Feature

Sebab Ulang Tahun Jadi Momen Spesial, Jangan Malah Menciptakan Momen Penuh Sesal

Kira-kira setahun yang lalu, kejadian memilukan menimpa seorang siswa asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara lantaran harus mengalami kebutaan pada hari ulang tahunnya. Insiden yang menimpanya bermula saat teman-teman korban melemparinya dengan telur busuk sebagai ‘budaya’ perayaan ulang tahun. Nahas, cairan telur busuk tersebut mengenai mata korban hingga menyebabkan kebutaan. Meski telah dibawa ke dokter mata, penglihatan korban tak dapat diselamatkan lantaran bakteri pada telur busuk tersebut telah merusak kornea matanya.

Membicarakan soal budaya perayaan ulang tahun di negeri kita, sejatinya cukup miris. Sejak muda, kita terbiasa merayakan teman yang ulang tahun dengan melemparinya menggunakan telur, tepung, air, bahkan air sisa pembuangan. Padahal di hari bahagianya, bukankah seharusnya kita membuatnya merasa bahagia dan mensyukuri pertambahan usianya? Coba ingat lagi, apakah masa mudamu masih diwarnai dengan budaya semacam itu? Kalau iya, lebih baik pikirkan lagi jika ingin mengulang hal yang sama di tahun ini atau tahun-tahun berikutnya. Pikirkan perasaan temanmu, mungkin di depanmu ia terlihat pasrah, menerima saja perlakuan teman-teman terdekatnya, tapi dalam hatinya, kamu tak tahu seberapa penyesalan yang ditanggungnya setiap mengingat hari ulang tahunnya.

Karena Kamu dan Dia Cukup Dekat, Tak Ada Salahnya Kamu Berinisiatif Menyiapkan Pesta Ulang Tahun Sederhana Agar Dia Selalu Mengingatmu Sebagai Sahabat

Beberapa minggu sebelum hari ulang tahunnya, cobalah cari tahu barang atau sesuatu yang sedang diincarnya. Mungkin dia mengincar sebuah sepatu atau tas. Kalau sekiranya harganya masih cocok dengan kantongmu, berikanlah barang incarannya itu sebagai kado. Atau kalau kamu ingin membuatnya lebih merasa spesial di hari istimewanya, buatlah pesta ulang tahun kecil-kecilan untuknya. Datanglah ke rumah dan hias kamarnya, atau ajak dia ke sebuah restoran dimana kamu sudah menyiapkan dekorasi spesial untuknya. Semua itu jauh lebih baik dibanding kamu membuatnya menyesal dengan melemparinya menggunakan telur di hari ulang tahunnya.

Kalau Dia Tipikal yang Tak Suka Perayaan, Ajak Saja Bepergian ke Suatu Tempat yang Menurutnya Menyenangkan

Sebagai sahabat, kamu tentu tahu lokasi mana saja yang ingin ia sambangi selama ini. Entah karena terkendala waktu atau biaya, yang pasti dia masih menunggu waktu yang tepat untuk datang kesana. Kalau begitu, kenapa bukan kamu saja yang mengajaknya? Pasti dia tidak akan menolak.

Apa lagi jika dia bukan tipe yang suka dengan perayaan ulang tahun. Baginya, lebih baik melakukan kegiatan yang lain dibanding membuat perayaan ala-ala. Tapi yang pasti, ketika kamu menyiapkan sesuatu untuknya dan hal itu telah dinantikannya selama ini, dia pun tak akan punya alasan untuk menolak. Atau kalau justru kamu yang sukar mencari waktu cuti bersama, hadiahi saja dia dengan tiket pulang pergi ke tempat yang didambakannya selama ini.

Memanfaatkan Hari Ulang Tahun untuk Berdonasi pun Jauh Lebih Mulia dan Sarat Manfaat

Kamu pasti sering melihat bagaimana sebagian selebriti memilih berdonasi saat mendekati hari jadi mereka. Tak masalah jika kamu dan sahabatmu ingin mengikuti cara semacam ini. Mulailah dengan mengumpulkan uang minimal sebulan sebelum kamu atau temanmu berulang tahun. Ajak juga teman dekat yang lain serta keluargamu. Percayalah, dengan menebar kebaikan semacam ini, hari ulang tahunmu akan terasa berbeda dan mungkin saja akan jauh lebih berkesan dibanding sebelumnya.

Jika Keluarga Temanmu Mengadakan Perayaan Kecil-kecilan, Tak Ada Salahnya Kamu Ikut Melibatkan Diri di Dalamnya

Melibatkan diri bukan hanya dalam bentuk makan-makan saja. Tapi semisal keluarga dari sahabatmu mengadakan acara masak-masak untuk merayakan ulang tahunnya, libatkanlah dirimu untuk membantu acara tersebut. Kamu bisa ikut menyumbang bahan makanan atau tenagamu sehingga mereka menyadari kamu benar-benar peduli terhadap hari spesial anggota keluarganya. Meski sederhana, hal semacam ini jauh lebih berkesan dan tak akan terlupakan oleh sahabatmu.

Kalau Kamu dan Temanmu Merasa Ada Banyak Hal Menyenangkan yang Belum Bisa Kalian Lakukan Bersama, Cobalah untuk Melakukan Hal Itu

Semakin bertambahnya usia, tak menutup kemungkinan kamu akan dilanda kebosanan dengan rutinitas yang ada. Kamu pun jadi seperti ingin mencari ‘kesibukan’ baru atau sekadar ‘pelarian’ dimana kamu bisa mengekspresikan diri dan melepas kepenatan. Ide untuk mencoba hal baru di hari ulang tahun mungkin patut dicoba. Misalnya, kamu atau temanmu sebelumnya tak pernah merajut atau membuat kerajinan tangan yang lainnya. Cobalah untuk berburu acara workshop dimana kamu bisa melatih kemampuan baru namun dalam kondisi yang tetap menyenangkan. Tak hanya melepas penat, kamu pun jadi bisa menambah keahlian yang bisa saja berguna di kemudian hari.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berkunjung ke Vatikan, Menteri Susi Penuhi Undangan dari Paus Fransiskus dan Bahas Isu Kelautan

Pada salah satu agenda kerja di Eropa baru-baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terlihat mengunjungi Vatikan untuk memenuhi undangan dari Paus Fransiskus. Yap, Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Vatikan Wanry Wabang mengungkapkan, Ibu Susi berkunjung ke Vatikan dalam rangka menghadiri audiensi dengan Paus bersama ribuan umat Katolik dan wisatawan non-Katolik.

Undangan tersebut beliau terima, tatkala menghadiri acara Our Ocean Conference di Bali 29-30 Oktober beberapa waktu lalu. Dalam acara yang berlangsung di Aula Paolo Sesto Vatikan, Rabu (12/12) lalu, pukul 09.00-11.00 waktu setempat tersebut. Menteri perempuan yang terkenal dengan kata “Tenggelamkan” itu, berkesempatan untuk bersalaman dengan Paus Fransiskus dan menyampaikan ucapan terima kasih atas surat Paus yang dikirimkan pada acara Our Ocean Conference 2018 serta mengundang Paus ke Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih secara langsung atas dukungan dan komitmen Vatikan yang disampaikan oleh H.E Archbishop Piero Pioppo…,” ucap bu Susi seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/12)

Selain itu, Menteri Susi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Richard Gallagher di Istana Apostolik Vatikan. Adapun tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas pengertian antara Vatikan dan Indonesia mengenai upaya penanggulangan pencurian ikan dan “perbudakan” di sektor perikanan.

Kepada Susi, Paus menyatakan akan terus mendoakan dan memberikan dukungan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Dan Vatikan juga berjanji, untuk setuju membantu upaya Indonesia mengangkat isu hak-hak kelautan di forum PBB.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top