Feature

Maaf, Kau Bukan Yang Tepat, Cinta Ini Salah Tempat

Aku tak tahu ini akan menjadi sebuah perpisahan atau tidak, tapi belakangan rasa yang kemarin ada kini mulai pudar. Tapi dengan nama cinta, aku sering menepis semua rasa ragu yang kupunya. Berharap semua hal yang aku pikirkan itu adalah salah, hingga akhirnya waktu memberi jawaban.

Katanya demi menguatkan rasa, sesekali kita harus dihadiahi ujian bersama. Akan tetapi nampaknya, semua hal yang katanya ujian itu, membuat aku semakin percaya bahwa cinta yang kita punya berada pada tempat yang salah.

Diawal Cerita Mungkin Aku Masih Bisa Mengerti Keras Kepala Yang Kau Miliki, Tapi Bukankah Sudah Menjadi Kewajaran Jika Hal Itu Harus Dikurangi?

Mengalah tentu tak membuatku kalah, hal itu juga kulakukan untuk kita. Demi kelangsungan hubungan, aku jadi pihak yang selalu menurunkan ego agar tak ada keributan. Beberapa saat sejak awal hubungan, tentu itu jadi sesuatu yang terus aku perjuangkan. Lalu bagaimana dengan sekarang?

Jika kemarin aku pikir ini adalah alternatif lain untuk tetap bertahan, perlahan pilihan itu berubah jadi bumerang. Aku membohongi diri sendiri hanya karena tak ingin kau pergi. Tak berniat menyakiti, tapi kupikir hubungan ini lebih baik diakhiri.

Meski Orang Lain Sering Berdecak Kagum Atas Pencapaianku, Kau Yang Menyebut Diri Kekasih Hanya Bisa Mengkritisi

Tadinya aku berpikir bahwa kehadiranmu akan jadi salah satu sumber semangat yang ada. Sebagaimana yang dirimu tahu, aku bukan sosok yang mudah menyerah dan putus asa. Untuk itu aku selalu berharap, jika kamu bisa jadi penyokong semangat.

Namun jika sebagian orang selalu menunjukkan kekakagumannya kepadaku, kamu hadir dengan pendapat yang berbeda. Bukan ingin menganggap diri paling hebat dan benar, tapi nampaknya semua kalimat yang kamu ucapkan selalu menggambarkan aku jadi pihak yang tak bisa apa-apa. Padahal bukankah sebagai pasangan, sudah sewajarnya kamu akan menguatkan? Bukan malah mencibir dan tak mau memaknai semua usaha yang sedang aku upayakan.

Dulu Kita Selalu Bertukar Pujian, Kini Pertengkaran Jadi Sesuatu Yang Lebih Rutin Dilanggengkan

Mari kita berbalik kepada masa awal kita berkenalan. Hari-hari yang dulu selalu kita lalui dengan berbagai macam hal yang selalu berhasil menciptakan tawa. Berbagai macam rangkaian kata yang kau ucapkan, selalu membuat aku tersenyum dan tertawa.

Lalu bandingkan dengan hari-hari yang saat ini kita lalui. Perbedaan pendapat yang selalu berujung pada pertengkaran. Bukan kita tak mampu meredam emosi dari masing-masing kepala, hanya saja kita tak lagi memikirkan hal yang sama. Jika hal itu terjadi pada jarak yang berbeda, mungkin aku akan berpikir bahwa itu adalah bumbu dari hubungan kita. Namun semua perdebatan terus berlanjut tanpa ada ujungnya.

Berusaha Untuk Memaklumi Segala Kekuranganmu, Diriku Malah Jadi Pihak Yang Selalu Merasa Ditindas

Bersembunyi dibalik kata sayang yang selama ini aku percaya, diriku berusaha untuk mencoba memahami semuanya. Sesuatu yang saat itu kusadari, aku tak mampu untuk menyakitimu. Aku melupakan semuanya dan memaklumi segala bentuk kekurangan yang kamu punya, tapi sepertinya ini bukanlah hal yang mudah.

Lambat-laun semua hal-hal yang selama ini aku upayakan justru jadi lesatan anak panah menyakitkan yang terus mengarah padaku saja. Bersikap untuk menenangkan konflik yang bisa datang begitu saja, diriku malah jadi pihak yang tertindas oleh kamu yang selalu mengaku cinta.

Meski Masih Sayang Aku Merasa Kita Memang Tak Akan Mampu Bertahan

Beberapa hubungan memang tentu berjalan tak sesuai yang kita harapkan. Dia yang tadinya kita cinta, bisa berubah jadi sosok yang biasa saja. Belum lagi jika tak ada upaya untuk memperbaiki hal-hal yang terlihat semakin tak memiliki arah.

Aku dan kamu tentu tak bisa memilih, di hati mana cinta ini akan berlabuh. Kita hanya bisa menjalani apa yang sedang terjadi. Memilah-milah bagian dari beberapa kisah yang memang layak untuk dilanjutkan. Tapi untuk cerita ini, aku memilih untuk berhenti sembari mengangkat tangan tanda ketidaksanggupan. Karena aku sudah tak mampu bertahan.

Karena Nyatanya Hubungan Yang Terjalin Antara Kita Tak Memiliki Gambaran Untuk Bisa Menjadi Nyata

Percaya atau tidak kita semakin kehilangan kesadaran atas apa yang selama ini ingin kita perjuangkan. Semua gambaran atas arti hubungan yang selama ini kita jalani, tak terlihat sebagai sesuatu yang akan bertahan hingga nanti.

Menjalin hubungan dengan seseorang yang salah tentu bukan keinginanku sejak awal. Tapi bagaimana aku harus memutuskan tentu jadi sesuatu yang harus kulakukan sekarang. Jadi jangan heran jika dia yang kemarin selalu berusaha untuk jadi yang terbaik untukmu, hari ini tiba-tiba pergi untuk menyudahi segalanya.

Kita mungkin digariskan untuk bertemu dan saling membahagiakan dalam beberapa waktu. Namun tak ditakdirkan untuk bersama sepanjang waktu. Karena nampaknya dirimu bukanlah orang yang tepat, dan cinta ini salah tempat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bahagia Adalah Cara Pintar untuk Merayakan Hidup yang Lebih Bermakna

Merasa lelah karena didera masalah? Depresi karena banyaknya tanggung jawab yang membebani? Hingga rasa cemas yang tak henti-hentinya memenuhi isi kepala. Ya, hampir setiap orang sedang berjuang untuk menghadapi itu semua.

Memang sih, masih banyak hal-hal bahagia yang bisa kita ingat untuk menghibur hati. Tapi, kenapa akhir-akhir ini semua itu seolah terlihat menjauh, ya? Bukan, itu hanya perasaanmu saja.

Nah, demi menyelamatkanmu, bagaimana jika kami akan memberimu langkah yang mungkin lebih mudah dari yang terbayang sebelumnya agar kamu benar-benar bisa merasa bahagia. Biarlah kami bercerita, kamu cukup diam dulu untuk membaca dan memahaminya. Tentang bagaimana langkah-langkah dasar yang sebenarnya bisa kamu jalani untuk hidup yang lebih bermakna.

Bahagia Itu Adalah Bentuk Lain dari Pengalaman  

Memang sih, akan terasa mengada-ada jika kita diminta untuk bahagia, ditengah-tengah situasi sulit yang mungkin sedang diderita. Kebahagiaan itu sebenarnya merupakan kumpulan kecil dari makna-makna perjalanan dan kepuasan yang didapatkan.

Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan AS merilis Laporan Kebahagian Dunia, setiap tahunnya. Pada laporan tahun 2018, penduduk Firlandia jadi orang-orang yang menempati peringkat pertama untuk penduduk yang paling bahagia. Padahal dari beberapa negara yang diteliti, Amerika justru memiliki tingkat pendapatan yang paling tinggi. Tapi mereka justru berada pada urutan ke-18. Dengan kata lain, meski katanya bisa memilih bahagia karena memiliki apa saja yang diinginkan, belum tentu juga kita bisa mendapat bahagia.

Ini Akan Menjadi Rumit, jika Kita Tak Bisa Memecahkan Persoalan yang Sedang Mendera

Kamu pasti paham, ‘kan? Jika ekonomi Amerika dan penduduknya sudah jadi tolak ukur yang baik untuk berbagai negara. Mereka menghasilkan uang lebih banyak. Namun dari hasil rilisan penelitian yang tadi dijelaskan, negara tersebut justru tak menunjukkan peningkatan kebahagiaan. Konon kesenjangan antara pendapatan dan kebahagiaan ini disebut Easterlin Paradox. Dan tak melulu jadi patokan untuk bahagia yang banyak digadang-gadang orang.

Diri ini mungkin punya uang yang lebih dari cukup, bahwa lebih banyak dari yang sebelumnya kita bayangkan. Tapi kita justru terjebak, berjuang memahami. Kenapa sih kita tak bahagia? Padahal jawabannya sungguh sangat sederhana, bahagia itu adalah pilihan.

Ya, Sesimpel Memilih “Aku Ingin Bahagia Saja”

Diartikan dalam bentuk yang berbeda-beda. Setiap orang pasti punya penilaian yang tak serupa tentang bahagia. Kawan lain bilang bahagianya jika punya rumah dan mobil mewah, tapi untuk kita bisa jadi tak serupa. Jika kebahagiaanmu adalah keadaan, maka kita dapat berkata bahwa kebahagiaan hanyalah pengalaman, atau serangkaian pengalaman.

Selain itu, kebahagiaan juga bisa kita artikan sebagai tindakan untuk menemukan makna hidup dalam pengalaman sehari-hari dengan orang lain. Itulah sebabnya, Worl Happiness Report mengungkapkan bahwa kedermawanan dan jaringan dukungan sosial, juga jadi dua faktor kunci yang akan mengarahkan kita pada bahagia.

Pada setiap bahagia yang mungkin sedang diinginkan, kita menaruh harap untuk orang lain mengambil bagian. Kita percaya, memilih bahagia bisa didapatkan dengan mempersilahkan orang lain berperan untuk hidup kita.

Selanjutnya, Mari Bertindak Jadi Penentu untuk Bahagia yang Kita Inginkan

Jangan terlalu mendengar apa kata orang, jangan pula ikut-ikutan bisikan kawan. Sejatinya bahagia, hanya bisa kita rasakan sendiri. Bukan tentang takaran yang dibuat orang, atau berdasarkan kepercayaan yang digadang-gadang oleh mereka yang ada di sekitar.

Tentukan dan lakukan semua hal yang kita percaya jadi sumber bahagia. Perbuat segala sesuatu yang memang kita percaya. Ini bukan tentang siapa mereka yang ada di dekat kita saja. Tapi bagaimana kita bisa memaknai arti dari bahagia yang kita percaya.

Dan Jadikan Bahagia sebagai Pilihan Bijak demi Hidup Lebih Bermakna

Sesungguhnya banyak cara untuk memaknai hidup lebih dalam. Tapi belajar untuk memilih berbahagia dengan cara yang kita suka adalah salah satunya. Tak pernah ada pihak lain yang tahu, semuanya hanya akan jadi rahasia diri sendiri. Buang semua perkara yang jadi beban, dan mulailah merileksasi diri dengan cara yang kamu percayai.

Pertanyaannya, sudahkah kamu bahagia hari ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu yang Masih Lajang, Tips Ini Bisa Membantumu Mewujudkan Mimpi Punya Rumah Sendiri

Di zaman sekarang, rasanya sangat sulit untuk mewujudkan impian untuk memiliki rumah sendiri. Terlebih jika kamu ingin memiliki rumah di kota-kota besar. Mengingat lahan di kota besar semakin hari semakin sempit karena pembangunan yang terus menerus dilakukan di kota-kota besar. Untuk itu, Gobagi mencoba membagikan tips agar kamu bisa mewujudkan impianmu untuk memiliki rumah sendiri. Simak tips berikut ini!

1. Membuat Perencanaan

Segala sesuatu tentu harus dilandasi dengan perencanaan yang matang. Nah mumpung kamu masih lajang, kamu perlu memanfaatkan masa lajangmu untuk membuat sebuah perencanaan masa deoan. Kmau harus bisa mengutamakan apa yang patut untuk kamu prioritaskan. Langkah pertama adalah dengan membuat perencanaan keuangan agar kamu tahu kira-kira sejauh mana tabungan yang kamu perlukan untuk mewujudkan impianmu itu.

2. Melakukan Investasi

Kamu bisa melakukan investasi dengan banyak cara. Asalkan kamu punya cukup modal untuk melakukannya. Misalnya kamu bisa membeli barang dengan nilai investsi yang cukup baik seperti emas.

3. Mencari Lokasi Terbaik

Setiap orang tentu menginginkan lokasi tempat tinggal yang terbaik. Namun sayangnya hal ini serasa sangat sulit diwujudkan jika kamu tinggal di kota besar. Tak perlu risau, kamu tetap bisa kok mendapatkan lokasi terbaik jika kamu jeli dalam memilih. Usahakan untuk memilih lokasi hunian yang memiliki akses mudah dengan pusat kota.

4. Tak Ada Salahnya Memilih Bangunan Vertikal untuk Tinggal

Sempitnya lahan di kota besar tentu juga akan menyulitkanmu untuk mendapatkan hunian yang pas. Tak ada salahnya kok kamu memilih hunian bangunan vertikal seperti apartemen. Karena memang saat ini apartemen dinilai sebagai hunian yang nyaman, aman, dan terjangkau harganya.

5. Pilih Tenor yang Sesuai dengan Kesanggupanmu

Pastikan kamu memilih tenor yang sesuai dengan kesanggupanmu. Sesuaikan saja jangka waktu cicilan dengan pendapatanmu sehingga kamu tak akan tersiksa dengan tagihan cicilan apartemen yang besar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Dilirik Lelaki, Mari Belajar Mandiri

Biasanya perempuan diminta untuk bersikap lebih manis, agar lebih dilirik lelaki. Duh, ini sebuah pernyataan yang perlu dibenahi. Karena selain sikap manis yang katanya dimintai itu, kemandirian justru lebih banyak dicari. Yap, hal ini dinilai jadi satu kualitas yang perlu kamu tunjukkan. Mulai tak bergantung pada orang, hingga terlihat bisa melakukan banyak hal tanpa bantuan orang.

Disisi lain, katanya perempuan mandiri sering dinilai terlalu mengintimidasi lelaki, padahal faktanya beberapa lelaki justru tergila-gila pada kemandirian seorang perempuan. Lantas, bagaimana bentuk kemandirian yang dimaksudkan? Kira-kira begini, nih!

Meminta Pendapat Itu  Wajar, tapi Bukan Berarti Selalu Meminta Izin untuk Apa yang Akan Dilakukan

Menjadi perempuan mandiri, kamu harus paham. Jika tak semua hal perlu untuk dibagikan pada pasangan. Namun, berbeda ceritanya, jika yang akan kamu tanyakan adalah sesuatu yang menyangkut hubungan. Jelas ini masih wajar. Selebihnya, tanpa merasa bergantung pada seorang pihak, kamu bisa melakukan banyak hal sendiri. Padamu ada rasa percaya akan kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan. Maka kamu hanya merasa butuh berbagi cerita dan pendapat saja. Bukan menggantungkan semua keputusan pada dirinya.

Tak Merasa Perlu Ditemani Setiap Saat, Kamu Bisa Melakoni Banyak Hal Seorang Diri

Lupakan dulu seseorang yang mungkin bisa dimintai bantuan, ini tentang apa yang bisa kamu lakukan dengan yang mungkin tak bisa. Berbeda dengan perempuan lain yang hanya akan melakukan sesuatu dengan bantuan teman atau pasangan. Kamu justru tumbuh dengan karakter yang berbeda dari biasanya

Bukan ingin berkata bahwa kamu bisa melakukan semua hal seorang diri, namun untuk perkara-perkara yang memang bisa ditangani sendiri. Kamu tak pernah meminta bantuan orang lain, hanya untuk menyelesaikannya. Manis mungkin jika apa yang kamu lakukan mendapat bantuan dari dia yang tersayang. Tapi kemampuanmu untuk mengerjakan sesuatu seorang diri, selalu jadi nilai lebih.  

Paham Apa yang Dimau, Semua Kamu Lakukan dengan Sungguh-sungguh

Kamu terbiasa dengan pernyataan “iya” untuk sesuatu yang diinginkan, dan “tidak” untuk sesuatu yang tak diinginkan. Tak ada basa-basi yang memperkeruh situasi. Kamu selalu paham, tentang apa yang sebenarnya sedang kamu inginkan. Mulai dari menekuni hobi, menjalani sesuatu yang disukai, dan hal-hal lain yang mungkin dimimpikan. Semua kamu lakukan dengan satu niat yang jelas. Terarah dan diselesaikan dengan baik dan tepat.

Bertanggung Jawab untuk Segala Hal, Semua Urusan Selalu Dikerjakan dengan Benar

Mengerti arti pentingnya sebuah kepercayaan, kamu selalu menanamkan rasa tanggung jawab yang besar untuk segala kepentingan. Tak hanya pada perkara hubungan, hal serupa juga berlaku untuk sisi kehidupan lain yang memang akan kamu jalankan.

Jadi tak heran, jika setiap lelaki yang melihatmu selalu terkagum dan terkesan. Karena tak hanya jadi perempuan yang terlihat serius untuk pilihan-pilihan hidupnya. Kamu juga selalu menjadi sosok yang berbeda dengan caramu bertanggung jawab pada semua hal yang ada.

Memiliki Pendirian yang Kuat, Tak Mudah Terpengaruh oleh Bisik-bisik Kawan

Konon perempuan sangat mudah terbawa arus. Latah mengikuti apa yang dilakukan perempuan lain. Hingga selalu ikut-ikutan dengan apa yang sedang digilai zaman. Anehnya, tak satu pun sikap itu ada pada dirimu. Semua yang kamu lakukan, selalu lahir dari buah pikir sendiri. Bukan karena ingin dilirik orang, tidak pula untuk ajang pamer pada kawan. Kamu melakukan apa yang kamu cintai, mengerjakan apa yang kamu ingini, dan selalu berusaha untuk menunjukkan bahwa dirimu berbeda. Dengan tak perlu ikut-ikutan perempuan lainnya.

Beberapa Kali Bisa Juga Bersikap Manja, tapi Masih dalam Porsinya

Yap, semandiri apa pun kamu, perempuan pastilah punya sisi manja pada setiap dirinya. Tak melulu bersikap jutek dan tegas bak seorang petugas. Kamu paham, ada waktu dimana kamu perlu melonggarkan sisi mendirimu. Dan membiarkan pasangan masuk untuk mengisinya. Menempatkan jadi perempuan yang ingin dilindungi tanpa harus diintimidasi.

Kamu paham, bagaimana takaran yang pas untuk sikap manja yang sedang dibicarakan. Tak selalu harus serius, tapi kamu juga paham, jika bersikap manja terlalu berlebihan juga tidak dibenarkan.

Dan yang Terpenting, Kecerdasan dan Percaya Diri yang Tinggi, Jadi Hal Wajib yang Harus Kamu Miliki

Barangkali ini jadi babak paling mengagumkan dari seorang perempuan. Tentang bagaimana ia memandang suatu hal dengan tingkat percaya diri yang juga ia miliki dalam hidupnya. Bukan tentang seberapa cantik kamu, tak pula perihal seberapa bagus warna kulitmu. Namun menjadi sosok perempuan pintar yang juga memiliki  wawasan luas, akan selalu membuatnya dipandang jadi sosok yang mengagumkan. Tapi yang paling penting adalah kepercayaan dirimu pun tak boleh dilewatkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top