Feature

Selesaikan Rasa Kasih Tak Sampai dengan Balasan yang Sesuai

Rasanya mengesalkan saat tahu orang yang kita sukai tak membalas perasaan kita. Padahal kita sudah sama-sama berusaha untuk mengambil hatinya, tapi ia tak bergeming. Tetap tak ada balasan. Seiring berjalannya waktu, perasaan kita akhirnya berbuah jadi penantian yang tak pernah digubris, alias kasih tak sampai.

Banyak orang pasti pernah mengalami situasi semacam ini, kamu mungkin salah satunya. Tapi begini, jangan sampai karena hal ini, kamu jadi susah move on ya! Percayalah, kamu berhak untuk memiliki hidup yang lebih baik dan kisah cinta yang lebih indah dibanding terus menerus terpuruk seperti ini.

Kukatakan padamu, cobalah beranjak demi kehidupan yang lebih baik, dibanding diam ditempat tapi selamanya terpuruk pada kasih yang tak pernah sampai…

Beranjaklah Pada Sosok yang Baru, Jangan Memperdalam Perasaanmu

Jangan sampai kamu berpikir kalau penolakan darinya hanyalah sebatas masalah waktu sehingga membuatmu mengira kalau masih ada kesempatan dan kamu pun berusaha terus untuk mengambil hatinya. Hal semacam ini sejatinya hanya akan membuatmu terus-terusan berharap dan akan semakin membuatmu sakit hati, kawan.

Begini, selagi ada waktu dan kamu tahu masih ada kesempatan di luar sana, tak ada salahnya memikirkan dirimu dan kebahagiaanmu. Lebih baik lakukanlah apa yang kamu sukai dan pertimbangkan lagi soal perasaanmu yang tak pernah berbalas. Kamu berhak menemukan sosok yang baru.

Sadarlah Bahwa Kamu Berhak untuk Mendapatkan yang Baru, Jangan Terlarut dengan Perasaan yang Tak Kunjung Dijamu 

Sudah kubilang, kamu jauh lebih pantas bertemu dengan yang baru dibanding berlarut-larut dan menerima kenyataan kalau gebetanmu memang tak pernah punya rasa terhadapmu. Terperangkap pada perasaan terpuruk tak akan membuatmu semakin baik. Justru, carilah cara untuk menyadari potensi yang ada di dalam dirimu.

Bagaimanapun, kamu tidak bisa memaksa orang untuk menyukaimu. Sebaiknya kamu melakukan berbagai kegiatan positif agar perasaanmu dapat teralihkan dan lama-kelamaan kamu bisa melupakan dia.

Ini Bukan Salahmu, Jadi Tak Perlu Menyalahkan Diri Sendiri Melulu

Saat kamu tahu kalau perasaanmu tak berbalas, kamu biasanya cenderung menyalahkan dirimu. Hei, hentikanlah pemikiran semacam itu. Stop menyalahkan dirimu sendiri karena hal ini hanya akan membuatmu semakin terpuruk. Sekali lagi, bukan salahmu kalau memang dia tak menyukaimu.

Tak ada yang bisa memaksakan perasaan seseorang. Karenanya, cukupkan perasaanmu padanya dan bangkitlah dari situasi yang kamu ciptakan sendiri. Temukanlah sosok yang baru dan jangan lupa, cintailah dirimu terlebih dahulu.

Percayalah, Akan Ada Orang Baik yang Nantinya Bisa Jadi Pasanganmu, Menggantikan Sosok yang Kamu Sukai Selama Ini

Bagaimanapun, kamu harus yakin kalau nantinya akan ada orang yang lebih baik dari kamu, dan kamu memang pantas untuk bertemu dengannya dan memberikan semua perasaanmu padanya. Ia adalah orang yang akan mencintai dan menghargaimu juga. Saat bertemu dengannya, hal itu bisa membuat kamu kembali percaya diri dan melangkah maju untuk masa depan yang lebih baik. Karenanya, lebih baik kamu memantaskan diri sebelum bertemu dengan jodohmu.

Milikilah Komitmen untuk Membuka Lembaran Baru

Saatnya untuk kamu membuka lembaran baru hidupmu. Kalau kamu sempat sedih, marah dan juga kecewa, itu merupakan hal yang wajar. Namun jangan sampai hal tersebut terjadi berlarut-larut. Kamu harus mulai menata kembali hidup dan bersiaplah untuk masa depan yang lebih indah. Terpenting, selalu ingatlah bahwa Tuhan pasti menyiapkan seseorang yang terbaik untukmu jika kasihmu tak sampai. Jadi, tak usah sedih berkepanjangan ya!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Brad Pitt dan Charlize Theron Dikabarkan Menjalin Hubungan

Dua tahun pasca, prahara rumah tangganya usai dengan Angelina Jolie. Aktor Brad Pitt dikabarkan tengan berkencan dengan aktris peraih Piala Oscar, Charlize Theron. Konon, keduanya bertemu karena dikenalkan oleh mantan tunangan Theron, yakni Sean Penn.

Dilansir dari The Sun, keduanya mulai terlihat menjalin hubungan usai Natal tahun lalu. Dengan kata lain, ini akan jadi hubungan serius pertama yang Pitt jalani usai berpisah dengan Jolie pada tahun 2016 lalu.

Masih dari laman yang sama, seorang sumber mengatakan jika  “Mereka sudah saling ketemu hampir sebulan ini. Mereka awalnya berteman biasa, ironisnya dikenalkan oleh Sean, tapi kemudian hubungan keduanya mulai semakin dekat.”

Maka tak heran, jika akhir pekan minggu lalu, keduanya tampak bersama usai pemutaran film yang berbeda pada Sabtu malam. Dimana Brad Pitt pergi menonton “If Beale Street Could Talk” di sebuah rumah pribadi di Hollywood Hills. Karena dirinya menjadi eksekutif produser. Sedangkan Theron menjadi salah tamu istimewa di pemutaran film “Roma” di Chateau Marmont, LA.

Selepas menghadiri acara masing-maing, Brad terlihat datang untuk menemui Chateu. Berganti baju dan bergabung duduk di salah satu sudut bar bersama dengan Charlize. Terlihat jika Charlize minum vodka sementara Brad minum air putih.”

Namun hingga saat ini, perwakilan Brad Pitt masih enggan untuk berkomentar tentang kabar ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top