Community

Rekomendasi Makanan dan Wisata Murah di Jogja yang Sayang untuk Kamu Lewatkan

Untuk kamu yang ingin travelling ke Jogja dengan budget rendah, kamu tak perlu khawatir. Ada banyak makanan dan tempat recommended buat kamu yang murah abis. Yuk langsung cek saja listnya di bawah ini.

Menu Andalan di Jogja, Apalagi Kalau Bukan Gudeg Jogja

Belum lengkap rasanya kalau kamu main ke jogja tapi tidak mencoba menu makanan khas yang legendaris ini. Kamu bisa memilih kawasan Jalan Malioboro sebagai tempat terenak dan murah untuk menikmati gudeg ini. Lokasinya ada di Pedestrian depan gedung Malioboro Mall. Harganya pun terjangkau, kamu hanya butuh merogoh kocek Rp 10 ribu rupiah saja untuk satu porsi yang berisi nasi, telur, gudeg dan juga teh hangat.

Nikmati Hamparan Keindahan Wisata Embung Nglanggeran

Kamu bisa mengunjungi tempat ini di pagi hari untuk menghindari hujan. Lokasinya sendiri membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam dari Kota Jogja. Kamu juga perlu hati-hati karena saat lokasi sudah dekat, jalanannya mulai sempit dan menanjak. Karena itulah disarankan untuk ke tempat yang satu ini di pagi hari, karena jika sudah hujan, tentu saja jalanan akan semakin licin dan berbahaya.

Jangan Lewatkan Juga untuk Berkunjung ke Wisata Jurang Tembelan

Kamu bisa merasakan suasana yang romantis di sana. Wisata yang satu ini terletak di Dlingo, Bantul. Wisata ini terkenal dengan beberapa spot foto yang keren dan unik. Kamu bisa memanjakan matamu dengan pemandangan indah yang bisa kamu  lihat di wilayah Jurang Tembelan ini. Akses jalan menuju tempat wisata ini cukup mudah kok.

Mampir Juga Yuk ke Wisata Batu Songgo Langit

Mampirlah ke tempat wisata yang satu ini jika kamu sudah ke wisata jurang tembelan. Lokasinya tak jauh dari lokasi wisata Jurang Tembelan kok. Setidaknya kamu hanya butuh waktu tempuh sekitar lima menit saja. Suasana hutan yang masih asri dijamin bakal bikin kamu betah berlam-lama berada di sana. Lokasinya sendiri terletak di Dusun Sukarame, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogyakarta.

Yakin Deh, Kalau Sudah Sampai di Puncak Becici Pasti Rasanya Tak Mau Cepat-cepat Pulang

Puncak Becici termasuk salah satu wisata yang tak kalah menariknya dengan wisata alam lainnya seperti Embung Ngelanggeran, Jurang Tembelan maupun Batu Songgo Langit. Kamu bisa menyaksikan momen matahari terbenam dari puncak ini. Puncak Becici juga memiliki deretan pohon-pohon pinus loh. Kalau kamu memang mengaku sebagai pecinta sunset, kamu wajib datang ke tempat wisata yang satu ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berkunjung ke Vatikan, Menteri Susi Penuhi Undangan dari Paus Fransiskus dan Bahas Isu Kelautan

Pada salah satu agenda kerja di Eropa baru-baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terlihat mengunjungi Vatikan untuk memenuhi undangan dari Paus Fransiskus. Yap, Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Vatikan Wanry Wabang mengungkapkan, Ibu Susi berkunjung ke Vatikan dalam rangka menghadiri audiensi dengan Paus bersama ribuan umat Katolik dan wisatawan non-Katolik.

Undangan tersebut beliau terima, tatkala menghadiri acara Our Ocean Conference di Bali 29-30 Oktober beberapa waktu lalu. Dalam acara yang berlangsung di Aula Paolo Sesto Vatikan, Rabu (12/12) lalu, pukul 09.00-11.00 waktu setempat tersebut. Menteri perempuan yang terkenal dengan kata “Tenggelamkan” itu, berkesempatan untuk bersalaman dengan Paus Fransiskus dan menyampaikan ucapan terima kasih atas surat Paus yang dikirimkan pada acara Our Ocean Conference 2018 serta mengundang Paus ke Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih secara langsung atas dukungan dan komitmen Vatikan yang disampaikan oleh H.E Archbishop Piero Pioppo…,” ucap bu Susi seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/12)

Selain itu, Menteri Susi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Richard Gallagher di Istana Apostolik Vatikan. Adapun tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas pengertian antara Vatikan dan Indonesia mengenai upaya penanggulangan pencurian ikan dan “perbudakan” di sektor perikanan.

Kepada Susi, Paus menyatakan akan terus mendoakan dan memberikan dukungan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Dan Vatikan juga berjanji, untuk setuju membantu upaya Indonesia mengangkat isu hak-hak kelautan di forum PBB.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top