Community

Sebagai Seorang Introvert, Ada Banyak Hal yang Sering Kamu Lakukan Namun Kamu Jarang Menyadarinya

Sebagian orang menganggap bahwa seorang introvert adalah orang yang aneh. Namun kamu tak perlu mengkhawatirkannya. Sebenarnya kamu bukanlah seorang yang aneh. Justru kamu adalah seseorang yang unik. Banyak hal yang terkadang kamu tak sadari sebagai seorang introvert. Misalnya pada sepuluh hal yang sering kamu lakukan ini.

1. Pulang Lebih Cepat Saat Pesta atau Hangout dengan Teman

Zona nyamanmu adalah kesendirian. Itulah alasan kenapa kamu tak betah berlama-lama berada di sebuah acara pesta atau saat kamu hangout  bersama temanmu. Rasanya kamu ingin cepat pulang dan hidup kembali dalam kesendirianmu seperti biasanya.

2. Jarang Mengangkat Telepon

Kamu tak suka diganggu dan tak suka bicara. Inilah alasan kenapa kamu sering mematikan handphonemu saat ada teman yang meneleponmu. Saat bertemu pun kamu hanya akan mengatakan hal yang kamu rasa perlu saja.

3. Sering Membatalkan Janji

Terkadang kamu memiliki rasa sungkan untuk menolak ajakan teman. Namun penerimaanmu itu hanyalah sementara. Saat tiba hari H-nya, kamu justru sering membatalkan janjimu itu.

4. Jarang Ikut Mengobrol dalam Sebuah Diskusi

Bukan karena kamu tak memiliki pengetahuan yang mumpuni. kamu memang seorang yang sulit untuk mengungkapkan pendapatmu di depan orang. Inilah alasan kenapa kamu jarang ikut mengobrol dalam sebuah diskusi.

5. Sering Jalan Sendirian

Kamu tak butuh banyak orang untuk menemanimu saat ingin pergi jalan kemanapun kamu ingin pergi. Seringkali kamu memilih untuk berjalan-jalan sendirian tanpa teman di sampingmu.

6. Menghabiskan Banyak Waktu untuk Sendiri

Kamu lebih suka menghabiskan banyak waktu seorang diri. Kamu tak suka berkumpul dengan banyak orang. Bagimu, kesendirian adalah sebuah kenikmatan.

7. Memiliki Seorang Ekstrovert Sebagai Teman

Meski kamu adalah seorang introvert, tak lantas membuatmu memiliki teman yang juga setipe denganmu. Justru biasanya kamu memiliki seorang ekstrovert sebagai temanmu.

8. Memiliki Dunia Sendiri Meski di Tempat Ramai

Meski kamu sedang berada dalam keramaian, kamu tetap tak terganggu untuk melakukan pekerjaanmu sendiri. Kamu seolah memiliki duniamu sendiri meski di temapat ramai sekalipun.

9. Pemilih pada Siapa Kamu Ingin Bersama

Kamu bukan tipe orang yang bisa langsung mengiyakan semua ajakan. Kamu sangat pemilih dalam hal dengan siapa kamu ingin pergi bersama. Kamu tak segan untuk memberi penolakan pada banyak orang.

10. Menghabiskan Lebih Banyak Waktu untuk Memperhatikan Dibanding Berbicara

Kamu memang tak suka banyak bicara. Tak heran jika kamu lebih banyak menghabiskan waktumu untuk memperhatikan orang lain dibanding harus berbicara di depan umum. Hal inilah yang membuat kam tahu lebih banyak hal dibandingkan orang yang lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berkunjung ke Vatikan, Menteri Susi Penuhi Undangan dari Paus Fransiskus dan Bahas Isu Kelautan

Pada salah satu agenda kerja di Eropa baru-baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terlihat mengunjungi Vatikan untuk memenuhi undangan dari Paus Fransiskus. Yap, Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Vatikan Wanry Wabang mengungkapkan, Ibu Susi berkunjung ke Vatikan dalam rangka menghadiri audiensi dengan Paus bersama ribuan umat Katolik dan wisatawan non-Katolik.

Undangan tersebut beliau terima, tatkala menghadiri acara Our Ocean Conference di Bali 29-30 Oktober beberapa waktu lalu. Dalam acara yang berlangsung di Aula Paolo Sesto Vatikan, Rabu (12/12) lalu, pukul 09.00-11.00 waktu setempat tersebut. Menteri perempuan yang terkenal dengan kata “Tenggelamkan” itu, berkesempatan untuk bersalaman dengan Paus Fransiskus dan menyampaikan ucapan terima kasih atas surat Paus yang dikirimkan pada acara Our Ocean Conference 2018 serta mengundang Paus ke Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih secara langsung atas dukungan dan komitmen Vatikan yang disampaikan oleh H.E Archbishop Piero Pioppo…,” ucap bu Susi seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/12)

Selain itu, Menteri Susi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Richard Gallagher di Istana Apostolik Vatikan. Adapun tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas pengertian antara Vatikan dan Indonesia mengenai upaya penanggulangan pencurian ikan dan “perbudakan” di sektor perikanan.

Kepada Susi, Paus menyatakan akan terus mendoakan dan memberikan dukungan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Dan Vatikan juga berjanji, untuk setuju membantu upaya Indonesia mengangkat isu hak-hak kelautan di forum PBB.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top