Feature

Setidaknya di Momen-momen Ini, Laki-laki yang Selfie Termaafkan

Sudah lah, kita semua pasti setuju. Kalau laki-laki yang doyan selfie itu “nggak banget”. Bukan ingin mengharamkan kaum adam untuk berswafoto, tapi dari banyaknya foto selfie yang berseliweran di Instagram, perempuan jadi yang paling dominan. Jadi, tak heran jika akhirnya kita memandang selfie jadi sesuatu yang dekat dengan perempuan saja. Hingga kemudian merasa geli, kalau ada lelaki yang hobi selfie.

Menariknya, di beberapa momen tertentu, ada situasi yang justru mendukung aktivitas selfie dari para laki-laki. Selain terlihat jadi sesuatu yang termaafkan, kadang-kadang selfienya juga membuat mereka kian mempesona loh.

Saat Sedang Manggung dengan Latar Belakang Penonton

Gambarannya begini, tak akan ada orang yang protes kalau tiba-tiba Tulus selfie di atas panggung selepas ia manggung. Atau Duta Sheila On 7 yang tiba-tiba menunduk dan mengambil ponselnya untuk bisa berselfie ria dengan penonton terdepan yang berada di dekat pangung.

Selain ingin mengabadikan momen, kemeriahan orang-orang yang menjadi latar belakangan ia menangkap gambar wajahnya adalah poin positifnya adalah alasan untuk memaafkan aktivitas selfie dari laki-laki seperti mereka. Dan berlaku pula untuk lelaki lain yang mungkin berprofesi serupa. Yap, untuk para musisi lelaki, beberapa momen selfienya mungkin bisa dimaklumi.

Selfie Bersama Binatang Peliharaan

Hal ini bisa jadi karena image penyayang dan lembut yang secara langsung melekat pada seorang lelaki. Sebab, sebagian besar orang, khususnya perempuan selalu merasa lebih tertarik pada laki-laki yang suka pada binatang daripada yang tidak suka.

Jadi kalau memang kamu doyan selfie, cobalah akali hobimu itu dengan mengikut sertakan binatan peliharaanmu. Jadi mereka yang melihatnya, tidak serta merta menganggapmu menggelikan. Sebaliknya, bisa jadi mereka kian penasaran. Seberapa sayang  dirimu pada binatang-binatang peliharaanmu.

Berpose Candid dengan Sang Pacar

Berbeda dengan perempuan yang mungkin lebih mudah untuk bergaya, laki-laki sering kaku untuk menunjukkan pose ketika ingin berfoto bersama. Walau tak semua, tapi umumnya laki-laki sangat sulit untuk diajak berfoto bersama pacarnya. Untuk itulah, seorang lelaki yang terlihat  menangkap gambar dirinya dengan sang kekasih secara candid, biasanya dianggap sebagai sosok yang manis. Jadi tenang saja, kamu nggak bakalan dikatain alay kok. Karena selfie yang kamu lakukan dinilai berbeda, jadi tentu akan mendapat pujian dari orang-orang.

Selfie Ketika Sedang Melakukan Petualangan yang Menantang

Pergi untuk berpetualang, selalu berhasil menuai perhatian banyak perempuan. Itulah mengapa, foto-foto selfie para host ‘My Trip My Adventure’ selalu mendapat like dan komen yang banyak meski mereka adalah lelaki. Serupa dengan aturan tak tertulis yang melarang lelaki untuk berselfie, mengambil foto diri saat sedang melakukan petualangan masuk dalam pengecualian kategori selfie yang tak menggelikan. Konon, keringat yang terlihat di wajah saat selfie, jadi pemicu yang meningkatkan ketampanan seseorang. Dari selfiemu kali ini, seseorang bisa menyimpulkan bahwa kamu adalah sosok yang berani.

Dipotret untuk Sesuatu yang Memang Jadi Keharusan

Nah, momen selfie selanjutnya adalah beberapa hal yang memang menjadi kebutuhan. Entah dipakai sebagai pelengkap lamaran pekerjaan, membuat portfolio, atau situasi lain yang memang mengharuskanmu untuk berfoto sendiri. Dengan catatan, pose dan gaya yang kmau tunjukkan masih dalam batas wajar dan normal. Tidak mengeluarkan lidah, memanyunkan bibir ke depan, atau malah berpose ala perempuan. Karena sudah jelas, itu sangat aneh jika dilakukan oleh kaum adam.

Dan Selfie Saat Sedang Menonton Pertandingan di Stasion Bola

Sumber : Tribunnews.com

Selain hendak menunjukkan hobi selfiemu, ada hobi lain yang juga ingin kau tunjukkan, yakni sepak bola. Dirasa jadi kegiatan yang disenangi banyak orang, menyambangi pertandingan secara langsung layak mendapat pujian. Tapi tetap dengan ketentuan, tak perlu tunjukkan gaya yang bukan-bukan pada selfiemu. Sekalipun itu ada di stadion bola, orang-orang tetap akan merasa jijik jika kau berpose selfie dengan gaya yang bukan seorang penonton bola.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kemarin Kita Berpisah, Hari Ini Semoga Kita Lebih Dewasa

Dari setiap kisah cinta yang sudah usai, sakit hati dan kecewa jadi sesuatu yang pasti kita rasakan. Aku manangis semalaman, begitu pula kamu yang tampak masih saja tak yakin jika hubungan kita sudah tak lagi bisa diteruskan. Sama-sama merasa kehilangan, membuat kita memendam sakit yang teramat dalam. 

Namun dari sekian banyak luka yang sedang bertengger di jiwa, ada banyak hikmah yang bisa kita ambil sebagai pelajaran untuk kisah cinta selanjutnya. Meski tak lagi bisa bersama, hidup kita tentu akan terus melaju seperti biasa. Mari sama-sama meyakini, sakit hati ini akan jadi pelajaran agar kita lebih dewasa di kehidupan mendatang. 

Setelah Putus Cinta Kita Belajar Arti Kehilangan dan Lebih Paham Bagaimana Cara Mempertahankan Hubungan

Percayalah, semua hal yang terjadi dan terlalui datang dengan masing-masing pelajaran. Selain merasakan kesedihan yang membuat hati terluka, kita berdua jadi lebih paham bagaimana rasanya kehilangan sosok yang dicinta. Sehingga kelak kita kita akan bertemu dengan sosok lain yang bisa dicintai, kamu dan aku akan lebih tahu, bagaimana cara menjaga dan mempertahankan hubungan dengan dirinya. Lebih kuat dalam urusan hati, perjalanan melewati kisah sedih ini jadi satu proses baru yang lebih dari sekeda cerita patah hati. 

Kita Berdua Kian Paham, Apa yang Sebenarnya Kita Cari dan Butuhkan 

Semua hal berubah, begitu pula kita berdua. Kamu yang tadinya kupercaya sebagai sosok yang tepat, ternyata bukanlah seseorang yang benar-benar aku inginkan. Begitu pula denganmu. Kita berdua kehilangan arah, tak lagi bisa menyatukan isi kepala. 

Hingga akhirnya memutuskan berpisah, yang secara tak langsung menikam satu belati ke masing-masing dada kita. Ya, sebagaimana aku yang merasa menderita, kamu juga terlihat kecewa dan sulit bersuara. 

Paham bahwa cerita kita sudah usai, kini kita tahu. Bahwa dia yang selama ini ada di dekat kita, bukanlah sosok yang benar-benar kita inginkan untuk bersama. Walau awalnya membuat gundah, aku dan kamu kini tahu bahwa ada sosok lain yang sebenarnya kita inginkan. 

Memutuskan Berpisah Karena Adanya Perbedaan, Mengubah Kita Agar Bisa Berubah Jadi Pribadi yang Lebih Baik Lagi 

Bukan tak berjuang menyelematkan hubungan, kita berdua sudah jadi manusia hebat yang terus mempertahankan semuanya demi hati dan pikiran. Hingga akhirnya kita sadar, bahwa apa  yang selama ini kita pertahankan bukanlah sesuatu yang layak untuk terus dijalankan.

Kita berdua mungkin terlihat bahagia, menikmati masa indah sebagai sepasang kekasih yang dipenuhi bahagia. Tapi terus berpura-pura baik-baik saja tentu tak berguna. Maka berpisah adalah jalan terbaik yang bisa kita ambil untuk semuanya. 

Satu babak kebahagian yang diakhiri dengan perpisahan sudah berhasil kita lewatkan, kini saatnya untuk saling membuktikan. Jika kita berdua bisa berubah lebih baik untuk dia yang kelak mau mencintai kita sebagaimana kita ada. 

Tak Akan Mengutuki Situasi, Kita Belajar Menerima Walau Akhir Cerita Ini Menyisahkan Sedih

Diawal perpisahan ini, kita memang akan merasa asing pada diri sendiri. Berpikir sebagian dari diri kita telah hilang dan tak lagi bisa menjalani kehidupan sebagaimana kita biasanya. Tapi ini adalah kenyataan yang mau tak mau harus kita jalankan. Belajar untuk gagal, kesalahan dan kekecewaan yang ada dihadapan jadi sebuah pelajaran yang membantu kita menerima dan memahami semuanya.

Daripada mengutuki situasi, kita belajar bahwa tak semua yang kita inginkan dapat kita dapatkan. Manusia yang tadinya kita cintai, harus pergi dan tak bisa kita tahan lagi. Luka kita mungkin tak akan sembuh dengan begitu saja. Tapi memangis dalam waktu yang lama pun tak akan merubah situasinya. 

Dan yang Paling Penting Kita Lebih Dewasa, Belajar Sabar untuk Menerima Semuanya

Kedewasaan tertinggi dalam menanggapi sebuah perpisahan tentu dengan belajar menerima semuanya dengan hati yang lapang. Tak lagi saling menyalahkan, kita tahu bahwa semua ini adalah kenyataan yang memang benar-benar harus dijalankan. Berterimakasih karena sudah pernah saling membahagiakan, kini saatnya kita saling melepaskan genggaman. 

Lupakan semua yang sudah lalu, biarkan hatimu sembuh. Jika memang sudah waktunya, kelak kita akan bertemu lagi dengan sosok lain yang bisa dicintai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 5 Sifat yang Menandakan Dia Layak Menjadi Pendamping Hidupmu

Menikah bukanlah untuk satu hari saja, melainkan satu kali dalam seumur hidup. Memilih seseorang untuk kita jadikan pendamping hidup memang tidaklah mudah. Kita harus benar-benar tahu sifat dia agar yakin bahwa dia bisa menjadi pasanganmu sampai akhir hayat nanti.

Lamanya hubungan pacaran tidak menjadi jaminan bahwa ia adalah jodohmu, begitu pula sebaliknya. Jika kamu menemukan 5 hal ini pada pasanganmu, bisa jadi ialah yang pantas kamu jadikan pendamping hidupmu.

1. Mampu Membimbingmu Secara Spiritual

Hal terpenting untuk memilih pasangan adalah bagaimana dia dalam menjalankan ibadahnya. Jika ia sangat rajin beribadah dan mencintai Tuhannya maka ia juga akan mencintai kamu dengan sepenuh hati. Pasangan yang baik akan berusaha mengajarkan hal-hal keagamaan demi mendekatkanmu dengan Sang Pencipta. Ia mampu membedakan mana yang baik dan buruk di mata Tuhan. Ia mengajakmu untuk beribadah bersama atau berbuat sesuai dengan ajaran agamanya.

2. Memiliki Sifat Penyabar

Sifat manusia yang sulit dicari adalah penyabar. Jika pasanganmu jarang marah, maka kamu beruntung. Bukan berarti ia tidak peduli dengan permasalahan, beberapa orang berpikir bahwa memaafkan lebih baik. Bukan berarti membiarkan masalah terulang kembali, melainkan menerima kesalahan tersebut dengan jalan pikiran yang berbeda. Dia memiliki banyak stok sabar dan maaf untukmu, sangat layak untuk dijadikan pendamping hidup.

3. Selalu Ada Ketika Dibutuhkan

Selalu ada disini bukan berarti dia harus selalu mengabarimu 1×24 jam atau setiap menit. Meskipun sibuk, ia meluangkan waktunya untuk sekedar mengingatkanmu makan atau tidur. Dia tak harus selalu bersamamu. Tetapi, perasaan dia selalu ada yang akan membuatmu nyaman dan merasa tak sendiri. Dan yang paling penting adalah dia selalu siap untuk membantumu kapan saja, dia selalu ada disaat kamu membutuhkannya.

4. Memiliki Sifat Humoris

Salah satu keuntungan memiliki pasangan yang humoris adalah kalian akan menghiasi hari-hari dengan keceriaan, jauh dari kata hambar. Humoris bukan berarti selalu menganggap segalanya adalah candaan. Tetapi, dia tahu kapan harus bercanda dan kapan harus serius terhadap suatu hal. Dan ketika kamu sedang memiliki suasana hati yang kacau, ia bisa menenangkanmu dengan sifat humor nya.

5. Menghargai Pasangan

Seseorang yang mencintaimu pasti akan menghargaimu. Pasanganmu tidak mengaturmu secara berlebihan, memang dia membimbing, tetapi bukan berarti mengekang. Dia membiarkanmu hang out dengan teman-temanmu dan tidak membatasi pertemananmu. Tetapi, kita juga harus tahu batasan-batasan tertentu jika sudah menikah nanti. Dia memberikanmu ruang, bukan kebebasan. Karena itulah salah satu cara dia menghargaimu sebagai pasangannya.

Nah, Itulah 5 hal yang perlu kalian perhatikan jika memilih pasangan suatu saat nanti. Tidak ada orang yang sempurna dan tidak perlu menunggu yang sempurna. Perbaiki dirimu sendiri maka tuhan juga akan memperbaiki kualitas pasanganmu kelak. Jadilah yang terbaik agar ditemukan oleh orang baik pula!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Nikah Diam-diam, Seorang Suami Disiram oleh Istrinya dengan Air Panas Hingga Meninggal

Seorang lelaki di Makassar, Sulawesi Selatan Bahtiar (28), meregang nyawa setelah sebelumnya disiram oleh sang istri Aminah (30) dengan air panas. Sang istri mengaku kesal terhadap suaminya, yang konon menikah diam-diam dengan perempuan lain. Saat ini, Aminah sudah ditangkap aparat kepolisian dan sedang menjalani pemeriksaan.

“Iya, pelaku yang juga istri korban telah diamankan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani pada Minggu (21/7/2019), dilansir dari detik.com. 

Aminah diamankan oleh Polsek Bangkala bersama Polres Jeneponto setelah suaminya meninggal. Dari interogasi yang dilakukan oleh polisi, perempuan tersebut melakukan perbuatannya karena sakit hati kepada suaminya.

“Pelaku melakukan perbuatan tersebut dikarenakan sakit hati kepada suaminya karena telah menikah dengan perempuan bernama Marsela tanpa sepengetahuannya,” kata Dicky.

Dicky juga menambahkan, pelaku baru mengetahui kalau suaminya telah menikah secara sembunyi-sembunyi setelah mendapatkan kabar dari keluarganya.

“Istrinya mengetahui setelah mendapatkan kabar tersebut dari keluarga suaminya, kemudian pelaku pulang ke rumah dan menanyakan hal tersebut kepada suaminya dan suaminya mengakuinya bahwa telah menikah dengan Marsela di kota Makassar sekitar tahun 2018,” jelas Dicky.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top