Feature

Salahmu Kumaafkan, Tapi Untuk Kembali Bersama Rasanya Tak Mungkin Sayang

Hal pertama yang harus kamu tahu, seorang perempuan yang pernah disakiti tak akan mencintai dengan cara yang sama lagi. Ya, itu jadi alasan mengapa aku tak lagi bisa menerima kamu sebagai pasangan.

Barangkali kamu berpikir bahwa mematahkan semua anganku adalah sesuatu yang mudah, cukup dengan mendua atau pergi tanpa berita. Dan hal itu pulalah yang akhirnya membuat aku kecewa, pada kamu yang tadinya begitu aku cinta.

Beberapa waktu lalu aku selalu membayangkan bahwa kita akan berjalan berdua untuk menapaki hidup yang sudah lama kita inginkan. Tapi semuanya kamu  patahkan dalam sekejab. Lalu sekarang, dengan mudahnya kamu kembali datang untuk menawar, ingin kembali tinggal dan tak lagi membuatku kecewa. Lalu haruskan aku menerimamu kembali?

Perbuatanmu Jelas Membuatku Kecewa, Namun Kamu Juga Berhasil Menempaku Jauh Lebih Kuat dari Sebelumnya

Perjalanan cerita kita memberi banyak pelajaran berharga, bahkan merubahku menjadi manusia yang tak lagi serupa. Beberapa waktu diawal cerita, aku memang berpikir bahwa kecewa ini jadi satu musibah. Beruntunganya aku masih bisa berpikir dengan tenang dan menemukan jalan keluar dari sakit yang kurasa.

Kubiarkan diri membaur dengan sakitnya, menikmati setiap proses yang ada dengan lapang dada. Dan pelan-pelan, luka yang tadinya masih jelas terpampang akhirnya hilang. Kubantu hati untuk tak lagi lelap dalam kenangan masa lalu, dan bersiap diri untuk tak selalu merasa jadi pihak yang tersakiti.

Sakit Hati dan Kecewa Membuatku Berubah, Aku pun Jadi Lebih Tahu Apa Itu Arti Cinta

Ya, selama ini kupikir cinta hanya tentang bahagia, tapi ternyata aku salah. Sebab lebih dari itu, nyatanya cinta tak melulu terisi cerita manis nan indah. Tapi juga ada kecewa dan luka yang bisa datang kapan saja ia suka.

Dulu aku pernah bahagia karena cinta, tapi kemarin aku juga kecewa karena percaya. Bukan ingin menyesali semua hal yang sudah terjadi, hal yang justru aku sadari adalah makna dari cinta yang sesungguhnya sedang kujalani.

Kamu mungkin berpikir bahwa aku sedang menghibur diri, hanya karena ditinggal pergi oleh kekasih. Tapi, perlu kejelaskan lagi bahwa apa yang baru saja aku paparkan adalah hal baru yang kini kuyakini jadi makna dari cinta yang sesungguhnya. Bukan tentang sumber bahagia, tapi juga asal mula dari luka.

Tak Lagi Menggantungkan Harap Pada Satu Orang, Sekalipun Ia Adalah Orang yang Kusayangi

Ini adalah hal lain yang akhirnya kini aku juga jalankan. Tapi jangan pikir aku sedang kehilangan kepercayaan. Karena sesungguhnya aku kini tak lagi akan mempercayakan sepenuhnya bahagiaku pada manusia. Karena sekuat apa pun aku mencoba untuk percaya dan berharap tak lagi terluka, akan selalu ada saja hal-hal yang diluar rencana.

Suatu saat mungkin aku akan kembali menjatuhkan hati pada sosoknya yang entah siapa. Membiarkannya membuatku tertawa dan bahagia hanya karena tingkah konyolnya. Tapi untuk sesuatu yang akan jadi sumber bahagia, kupikir hanya akan datang dari dalam diriku saja. Bukan dari dia, atau kamu yang pernah kucinta.

Segala Hal yang Telah Lalu, Kujadikan Pengalaman Untuk Maju

Masih jelas diingatan, bagaimana aku akhirnya kamu buat kecewa. Merasa sakit hati hanya karena tak bisa lagi bersama, bahkan aku hampir tak bisa mempercayai kenyataan itu. Beruntungnya Tuhan masih memberiku kesempatan kedua, untuk bangkit dan kembali melanjutkan hidup yang kupunya.

Tak perduli bagaimana orang akan memandangnya, tapi kupikir sakit hati kemarin justru jadi satu-satunya alasan untukku bisa kembali berjalan untuk mencari cinta. Barangkali kamu berpikir bahwa aku masih saja kecewa, dan tak ingin membuka diri pada cinta lain yang ada. Untuk itu dengan tegas akan kukatakan, jika pemikiranmu itu salah besar.

Dan Kini, Aku Bisa Sedikit Lebih Bijak Dalam Hal Memilih Dia yang Layak Untuk Diperjuangkan

Konon sakit hati dan kekecewaan yang sedikit lebih panjang jadi sesuatu yang wajar untuk dirasakan selepas pengkhianatan. Walau ini akan terdengar seperti omong kosong dari seorang korban pesakitan, aku ingin jelaskan bahwa semua yang kamu dengar barusan adalah benar.

Tapi berita baiknya, kini aku lebih bisa memilah dan memilih dengan baik mana orang yang pantas untuk diperjuangkan. Tak lagi ingin sembarangan, aku belajar untuk bisa lebih baik dalam memahami seseorang. Dan tak selalu berpaku pada hal-hal manis yang ia tunjukkan di hadapanku. Sebab kamu yang terlihat baik di depanku saja bisa menyakitiku sedemikian rupa.

Tapi Untuk Kembali Bersama, Kupikir Aku Tak Lagi Bisa

Setelah semua kecewa dan sakit hati yang kamu perbuat, pergi dan menghilang jadi hal paling menyakitkan yang masih aku ingat sekarang. Lalu kini, tanpa merasa bersalah dan berdosa. Kamu kembali datang dengan tanpa beban di kepala. Memintaku untuk kembali membuka maaf dan memulai cerita baru yang kemarin sempat tertunda.

Ya, dulu dengan mudah mungkin aku akan menerima ajakanmu. Tapi sekarang kamu harus tahu bahwa perempuan ini bukan lagi manusia yang sama seperti dulu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Meski Hidup Kadang Menyebalkan, Belajarlah untuk Selalu Bersyukur lewat Cara Ini!

Tak ada satu pun kehidupan yang selalu berjalan sesuai dengan keinginan. Kamu pun tak bisa mengatur kehidupanmu agar sesuai dengan apa yang kamu mau. Yang bisa kamu lakukan hanyalah bersyukur. Berikut adalah 7 cara agar kamu tetap bersyukur meski terkadang hidupmu dipenuhi dengan hal yang menyebalkan.

1. Berpikiran Positif Bahwa Setiap Hal Buruk yang Datang Sangat Berguna untuk Proses Pendewasaanmu

Tak perlu menyalahkan siapapun atas apa yang menimpa hidupmu. Kamu harus paham bahwa apapun hal yang terjadi dalam hidupmu, itu adalah cara terbaik Tuhan untuk mendewasakanmu.

2. Tetap Bersyukur untuk Hal Kecil

Cobalah untuk selalu bersyukur untuk hal-hal kecil di sekelilingmu. Jadikan rasa syukur sebagai rasa yang harus kamu terapkan dalam otak dan juga hatimu. Dengan begitu kamu akan menjalani kehidupanmu dengan baik.

3. Menjadikan Rasa Syukur Sebagai Kebiasaan

Layaknya saat kamu melakukan sebuah aktivitas yang sudah biasa kamu lakukan, pasti kamu akan terbiasa dan akan dengan otomatis melakukannya. Cobalah menempatkan “bersyukur” sebagai salah satu kebiasaan dalam hidupmu.

4. Adakalanya Kamu Perlu Mengabaikan Masalah yang Datang

Meski masalah harus dicari solusinya, namun adakalanya kamu juga perlu mengabaikan masalah yang datang menghampirimu. Jangan membuat setiap masalah menjadikanmu mudah stress dan risau. Tersenyumlah, dan buatlah harimu tetap menyenangkan.

5. Jangan Fokuskan Pikiranmu pada Masalah yang Tak Ada Habisnya

Fokus saja pada hal yang bisa kamu atasi. Pandanglah sebuah masalah sebagai alasan untukmu tetap bersyukur. Adakalanya kamu tak perlu terlalu fokus pada masalah yang tak ada habisnya.

6. Tulis Keberkahan Apa yang Kamu Dapatkan dalam Seharian

Apapun kebaikan yang kamu dapatkan dalam sehari ini, coba tuliskan semuanya. Mulai dari masih bisa bangun tidur, bernapas dengan bebas, melihat matahari dan masih banyak hal lainnya. Dengan melakukan hal ini, kamu akan tahu kenapa kamu harus merasa bersyukur atas apapun yang menimpa hidupmu. Karena dibalik semua masalah, selalu ada berkah di dalamnya.

7. Buat Sendiri Definisi Bersyukur Menurutmu

Rasa syukur perlu dihaturkan saat kamu mendapatkan hal baik saja, itu adalah pandangan yangs alah. Kamu harus tetap bersyukur dalam kondisi seburuk apapun. Kamu akan menemukan alasannya jika kamu tahu apa definisi bersyukur itu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Perlu Tunggu Tahun Baru, Kamu Bisa Berubah dari Sekarang Kalau Kau Mau

Resolusi atau perubahan baru dalam hidup, kerap kali dihubungkan dengan tahun baru. Biasa kita akan membuat sederet list target yang akan dilakukan. Meski akhirnya hanyalah jadi sebuah angan-angan, yang kemudian terlupakan.

Bicara soal perubahan dan sesuatu yang mengarah pada kebaikan. Sebenarnya ada banyak hal sederhana namun sarat makna yang bisa kita lakukan dengan mudah. Tak perlu menunggu tahun baru, kalau memang ingin jadi pribadi yang lebih baru kamu bisa memulainya sekarang kalau mau.

Mulailah dari Diri Sendiri Diri, Belajar Lebih Tenang untuk Melihat Sebuah Masalah dari Dua Sisi

Selama ini, kamu mungkin sering gegabah dalam mengambil keputusan. Untuk kemudian menyesal atas pilihan yang kamu lakukan. Tak apa, semua itu adalah bagian dari proses pembelajaran diri. Jatuh bangun kita dalam perjalanan menuju kedewasaan, mungkin akan kita jalani dengan berbagai macam cara.

Sebaliknya, mulai dari sekarang cobalah untuk belajar melihat sebuah masalah dari sudut pandang yang berbeda. Tak hanya dari satu sisi saja, tapi juga pahami dari sisi lainnya. Ini akan membantumu melihat celah yang selama ini mungkin bisa jadi adalah sesuatu yang harusnya kau pilih. Menyesal tak akan berguna, tapi belajar dari kesalah jadi pondasi kuat untuk perubahan selanjutnya.

Kenali dan Pahami Dirimu Lebih Dalam Lagi

Sibuk untuk mengerti diri orang lain, tapi diri sendiri tak pernah dipahami dengan baik. Terlalu memikirkan nasib orang, memang bukanlah pilihan yang benar. Karena biar bagaimana pun, kita tak akan bisa sampai pada hal-hal besar. Kalau pada diri sendiri saja tak kenal.

Titik ini akan membawa kita untuk tahu lebih dalam lagi. Potensi apa sebenarnya yang kita miliki untuk bisa berupaya lebih keras lagi. Mampukah kita meraih apa yang selama ini diingini, hingga kekuatan apa yang perlu ditambah untuk bisa mewujudkan mimpi yang kita punya.

Dengan begitu, kita paham ancang-ancang seperti apa yang akan dibutuhkan. Untuk mimpi yang diinginkan.

Selanjutnya, Cobalah untuk Mencintai Diri Sendiri Lebih dari Hari Sebelumnya

Setelah proses mengenali diri sendiri yang kau lakukan berjalan dengan baik. Maka tak ada salahnya untuk mencintai diri sendiri juga. Berikan beberapa hal yang akan menyenangkan hati. Menghadiahi diri dengan sesuatu yang sudah lama ingin dibeli, pergi liburan sendiri, hingga menikmati waktu cuti sejenak tanpa terdistraksi.

Walau katanya ini adalah sesuatu yang biasa, tapi akan memberi kelegaan dan ketenangan dalam jiwa. Lagipula, ini bukanlah sesuatu yang salah. Tak juga merugikan diri kita. Lalu apa salahnya jika harus dicoba?

Jangan Disesali, Belajarlah Berdamai untuk Menerima Semua Kekurangan Diri

Kamu mungkin belum juga lulus dan menyelesaikan skripsi, belum menemukan pekerjaan impian, belum merasa cocook dengan pacar yang sekarang, hingga kegagalan dan ketidaksempurnaan lain yang masih jadi kekurangan. Setiap orang hidup dengan segala macam kelebihan dan kekurangannya. Termaksud mereka yang kau lihat bahagia-bahagia saja.

Untuk itu belajar berdamai dengan semua yang kita miliki jadi salah satu cara yang kan membantu kita lebih bijaksana. Berterimakasih untuk selama yang sudah ada, dan terus berusaha untuk sesuatu yang masih ingin dicari keberadaannya. Selalu ingat bahwa tak ada manusia yang sempurna. Tapi bagaimana cara kita menemukan titik baik dari kelemahan, akan membuat kita menjadi manusia yang mampu sempurna. Ya, setidaknya kita sudah mencoba.

Kemudian, Mulai Tentukan Apa yang Memang Kamu Inginkan

Ketika semua proses tadi berjalan sesuai rencana yang kita ingin. Langkah selanjutnya adalah menentukan mimpi mana saja yang akan menjadi tujuan. Kapan target skripsi kita harus diselesaikan, pekerjaan seperti apa yang harus kita dapatkan, hingga deretan mimpi lain apa yang harus kita wujudkan.

Fokuskan diri pada tujuan, dan tanggalkan semua hal lain yang akan menganggu pikiran. Langkah ini mungkin sederhana, tapi percayalah akan memberi makna dan dampak yang luar biasa. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kenali Tanda Rekan Kantormu Menyebalkan, Tak Usah Buang-buang Waktu untuk Mengajaknya Berteman

Hampir semua orang memiliki sisi yang menyebalkan. Coba saja tanya ke teman-temanmu. Pun tak menutup kemungkinan kalau kamu bisa bertemu orang yang menyebalkan di mana pun. Ketika ada seseorang yang memiliki sisi menyebalkan, tak masalah kalau kamu mau menghindari berurusan dengan orang yang seperti itu.

Ini mungkin kamu akan tahu kalau kamu tak akan tahan dengan sifatnya. Kawan, sesekali menjaga jarak dengan orang yang memiliki hal-hal negatif itu baik lho. Kalau kamu memiliki teman dan dia memunculkan tanda-tanda seperti ini, kamu harus berhat-hati ya!

Senang Di Atas Penderitaan Orang Lain

Hal ini mungkin jarang ditunjukkan oleh beberapa orang. Tapi kalau kamu punya teman yang menunjukkan kebahagiaannya padahal ada temannya yang sedang tertimpa musibah, sebaiknya kamu jaga jarak saja dengan teman tipikal semacam ini. Ia mungkin tak terlihat tertawa.

Tapi selentingan atau nyinyiran yang keluar dari mulutnya jadi pertanda kalau dia ini punya karakter senang kalau ada temannya yang menderita. Bukankah jauh lebih baik bertemu dengan teman yang mampu bersimpati dan berempati?

Ia tak Kelihatan punya Rasa Tanggung Jawab Terhadap Pekerjaannya

Saat seseorang mendapatkan suatu tanggung jawab untuk melakukan sesuatu, pasti setidaknya dia akan memiliki rasa tanggang jawab itu. Tapi ada lho,  beberapa orang yang tak punya rasa tanggung jawab tinggi. Mereka cuek saja dengan tanggung jawab yang sejatinya dibebankan padanya.

Kalau orang semacam ini ada di lingkup kerja atau di kantormu, bukankah yang ada hanya merugikanmu? Bisa saja, kalau kamu meminta tolong sesuatu dan dia mengiyakan di awal, tapi pada akhirnya dia tak melakukannya, jadinya menyebalkan, kan?

Kamu Merasa Tak Nyaman Saat Berada di Dekatnya

Saat kamu menghabiskan waktu bersama seseorang atau berada dekat dengan orang semacam ini, kamu akan merasakan energi atau aura yang muncul dari orang itu. Saat kamu berkumpul dengan teman-temanmu, tiba-tiba ada salah satu temanmu yang membuatmu merasa tak nyaman. Bisa karena perilakunya, atau hal-hal kecil yang ditunjukkan, lho. Ini juga menjadi sebuah tanda bagi kamu untuk mempertimbangkan apakah dia adalah teman yang baik atau kurang baik.

Faktanya, Banyak Teman yang Mulai Mengingatkanmu

Saat kamu mengenal sosok yang menurut orang-orang menyebalkan, maka saat berurusan dengannya kamu juga harus berhati-hati. Kamu butuh pendapat orang-orang terdekat kamu atau setidaknya caritahu tahu orang seperti apa dia. Ini tindakan antisipasi yang kamu lakukan untuk berhati-hati untuk berteman dengan orang lain lho.

Dia Tak Pernah Merasa Bersalah

Kesalahan bisa dilakukan secara sengaja atau tak sengaja. Saat orang merasa melakukan sesuatu yang salah, normalnya dia akan merasa tak enak atau merasa ganjal. Namun, kalau kamu bertemu orang yang melakukan kesalahan dan dia justru tak menunjukkan rasa bersalah atau semacamnya, kamu harus merasa janggal dengan hal ini. Dia malah menunjukkan sikap santai-santai saja. Kamu patut curiga dengan karakter dia yang sebenarnya.

Setidaknya kamu berhati-hati dengan karakter orang yang malah akan memberikan efek nagatif untuk kamu, ya. Kamu harus bisa memilih mana yang bisa menjadi teman dekatmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top