Community

Demi Kehidupan di Masa Depan, Diskusikan Hal Ini Sebelum Menikah dengan Pasangan

Dalam membina rumah tangga, tak hanya cinta yang jadi faktor utama. Ada banyak hal yang perlu jadi bahan pertimbangan. Kemantapan hati untuk bisa menjadi pasangan yang mumpuni, hingga menahan diri untuk tak selalu dikuasai emosi. Dan berbagai macam hal lain yang kerap menghampiri.

Berikut beberapa hal yang harus kamu diskusikan dengan pasangan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

Tak Ada Salahnya Menanyakan Apakah Dia Pernah Keluar dari Pekerjaannya dan Apa Alasannya

Meski terkesan tak ada hubungannya, namun hal ini perlu kamu tanyakan. Karena hal yang menyangkut alasan keluarnya seseorang dari pekerjaan lamanya ada hubungannya dengan

Jujur dan Terbuka dalam Persoalan Materi, Baik Gaji Maupun Cara Manajemennya

Kamu dan pasangan perlu jujur tentang materi yang kamu miliki, termasuk gaji sampai cara manajemen yang kamu lakukan. Hal ini tentu akan membuatmu lebih mengenal satu sama lain.

Perasaan Tak Suka Terhadap Teman yang Jadi Penyebab Kecemburuan Perlu Diungkapkan

Berteman memang bukan hal yang salah. Namun dengan adanya pasangan yang ada disampingmu, tentu kamu harus lebih bisa memahami bahwa tak semua yang menurutmu biasa, akan sama halnya dengan yang pasanganmu rasakan.

Kamu harus lebih belajar untuk menghargai perasaan pasanganmu. Keterbukaan satu sama lain juga sangat penting dalam menjalin sebuah hubungan. Saat kamu merasa ada yang tidak kamu sukai dari persahabatan yang pasanganmu miliki, jujurlah padanya untuk menghindari pertengkaran yang lebih besar nantinya.

Berani Jujur Akan Masa Lalu, Termasuk Mantan dan Masa Burukmu

Tak ada salahnya untuk berani jujur akan hal buruk yang ada di dirimu. Termasuk tentang masa lalu dan masa buruk yang pernah kamu lalui dulu. Tak perlu ragu, jika memang dia mencintaimu, apapun masa lalu dan masa buruk yang pernah ada di hidupmu, pastilah diterimanya dengan baik tanpa pengecualian apapun.

Berbagi Perihal Visi dan Misi untuk Menghindari Kekacauan di Kemudian Hari

Hal lain yang patut kamu dan pasangan lakukan adalah penyatuan visi dan misi. Untuk itu kamu perlu berdiskusi dengannya. Obrolkan apa visi dan misi kalian untuk hidup ke depannya. Dengan begitu, kalian bisa berdiskusi dengan baik karena sudah tahu misi dan visi satu sama lain di antara kalian berdua.

Pengalaman yang Privasi pun Sangat Penting untuk Dibagi

Pertanyaan privasi ini dimaksudkan seperti halnya kehidupan seksual yang kalian pernah jalani selama ini. Tentang kamu masih suci atau sudah pernah berhubungan dengan yang lain. Jangan sampai akhirnya salah satu pasangan kecewa saat mengetahui hal tersebut setelah kalian menikah. Bukan karena tak menemuimu dalam keadaan suci, tapi karena ketidakjujuranmu selama ini.

Tak Ada Salahnya Berdiskusi Tentang Jumlah Anak yang Ingin Dipunyai

Sesekali bercandalah dengannya tentang jumlah anak yang ingin kalian miliki nanti. Hal ini bisa menjadi salah satu tanda semisal dia menanggapi candaanmu dengan nada harapan yang tinggi suatu hari nanti. Secara tak langsung hal ini menunjukkan adanya niat darinya untuk sesegera mungkin membina rumah tangga dan mempunyai buah hati di dalamnya.

Alasan Kenapa Kalian Bisa Saling Sayang dan Kemudian Memutuskan untuk Secepatnya Menikah Itu Apa?

Saat kamu mengetahui apa hal yang membuat kamu menyayanginya, juga kenapa kamu ingin menikah dengannya, kamu akan merasa hubunganmu memang sangat dekat dengannya. Kamu punya alasan kuat kenapa harus mempertahankannya dalam hidupmu begitu pun dengannya.

Kalian bisa obrolkan bersama saat kalian sedang bersantai tentang apa yang membuat kalian saling sayang dan akhirnya memutuskan unuk segera menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top