Feature

Semesta Bilang Dirimu Adalah Jawaban Atas Doa yang Setiap Malam Aku Panjatkan

Sekian lama bersama, rasanya kurang baik jika aku tak menghaturkan banyak terimakasih untukmu yang selama ini jadi teman berjalan. Ratusan bahkan ribuan petualangan sudah kita takhlukkan. Berbagai macam cerita menarik pun sudah berhasil kita ciptakan. Dan beberapa saat lagi, kita akan sampai pada titik baru yang sudah sekian lama dinantikan.

Kilas balik sebentar, beberapa kali aku masih belum bisa menaruh percaya dengan penuh. Tentang perjalanan selanjutnya yang akan kita tempuh. Seolah diberi kejutan yang tak terduga, aku bahkan masih belum percaya jika sosok menyebalkan yang dulu tak kusuka itu, sebentar lagi akan menjadi bagian hidupku. Barangkali benar, kata beberapa kawan. Walau selama ini tak pernah terlihat selalu akur dan bermesraan. Tapi kamu nampaknya adalah jawaban dari doa-doa yang tiap malam aku panjatkan.

Diawal Hubungan Kita Masih Jadi Dua Orang dengan Emosi yang Tak Stabil

“Bertengkar hanya karena pesan yang terabaikan, barangkali sudah jadi santapan”

Tak bisa dielakkan, banyak hal lucu yang dulu jadi sumber persoalan antara aku dan kamu. Konon untuk memulai hubungan, kita perlu melakukan beberapa hal yang manis-manis terlebih dahulu. Barangkali itulah yang kita berdua percayai. Hingga, berkirim pesan selalu jadi sesuatu yang wajib untuk dilakukan.

Lupa bahwa kamu juga punya dunia yang lain, dulu aku sering marah hanya karena menunggu pesan yang tak kunjung dibaca. Hingga pelan-pelan kita berdua mulai paham. Bahwa memberi sedikit ruang untuk pasangan adalah sesuatu yang perlu untuk hubungan. Untuk itu, terimakasih karena pernah dengan sabar menjelaskan. Ada hal lain yang kamu kerjakan, jika tak membalas pesan.

Waktu Berjalan, Aktivitas yang Berbeda Membuat Kita Belajar Menabung Rindu untuk Kemudian Menggelar Temu

Beberapa kali bertengkar, kemudian tak saling sapa pada beberapa waktu. Jadi ajang yang sekaligus mendewakan kita berdua. Kita belajar, tak semua persoalan akan selesai dengan adu pendapatan yang berkepanjangan. Sebab memilih diam, justru jadi hal yang kadang menyelamatkan hubungan.

Masih diberi waktu untuk bersama, kita berdamai pada banyak hal. Berdamai pada pendapat yang tak selalu serupa. Hingga berdamai pada kesibukan lain yang semakin bertambah banyaknya. Walau harus diakui pula, ada banyak pertengkaran yang lahir pada situasi ini. Tapi anehnya, selalu ada saja alasan untuk saling memaafkan.

Karena biar bagaimanapun, bahumu selalu jadi alasan untuk segera bertemu. Begitu pula kamu yang selalu mengaku rindu pada diriku.

Pertengkaran Kadang Tak Bisa Dielakkan, Bohong Jika Kau Bilang Kita Tak Pernah Berselisih Paham

Jarang menyuarakan bentuk ketidaksukaan, aku paham jika kamu selalu tak suka jika aku bepergian tanpa bilang-bilang. Bukan apa-apa, aku hanya tak ingin membuat pasangan kepikiran. Khawatir bagaimana caranya aku pulang, hingga tak tenang semalaman hanya karena aku mendapat tugas dengan beberapa orang kawan.

Percayalah, selain berusaha menenangkanmu dari jauh. Beberapa kali aku tertawa dalam hati. Betapa manisnya orang ini. Hanya karena tak mampu melihat kekasihnya dari dekat, berbagai macam upaya pun ditunjukkan sebagai bentuk kepedulian. Jika dulu, hal-hal ini jadi sumber salah paham. Kuharap kini kau paham, jika masa-masa itu jadi salah satu babak paling menyenangkan dalam hubungan.

Beberapa Kali Kamu Hampir Menyerah, Begitu Pula dengan Aku yang Sempat Ragu dengan Sosok yang Ada di Depan Mata

Sebagai seseorang yang memang tak sempurna, harus kuakui aku memang belum jadi pasangan yang mumpuni untukmu. Beberapa kali, kamu mungkin jengah melihat sikapku atau merasa kesal karena sering kuganggu. Hal-hal yang sering berujung pada pertengkaran ini, jadi sesuatu yang membuatku merasa bersalah. Berpikir kamu akan menyerah, hal yang kudapati justru sebaliknya.

Kedewasaanmu dalam menghadapiku barangkali selalu jadi hal yang menenangkan. Menumbuhkan rasa percaya, tentang kamu yang sekian lama sudah kucinta. Pertengkaran-pertengkaran itu kujadikan pelajaran. Bahwa kesempurnaan bukanlah patokan. Tapi bagaimana dua orang saling melengkapi, jadi sesuatu yang akan terus menumbuhkan cinta di hati.

Kisah Kita Memang Tak Seindah Pasangan Lain, Tapi Menjadi Kekasihmu Adalah Anugerah yang Patut Kubanggakan

Tak ada puisi atau bunga-bunga mawar indah sepanjang kebersamaan kita. Tak ada kencan romantis untuk memperingati hubungan yang telah sekian lama dijalani berdua. Tapi, anehnya aku tak merasa memerlukan itu semua. Perbuatan dan sikap yang kau tunjukkan kepadaku selama ini, kurasa lebih dari itu semua.

Bagaimana kamu bersabar menghadapi semua ocehanku, bagaimana kamu diam untuk meredam amarah, lalu bersuara untuk menjelaskan duduk perkara pada kesalahan yang mungkin tak aku pahami sebelumnya.

Kita sudah menjadi istimewa karena sudah menjadi sepasang kekasi sekian lama, dan babak baru yang ada di depan mata. Akan jadi hal lain yang menambah keistimewaan yang lebih besar untuk hidup kita berdua nantinya. Terimakasih terlah bertahan untuk tetap menggenggam tanganku, terimakasih juga karena selalu berjalan dan menuntun langkahku.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lika-Liku Selingkuh, yang Perlu Kamu Tahu

Setelah banyaknya kasus selingkuh yang kerap dikaitkan dengan istilah ‘Pelakor’, beberapa orang menjadi was-was. Takut jika pasangannya dipikat atau terpikat oleh pihak lain. Padahal yang namanya selingkuh, itu tak hanya karena si penggoda saja. Lihat juga reaksi yang digoda, atau jangan-jangan pasanganmulah yang menggoda.

Jangan buru-buru sensi, buat bilang kalau si lelaki selingkuhan istrimu adalah brengsek. Atau perempuan yang konon merebut suamimu, kau cap murahan. Sekali lagi, selingkuh dilakukan dua orang dengan sadar. Tak ada yang bisa dibenarkan dan disalahkan. Agar tak terjebak dalam pemahaman yang salah, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang selak beluk penyelewengan yang melukai hati.

Kenali Dulu Siapa Dia, Sebab dari Hasil Penelitian Ada Orang yang Memang Gampang Selingkuh

Selingkuh itu merenggut kebahagian, dan memotong impian masa depan. Untuk itu, mendapati pasangan yang mendua jelas jadi sesuatu yang tak diinginkan kita semua. Nah, untuk membebaskan dari ancaman kejadian yang menyakitkan ini. Dari hasil beberapa penelitian, inilah beberapa jenis karakter orang yang disebut-sebut mudah sekali untuk selingkuh.

Apalagi Jika Dirinya Gemar Posting Foto Mesra di Sosial Media

Dikutip dari laman Tirto.id, Gwendolyn Seidman, seorang profesor psikologi pada Albright College, yang mempelajari relationship dan cyberpsychology menyatakan bahwa saat ini banyak pasangan yang merasa perlu menampilkan hubungan percintaan mereka di media sosial. Bukan benar-benar bahagia, pasangan yang gemar memasang foto mesra, bisa jadi sedang menyembunyikan masalah hubungannya.

Dan Jika Suamimu Mendadak ‘Bernafsu’ Bisa Jadi Ia Sedang Selingkuh

Tanpa bermaksud untuk mengajakmu tak percaya pada suamimu. Namun, perubahan yang signifikan perlu untuk dicurigai. Coba perhatikan lagi, bagaimana ia bersikap sebelumnya. Masih serupa atau mendadak berbeda. Bahkan, dari hasil penelitian. Suami atau pasangan yang sedang berselingkuh, konon akan lebih bernafsu bercinta dari hari-hari biasa. 

Itulah Sebabnya, Hasil Studi Bilang : Tukang Selingkuh Berpotensi Meninggal Lebih Cepat dari Dia yang Setia

Untuk kamu para pelaku yang kerap berselingkuh, hati-hat saja nih. Pasalnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dan diterbitkan dalam Jurnal Of Sexual Medicine oleh University Of Florence, Italia menyebutkan, kebiasaan selingkuh terbukti membuat usia lelaki lebih cepat meninggal dibandingkan laki-laki yang setia.

Tapi Selalu Ada Alasan, yang Memicu Seseorang Selingkuh dari Pasangannya

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya. Berikut ini adalah beberapa alasannya.  

Lalu Jika Sudah Selingkuh, Pantaskah Ia Kembali Lagi Padamu?

Jadi momok yang selalu ditakutkan dalam hubungan, tak seorang pun ingin hubungannya berakhir karena perselingkuhan. Tapi, perjalanan cerita cinta selalu datang dengan berbagai macam kejutannya. Jika “selingkuh” tiba-tiba jadi prahara, kita tak selalu bisa menolaknya. Untuk bisa mempertimbankan apakau dirinya layak diterima lagi atau tidak, kamu bisa membacanya disini.

Sebagai Pelajaran yang Akan Menguatkan, Mari Berbenah Diri dari Sakit Hati Karena Diselingkuhi

Tak bisa memilih cerita hidup, beberapa orang bernasib sial karena pernah menjadi korban perselingkuhan dari seseorang yang mungkin disayang. Tapi nasi sudah menjadi bubur, segala bentuk sakit hati yang tak bisa dihindari. Ada beberapa pelajar yang bisa kamu jadikan acuan untuk terus bangkit dari sakit hati, karena diselingkuhi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sederet Alasan, Mengapa Seseorang Selingkuh dari Pasangan

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya.

Dan dari hasil temuan tersebut, sebagaimana yang dilansir dari Brightside.me, ada beberapa alasan yang bisa membuat seseorang berselingkuh. Berlaku untuk setiap orang, termaksud mereka yang hubungannya terlihat mesra. Sebab mereka juga berpotensi untuk tergoda oleh orang ketiga.

Keintiman Memudar dan Tak Tahu Bagaimana Caranya Mengembalikan

Bayangkan, kamu akan bertemu dengan orang yang sama setiap hari. Dari sejak kamu membuka mata hingga tertidur pada malam harinya. Bosan itu manusiawi, tapi jika hal tersebut justru merubah kalian berdua sampai kehilangan keintiman. Jelas bisa berbahaya. Tak mamu untuk menciptakan suasana yang bisa membawa kalian dalam percakapan hangat, jadi kemungkinan yang bisa menghantar hubungan pada perselingkuhan, yang bisa berakhir pada perceraian. 

Seks sering disebut-sebut sbagai salah satu hal yang dicari oleh lelaki yang berselingkuh dari pasangannya. Padalah, pada buku The Truth on Cheating, konselor pernikahan Gary Neuman mengatakan bahwa 47% klien lelakinya yang berselingkuh mengaku tak memiliki keintiman emosional dengan pasangannya. Dan kian sulit untuk bisa dideteksi, karena laki-laki tidak suka menunjukkan perasaan mereka. Padahal, banyak perempuan yang sangat menginginkan agar pasangan prianya memiliki perasaan terbuka.

Merasa Tak Dihargai Oleh Pasangan Sendiri

Percaya atau tidak, sebagian besar lelaki menginginkan eksistensi dan penghargaan atas apapun juga. Akan jadi cerita buruk, jika ternyata sang istri berperilaku dengan sesuka hati tanpa berpikir bagaimana perasaan sang suami. Entah dari perkataan, sikap, perbuatan, dan hal lain dalam interaksi serta hubungan berdua.

Laki-laki akan merasa dilukai tatkala istrinya memandang rendah pekerjaannya, hanya karena si istri punya penghasilan yang lebih besar, misalnya. Rasa rendah diri atas sikap seperti ini akhirnya melahirkan sakit hati yang kemudian memicunya untuk mencari perempuan lain yang bisa menghargai dirinya seperti keinginannya. Dan bisa terjadi juga sebaliknya, perempuan selingkuh karena tak merasa dihargai oleh suaminya.

Berkurangnya Romansa dan Gairah Tiap Kali Ingin Bercinta

Yap, tetap mempertahankan romansa cinta seperti awal menikah memang susah. Geliat bercinta dan emosi bisa pudar seiring bertambahnya usia. Tapi, hal yang perlu dan baiknya tetap ditumbuhkan keterbukaan perihal kehidupan seks pada pasangan kita. Karena kalau tidak, pasanganmu bisa pergi dan mencari kebutuhan jasmaninya di luar.

Hal ini dibenarkan oleh survei dalam buku berjudul The Normal Bar oleh Chrisianna Northrup, Pepper Schwartz, dan James Witte. Katanya, kurangnya emosi, hilangnya geliat romansa, serta kehidupan seks yang membosankan menjadi alasan bagi 70% pria dan 49% wanita memutuskan untuk berselingkuh dari pasangannya. Menariknya, orang-orang dalam surveri tersebut mengaku memiliki kehidupan yang bahagia secara umum. Tak ada masalah atau skandal lainnya.

Waktu yang Tadinya Dipake Berdua, Direnggut Oleh Sosial Media

Mewabahnya tren sosial media, memang memberi dampak tersendiri bagi hubungan. Lelaki yang sibuk pada games di ponsel pintar atau perempuan yang terus berselancar pada timeline Instagram. Kadang perempuan lupa, bahwa ada pasangan yang perlu disambut ketika pulang kerja. Begitu pun sebaliknya, laki-laki lupa kalau istrinya pun butuh waktu berdua untuk tetap menghidupkan rasa.

Maka jika salah satu pasangan sudah terjebak pada aktivitas dunia maya yang berlebihan, kemungkinan selingkuh akan meningkat. Sementara kamu sibuk denga gadgetmu, lelakimu mungkin akan sibuk mencari perempuan yang bisa menggantikan peranmu.

Salah Satu atau Masing-masing, Terlalu Sibuk untuk Bekerja

Kecintaan terhadap pekerjaan dan alasan lain, seringkali membuat seseorang lupa. Bahwa selain mengumpulkan pundi-pundi rupiah, ada pasangan yang juga membutuhkan dirinya. Perjalanan bisnis atau kebohongan yang disengaja, jadi celah paling banyak yang dimanfaatkan oleh lelaki untuk menyeleweng dari pasangan.

Sedangkan perempuan, biasanya akan berselingkuh di tempat kerja, pada rekan yang biasanya dekat dan bisa memahaminya. Dan, tahun 6 hingga ke 9 konon jadi tahun paling rawan atas perselingkuhan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Dari sini kita belajar, bahwa manajemen waktu antara bekerja dan pulang ke rumah menikmati kebersamaan dengan pasangan bisa jadi salah satu penekan keinginan selingkuh dari pasangan.

Mendapat Pengaruh dari Luar Diri

Yap, circle pertemanan memang kerap disebut-sebut sebagai pembentuk karakter seseorang. Walau sebenarnya kita tetap jadi pihak terkuat yang bisa menentukan akan jadi seperti apa kita kelak. Kita cenderung bersikap sebagaimana beberapa teman kita bersikap.

Bahkan dalam sebuah polling anonim, lebih dari 75% laki-laki yang melakukan hubungan badan dengan perempuan yang bukan istrinya mengaku terpengaruh karena teman-temannya juga melakukan hal yang sama. Dengan kata lain, orang sekitar bisa jadi pemicu yang mendorong seseorang untuk selingkuh.

Selingkuh, Sudah Jadi Kebiasaan yang Mendarah Daging Baginya

Percayalah, persentase seorang peselingkuh berubah sangatlah sedikit. Jadi, jika sudah pernah ketahuan satu kali selingkuh, kemungkinan besar akan melakukan hal serupa di hari berikutnya. Sebab, selingkuh itu memberi efek ‘nagih’. Ada sensasi berbeda yang dirasa ketika berhasil menaklukkan banyak perempuan, jika ia adalah seorang lelaki. Pun begitu sebaliknya.

Maka jika sedari pacaran saja, kamu sudah tahu ia adalah ‘tukang selingkuh’. Sebaiknya pertimbangkan niatmu untuk terus bersamanya. Karena sifat tersebut, mungkin sudah jadi tabiatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melody Dambakan Momongan Sembari Coba Bisnis Baru

Setelah resmi menikah dengan Hanif Fathoni pada 2018, Melody Nurramdhani Laksani eks personel JKT48 mengaku tengah mendambakan hadirnya momongan.  Pernyataan itu langsung dilontarkan sendiri oleh Melody. Penyanyi kelahiran Bandung itu mengatakan bahwa keinginannya untuk memiliki momongan belum tercapai hingga saat ini.

“Ya pasti mau lah (punya momongan), cuma kan gimana yang ngasih saja,” ucap Melody seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (22/3).

Kemudian, Melody pun mengatakan bahwa ia tidak melakukan program kehamilan ataupun menunda kehamilan. Semuanya ia pasrahkan kepada Tuhan.

“Enggak lah enggak ada nunda-nundaan (kehamilan) Segimana di kasih Allah saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, wanita kelahiran tahun 1992 itu juga mengatakan bahwa pasca menikah, ia dan sang suami tertarik untuk berkarir di dunia bisnis, khususnya bisnis di bidang pertanian.

“(Bisnis) kuliner sih enak, tapi sudah banyak. Cuma kalau kita berinovasi kan kita juga enggak tahu ya, tapi kalau ada kesempatan bisnis pertanian ada mengarah ke situ juga,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top