Feature

Hati – hati, Sebab Sarang Bakteri Bukan Hanya di Toilet Saja…

Kita sering menduga toilet adalah tempat paling kotor sedunia. Diantara banyak tempat di dunia ini, tak ada sarang bakteri selain toilet. Mungkin anggapan ini muncul lantaran toiletlah tempat orang membuang hajat. Padahal, bukankah kita pun selalu membersihkan toilet setiap hari?

Faktanya, ada beberapa tempat yang mungkin tak terlintas dibenakmu, tapi justru di situlah kuman dan bakteri bersarang. Tempat atau benda-benda ini justru bisa dibilang jorok luar biasa karena tak pernah dibersihkan. Disamping itu, kita malah selalu menganggap tempat-tempat itu baik-baik saja. Padahal, bibit penyakit bisa ada di situ.

Pernahkah Kamu Terpikir Kalau Ponselmu Itu Juga Sarang Bakteri?

Sejatinya, ponsel sekarang ini sudah seperti benda yang wajib dimiliki setiap orang. Kalau terlupa bawa ponsel, rasanya ada yang kurang. Akibat kebiasaan inilah, pengguna jadi sangat sering membawa ponsel kemanapun mereka pergi. Padahal, semakin banyak kamu menyentuh layar dan menggenggam ponsel, maka transfer bakteri dari permukaan ponsel ke kulitmu pun semakin sering.

Karenanya, sebagai pengguna yang bijak dan peduli kesehatan, jangan lupa membersihkan ponsel sesering mungkin. Kamu bisa belajar dari warga Jepang, dimana mereka menyadari bahwa ponsel memang lebih kotor dibanding toilet. Oleh karena itu, bukan hanya tisu toilet saja, negeri matahari terbit ini juga menyediakan tisu khusus ponsel.

Kunci Motor ataupun Mobil, Meski Terlihat Kecil, Nyatanya Benda Tersebut Jadi Barang Ideal Perpindahan Kuman

Kunci kendaraan mungkin serupa ponsel. Setiap hari, pasti ada kontak langsung dengan benda yang satu ini. Sayangnya, seringkali kita seperti tak merasa perlu cuci tangan setelahnya. Padahal kunci kendaraan sejatinya juga sarang kuman. Banyak bakteri dan kuman yang menempel, apa lagi jika benda yang satu ini suka dibiarkan tergeletak atau tergantung begitu saja. Karenanya, kuman pun jadi lebih rentan berpindah. Kunci yang jarang dibersihkan pun membuat bakteri semakin berkembang.

Kita Sering Menyangka Handuk Serbet Adalah Kain yang Cukup Bersih Karena Sering Dicuci, Padahal Benda yang Satu Ini Bisa Dibilang ‘Peternakan’ Bakteri

Usai cuci tangan, biasanya kita memanfaatkan handuk atau serbet untuk mengelap tangan bukan? Lantaran ditaruh di atas wastafel dan merasa handuk tersebut sering dicuci,  kamu lantas merasa aman dan telah terbebas dari kuman. Padahal, tangan yang sudah dicuci justru bisa kembali terkontaminasi kuman seiring handuk yang kamu gunakan untuk mengelap. Kamu perlu tahu, kain yang basah dan lembab adalah sarang favorit bagi kuman dan bakteri untuk berkembang biak.

Pun Juga dengan Keyboard Komputer, Seberapa Sering Kamu Membersihkan Benda yang Satu Ini?

Papan ketik komputer maupun laptop jadi salah satu sarang bakteri. Bayangkan saja, mulai dari remah-remah makanan sampai debu pun tertinggal di permukaan papan ketik. Ingatkah kamu berapa kali kamu lupa cuci tangan sebelum mengetik? Kuman-kuman dari tempat sebelumnya yang semula menempel di jarimu akan tertinggal di permukaan papan ketik dan berkembang biak di sana. Faktanya, papan ketik bisa mengandung bakteri lima kali lipat lebih banyak dibanding dengan toilet.

Bahkan menurut sebuah penelitian, 1 dari 50 keyboard mengandung bakteri Staphylococcus yang dikenal tidak mempan diberi antibiotik dan bisa menginfeksi organ-organ dalam manusia. Di Amerika, kematian akibat bakteri MRSA ini melebihi jumlah kematian akibat AIDS. Untuk mencegah infeksi bakteri ini, kamu bisa memakai penutup papan ketik demi mencegah makanan jatuh ke sana.

Satu Lagi, Kamu Sering Tak Sadar, Padahal Uang Adalah Tempat Bakteri Paling Cepat Menyebar

Uang, apalagi yang sudah lusuh, jelas saja jadi sarang bakteri. Tapi jangankan yang lusuh, uang yang masih terlihat bagus pun sejatinya terdapat jutaan bakteri di permukaannya. Uang tak akan bertahan lama di satu pemilik, akibat perpindahan inilah bakteri jadi berkembang biak sangat pesat. Pernahkah kamu terpikir, bisa saja pemilik uang sebelumnya lupa mencuci tangan padahal mereka usai dari toilet.

Berdasarkan penelitian dari New York University, dalam selembar uang, para peneliti menemukan bakteri penyebab infeksi saluran pencernaan, jerawat, pneumonia, keracunan makanan, dan MRSA. Karenanya, kalau kamu mau tetap sehat, jangan lupa untuk cuci tangan setelah memegang uang.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Alasan yang Membuat Anak Sulung Laki-laki Pantas Disebut Mantu Idaman

Anak sulung memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam keluarga. Tak jarang anak sulung juga harus rela berkorban demi adik-adiknya. Hal inilah yang membentuk karakter anak sulung laki-laki pantas disebut sebagai menantu idaman. Masih belum percaya? Berikut ini alasannya.

1. Pekerja Keras

Anak sulung merupakan penjaga utama saat orangtua sudah tidak ada. Mereka harus berjuang lebih untuk bisa melindungi dan bertanggung jawab atas adik-adiknya. Akhirnya mereka pun akan tumbuh menjadi sosok pekerja keras yang dapat diandalkan keluarga.

2. Memiliki Kedekatan Lebih dengan Orangtua

Biasanya anak sulung cenderung lebih dekat dengan orangtuanya. Jika seseorang sudah dekat dengan orangtuanya, bukan hal yang mustahil untuknya bisa dengan mudah dekat dengan mertuanya juga.

3. Dapat Diandalkan dalam Berbagai Bidang

Anak sulung harus menjadi sosok yang senantiasa siaga saat orangtua membutuhkan bantuan. Mereka harus siap membantu ayah membersihkan kebun atau membantu ibu memasak. Inilah yang membuat mereka tumbuh menjadi sosok yang bisa diandalkan saat berumah tangga kelak.

4. Memiliki Pola Pikir yang Dewasa

Menjadi anak sulung memaksa mereka untuk menjadi lebih dewasa. Mereka harus mampu menjadi contoh yang baik untuk adik-adiknya. Sikap dewasanya ini juga yang akan membuat mereka tak akan mudah emosi atau naik pitam saat ada masalah yang datang.

5. Memiliki Jiwa untuk Mengayomi

Anak sulung terbiasa mengalah dengan adik-adiknya baik dalam hal apapun. Hal ini membentuk mereka tumbuh menjadi sosok pengayom bagi saudara-saudaranya. Jika nanti mereka sudah berkeluarga, tentu saja mereka bakal mengayomi anak dan istrinya dengan baik.

6. Terbiasa untuk Bertanggung Jawab

Anak sulung laki-laki terbiasa menjadi sosok yang bertanggung jawab bagi adik-adiknya. Mereka sudah biasa membantu adik-adiknya dalam menyelesaikan berbagai masalah. Tak heran jika nantinya saat sudah berkeluarga mereka pun pasti mampu menjadi sosok pemimpin yang bertanggung jawab.

7. Pemimpin yang Baik

Anak sulung laki-laki sudah terbiasa menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Itulah yang membuat mereka mampu menjadi kepala keluarga yang baik. Tentu saja mereka adalah sosok mantu idaman juga dalam keluarga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top