Feature

Sebab Tubuh Tahu Sejauh Mana Kapasitasnya Untuk Bekerja

Sah-sah saja jika kamu fokus dengan apa yang hendak dicapai, asal jangan sekali-kali abai dengan kondisi kesehatanmu. Begini, saat bekerja, tubuhmu yang mengerjakannya bukan? Kalau bukan dari kamu yang menjaganya, lalu siapa lagi? Lantas, kalau tubuhmu tumbang atau staminamu tidak fit, bukankah malah jadi mengganggu pekerjaanmu?

Kamu bisa mulai memperhatikan soal kesehatan tubuh dengan hal-hal sederhana seperti punya jam makan yang teratur, jadwal tidur yang cukup dan semacamnya. Ini penting, sebab kalau kamu mengabaikan hal-hal dasar semacam ini, bukannya investasi kesehatan di hari tua yang kamu kerjakan, tapi malah menimbun bibit penyakit di dalam tubuhmu. Setidaknya, biarkan aku memberi gambaran jika kamu terlalu memforsir tubuhmu untuk terlalu banyak bekerja… 

Hati-hati, Nyeri Punggung dan Radang Sendi akan Mengintai Kamu yang Terlalu Lama Duduk serta Malas Bergerak

Seringkali kita tak sadar bahwa anggota tubuh yang suka jadi korban saat kita terlalu keras bekerja adalah area punggung. Bayangkan saja, apa lagi kalau pekerjaanmu mengharuskan duduk di depan layar komputer dalam waktu yang cukup lama.

Bukannya rileks saat selesai kerja, yang ada risiko nyeri punggung akan meningkat. Ya, nyeri punggung bisa terjadi akibat adanya tekanan tiga puluh persen yang lebih besar dibebankan pada punggung kita dibandingkan saat sedang berjalan atau bergerak.

Disamping itu, kelamaan duduk juga bisa membuatmu berisiko terkena radang sendi. Dimulai dengan area sendi yang terasa kaku dan selanjutnya akan berbahaya jika tidak segera ditangani. Karenanya, coba dari sekarang selingi dan perbanyak melakukan gerakan sederhana selama beberapa jam sekali agar punggung dan sendimu tak jadi korban.

Terlalu Lama Bekerja akan Membuat Daya Tahan Tubuh Tidak Terjaga

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Scott Cohen, staf University of Surrey, saat seseorang terbiasa bekerja lebih dari 8 jam, sistem umum pada tubuh pun terancam melemah. Selama bekerja, tubuh terus-menerus terkena paparan faktor luar di sekitar area kantor, atau tempat kerjamu. Bakteri, debu, kotoran, serta bibit penyakit bisa menyerang kekebalan tubuh. Terbukti, akibat dari paparan faktor luar ini adalah kita rentan batuk berdahak di saat-saat tertentu.

Jam Kerja yang Terlalu Panjang Juga Bisa Meningkatkan Risiko Obesitas dibanding Mereka yang Jam Kerjanya Biasa Saja

Kalau kamu mengira bahwa sibuk bekerja hingga berjam-jam bisa membuat tubuh lebih kurus, kamu salah. Faktanya, para ahli kesehatan menyatakan bahwa yang terjadi di era modern ini justru sebaliknya.

Apa lagi saat orang-orang memilih bekerja overtime, mereka akan cenderung melakukan gaya hidup tak sehat mulai dari jarangnya olahraga hingga asal saja dalam memilih menu makanan. Sebab menurutnya, yang penting makanan tersebut bisa membuatnya kenyang. Akibatnya, kemungkinan untuk obesitas pun jadi lebih besar.

Jangan Abaikan Kesehatan Jantung, Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati Bukan?

Coba ingat lagi kapan terakhir kali kamu berolahraga? Kalau di akhir pekan saja kamu masih sibuk bekerja, sebaiknya jadikan kesehatanmu sebagai pertimbangan tersendiri. Begini, jika pekerjaan menuntutmu untuk duduk lebih dari 8 jam per hari, maka sebaiknya kamu lebih menjaga kesehatan.

Sebab duduk terlalu lama berisiko mengakibatkan penyumbatan di dalam jantung, akibat tekanan darah dan kolesterol yang terlalu tinggi. Hal itu pula yang menjadi alasan penting untuk tak mengabaikan olahraga sesibuk apa pun kamu pekerjaanmu.

Risiko Depresi Pun Mengintaimu Jika Terlalu Memberi Waktu dan Tenaga untuk Pekerjaanmu

Ya, orang yang bekerja lebih dari delapan jam sehari akan dihantui risiko depresi dibanding mereka yang bekerja dalam jam normal. Hal itu dipicu lantaran keseimbangan hormon jadi terganggu kalau jam kerja tubuh sudah melewati batasan. Efeknya, sisi emosionalmu jadi tak stabil sehingga depresi pun muncul. Itulah penting sekali kamu menghibur diri setelah bekerja setidaknya untuk melepas penat setelah seharian bekerja.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Brad Pitt dan Charlize Theron Dikabarkan Menjalin Hubungan

Dua tahun pasca, prahara rumah tangganya usai dengan Angelina Jolie. Aktor Brad Pitt dikabarkan tengan berkencan dengan aktris peraih Piala Oscar, Charlize Theron. Konon, keduanya bertemu karena dikenalkan oleh mantan tunangan Theron, yakni Sean Penn.

Dilansir dari The Sun, keduanya mulai terlihat menjalin hubungan usai Natal tahun lalu. Dengan kata lain, ini akan jadi hubungan serius pertama yang Pitt jalani usai berpisah dengan Jolie pada tahun 2016 lalu.

Masih dari laman yang sama, seorang sumber mengatakan jika  “Mereka sudah saling ketemu hampir sebulan ini. Mereka awalnya berteman biasa, ironisnya dikenalkan oleh Sean, tapi kemudian hubungan keduanya mulai semakin dekat.”

Maka tak heran, jika akhir pekan minggu lalu, keduanya tampak bersama usai pemutaran film yang berbeda pada Sabtu malam. Dimana Brad Pitt pergi menonton “If Beale Street Could Talk” di sebuah rumah pribadi di Hollywood Hills. Karena dirinya menjadi eksekutif produser. Sedangkan Theron menjadi salah tamu istimewa di pemutaran film “Roma” di Chateau Marmont, LA.

Selepas menghadiri acara masing-maing, Brad terlihat datang untuk menemui Chateu. Berganti baju dan bergabung duduk di salah satu sudut bar bersama dengan Charlize. Terlihat jika Charlize minum vodka sementara Brad minum air putih.”

Namun hingga saat ini, perwakilan Brad Pitt masih enggan untuk berkomentar tentang kabar ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top