Feature

Rumah Minimalis Akan Tetap Ciamik Asal Ditata Dengan 5 Cara Jitu Ini

Punya sebuah rumah sudah pasti jadi mimpi yang paling utama bagi pasangan yang baru menikah. Bersyukurlah kalau kamu dan pasanganmu berhasil mewujudkan mimpi yang satu ini sebelum menapaki kehidupan rumah tanggamu lebih jauh lagi. Karena memang akan lebih nyaman kalau punya rumah sendiri.

Menata rumah, apalagi soal interiornya, akan jadi tantangan tersendiri. Terlebih kalau kamu dan pasangan tergolong masih baru dan belum punya skill apa-apa soal penataan rumah. Apa lagi kalau rumah yang kamu tinggali tergolong minimalis. Kamu pun harus berpikir ekstra kreatif agar rumah tak kelihatan penuh dan sempit. Namun, jangan khawatir! Setidaknya kamu hanya perlu tahu lima hal mendasar dalam penataan rumah agar hunianmu, meskipun minimalis, tetap nyaman, terkonsep, dan rapi.

Aturlah Ruangan di Rumah dengan Pembagian Dua Kamar Tidur, Satu Kamar Mandi, serta Satu Dapur. Minimalis, Namun Lengkap

Ini yang paling penting. Sebelum beranjak lebih jauh soal desain interior atau serba-serbi yang lainnya, setidaknya sepakati ruangan yang akan dijadikan kamar tidur utama dan kamar tidur sampingan. Setelahnya, jangan lupakan soal letak kamar mandi dan dapur. Pastikan penataannya rapi dan sesuai. Jangan ragu untuk sering berkonsultasi dan mencari tahu referensi soal tata letak rumah. Dengan begitu, asal penataannya rapi dan sesuai, dijamin rumah tersebut akan terasa luas.

Supaya Menambah Kesan yang Unik namun Hangat, Pilihlah Lantai Kayu untuk Rumahmu

Soal lantai, pilihlah lantai kayu. Percayalah, aksen kayu di rumah minimalismu akan membuat tampilan rumah jadi lebih elegan dan menambah suasana hangat dan nyaman untuk ditempati. Di Indonesia sendiri memang masih jarang untuk menerapkan lantai bernuansa kayu. Tapi kalau kamu ingin mencoba hal baru dengan memakai cara ini, ya mengapa tidak?

Minimalis Bukan Berarti Tak Bisa Punya Taman. Usahakan Rumahmu Memiliki Taman dengan Ukuran Mini di Belakang atau di Depan Rumah

Penghuni rumah minimalis yang ada di perkotaan sering mengeluhkan sulitnya membuat taman di area rumah mereka. Padahal keberadaan taman sangat penting peranannya untuk membuat rumah jadi lebih bernuansa alami dan asri. Apa lagi di perkotaan pasti sudah jarang sekali menemukan area hijau. Karenanya, tak ada salahnya menyediakan sedikit lahan berukuran mini, entah di belakang atau di depan rumahmu untuk nantinya ditanami tanaman hias dan pohon yang berukuran kecil. Tak perlu yang super mewah, yang minimalis namun mampu menambah keasrian pun sudah cukup.

Khusus Untuk Rumah Minimalis Berlantai Dua, Jangan Sampai Lupa Membuat Perhitungan Letak Tangga

Harga tanah yang mahal jadi problematika tersendiri. Itulah mungkin yang jadi alasan rumah tingkat dua semakin banyak di daerah perkotaan. Kalau kamu memang terpikirkan membangun rumah yang semacam ini, setidaknya ada hal juga yang wajib dipertimbangkan. Salah satunya yaitu soal letak tangga. Meski terkesan sepele, letak tangga yang salah akan membuat rumah minimalis jadi terlihat penuh dan sempit. Karenanya, harus pintar-pintar berdiskusi dengan arsitek yang membantumu mendesain rumah ya.

Dapur Fancy Akan Jadi Primadona dan Membuatmu Tak Bosan Saat Sedang Berkutat di Rumah Seharian

Dapur memang diperuntukkan sebagai tempat memasak dan mencuci piring. Tapi bukan berarti kamu jadi melupakan bagaimana penataan dapur. Sebab sejatinya dapur merupakan salah satu bagian rumah yang paling penting. Mulai sekarang, carilah referensi dapur minimalis yang bisa dengan mudah ditiru. Percayalah, dapur pun bisa jadi primadona kalau kamu pandai menatanya. Kalaupun tak ada space khusus untuk meja makan, tak masalah, asal penataan kitchen set di dapur tidak asal-asalan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Laki-laki Bertubuh Pendek Lebih Sering Marah Dibanding Mereka yang Tinggi

Kalau harus diperhatikan, seorang lelaki yang bertubuh pendek ternyata lebih sering marah dan mudah terbakar cemburu dibanding mereka yang lebih tinggi. Tapi ini bukan sekedar perkiraan biasa. Karena dari hasil temuan para ilmuwan yang melakukan penelitian di Centres for Disease Control di Atlanta, ternyata lelaki bertubuh pendek lebih mudah terpancing emosi.

Menariknya lagi, penelitian yang dilakukan terhadap setidaknya 600 lelaki berusia 18 sampai 50 tahun ini, juga menemukan bahwa laki-laki bertubuh pendek juga lebih mudah emosi dan melakukan kekerasan dibanding mereka yang bertubuh  tinggi.

Hasil dari penelitian tersebut berkata, bahwa mereka yang pendek menganggap dirinya kurang maskulin yang kemudian bisa memicu tingkat ketakutan dan amarah dalam diri mereka.

Sumber : The Mirror

Disamping itu, penelitian lain yang dilakukan ilmuwan di Universitas Oxford juga mengungkapkan jika alasan seseorang bertubuh pendek lebih mudah marah sebenarnya sangat sederhana. Rasa percaya diri yang kurang, ditambah anggapan masyarakat tentang orang pendek kurang menarik, menjadikan mereka lebih mudah marah hingga berpikir negatif.

Namun tak selalu buruk, karena selain hasil temuan yang tadi sudah disebutkan. Peneliti tersebut juga menemukan fakta bahwa tak semua laki-laki bertubuh pendek lebih mudah marah. Karena, penelitian lain juga menemukan bahwa beberapa laki-laki pendek bahkan memiliki kesabaran yang lebih baik. Beberapa dari mereka juga memiliki rasa percaya diri tinggi, bahagia yang natural dan kemampuan menerima diri sendiri yang lebih baik.

Sumber : YouTube

Dengan kata lain, kita pun harus tahu jika faktor fisik bukanlah satu-satunya pemicu untuk seseorang, (khususnya laki-laki) kehilangan rasa percaya dirinya. Karena biasanya, ada beberapa hal lain yang juga mempengaruhinya. Mulai dari faktor ekonomi, lingkungan, keluarga, dan pekerjaan yang dimiliki.

Karena tinggi pendeknya seseorang kadang bukanlah sebuah jaminan bahwa ia mudah marah, cemburu atau tak percaya diri. Karena semuanya itu, kembali pada masing-masing pribadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top