Feature

Sebab Tetap Langsing Walau Makan Fast Food Bukanlah Hoax Belaka

Disebut-sebut sebagai sumber penghasil lemak, lantaran membuat badan kian tambun. Untuk urusan berat badan, Makanan cepat saji alias fast food kerap disalahkan. Meski demikian, bukan berarti kamu yang ingin tetap langsing, tak boleh makan fast food.

Tulisan ini sejatinya bukan untuk mengajak atau menganjurkanmu untuk lebih sering mengonsumsi fast food. Tapi setidaknya membuatmu memiliki perspektif lain soal fast food dan tentunya soal tubuhmu itu sendiri.

Salah satu penyebab tubuh gemuk karena mengonsumsi fast food sejatinya karena adanya sifat impulsif pada masing-masing individu. Sebuah penelitian dari University of Toronto justru menyebutkan menghindari total makanan yang sangat diinginkan termasuk fast food hanya akan membuat kamu semakin berhasrat untuk memakannya.

Efeknya, ketika kamu punya kesempatan untuk memakannya yang terjadi adalah kebablasan dan memakan dengan jumlah besar. Sebenarnya kamu bisa tetap langsing meski makan fast food asal tahu triknya.

Makanlah dengan Porsi Kecil, Jangan Sampai ‘Nambah’ Saat Makan Fast Food

Saat BM alias ngidam alias sangat berhasrat untuk mengonsumsi sesuatu, ya turuti saja. Tak perlu kamu menghindari, hanya karena takut asupan kalori bagi tubuh jadi berlebih. Kamu hanya perlu menaati aturan yang berlaku yaitu dengan tidak menambah atau mengonsumsi lebih dari porsi yang dianjurkan.

Misalnya, kalau kamu sedang ngidam kentang goreng, pesan saja yang ukurannya small atau medium. Jangan sampai memesan yang large. Di lain sisi, pilihlah menu a la carte dibanding memesan yang paket komplit.

Kalau Sedang Ingin Makan Fast Food, Lebih Baik Ajaklah Teman-temanmu Agar Kamu Tak Terfokus Hanya Pada Makanan

Mengonsumsi fast food bersama teman akan mencegahmu untuk memesan lebih banyak menu makanan. Ya, kalau datang dengan teman, pasti setidaknya fokusmu akan terbagi, antara untuk mengobrol atau makan. Tahu-tahu nanti makanan sudah habis saja dan kamu sudah kenyang. Jadi, lebih baik memang kalau makan fast food itu rame-rame dibanding seorang diri.

Yang  Terpenting, Selingi dengan Makanan Sehat dan Kalau Bisa Berserat

Sah-sah saja kalau kamu hendak mengonsumsi burger atau kentang, atau bahkan ayam goreng tepung kesukaanmu. Asal jangan lupa selingi dengan makanan berserat, seperti sayuran serta cukupi asupan air putih. Ya, kebanyakan pengunjung restoran cepat saji biasanya memilih minuman soda. Ada baiknya hal ini diganti dengan sebotol air putih.

Jangan Lupa untuk Rutin Melakukan Olahraga

Jangan pesimis dengan berat badan kalau kamu gemar mengonsumsi fast food. Kamu tetap bisa menjaga tubuh langsingmu itu yaitu dengan mengontrol jumlah kalori yang kamu makan. Setidaknya harus sesuai dengan jumlah kalori yang kamu dikeluarkan. Karenanya penting sekali melakukan olahraga, mengonsumsi makanan berserat, demi menyeimbangkan jumlah kalori.

Tetaplah Jalankan Segala Kebiasaan Sehat yang Sering Kamu Lakukan

Menurut Profesor Michael Cowley, pakar nutrisi dan metabolism tubuh dari Monas University mengatakan 60-70 persen berat badan ditentukan oleh faktor genetik. Karenanya orang-orang yang memiliki riwayat keluarga cenderung gemuk, biasanya harus bekerja ekstra untuk menurunkan berat badan. Kamu yang punya badan langsing-dari-sananya mungkin patut bersyukur dengan anugerah semacam ini.

Namun untuk mereka yang harus bekerja ekstra keras demi menjaga berat badan, jangan lupakan soal urusan tidur yang cukup. Matthew Walke, profesor psikologi dari University of California yang meneliti pengaruh tidur yang optimal terhadap kestabilan berat badan menunjukkan fakta ada hubungan tidur yang cukup dengan badan yang langsing. Jadi, walaupun kamu habis makan fastfood, pastikan malamnya jangan begadang ya Kawan!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top