Community

Saat Kamu Ada di Titik Terendah, 7 Kalimat Ini Mungkin Bisa Membangkitkan Semangatmu Lagi

Roda kehidupan selalu berputar pada porosnya. Tuhan sudah mengatur itu semua. Ada kalanya hidupmu berada di titik terendah dan ada kalanya Tuhan mengangatnya ke titik tertinggi dalam kehidupan. Kamu hanya perlu terus berusaha untuk kehidupanmu. Jadilah sosok yang pantang menyerah. Ingatlah 7 kalimat ini saat kamu berada di titik terendah kehidupan.

1. Semakin Besar Impianmu, Semakin Luas Pula Jangkauanmu

Setarakanlah antara usaha dan impianmu. Semakin besar impianmu, semakin keras juga perjuangan yang harus kamu lakukan. Kamu tak akan mampu meraihnya tanpa sebuah usaha.

2. Jangan Berhenti Sampai Impianmu Ada di Genggamanmu

Kunci keberhasilan adalah perjuangan yang tiada hentinya. Jangan mudah mengeluh apalagi memutuskan menyerah di tengah jalan. Karena sesungguhnya perjalananmu masih sangatlah panjang.

3. Menang dan Kalah Urusan Biasa, Teruslah Bangkit dan Bangkit Lagi

Tak perlu mengkhawatirkan perihal kekalahan. Dalam hidup ini, menang dan kalah ada hal yang biasa terjadi. Kamu hanya butu untuk bangkit di setiap kekalahanmu, sampai kemenanganmu datang.

4. Jangan Memulai Jika Engkau Enggan Memperjuangkannya

Bulatkanlah dulu tekadmu. Jangan pernah memutuskan untuk berhenti saat kamu sudah mantap untuk memulai. Perjuangkan apa yang sudah  kamu mulai dari awal. Itu suatu hal yang harus kamu lakukan.

5. Kegagalan Hari Ini Bisa Jadi Keberhasilan di Hari Esok

Kamu tak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. Meskipun hari ini gagal, itu tak menjamin bahwa langkahmu esok hari juga akan mengalami kegagalan. Jangan berhenti berjuang dan mencoba bangkit dari sebuah kegagalan. karena dari situlah kamu akan belajar untuk menang.

6. Bukan Keinginan untuk Menang yang Jadi Poin Utama, Melainkan Persiapanmu untuk Menerima Kemenangan

Poin penting dalam perjuanganmu ada dalam proses menyiapkan kemenangan yang akan kamu jemput. Bukan sekedar keinginan untuk menang semata.

7. Semua Keberhasilan Berawal dari Kegagalan

Jangan bermimpi untuk menjadi orang yang berhasil jika kamu takut untuk gagal. Karena pada hakikatnya keberhasilan adalah sebuah pembelajaran dari kegagalan.

Kamu Juga Pernah Jatuh? Ceritakan Caramu Untuk Bangkit Kembali!

Kamu pasti pernah mengalami momen kamu bangkit bukan? Saat ketika kamu merasa di bawah, namun kemudian menemukan momen kembali ke keadaan yang lebih baik.

Ceritakanlah pengalamanmu ini, agar orang lain dapat belajar dari itu. Bisa jadi momen bangkitmu selepas putus cinta dari si dia. Atau momen perjuangan ketika kamu berhasil mendapatkan pekerjaan impian. Atau hal seru lainnya yang layak jadi semangat bagi orang lain.

Karena Tolak Angin sedang mengadakan kompetisi pencarian #CaraPintarGueBangkit menurut versi kamu. Syaratnya mudah:

1. Unggah foto yang menggambarkan momen bangkit Kamu dengan hastag #CaraPintarGueBangkit dan deskrispikan momen bangkit tersebut

2. Unggah foto tersebut di akun sosial media Anda dengan menyebut akun Instagram @tolak_angin atau Facebook Tolak Angin Tolakangin Sidomuncul serta juga menyertakan #CaraPintarGueBangkit.

3. Jangan lupa juga syaratnya harus mengikutinya harus follow Instagram @tolak_angin dan Like Facebook Pagenya Tolakangin Sidomuncul

Nantinya Periode kompetisi berlangsung dari tanggal 7 Agustus 2017 sampai dengan 31  Agustus 2017. Dan masing-masing pemenang akan mendapatkan Voucher MAP senilai Rp2000000. Ketentuan lengkapnya bisa dilihat disini. Jadi yuk ceritakan #CaraPintarGueBangkit menurut versi kamu!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Marini Zumarnis Akui Belum Bisa Hubungi Inneke Koesherawati

Aktris senior Marini Zumarnis mengaku belum bisa menghubungi sahabatnya, Inneke Koesherawati yang tengah bermasalah dengan KPK terkait skandal suap yang melibatkan suaminya, Fahmi Darmawansyah yang ditahan di LP Sukamiskin, Bandung.

Marini belum bisa mendengar langsung terkait kejadian yang menimpa wanita yang telah menjadi sahabatnya selama 20 tahun tersebut.

“Ya mendengar berita itu saya juga kaget, tapi enggak boleh suudzon dulu. Kita tanya dulu cerita yang sebenarnya apa, terjadinya apa?” kata Marini seperti dikutip dari Vivanews.com.

Inneke diketahui ikut diamankan tim Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia diperiksa sebagai saksi kasus operasi tangkap tangan di Lapas Sukamiskin, Bandung. Pada Sabtu, 21 Juli lalu, Inneke dijemput di kediamannya yang berada di kawasan Menteng.

Seiring pemberitaan yang tengah ramai, Marini tetap berbaik sangka. Ia yakin sahabatnya orang baik yang bisa melewati ujian yang ada. Doa selalu tercurah untuk Inneke dari Marini.

“Saya sebagai sahabat selalu mendoakan dia yang baik. Karena dari yang dulu juga kita saling menguatkan dan saya yakin Inneke orangnya baik,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kenapa yah, Gaji Bulanan Selalu Terasa Kurang?

Tak perlu banyak ngeles, semua dari kita tentu selalu berpikir akan hal yang sama. Tentang kurang banyaknya nominal rupiah yang masuk ke tabungan untuk setiap bulannya. Bisa makan tanpa merasa kelaparan setiap hari, tapi masih saja berpikir bahwa gaji kurang dari kata mumpuni.

Alih-alih menabung, hal yang lebih sering terjadi. Kita lebih banyak mengeluh kala hari sudah tiba di penghujung bulan. Anehnya, orang lain yang gajinya masih dibawah rata-rata justru bisa terlihat bahagia dan tak pernah mengeluh akan situasi keuangannya. Lantas ada apa dengan kita, yang gajinya sudah cukup tapi saja merasa kurang setiap bulan?

Iya, kita memang tak pernah tahu apa yang dikerjakan oleh mereka. Mungkin saja ia punya penghasilan sampingan, atau aset lain yang juga menguntungkan. Tapi daripada terus menerus mengutuki hidup dengan merasa gaji kurang banyak. Cobalah pahami beberapa hal yang mungkin sedang kamu jalani ini.

Tak Akan Ada Bahagia Ketika Kamu Masih Membandingkan Hidupmu dengan Orang Lain di Luar Sana

Ini jadi hal pertama yang perlu kita pikirkan. Sebab begini kawan, setiap orang punya jalan cerita yang berbeda-beda. Kamu mungkin senang jika punya banyak uang, tapi orang lain belum tentu punya pandangan yang serupa kan? Dan pilihan kita untuk membandingkan kehidupan dengan orang lain, jelas jadi pemicu rasa nelangsa yang semakin menjadi-jadi.

Dengan kata lain, kadang kala bukan gaji yang terasa kurang. Hanya saja kita masih belum bisa paham, bagaimana caranya untuk menikmati apa yang sudah didapatkan. Lagipula membandingkan pencapaian orang lain dengan apa yang kita miliki, toh tak akan merubah apapun dalam diri. Yang ada kita makin merasa sedih dan kekurangan.

Lupa dengan Hal yang Sudah Dimiliki, Dan Terjerat Untuk Memenuhi Sesuatu yang Diingini

Tak ada yang salah dalam memenuhi keinginan hati, biar bagaimanapun sesekali kita pantas utnuk menghadiahi diri dengan apa yang mungkin sedang disukai. Yap, kamu boleh beli arloji mahal jika memang sedang ingin, begitu pula dengan kamu yang mungkin ingin memanjakan diri di salon kecantikan seharian. Semuanya sah-sah saja untuk dilakukan, dengan catatan hal itu bukanlah sesuatu yang dipaksakan.

Gaji mu bisa saja terasa cukup, jika hanya untuk digunakan pada hal-hal yang memang dibutuhkan. Bukan demi gaya dan dijadikan ajang pamer semata. Bahkan keinginanmu untuk bisa terlihat “wah” didepan orang bisa menjeratmu dalam kesusahan jika terlalu dipaksakan.

Gaya Hidup Meningkat, Seiring dengan Naiknya Pendapatan Bulanan

Coba ingat lagi, dulu sewaktu baru bekerja dengan gaji yang masih tak seberapa. Kita bisa memenuhi semua kebutuhan dengan baik, bahkan beberapa kali masih ada sisa gaji yang bisa disisihkan untuk tabungan. Namun anehnya, sekarang ketika gaji sudah jauh lebih besar. Gaji yang kita peroleh masih saja terasa kurang.

Tenang saja, uangmu tak hilang ataupun bergerak ke luar saku. Hanya saja, seiring dengan bertambahnya gaji dan pendapatan, gaya hidup dan kebutuhan pun turut serta meningkat. Kamu yang dulunya bisa makan di warteg, dengan posisi dan pendapatan sekarang sudah merasa sanggup untuk makan di warung yang lebih mahal. Begitupula pada kebutuhan lain yang juga berubah serta berkembang. Entah karena memang ingin, atau hanya karena gengsi saja.

Tolong Bedakan, Mana Hal yang Kamu Butuhkan dengan yang Hanya Sekedar Ingin Saja

Jika harus dipikirkan kembali, sebenarnya tak ada gaji yang kurang banyak atau yang telalu sedikit. Semuanya hanya masalah, kemampuan kita untuk mengalokasikan uang tersebut pada kebutuhan. Dan sialnya, kita sering kali terjebak dalam hal membedakan kebutuhan dengan yang bukan kebutuhan.

Merasa bahwa seseuatu benda atau hal apa saja yang terlihat di depan mata, sedang dibutuhkan diri. Kemudian tanpa sadar melenggang untuk membelinya, meski saat sudah sampai di rumah. Kadang benda tersebut tak akan dipakai, atau dibiarkan begitu saja. Begitu kira-kira gambarannya.

Karena sekecil dan sebesar apapun gaji kita akan selalu terasa kurang, jika akan dipakai untuk memenuhi gaya hidup. Tapi akan selalu cukup, untuk kebutuhan hidup.

Kalau Masih Tetap Terasa Kurang, Cobalah Cari Alternatif Lain Untuk Menolong Keuangan

Untuk urusan pendapatan dan kebutuhan hidup, memang jadi dua hal yang sulit diselaraskan. Tapi bukan berarti tak bisa ya. Hanya saja, kadang kita tak menemukan jalannya saja. Agar tak semua hal jadi pemicu pengeluaran, pelan-pelan kita boleh berbenah akan hal-hal yang bisa membantu saku untuk urusan uang keluar.

Dan demi menekan beberapa pengeluaran, kamu bisa memilih kendaraan bijak yang irit untuk kawan berkendara harian, apalagi kalau bukan, Suzuki Nex II. Skuter matic keluaran terbaru dari perusahaan otomotif berlogo ‘S’ ini, hadir untuk menawarkan seri roda dua terbarunya yang juga dikenal irit bahan bakar.

5 Varian design terbarunya jadi pilihan lain yang juga bisa kita sesuaikan berdasarkan karakter masing-masing. Mulai dari Sporty Runner, Fancy Dynamic, Elegant Premium, Elegant dan Standart. Hadir dengan bentuk dan panjang yang lebih berbeda dari generasi sebelumnya, Suzuki Nex II kini hadir dengan floorboarding atau sandaran kaki yang lebih luas, serta Lead Headlight denga lampu LED yang lebih terang. Dilengkapi pula dengan visor, untuk kesan yang lebih sporty.

Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Dengan kata lain, tak hanya usungan tagline #KerenCaraBaru yang memang membuatmua terlihat berbeda saja, mengendarai Suzuki Nex II akan membantumu menekan pengeluaran bulanan, sehingga gaji tak selalu terasa kurang. Karena selain nyaman, kuda besi ini juga terkenal irit bahan bakar.

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bertemu Sesekali Tapi Berkualitas Jauh Lebih Baik, Daripada Setiap Hari Berjumpa Tapi Sibuk dengan Ponsel dan Sosial Media

“Percayalah kawan, hidupmu bukan untuk menyenangkan semua orang. Kamu hanya perlu bertahan bersama mereka yang memang menyenangkan, bukan yang hanya ingin disenangkan”

Perihal hubungan dengan seseorang, pertemuan sering disebut-sebut jadi kunci untuk bertahan. Namun apakah benar demikian? Sayangnya tidak kan? Toh, banyak yang berteman dan nongkrong bersama setiap malam. Tapi masih bisa saling tuduh dan menjelek-jelekkan. Sedangkan, dia yang hanya sesekali bertemu justru lebih memaknai hubungan pertemanan. Lalu manakah yang sebenarnya kita butuh?

Nah, jika kamu akan bertanya padaku. Jelas saja aku lebih memilih, bertemu sesekali dengan obrolan dan waktu berkualitas daripada harus berteman dengan orang yang lebih mementingkan gadget daripada teman.

Sosok yang Ditemui Mungkin Memang Itu-Itu Saja, Tapi yang Jadi Penentu Adalah Apa yang Terjadi di Pertemuan Kita

Benar memang, kita hidup di era dimana telepon genggam jadi sesuatu yang dekat dalam diri. Dibawa kemana saja kita pergi, sampai kadang lupa jika tujuan bertemu adalah berbincang-bincang dengan teman. Bukan berpindah tempat hanya untuk sibuk bermain gadget di tangan.

Dia yang akan kamu temui, memang hanya si itu-itu saja. Tapi apa yang terjadi di pertemuan akan jadi makna ya berbeda. Jika kamu dan temanmu lebih memilih sibuk pada handphone, mungkin pertemuannya memang tak bermakna. Padahal obrolan dan perbincangan yang bermakna bisa jadi penguat dalam tali pertemanan kita.

Obrolan yang Mengalir Begitu Saja, Jauh Lebih Bermakna daripada Sibuk Stalking Orang yang Tak Disuka Bersama-sama

Gambarannya begini, membicarakan orang lain di satu forum pertemuan memang sering terasa menyenangkan. Tapi apa iya, hal-hal seperti ini bermakna untuk kita? Jika ternyata tak memberi dampak apa-apa untuk kehidupan, untuk apa dilakukan?

Lebih dari itu, memulai obrolan dengan pembahasan yang mungkin menyenangkan. Bisa jadi salah satu hal yang akan melahirkan atau membuka wawasan. Tak hanya sibuk untuk bersuara kontra pada pemerintah, kita dan teman mungkin bisa belajar bersama untuk lebih memahami negara kita. Begini misalnya.

Maknai Setiap Pertemuan dengan Membuat Kesan yang Tak Terlupakan

Demi kesan yang berbeda, dan menghindari kebosanan atas hubungan pertamanan yang begitu-begitu saja. Kita dan beberapa orang yang memang jadi kawan dekat bisa mencoba beberapa hal baru. Misalnya, menjajaki tempat-tempat wisata seputar kota, pergi mencicipi kuliner di beberapa tempat yang belum pernah didatangi sebelumnya, sampai melakukan perjalanan bersama ke luar kota yang mungkin tidak terlalu jauh jaraknya.

Untuk kesan perjalanan yang berbeda. Menyambangi tempat-tempat tadi dengan sepeda motor, barangkali jadi sesuatu yang layak dicoba. Selain menghemat waktu, berkendara dengan roda dua bersama teman konon akan menumbuhkan rasa kekerabatan yang lebih dekat. Tak ada yang perlu dipusingkan, sebab Suzuki Nex II bisa dijadikan pilihan untuk perjalanan yang akan kita lakukan.

Lain dari seri sebelumnya, kita bisa berboncengan dengan leluasa tanpa merasa kesempitan. Karena kendaraan roda dua ini, kini hadir degan panjang dan lebar yang lebih mumpuni. Fitur lain yang juga jadi salah satu perubahan signifikan dari generasi terdahulunya ada pada bagian Floorboarding atau sandaran kaki yang lebih luas. Jadi kita akan tetap merasa nyaman selama berkendara.

Bahkan pada varian tertentu dalam kompartemen ini ada juga yang memiliki tempat charger untuk handphone. Jika di generasi pertamanya, cuma ada satu varian Suzuki Nex II terbaru hadir dengan 5 varian yang berbeda. Mulai dari Sporty Runner, Fancy Dynamic, Elegant Premium, Elegant dan Standart. Dimana setiap variannya ini dibedakan dari pilihan kelengkapan fitur dan aksesoris yang dimiliki.

Karena Hal-hal Sederhana Kadang Memberi Makan yang Jauh Lebih Berharga

Kita mungkin hanya pergi ramai-ramai ke salah satu tempat makan, menikmati hidangan bersamaan atau memasuki beberapa tempat wisata di tengah-tengah kota. Bukan sesuatu yang mewah. Tapi interaksi yang berlangsung jadi sesuatu yang melahirkan kehangatan berbeda.

Dulu, kamu mungkin tak tahu jika temanmu tak suka makan ikan, tapi setelah makan bersama kamu jadi tahu jika ia lebih suka ayam. Begitupun pada hal-hal lain yang akan menambah wawasan dari hasil obrolan. Perjalanan-perjalanan yang akan kita lakoni mungkin terbilang sederhana, tapi kebersamaan yang ada akan selalu bermakna.

Tak Semua Teman Membuatmu Lebih Baik, Maka Jaga Jarak dengan Mereka yang Memberi Dampak Negatif

Memilah-milah dan membedakan teman, konon jadi perbuatan yang kurang menyenangkan. Itu pulalah yang menjadi alasan, mengapa akhirnya kamu akan berteman pada semua orang. Dengan catatan bisa membedakkan, mana dia yang memang benar-benar teman dengan dia  yang hanya sekedar saling kenal.

Kita tak dapat merubah teman kita jadi seperti yang kita ingini, namun membatasi diri dalam bergaul dengan mereka yang dinilai tak baik adalah sesuatu yang bisa kita putuskan sendiri. Kesan pribadi yang supel, mungkin bisa kita emban jika selalu terlihat bersama dengan banyak orang. Tapi, kalau pertemuan-pertemuan yang ada hanya sekedar sibuk dengan ponsel ditangan, untuk apa? Sebaiknya, sisihkan waktu yang berkualitas untuk mereka yang memang paham, bagaimana menikmati waktu bersama dengan teman.

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top