. Tergantung bagaimana seseorang membungkusnya saja. Nah, bagi yang berpasang-pasangan, pasti ada saja hal yang dilakukan secara spesial. Mulai dari dinner berduaan, sampai liburan bareng dan menatap langit penuh kembang api sambil bergandengan tangan.

Bisa jadi malam spesial yang dijalani. Andai saja, mantannya pasanganmu kembali kemudian mengucapkan, “Selamat tahun baru ya, jadi inget malam di Bali, di pinggir pantai itu”. Kalau itu masih berbekas di hati pasanganmu, pasti mereka bercerita sampai pagi-pagi buta, dan pasanganmu lupa kalau, “oh iya aku sudah punya pasangan, tapi tak apalah mengenang sedikit kan bukan perselingkuhan”.

Momentum dimanfaatkan oleh mantan untuk kembali lewat tegur sapa, dibalik hari raya keagamaan dan hari besar. Banyak orang yang mengambil secuil kesempatan ini untuk mengabari mantannya. Dengan harapan si mantan dapat tergoda, dan kembali menjalin seperti dahulu kala.

3 Comments

3 Comments

  1. Shinta

    December 24, 2016 at 12:44 pm

    Wah menarik 🙂

  2. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:10 pm

    Dialah Sang Mantan …………

  3. Gita swara

    November 21, 2017 at 7:24 am

    Iya ….semua benar …
    Tepatnya cinta tidak harus memiliki …
    Hatinya harus seperti hati malaikat kali ya…
    Dan kenyataan nya …kamu bisa hidup selakyaknya sebelum bertemu dia kembali .Kenapa harus melibatkan diri dlm kesusahan hati setelah bertemu dia kembali ….ikhlaskan !!!!kembalilah ke habitat mu masing2..dan jujur tidak ada mantan terindah dlm hidup ini(namanya juga mantan, berarti pernah dicoba kan ??dan pasti sudah tau baik buruknya )..sudahlah …..apapun dia ..stop Utk tidak memikirkannya !!!!!hanya pasangan kita yg sampai sekarang inilah yg terbaik dan terindah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Usah Bertanya Aneh-aneh, apalagi Berkomentar Negatif Saat Menjenguk Temanmu dan Bayinya

Saat mendengar kabar kalau sahabat atau teman kita baru saja melahirkan, secara tak langsung pasti kamu ikut berbahagia, ‘kan? Keberadaan bayi dan kondisi kesehatan temanmu yang jadi fokusmu saat datang berkunjung. Kamu pun dengan senang hati mendengarkan pengalaman temanmu yang bercerita tentang kelahiran anaknya itu.

Percayalah, mendengarkan ceritanya jauh lebih baik dibanding bertanya dengan pertanyaan yang justru berisiko menyinggung perasaan temanmu. Yup, sadar tak sadar sering lho, sebagai tamu, ada beberapa orang yang asal saja ketika bertanya dan tak memikirkan perasaan para ibu baru. Ini dia pertanyaan yang sebaiknya kamu hindari.

Tak Perlu Berkomentar Negatif Saat Tahu Temanmu Melahirkan secara Caesar

Kalau sekadar bertanya mungkin tak masalah. Tapi kalau sampai berkomentar negatif seperti “Malas gerak, ya?” atau “Takut sakit, ya?”

Tentu saja pertanyaan singkat semacam itu membuat mereka jadi tersinggung. Jadi lebih baik kamu tidak memberikan komentar yang secara tak sadar menyakiti perasaan mereka. Kamu sendiri memangnya mau bila melahirkan nanti lalu temanmu ada yang bertanya demikian?

Kemudian Tak Perlu Tanya Perihal Diinduksi atau Tidak, Itu Bukan Ranah untukmu Bertanya Demikian

Begini, tak semua perempuan punya tubuh dan kekuatan yang sama. Ada perempuan yang membutuhkan induksi dan obat saat proses melahirkan. Kamu atau temanmu yang baru saja melahirkan pun demikian. Untuk itu,rasanya kurang tepat kalau bertanya soal induks atau tidak.

Soal Berat Badan Bayi pun Tabu Dibicarakan

Sah-sah saja kalau kamu hanya ingin menanyakan berat badan bayi. Namun hindarilah berkomentar kalau bayi tersebut terlalu kecil atau terlalu besar. Selain tidak sopan, pertanyaan semacam itu jelas akan membuat sang ibu bersedih atau justru tersinggung. Setiap bayi yang lahir jelas jadi anugerah untuk para ibu. Karenanya, jauh lebih baik memberikan dukungan dibanding harus berkomentar.

Simpan Saja Komentarmu Soal ASI

Kembali lagi soal tubuh perempuan yang memang diciptakan berbeda sejak lahir. Hingga akhirnya setiap perempuan menjadi ibu pun, perbedaan itu akan tetap ada. Ada perempuan yang tidak bisa langsung memberikan ASI. Untuk itu, jagalah komentarmu perihal anaknya atau temanmu yang mungkin mengalami keterbatasan soal hal ini.

Berat Badan Si Ibu Juga Tak Usah Ditanyakan Lagi

Adalah natural kalau misalnya seorang perempuan hamil kemudian mengalami pertambahan berat badan. Justru memang menurunkan berat badan setelah melahirkan bukanlah hal yang mudah dan memang perlu waktu. Untuk itu hindarilah pertanyaan seputar berat badan berikut dengan kenaikannya saat kamu menengok seseorang yang baru melahirkan.

3 Comments

3 Comments

  1. Shinta

    December 24, 2016 at 12:44 pm

    Wah menarik 🙂

  2. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:10 pm

    Dialah Sang Mantan …………

  3. Gita swara

    November 21, 2017 at 7:24 am

    Iya ….semua benar …
    Tepatnya cinta tidak harus memiliki …
    Hatinya harus seperti hati malaikat kali ya…
    Dan kenyataan nya …kamu bisa hidup selakyaknya sebelum bertemu dia kembali .Kenapa harus melibatkan diri dlm kesusahan hati setelah bertemu dia kembali ….ikhlaskan !!!!kembalilah ke habitat mu masing2..dan jujur tidak ada mantan terindah dlm hidup ini(namanya juga mantan, berarti pernah dicoba kan ??dan pasti sudah tau baik buruknya )..sudahlah …..apapun dia ..stop Utk tidak memikirkannya !!!!!hanya pasangan kita yg sampai sekarang inilah yg terbaik dan terindah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top