Feature

Sebab Sekarang Masanya Kerja Cerdas Bukan Kerja Keras

Bekerja jelas jadi kewajibanmu. Bukan semata untuk mendapat gaji lalu bisa memenuhi kebutuhan, tapi memaknai sebuah pekerjaan adalah lebih dari itu. Ada yang menganggapnya sebagai panggilan dari hati. Ada juga yang melihat pekerjaan sebagai sebuah media agar hidup kita lebih produktif. Setiap orang punya definisinya masing-masing. Tapi kalau ditanya, sejauh ini mana yang kamu terapkan: kerja keras atau kerja cerdas?

Sebab kedua hal itu jelas berbeda. Kerja keras berarti gigih, tekun ulet, sementara kerja cerdas adalah tetap memanfaatkan elemen dari kerja keras namun dibarengi dengan kepandaian dalam manajemen waktu, membuat pekerjaan lebih tertata, sehingga terjadi efisiensi saat kamu sedang bekerja. Menerapkan yang namanya kerja cerdas itu menguntungkanmu. Bagaimana cara melakukannya? Berikut ini hal-hal yang harus kamu perhatikan.

Mulailah dengan Mengerjakan Sesuatu dengan Fokus Tapi Tak Perlu Tergesa-gesa

Bekerja membutuhkan skill. Dan ketika kamu dipercayakan sebuah pekerjaan yang sesuai dengan skill-mu, tentu itu sangat menyenangkan. Hanya saja, saat bekerja, cobalah untuk tetap rileks dan menikmati setiap prosesnya. Sekalipun kamu merasa mampu, tak perlu mengerjakannya dengan tergesa-gesa. Kerja cerdas adalah melatih diri untuk tetap fokus pada pekerjaan, bukan semata-mata karena ingin cepat selesai.

Sebab biasanya kalau kamu terlalu buru-buru, itu artinya kamu melakukan pekerjaanmu dengan ‘asal jalan’, tak punya fokus tertentu. Padahal, demi hasil yang maksimal dan terencana, yang namanya menjaga kefokusan itu perlu.

Saat Kamu Fokus pada Satu Bidang, Tak Perlu Merasa Hebat dan Ingin Menguasai Bidang Kerja yang Lainnya

Untukmu yang bekerja dalam sebuah tim, biasanya ada yang namanya bagi tugas, bukan? Nah, yang namanya kerja cerdas adalah tahu yang mana jadi kewajiban dan tanggung jawabmu, dan mana yang bukan jadi bagianmu. Kalau mungkin kamu punya peran sebagai seorang team leader, coba kerjakan job desc yang sekiranya memang kamu kuasai dan pilihlah rekan kerja yang tepat untuk mengerjakan pekerjaan yang lainnya. Hal ini demi hasil yang lebih efektif. Saat kamu jadi team leader bukan berarti kamu yang harus mengerjakan semua pekerjaan, bukan?

Manfaatkan Waktu Sebaik Mungkin, Sekalipun Kamu Sedang Menunggu Sesuatu

Dalam kegiatan sehari-hari, pasti ada momen dimana ada kamu menunggu sesuatu sembari tak melakukan apapun. Misalnya, saat mengalami keterlambatan jadwal pesawat, menunggu jalannya acara, atau karena meeting yang tertunda. Pada jam-jam tersebut, daripada dibiarkan begitu saja lebih baik kamu manfaatkan untuk melakukan sesuatu. Misalnya, menengok jadwal harianmu, lalu memperkirakan rencanamu di hari itu, menulis email yang belum sempat kamu kerjakan, atau apa pun itu. Dengan demikian, kamu sudah berusaha membuat kerja cerdasmu jadi lebih bermakna.

Jangan Abaikan Soal Makanan dan Asupan Gizimu Sehari-hari

Soal makanan sering jadi salah satu masalah yang diabaikan oleh banyak orang usia produktif. Padahal asupan gizi sangat berperan penting dalam membantu kefokusan seseorang. Karenanya, orang yang mau kerja cerdas, juga harus cerdas memikirkan perkara gizi yang harus dipenuhinya sehari-hari. Demi tubuh yang produktif, setidaknya pikirkan kalau tubuhmu perlu jam tidur yang cukup, nutrisi yang baik, serta olahraga rutin.

Memasang Foto Seseorang yang Kamu Sayang Akan Membuat Kinerjamu Jadi Lebih Produktif

Coba pikirkan lagi alasanmu bekerja selama ini untuk apa dan siapa. Ketika kamu memiliki penyemangat, entah dalam wujud seseorang yang kamu sayang atau tujuan yang ingin kamu raih, kamu pasti akan terpacu untuk bekerja lebih fokus lagi tapi tidak tergesa-gesa. Apa pun itu, ada satu tips yang bisa membuat fokusmu tetap terjaga. Yaitu cobalah untuk memasang foto yang jadi alasanmu giat bekerja di meja kerjamu. Hal ini akan membuat emosimu tetap stabil selama bekerja serta menekan keinginanmu agar tak sering-sering menunda dan menghabiskan banyak waktu di media sosial.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

9 Tahun Menikah, Rianti Cartwright-Cas Alfonso Sepakat Ikuti Program Bayi Tabung

Rianti Cartwright dan Cas Alfonso telah membina bahtera rumah tangga selama kurang lebih sembilan tahun. Kini mereka memutuskan untuk melakukan program bayi tabung demi mendapatkan momongan. Hal ini diketahui lewat Instagram Stories milik Rianti. Eks VJ MTV itu banyak bertanya ke Tya Ariestya untuk berani melakukan bayi tabung.

“Tya Ariestya, she is an #ivfsurvivor and was so generous with information from the very beginning. Aku bisa tanya2 sama Tya kapan aja. Terus kebetulan waktu aku shooting sinetron Cinta Yang Hilang aku juga dipertemukan dengan sahabat2 yang memberikan banyak informasi tentang IVF, Morula dan juga dokter2 di Morula Clinic. Kayak udah diatur aja semuanya dan akhirnya aku dan Cas memutuskan untuk menjalani program IVF,” kata Rianti

Sebelumnya, Rianti Cartwright belum berani program kehamilan. Dia dan Cas menjalaninya secara natural. Rianti mengatakan dalam melakukan program bayi tabung tidak mudah. Namun dia tetap masih bisa menikmati segala prosesnya.

“To be honest this process is not easy. Tapi menurut aku tetap bisa dinikmati selama kita optimis, positif, dan berserah,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Penuhi Keinginan Istri, Uus Tinggalkan Identitas Kepala Plontos

Komedian tunggal Rizky Firdaus Wijaksana (28) atau yang akrab disapa Uus kini tampil beda. Uus tak lagi berkepala plontos melainkan memilih untuk memanjangkan rambutnya dan mewarnainya dengan warna pirang. Hal ini dia lakukan lantaran permintaan istri.

“Kan udah dijelasin di panggung, istri minta pengin bisa jambak, ya sudah dipanjangin. Sudah tiga tahun bersama-sama. Dia cuman minta ke saya gondrongin rambut, ya sudah lah,” kata Uus seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (18/03).

Awalnya, Uus merasa risih dengan rambutnya yang panjang karena tak pernah tampil dengan gaya yang demikian. Terkait pemilihan warna rambut, Uus mengatakan bahwa hal itu adalah pilihannya sendiri.

“Ide sendiri, karena pengin aja bingung mau warna apa, bosen kalau hitam, jadi ya kuning. Kan mau membuktikan kalau dicat warna-warni itu selalu identik dengan Atta,” gurau Uus.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Niat Hati Dapat Samsung Galaxy S10, yang Datang dari Bukalapak Malah Sendal Jepit

Selain memberi kemudahan untuk para pengguna bertransaksi jual dan beli, E-commerce yang satu ini juga kerap mengadakan promo seru dengan hadiah yang cukup tinggi. Yap, selain hadiah utama mini cooper yang beberapa waktu lalu dimenangkan oleh seorang driver ojol. Baru-baru ini, ajang promosi yang diberi nama ‘nyerbu’ tersebut, memberikan kesempatan untuk para pengguna untuk mendapatkan Samsung Galaxy S10 secara eksklusif cuma dengan 12 ribu.

Sudah berlangsung pada 13 Maret 2019 lalu, beberapa orang yang beruntung memang berhasil mendapatkan Samsung Galaxy S-10nya. Tapi sialnya, pengguna lain yang ikut serta justru ramai-ramai protes. Karena mereka yang belum berhasil justru dikirimi sendal jepit sebagai gantinya dari dana 12 yang telah mereka kirimkan, atau yang sudah terpotong otomatis dari dompet di aplikasi Bukalapak. 

View this post on Instagram

Ada yang nasibnya kayak aku?. Gegara kebiasaan ga baca2 s&k akhirnya zong dapet sandal jepit 🤣🤣. Ini ceritanya ikutan serbu seru Bukalapak, ngincer Samsung S10 seharga 12.000 rupiah. Kalo ga dapat uang 12ribu dibalikin utuh. Karena udah pede dan ga baca2 lagi s&k, esoknya kaget terima notif bahwa serbuanku meleset dan sandal jepit akan dikirim ke alamat. Hah?? Sandal jepit ?? Kapan aku belinya ?😒😒. Oalaahhh ternyata udah ketentuannya begitu. Dan ternyata ya ampuuun, sandalnya dikirim tanpa kardus, bener2 polos hanya kemasan plastik bening sandal itulah. Bungkus koran kek. Ato plastik item kek biar yg terima ga malu 😛😛. Pagi tadi bapak kurir jne yang anter paket sambil ketawa bilang "banyak bangeeeettt paket kiriman sandal kayak gini" 😂😂😂 #bukalapak #sandaljepit

A post shared by lies surya (@liessurya) on

Beberapa orang berkata jika Bukalapak mulai memanfaatkan promosi macam ini untuk memaksimalkan keuntungan. Sebab dalam hal ini dana yang sudah tertarik justru akan direfund dengan produk sendal jepit dari BukaMart. Dan yang lebih parah, warna dan ukurannya pun random, yang kemungkinan besar tak cocok hingga akhirnya tak terpakai pada penggunana.

“Mending warna nya netral… Gw cowo dikasi sendal Pink… ;)” Keluh pengguna @junanrizal di Twitter miliknya.

Tapi usut punya usut, ternyata refund dana 12 ribu rupiah dengan sendal jepit tersebut adalah salah satu ketentuan yang memang sudah ditetapkan oleh Bukalapak untuk promosi ‘nyerbu’ Samsung Galaxy S10 ini. Dan, Bukalapak juga memberi opsi untuk pengguna yang memang tak ingin dananya tersebut di ganti dengan sendal jepit, bisa membatalkan pesanan melalui aplikasi atau menghubungi customer service di Bukalapak.

Akan tetapi, daripada teliti untuk membaca syarat dan ketentuan, sebagian besar pengguna justru ramai-ramai mengungkapkap kekesalan di media sosial tanpa memeriksa, pihak manakah yang salah. Nah, pesan moralnya adalah, cobalah tingkatkan literasi, dimulai dengan teliti dalam membaca hal-hal yang menjadi ketentuan tentang apa yang ingin kita beli. Kan malu, udah marah-marah ternyata kitalah yang salah, karena tak membaca syarat dan ketentuannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top