Feature

Sebab Puncak dari Rindu Tak Selalu Harus Bertemu, Tapi Bagaimana Kita Akan Saling Mendoakan Meski Sedang Jauh

Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling menelepon, tak saling sms, tak saling bbm-an, Tapi diam-diam keduanya saling mendoakan. – Sujiwo Tejo

Jauh dan berjarak, jadi dua kata yang ingin sekali aku hapuskan dalam hubungan yang sedang kita jalani. Bukan apa-apa, kadang kala aku ingin seperti pasangan lainnya. Menikmati malam minggu bersama, hingga bisa lari pagi di esok harinya. Ini hanya satu-dua kegiatan yang membuatku merasa semakin gundah, lebih dari itu hasil akhirnya selalu membuatku rindu pada kamu yang sedang jauh di sana.

Hari ini, cuaca sedang mendung, bagaimana dengan kamu di sana? Kataku bertanya seolah sedang berbicara dengan kamu yang kucinta. Beberapa kali seolah ingin menikmati semua pemandangan sendirian, hal yang kudapatkan justru rindu yang kian dalam.

Berusaha meyakinkan  diri sendiri, jika kamu yang jauh disana mungkin juga merasakan hal yang serupa. Dan daripada kian resah, mendoakanmu mungkin jadi jalan keluar yang bisa membuatku tenang sementara.

Aku Percaya Jika Doa Adalah Bentuk Lain dari Perpanjangan Tanganku yang Biasanya Bisa Memelukmu

Berjarak ribuan kilometer darimu, jelas aku tak punya kuasa untuk selalu berada dalam dekapanmu. Satu kali saat sedang punya waktu luang, aku tengah sibuk dengan rutinitas. Dan begitu pula sebaliknya. Kehidupan kita yang memang berbeda belum memberi kita ruang untuk bisa selalu bersama. Tapi tak apa, aku percaya kita punya cara lain untuk tetap menjaga hati.

Untuk kemudian, titik ini membuatku paham, bahwa ada hal lain yang masih bisa kulakukan. Apa lagi kalau tidak mendoakanmu. Sebab manusia ini sadar, jika kedua tanganku tak selalu bisa memberi elusan semangat pada pundakmu. Maka biarlah doaku yang akan bekerja atas segala keraguanmu.

Tak Bisa Memberimu Perhatian Setiap Waktu, Kali Ini Biarkan Kusampaikan dalam Doaku

Ini akan jadi sesuatu yang cukup membingungkan sebenarnya, sebab banyak hal baik yang bisa kulakukan untuk kamu yang kucinta. Aku bisa saja datang setiap minggu demi mengunjungi, membelikanmu makanan via go-food, atau memberimu hadiah tanpa kamu tahu.

Namun lebih dari itu, aku sadar bahwa pasanganku ini bukanlah tipikal orang yang suka menuntut macam-macam. Untuk itu, kupikir mendoakanmu diam-diam akan jadi sesuatu yang jauh lebih sakral. Biarlah orang lain sibuk berkirim pesan demi ucapan selamat pagi yang menggugah semangat, kupikir doa-doa yang terpanjat jauh lebih menghangatkanmu.

Pengertian Lainnya, Ini Jadi Upaya yang Menunjukkan Bahwa Kamu Tak Pernah Lepas dari Ingatanku

Membangunkanmu lewat telepon di jam 6 pagi, menaruh tanggal pertama kali kencan di pengingat pada telepon genggam, hingga berkirim kabar sesaat sebelum lelap saat malam. Memang jadi bukti bahwa kamu yang kusayang, selalu aku pikirkan. Tapi kamu juga perlu tahu sayang, doaku sekaligus jadi bentuk nyata bahwa kamu selalu ada dalam ingatan.

Mari maknai keberadaan masing-masing pasangan lewat nama yang terselip dalam doa yang kita panjatkan. Bahkan setiap kesempatan yang ada, selalu membuat kita bergairah untuk terus menyelipkan satu nama, yakni kamu yang kucinta.

Ini Akan Jadi Ajang yang Membuktikan Seberapa Banyak Hal Baik yang Kita Sampaikan pada Kekasih Tersayang

Aku tak akan berujar tentang berapa banyak hal-hal baik yang kuharapkan terjadi padamu. Biarlah itu akan jadi urusanku dengan dia yang selalu setia mendengar namamu. Entah itu mimpi akan kelanggengan hubungan, kesehatan yang semoga diberikan, atau kelangsungan mimpi yang semoga akan disegerakan.

Nanti jika kita sudah bertemu lagi, mari kita berbagi mimpi-mimpi yang telah tersampaikan atas nama harapan.

Sebab Aku Sadar, Melibatkan-Nya Jadi Upaya Baik Untuk Hubungan ke Depan

Tak bisa dipungkiri, pertemuan dan jalinan hubungan yang sedang kita jalani, terjadi atas kehendak dari Dia yang menciptakan cinta di hati. Membawa-Nya masuk dalam jalinan kisah asmara, meminta-Nya untuk turut serta dan bekerja atas masing-masing hati kita berdua, tentu jadi langkah baik yang mungkin dilakukan semua pasangan yang ingin berbahagia.

Untuk itu, pada kesekian kalinya aku ingin kamu tahu bahwa berbicara dengan-Nya sembari menyisipkan namamu, selalu jadi hal yang melepas rindu. Wajahmu mungkin tak dapat kusentuh, tapi energi baru selalu membuatku bersabar untuk tak selalu memintamu bertemu.

Walau Faktanya Kita Berdua Serupa, Sebab Sama-sama Tak Pernah Bilang Jika Saling Meminta Pada Semesta

Tak banyak bicara, sebenarnya aku tak ingin berkata bahwa aku selalu mendoakanmu kala rindu. Bukan apa-apa, aku tak ingin kamu terlalu merasa besar kepala. Meski nyatanya cintaku memang lebih besar dari yang kamu kira.

Biarlah semesta akan jadi saksinya, bagaimana kamu dan aku saling meminta. Walau tak pernah memberi tahu apa isi doa.

Dan Walau Tak Selalu Bertemu, Kuharap Kita Kan Saling Mengirim Doa Setiap Waktu

Frekuensi pertemuan yang kita punya memang tak seperti pasangan pada umumnya. Satu kali kita bisa bertemu dua kali dalam satu bulan, tapi dibulan selanjutnya bisa jadi tak ada pertemuan. Biarlah dulu, kita menabung rindu. Jika memang nanti sudah penuh, mari kita menggelar temu.

Tak perlu terburu-buru, sebab selama masih belum bisa bertemu mungkin kita akan bertemu dalam doa dulu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki Sejati adalah Dia yang Diam-diam Mendoakan, Bukan Diam-diam Menduakan

Menjadi satu-satunya orang yang bertahta di hati pacar, adalah keinginan semua orang. Meski se-santai apapun seseorang dalam menjalani hubungannya, diduakan tentu bukanlah keinginan. Ia akan selalu menjaga hatinya tetap untukmu, menjadikanmu sebagai pasangan yang bahagia, dan tak akan pernah berniat untuk menyakitimu meski dari perkara-perkara biasa.

Ya, dia yang tulus akan selalu membawamu dalam doanya, meski tak pernah diberitahu secara terang-terangan. Mendoakanmu agar selalu bahagia bersamanya, bukan dengan sengaja mendua jika sedan tak bersama. Bersamanya kamu akan bahagia, tertawa dalam setiap suka dan saling topang untuk segala duka.

Ia Sadar, Mendoakanmu Adalah Cara Mencintai Paling Sederhana yang Nilainya Mulia

Ada banyak cara untuk mencintai, anehnya lelaki ini justru memilih doa untuk menjadikanmu sebagai kekasihnya. Paham jika semua yang terjadi adalah kehendak Yang Maha Esa, ia memilih jalan berbeda dari laki-laki lainnya. Jauh dari janji manis yang biasanya hanyalah bualan, ia memintamu menjadi sebagian dari dirinya. Saling berbagi rasa atas restu semesta. Tak mewah, bahkan sangat sederhana. Tapi doanya justru jadi pemikat yang membuatmu kian percaya dan tak lagi ragu menerima cintanya.

Tak Hanya Hadir pada Pandangannya, Kamu Juga Menetap dalam Doanya

Selalu bahagia setiap kali bersamanya, kamu pun tahu jika ia juga selalu membawamu dalam doanya. Sebagaimana namamu yang sudah terpatri di hatinya, ia juga melakukan hal serupa dalam doanya. Menyelipkan namamu setiap kali beribadah, dan tak pernah lupa memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk senantiasa memberkahi hidupmu dengan segala bahagia.

Tak selalu disebutkannya, tak pula dipamerkan untuk  membuatmu percaya, diam-diam kamu tahu jika namamulah yang selalu jadi pokok doa dalam setiap sujudnya.

Karena Dirinya Tahu, Menduakanmu Diam-diam adalah Perbuatan yang Tak Benar

Dari sekian banyak lelaki yang pernah mendekat, sosok kali ini memang jauh dari kriteria. Namun anehnya, kesederhanaan dan segala perbuatan yang tak berlebihan, justru membuatnya jadi lelaki yang istimewa. Belaku baik bukan hanya untuk dianggap bertanggung jawab, hal yang ia lakukan memang sudah jadi kebiasaan.

Bahkan tak hanya padamu yang kini sudah jadi pacar, ia pun selalu dipandang baik oleh semua orang. Hampir mendekati kata sempurna, lelaki ini tahu bagaimana cara memperlakukan perempuannya dengan istimewa.

Walau Tak Suka Memberimu Kalimat Puitis, Perbuatannya Padamu Selalu Romantis

Jika lelaki lain akan selalu menghadiahimu kalimat-kalimat manis nan puitis, ia datang sebagai sosok yang lebih suka membawa seseuatu yang nyata. Membawamu ke tempat istimewa, membantumu untuk menyelesaikan pekerjaan yang tak kunjung reda, hingga hal nyata lain yang selalu dilakukannya tanpa diminta. Lihai dalam membaca gerak tubuhmu, ia selalu tahu apa yang sedang kamu butuh. Tanpa banyak bicara, ia sudah menjadi lelaki romantis sepanjang masa.

Jarang Memberi Janji, Tapi Bersamanya Hidupmu Selalu Terasa Terpenuhi

Segala janji yang biasanya diawali dengan “nanti” barangkali sudah jadi sesuatu yang basi. Tak lagi layak dijadikan acuan, dirinya bergerak untuk selalu jadi pahlawan yang tak pernah kesiangan. Menolongmu setiap kali butuh bantuan, mendengar setiap kali butuh didengarkan, dan siap sedia jadi apa saja setiap kali dirimu membutuhkan kehadirannya. Tanpa banyak bicara, ia berhasil menyisihirmu dengan segala perbuatan nyata yang selalu membuatmu merasa jadi perempuan paling istimewa.

Tak Banyak Bicara, Tapi Setiap Kali Berdoa ‘Namamu’ Jadi Kata yang Paling Banyak Keluar dari Mulutnya

Ribuan doa yang sudah ia panjatkan, tentu tak pernah dijadikan tameng untuk terlihat lebih sayang. Segala harap untuk kebahagianmu, segala permohonan untuk tawamu, dan hal-hal baik yang senantiasa menghampiri hidupmu dibalut dalam satu doa yang selalu ia panjatkan dengan diam. Ia tahu, ini adalah proses negosiasi dengan sang Pencipta. Maka sebaik-baiknya sikap yang memang harus ia lakukan, adalah mendoakanmu diam-diam.

Bersamanya kamu selalu merasa ditemukan, dituntun ke hidup yang lebih menyenangkan, dan dibahagiakan dengan cinta yang tak hanya sekedar kata. Ia tahu jika perempuan yang dibawanya dalam doa itu adalah seseorang yang ia butuh, begitu pula denganmu, yang juga percaya jika lelaki yang pelit bersuara itu adalah lelaki yang kamu cinta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sering Mengigau Saat Tidur, Bahaya Nggak Sih?

Disadari atau tidak, ada beberapa orang yang memang kerap mengingau setiap tidur. Fenomena ini memang adalah sesuatu yang lumrah terjadi saat kita sedang tidur. Hasil sebuah riset di Norwegia, pada 2010, hampir 66% dari populasi manusia berbicara dalam tidur mereka dalam berbagai bentuk, yang lain menyampaikan monolog yang menawan atau bahkan melakukan percakapan yang kompleks.

Meski begitu, dari beberapa penjelasan para ahli, kebiasaan ini bukanlah termaksud masalah kesehatan yang berarti. Akan tetapi, jika hal tersebut terjadi secara terus menerus sudah tentu kamu perlu ke dokter. Selain itu, inilah yang perlu kita ketahui dari kebiasaan mengingau yang sering terjadi. 

Sebenarnya Belum Banyak Penelitian tentang Bicara Saat Sedang Tidur

 

Sebelumnya fenomena ini dikenal sebagai parasomnia (sejenis gangguan tidur) dalam Klasifikasi Internasional tentang gangguan tidur. Akan tetapi, dari temuan terbaru gejala ini direklasifikasi dari gangguan menjadi hanya kejadian normal yang dapat terjadi selama tidur. 

Nah, menurut Rafael Pelayo, spesialis tidur dengan Sleep Medicine Center di Stanford Health. karena hal tersebut bukan gangguan yang dianggap serius, jadi tak ada permintaan untuk penelitian tentang tidur. Dengan kata lain berbicara saat sedang tidur merupakan perilaku yang sebagian besar tidak dipelajari dan tidak dipahami dengan baik. 

Lagipula, Apa yang Kita Ucapkan Saat Ngigau Sebagian Besar Adalah omong Kosong

Dari hasil klasifikasi temuan yang sama, kalimat atau kata-kata yang kita ucapkan selama mengigau bukan termaksud cerminan perilaku atau kenangan pada situasi sebelumnya. Jadi semua pertengkaran dengan pasangan atau drama pekerjaan yang baru saja kamu alami, kemungkinan besar tak akan kamu bicarakan selama tidur. 

Ini penting dipahami, karena mereka yang sering ngigau memang kadang mengatakan hal-hal yang sulit dipahami sepanjang liar. Bahkan beberapa katanya tergolong liar. Selain membuat orang yang mendengar menjadi kelabakan menebak maksud, kadang kala kita juga bertanya-tanya. 

Intinya, tidak ada arti nyata dari kata-kata yang keluar dari mulut seseorang yang sedang ngigau saat tidur. 

Dan Tak Ada Rentang Usia Tertentu, Semua Orang Bisa Mengalami Gejala Ini 

Beberapa orang berpikir, berbicara saat sedang tertidur hanya akan dialami oleh mereka yang sudah dewasa dan lansia. Padahal hal tersebut tak selalu benar. Masih dari kata Pelayo, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, jika kamu sudah berbicara saat tidur sejak kecil. Karena faktanya, berbicara saat tidur cenderung sangat umum terjadi pada anak-anak dan remaja – sekitar 50%, bahkan anak-anak antara usia 3 dan 10 mengoceh dalam tidur mereka.

“Jika Anda tidur sambil berbicara saat masih muda, jangan anggap penting,” kata Pelayo. Tidak perlu takut atau bergegas ke dokter.

Untuk orang dewasa, biasanya akan mulai menyadari jika ia sering mengingau saat tidur ketika memasuki usia 20 hingga 30-an. Dimana mereka sudah mulai berbagi kamar atau tempat tidur dengan orang lain. Sehingga orang lain atau pasangan yang tidur bersama merekalah yang kemudian tahu, jika mereka adalah seorang talk sleep.

Namun jika banyak bicara saat tidur terjadi pada mereka yang berusia sekitar 50 tahun atau lebih, hal tersebut bisa dikatakan sebagai penanda penyakit, seperti seperti penyakit Parkinson atau demensia.

Sialnya, Fenomena Ini Biasanya Sering Bercampur dengan Masalah Tidur Lainnya 

Bicara saat sedang tidur memang jelas berbeda dengan beberapa gangguan tidur yang lain. Mengigau hanyalah menceracau dengan kalimat-kalimat yang biasanya tak bermakna. Tak ada artinya dan tak jelas ke mana arahnya. Namun, jika bicaramu sudah lebih dari sekedar obrolan biasa, bisa jadi kamu sedang mengalami kondisi lain yang terkait dengan sleep apnea

Selain itu, James Rowley, kepala divisi pengobatan paru-paru, perawatan kritis dan tidur dengan Detroit Medical Center, berbicara melalui tidur juga dapat disebabkan oleh stres, kecemasan, dan depresi. Jika hal tersebut sudah terjadi berulang kali, cobalah bicarakan pada dokter ahli spesial tidur, karena sepertinya anda butuh perawatan. 

Demi Mengatasinya, Cobalah Lakukan Kebiasaan Baik dengan Tidur Terjadwal dan Dalam Waktu yang Cukup 

Kalau harus dilihat dari keseluruhan kebiasaan ini, momen mengigau kerap terjadi akibat kita terlalu lelah. Atau masih memikirkan sesuatu sesaat sebelum tidur. Untuk menguranginya, cobalah untuk tidur dengan terjadwal. Selain itu penuhilah kebutuhan tidurmu, jangan terlalu singkat atau terlalu lama. Hindari juga makan makanan yang mengganggu kualitas tidurmu, seperti makan makanan berat atau minuman beralkohol.

Walau tak disebut sebagai gejala yang berarti, kita perlu untuk tetap menjaga diri. Jangan terlalu dianggap sepele, apalagi jika  itu sudah menganggu tidurmu dan pasanganmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Garuda Melarang Penumpang Mengambil Foto dan Video Kegiatan di Dalam Pesawat

“Menindaklanjuti arahan dari manajemen, kepada seluruh awak kabin diinformasikan sebagai berikut: Tidak diperbolehkan mendokumentasikan segala kegiatan di pesawat, baik berupa foto ataupun video oleh awak kabin ataupun penumpang,” tulis dalam pengumuman tersebut.

Lebih lanjut, “Awak kabin harus menggunakan bahasa yang “assertive” (tegas) dalam menyampaikan larangan kepada penumpang untuk point 1 di atas, kecuali sudah mendapatkan surat izin dari perusahaan”.

Dan Ketiga, “Perusahaan akan memberi sanksi jika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan di atas”. 

Dilansir dari kompas.com, Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau biasa disapa Ari Askhara membenarkan larangan itu dengan mengirimkan file imbauan kepada penumpang.

“Dalam rangka untuk menjaga ketertiban kabin pesawat, menunjang keselamatan operasi penerbangan, kelancaran pelayanan selama penerbangan, dan menghormati hak-hak penumpang, bersama ini kami mengimbau hal-hal sebagai berikut,” demikian bunyi pengumuman yang dibagikan Ari.

Menurutmu gimana nih?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top