Community

Sering Merasa Mudah Marah? Bisa Jadi Gejala Stres, Yuk Lakukan Beberapa Cara Menghilangkan Stres

Stres yang normal dapat memberikan efek positif, misalnya dapat membantu meningkatkan kerja ketika tengah dikejar deadline. Tapi kita perlu hati-hati, karena gejala stres jika dibiarkan terus menerus lama-lama akan berdampak buruk bagi kesehatan. Lalu bagaimana cara menghilangkan stres agar tidak berkepanjangan?

Berikut adalah cara menghilangkan stres yang bisa kita lakukan untuk memberikan relaksasi bagi tubuh dan pikiran.

Coba Olahraga Ringan Untuk Meredakan Gejala Stres

Selain dapat membantu menyehatkan tubuh, olahraga juga dipercaya dapat meredakan stres. Salah satu olahraga ringan yang bisa dicoba adalah jalan kaki pada pagi hari, atau bersepeda mengelilingi kompleks rumah. Olahraga ini bisa dilakukan setiap hari, sebelum melakukan aktivitas atau sesudah melakukan aktivitas sehingga tubuh akan segar dan sehat terhindar dari masalah stres

Selain Asyik, Hobi Juga Bisa Kita Jadikan Cara Untuk Meredakan Stres

Pertama-tama, kamu bisa mencari jenis kegiatan apa yang disukai? Apakah mendaki gunung, berkebun, nonton film, memasak, atau pergi ke tempat-tempat ramai seperti mall. Jika ada salah satu diantara kegiatan tersebut, maka kamu bisa mencobanya.

Dengan melakukan sesuatu yang disukai, tentu saja tubuh dan pikiran akan lebih rileks sehingga terhindar dari masalah stres. Namun perlu diingat, kegiatan yang akan lakukan harus positif agar tidak memunculkan masalah baru.

Mengeluarkan Semua Unek-unek Dalam Hati yang Sempat Terpendam

Memendam perasaan, terutama untuk perasaan yang mengganggu tentu akan menimbulkan stres. Untuk itu, cara menghilangkan stres tersebut haruslah berani mengutarakan semua unek-unek dalam hati kepada orang yang dipercaya.

Jika kamu memiliki keberanian yang cukup, kamu bisa langsug mengungkapkan semua unek-unek kepada orang yang bersangkutan, atau cara lain yang bisa kita juga lakukan adalah datang ke psikolog. Percayalah, setelah semuanya dikeluarkan perasaan itu akan jauh lebih lega dan lebih baik.

Selain ada beberapa cara menghilangkan stres dengan cara-cara di atas, kita juga bisa mengonsumsi makanan yang ampuh redakan stres. Apa sajakah itu? Nah makanan yang ampuh redakan stres biasanya manis. Berikut adalah diantaranya adalah :

  • Madu
  • Susu hangat
  • Cokelat
  • Teh hijau
  • Pisang
  • Kelapa
  • Beras cokelat
  • Sayuran hijau dan lain-lain

Dengan mengonsumsi salah satu diantara beberapa makanan yang ampuh redakan stres di atas, kita akan mendapatkan perasaan lega dan rileks. Makanan-makanan tersebut tergolong makanan yang sehat, sehingga baik untuk tubuh.

Seseorang yang mengalami stres biasanya ada beberapa faktor, diantaranya karena kurang tidur. Sebab untuk orang dewasa, waktu tidur yang cukup adalah 7 hingga 8 jam perhari jika kurang dari itu maka bisa jadi kita akan mengalami stres.

Untuk mengatasinya, kamu bisa lakukan cara agar cepat tidur seperti minum susu sebelum tidur, mandi menggunakan ari hangat sejam sebelum tidur, dan mematikan lampu kamar sejam sebelum tidur

Beberapa cara menghilangkan stres di atas bisa kamu coba. Selain bisa meredakan stres, cara di atas juga tergolong mudah karena tidak terlalu membutuhkan tenaga dan banyak waktu. Namun akan lebih baik jika kamu menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan stres, seperti memikirkan masalah sendiri tanpa berbagi ke orang lain dan lain sebagainya.

Biasakan hidup sehat dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang juga bisa menimbulkan masalah stres.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berkunjung ke Vatikan, Menteri Susi Penuhi Undangan dari Paus Fransiskus dan Bahas Isu Kelautan

Pada salah satu agenda kerja di Eropa baru-baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terlihat mengunjungi Vatikan untuk memenuhi undangan dari Paus Fransiskus. Yap, Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Vatikan Wanry Wabang mengungkapkan, Ibu Susi berkunjung ke Vatikan dalam rangka menghadiri audiensi dengan Paus bersama ribuan umat Katolik dan wisatawan non-Katolik.

Undangan tersebut beliau terima, tatkala menghadiri acara Our Ocean Conference di Bali 29-30 Oktober beberapa waktu lalu. Dalam acara yang berlangsung di Aula Paolo Sesto Vatikan, Rabu (12/12) lalu, pukul 09.00-11.00 waktu setempat tersebut. Menteri perempuan yang terkenal dengan kata “Tenggelamkan” itu, berkesempatan untuk bersalaman dengan Paus Fransiskus dan menyampaikan ucapan terima kasih atas surat Paus yang dikirimkan pada acara Our Ocean Conference 2018 serta mengundang Paus ke Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih secara langsung atas dukungan dan komitmen Vatikan yang disampaikan oleh H.E Archbishop Piero Pioppo…,” ucap bu Susi seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/12)

Selain itu, Menteri Susi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Richard Gallagher di Istana Apostolik Vatikan. Adapun tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas pengertian antara Vatikan dan Indonesia mengenai upaya penanggulangan pencurian ikan dan “perbudakan” di sektor perikanan.

Kepada Susi, Paus menyatakan akan terus mendoakan dan memberikan dukungan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Dan Vatikan juga berjanji, untuk setuju membantu upaya Indonesia mengangkat isu hak-hak kelautan di forum PBB.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top