Feature

“Seleb English” Konten Edukasi dari Sacha Stevenson, Bagaimana Berbahasa Inggris yang Baik dan Benar

Tak lama setelah membuat video berjudul “How To Act Indonesian”, nama Sacha Stevenson mulai banyak dikenal oleh sebagian besar pegiat media sosial. Dalam seri video tersebut, Sacha menampilan beberapa adegan yang menggambarkan bagaimana masyarakat kita melakoni hidupnya sehari-hari. Mulai dari kebiasaan, kekonyolan, sikap, bahkan pada keramahan setiap masyarakat kita. Jadi jangan heran, jika selama menyaksikan videonya. Barangkali kita akan berkata “Wah ini gue banget”.

Lahir di Kanada, pada 21 Januari 1982 lalu. Sacha sudah tinggal dan menetap di Indonesia selama 17 tahun lamanya. Menikah dengan lelaki Indonesia, yang juga jadi teman duet untuk berkarya dalam melahirkan konten youtube di saluran pribadinya.

Memiliki pengikut kurang lebih 400 ribu orang, Sacha selalu melahirkan konten-konten menarik untuk disaksikan. Tapi, jika saya akan ditanya manakah konten miliknya yang paling saya sukai. Pilihan saya, jelas jatuh pada seri “Seleb English” yang selalu memberi banyak pelajaran baru seusai menontonnya.

Konon, Kata Sacha Video Seri Ini Adalah Sesuatu yang Baru

Jika kita coba melihat pada beberapa video karya miliknya, kurang lebih ada 20 jenis playlist video pada saluran youtube pribadinya. Dan benar saja, jika seri “Seleb English’ ini adalah sesuatu yang baru ia lahirkan pada pertengahan April 2018 lalu.

Dengan modal, pernah menjadi guru bahasa Inggris selama 7 tahun. Tak ada salahnya jika Sacha membuat video ini sebagai bahan pelajaran untuk para pengikutnya di Youtube. Hanya saja, objeknya mungkin berbeda dari tempat kursus atau sekolah. Ia tak menyampaikan pemahaman lewat materi dari buku-buku tebal atau kamus yang biasa kamu gunakan. Tapi, menggaet para selebriti sebagai bahan pembelajaran.

Tidak Menyebut Dirinya Benar dan yang Dikoreksi Salah, Ia Datang Hanya Untuk Membenarkan Apa yang Seharusnya

Pada video pertama seri “Seleb English” ia mencatut nama Rich Brian, Ayu Ting-ting, Agnezmo, Dian Sastro dan Sule. Hampir serupa dengan seorang guru yang sedang melakoni peran dalam hal menjelaskan sesuatu pada seorang murid. Sacha memberhentikan rekaman suara yang jadi subjek pembahasan, menjelaskan titik salahnya dan menuturkan bagaimana pengucapan yang benar yang seharusnya disampaikan. Mulai dari aksen yang harusnya ditekan, atau kata yang seharusnya diganti dengan kata lain. Sampai beberapa hal, yang mungkin sebelumnya belum kita ketahui sama sekali.

Bahkan tak sampai disitu saja, ia juga mengapresiasi setiap kemampuan berbahasa Inggris semua orang yang ia jadikan bahan koreksi. Mulai dari yang dinilai buruk, sedang, baik, hingga sangat baik.

Sacha Membuktikan, Jika Konten di Youtube Tak Selalu Buruk Seperti yang Banyak Digambarkan

Kita jelas sudah jengah dengan video-video sensasi dari akun-akun yang mengaku konten kreator, video sensasi dengan judul-judul klik bait yang hanya ingin mendulang pundi-pundi dolar dari satu klik para pengguna media sosial, hingga para aksi-aksi tak pantas yang seharusnya tak dijadikan tontonan.

Dan, lahirnya konten “Seleb English” dari Sacha ini. Mungkin bisa jadi sesuatu yang tak hanya menyengarkan tampilan timeline saja. Tapi juga memberikan pelajaran baru untuk siapa saja yang merasa butuh tahu lebih dalam, bagaimana berbahasa Inggris yang baik dan benar.

Disambut Baik Oleh Pengikutnya, Konten-konten Seperti Ini Memang Jadi Sesuatu yang Kita Butuhkan

Setidaknya, tak hanya membuang-buang kuota untuk menonton video-video youtube yang kadang tak ada juntrungannya. Mulai sekarang, ada satu hal baik yang sudah akan kita bayangkan tiap kali akan menonton deretan video miliknya, yakni pelajaran baru dalam berbahasa Inggris yang ia berikan. Karena biar bagaimanapun, ini jadi salah satu bahasa yang seharusnya kita kuasai.

Lebih dari itu, kedepan kita mungkin berharap, akan lebih banyak kreator yang menciptakan konten mendidik serupa yang juga sama baiknya. Memberi edukasi pada setiap orang yang menyaksikan, dan jadi bahan pelajaran baik untuk semua orang.

Dan untuk Sacha, tetap berkarya dan lahirkan lebih banyak konten mendidik lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Jason Momoa Sudah Terpikat Pada Sang Istri Sejak Usianya Baru Delapan Tahun

Aktor Jason Momoa tengah jadi sorotan. Bintang utama film Aquaman ini ternyata punya kisah cinta menarik dengan sang istri, Lisa Bonet. Momoa membagikan ceritanya saat menghadiri pemutaran perdana Aquaman di California. Secara usia, Momoa dan Bonet terpaut usia yang cukup jauh. Momoa berusia 39 tahun, sedangkan Bonet 51 tahun. Menariknya, Momoa mengaku jatuh cinta pada sosok Lisa Bonet sejak berumur 8 tahun setelah menonton Bonet di televisi.

Nama Lisa Bonet memang sudah dikenal sebagai aktris. Impian Momoa bertemu Bonet menjadi nyata pada tahun 2005. Mereka bertemu di sebuah kelab jazz di New York City.

“Kami kebetulan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat,” kata Momoa. Saat itu ia tampil dengan rambut gimbal, meniru Lisa.

“Saya berambut gimbal, dia berambut gimbal. Saya berbalik dan melihat dia. Lalu dia (memperkenalkan diri) ‘Aku Lisa’,” tutur Momoa saat menceritakan pertemuan pertamanya dengan sang istri. Lantaran senang, Momoa mengaku ketika itu ia langsung berbalik ke temannya dan menjerit tanpa suara.

Momoa kecil ternyata sangat antusias dengan Lisa, ia bahkan sudah bertekad menjadi “stalker” sang aktris saat usianya masih delapan tahun. Namun, Momoa tidak pernah menceritakan tekadnya itu kepada Lisa Bonet pada awal-awal hubungan mereka. Ia bahkan menyimpan “rahasia” itu selama bertahun-tahun.

“Saya baru bercerita setelah kami punya dua anak. Kalau tidak saya pasti dibilang aneh, menyeramkan. Tetapi memang saya selalu ingin bertemu dia. Dia ratu, selalu,” ungkap pria bernama lengkap Joseph Jason Namakaeha Momoa itu.

Pasangan itu dikaruniai anak pertama, Lola, pada tahun 2007. Satu tahun kemudian, putra mereka, Nakoa-Wolf, lahir. Mereka menikah pada Oktober 2017 dalam sebuah upacara rahasia. Pernikahan itu hanya dihadiri keluarga terdekat.

Hubungan Momoa dengan mantan suami istrinya, Lenny Kravitz pun sangat baik. Saking akrabnya, Momoa dan Lenny Kravitz kompak memakai cincin kembar berbentuk tengkorak. Lenny Kravitz juga menghadiri pemutaran perdana Aquaman di Los Angeles bersama pasangannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Iqbaal Ramadhan Raih Penghargaan di Kancah Internasional

Aktor Iqbaal Ramadhan kian menunjukkan prestasinya. Terbaru, ia bahkan meraih penghargaan internasional lewat kepiawaiannya sebagai aktor.

Pemeran film Dilan 1990 (2018) tersebut mendapatkan penghargaan kategori “Variety Asian Star: Up Next Award” dalam 3rd International Film Festival and Awards Macao (IFFAM) 2018 di Macau. Dalam kategori tersebut, Iqbaal mengalahkan aktris Filipina Anne Curtis, aktris Selandia Baru Xana Tang, aktor China Zheng Kai, dan aktris India Zaira Wasim.

Mantan personel boyband Coboy Junior tersebut mengunggah foto dirinya saat memegang piala penghargaan di akun resmi Instagram-nya, @iqbaal.e. Dari beberapa foto yang diunggah, Iqbaal tampak gagah dengan kemeja putih dibalut jas warna gelap. Tak lupa, ia pun menorehkan senyum tipis dengan pose di atas karpet merah yang berlatar belakang acara IFFAM 2018.

“Little did i expect that i would get this big of an appreciation as an actor. as i said on the stage, this goes to all of you young, talented, and bright filmmakers and film enthusiasts in Indonesia you know who you are xox. pics by @dindakamil styled by @hagaipakan #iffam2018″, tulis Iqbaal. Unggahan ini disukai lebih dari 1 juta akun lain dan dibanjiri lebih dari 30.000 komentar.

Dari komentar yang ada, sebagian besar warganet memuji dan mengucapkan selamat atas pencapaian Iqbaal. Acara yang terselenggara pada 8-13 Desember 2018 ini tampak dihadiri aktor dan aktris Indonesia lainnya, seperti Dian Sastro dan Oka Antara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Semua Penemu Suka Dengan Hasil Penemuanya, Termasuk Einstein!

Ide terlahir dari sebuah pemikiran dalam seseorang sehingga bisa menghasilkan penemuan hebat. Para penemu di dunia ini memiliki segudang ide yang telah dihasilkan dan direalisasikan untuk kepentingan orang banyak. Saat orang lain memiliki kepentingan berbeda atau penemuan tersebut coba disesuaikan dengan keinginan, tidak semua berjalan baik. Sangat disayangkan ada pula yang berjalan buruk.

Para penemu yang jenius memang memiliki keinginan untuk mengubah dunia dengan penemuannya. Meskipun ada beberapa dari mereka yang menyesal dengan apa yang mereka temukan. Karena memiliki dampak negatif bagi masyarakat bahkan sampai kepada dirinya sendiri. Nasi sudah menjadi bubur, kalau sudah terlanjur ya mau bagaimana lagi kan?

Berikut ini adalah beberapa nama penemu yang menyesal dengan hasil temuannya?

Einstein dan Oppenheimer Menyesalkan Bahwa Ciptaanya Justru Menjadi Alat Perang yang Meneror Banyak Orang

Dua sosok jenius ini bisa dibilang yang mengubah sejarah dunia di tahun 1945. Einstein dan J. Robert Oeppenheimer adalah dua orang yang menjadi saksi dibalik terciptanya bom nuklir atau bom atom. Oppenheimer pertama kali menciptakan bom atom dan ia berperan sebagai direktur pengembangan senjata mematikan massal tersebut di Los Alamos Lab. Setelah Perang Dunia II ia mengahabiskan masa hidupnya dengan penyesalan, salah satunya menyesal dengan tindakan pemerintah Amerika Serikat yang tidak memberikan peringatan tentang bahayanya bom tersebut kepada Jepang.

Einstein pun lebih-lebih menyesal, tanpa tangannya mungkin pengembangan bom nuklir tidak kita kenal sampai sekarang. Penyesalan Einsten setelah bertandatangan perjanjian dengan Franklin D. Roosevelt karena setuju membantu Amerika Serikat pada Perang Dunia II lantaran percaya kalau Jerman akan melakukan hal yang sama dengan AS.

“Kalau tahu Jerman gagal bikin bom nuklir, saya enggak akan menyentuhnya dengan jari sekali pun,” kata Einstein.

Mikhail Kalashnikov Sosok Dibalik Selongsong AK-47

Selama ini, timbul pertanyaan dalam diri saya. Apakah saya berhak disalahin atas kematian banyak orang meskipun mereka adalah musuh?” ungkap Kalashnikov.

Kutipan tersebut ditemukan dikirimkan olehnya kepada gereja Kristen Ortodoks Rusia sebelum ia meninggal di tahun 2014.  Penyesalan menghantui dalam diri Kalashinikov karena menciptakan senjata murah namun mematikan. Senjata murah ini menjadi favorit bagi para teroris dan pemberontak. Alasan ia mendesain senjata mematikan ini karena menyaksikan peperangan tanpa henti pada masa Perang Dunia II.

Karena Merasa Menjadi Penyebab Kerusakan, Alhasil Alfred Nobel Berkomitmen Memberikan Penghargaan Perdamaian

Kamu tahu penghargaan nobel yang menjadi sebuah penghargaan di bidang ilmu pengetahuan maupun perdamaian bukan? apakah kamu tahu kalau nobel itu bermula dari nama seseorang bernama Alfred Nobel. Nobel merupakan seorang insinyur yang memutar otak untuk memecahkan sebuah batu besar.

Sampai kepada tahun 1860 ia menemukan sebuah dinamit yang dicampurkan dari bahan nitrogliserin dan silika. Sayang ciptaanya dimanfaatkan untuk hal buruk dengan tujuan membunuh dan menghancurkan. Nobel yang menyesal akan penemuannya berkomitmen untuk menyumbangkan royaltinya sebagai bentuk sumbangan yang menjadi hadiah buat orang yang ingin membawa pengaruh positif di dunia.

Tujuan Membuatnya Mengincar Segmen Anak-Anak, Namun Orang Dewasa yang Malah Menyukainya

Apabila kamu suka ngetik di Microsoft Office pasti nggak asing lagi dengan font bernama Comic Sans. Font yang desainnya mirip tulisan anak-anak ini diciptakan Vincent Connare bersmaa Microsoft. Tujuanya untuk menjadi alternatif karena banyak font bergaya kaku dan mengincar segmen anak-anak.

Namun yang menyukai font bentukannya untuk orang dewasa. Ya font ini memang terkesan kekanak-kanakan, bahkan ia sendiri tak menyangkan kalau temuannya bisa populer.

Apabila kamu suka menggunakannya. Berarti kamu nggak tahu banyak soal tipografi”, ungkap Connare dilansir dari Wall Street journal.

Kesuksesan Instan Dong Nugyen Membuat Hidupnya Berantakan

Memang banyak orang yang menginginkan kesuksesan secara instan dan bisa menikmati segala materi. Tapi benar kata orang, kalau kebahagiaan nggak bisa dinikmati dengan uang semata. Contohnya saja Dong Nguyen yang pengembang game independen asal Vietnam.

Game Flappy Bird yang diciptakan ternyata meledak di tahun 2013, game yang mengharuskan pemainya melewati rintangan tanpa mengenai sama sekali memiliki tingkat kesulitan yang buat prang penasaran. Wajar saja  saking penasarannya, sampai diunduh lebih dari 50 juta kali. Keuntungan yang diraih Nguyen nggak tanggung-tanggung.

Per hari ia bisa mengantongi Rp 630 juta. Namun Secara psikologis ia merasa hancur karena mengaku hidupnya udah berantakan lantaran diteror habis-habisan lewat telepon, e-mail atau pun cuitan untuk dirinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top