Feature

Reaksi Berlebihan yang Harus Kamu Hilangkan, Agar Tak Disebut Drama Queen Oleh Orang-orang

Perempuan dengan reaksi yang berlebihan terhadap sesuatu sering sekali dicap drama queen alias ratu drama. Lucunya, orang dengan karakter seperti ini biasanya tidak menyadari kebiasaan atau salah apa yang mereka lakukan sampai mereka mendapat julukan semacam itu.

Sejatinya mendapat julukan drama queen bukanlah hal yang menyenangkan. Bahkan justru sebaiknya kalau sekelilingmu mulai menganggapmu demikian, ini saatnya kamu mengambil waktu sejenak, pikirkan kembali setiap hal yang kamu lakukan. Tanyakan kembali pada dirimu, apakah benar kamu terlalu berlebihan dalam menanggapi sesuatu? Tak ada salahnya juga menanyakan beberapa hal ini pada dirimu sendiri.

Suka Dianggap Memperumit Masalah

Bagi orang-orang di sekitarnya, seorang drama queen bukanlah problem solver. Melainkan seseorang yang jalan pikirannya sangat rumit dan justru sering memperumit situasi dan memperkeruh suatu masalah tanpa mereka sadari. Hal ini muncul karena mereka sudah terlalu terbiasa dan sering melakukan kebiasaan tersebut.

Untuk menghentikannya, kamu perlu teman yang mau mengingatkan jika kebiasaan buruk ini muncul. Jadilah orang yang open minded dan mau menerima kritik dari luar. Dengan begitu, kamu pun bisa mengubah atau mengurangi sifat burukmu.

Banyak yang Mengenalmu Sebagai Sosok yang Kelewat Perfeksionis

Terlalu mengharapkan hasil yang sempurna juga salah satu sifat dari sang drama queen. Jadi seseorang yang perfeksionis, asal bisa membawamu ke hal yang positif, sejatinya baik-baik saja. Tapi kebiasaan jadi sosok yang perfeksionis akan sangat berefek tidak baik jika kamu mulai merepotkan orang lain.

Misalnya, demi nilai tugas mu sempurna, kamu memaksa orang lain untuk menolongmu. Bahkan tanpa ucapan terima kasih. Jadi, kalaupun mau mempertahankan karaktermu yang semacam ini, jangan sampai merepotkan orang lain ya.

Reaksimu Sampai Membuat Sekelilingmu Justru Jadi Tak Nyaman

Hei kawan, memberikan reaksi yang terlalu berlebihan pun bisa membuatmu dicap jadi ratu drama. Sederhananya begini, saat orang lain terkejut, misalnya, kamu malah terkejut, shock, menangis bahkan hingga pingsan. Sebenarnya, kalau memang kamu begitu terkejut atau merasa tak nyaman, menurutmu ekspresi semacam itu ya sah-sah saja.

Hanya saja orang sekitarmu mungkin akan tidak nyaman dengan hal ini. Lagipula, memangnya kamu tak ada rencana untuk belajar mengatasi rasa takutmu? Hal itu baik lho dibanding kamu kedepannya terus menerus memiliki ketakutan terhadap suatu hal hingga membuatmu begitu berlebihan dalam menunjukkan reaksimu.

Kamu Pun Selalu Ingin Jadi Pusat Perhatian

Banyak yang menganggapmu begitu haus akan perhatian sehingga selalu mendambakan agar bisa jadi pusat perhatian. Sebentar, tak usah menyangkal, coba ingat-ingat lagi, memang ada tindakanmu yang membuat orang lain berpikiran seperti itu. Jadi pusat perhatian pasti didambakan setiap orang, tapi tak usah berlebihan.

Lebih baik gunakan waktumu untuk mendalami potensi dalam diri sebaik mungkin dibanding mencari cara agar setiap orang memperhatikanmu.

Bahkan Kalau Ada Hal yang Berjalan Tak Sesuai Keinginanmu, Kamu Gusar Setengah Mati

Sebenarnya, cukup wajar jika kamu tidak menyukai hal-hal yang berjalan tidak sesuai rencana. Tapi, hal ini menjadi tidak wajar jika kamu mulai marah-marah gak jelas hanya karena hal itu. Semua hal bisa diatur oleh manusia, kan? Terkadang ada beberapa hal yang terjadi begitu saja diluar kuasa kita lho.

Jangan sampai kita dijauhi karena memiliki sindrom drama queen ini. Gak ada salahnya untuk mencoba berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Ingin Lanjut S2 dengan Biaya Sendiri? 7 Tips Ini Mungkin Bisa Membantumu

Pendidikan adalah hal penting di masa sekarang. Banyak orang ingin menuntut ilmu setinggi mungkin. Nah, buat kamu yang saat ini sudah menjadi seorang sarjana S1 dan ingin melanjutkan studimu di S2, kenapa tidak? Kamu bisa kok melanjutkan S2 mu dengan biaya sendiri. Berikut adalah 7 tips yang mungkin bisa membantumu untuk mewujudkan impianmu melanjutkan S2 dengan biaya sendiri.

1. Teguhkan Niatmu

Kamu perlu meneguhkan niatmu untuk melanjutkan kuliah. Hal ini karena akan ada banyak hal yang mungkin nantinya harus kamu korbankan, misalnya waktu, uang, dan masih banyak hal lain lagi. Jangan sampai kamu menyerah di tengah jalan.

2. Pilih Jurusan yang Cocok dan Kamu Minati

Jika memang memungkinan, akan lebih baik jika kamu memilih jurusan yang linier dengan jurusanmu di S1 dulu. Meskipun tak linier pun sebenarnya tak masalah asalkan kamu sudah sangat mantap untuk terjun di dalamnya.

3. Jika Biaya Menjadi Masalah Utamanya, Mungkin Kamu Bisa Mencoba Mencari Beasiswa

Jika memang kamu masih memiliki masalah dalam hal biaya, kamu bisa mencoba mencari beasiswa. Saat ini juga sudah ada banyak beasiswa yang mungkin cocok untukmu. Yang pasti kamu harus jeli untuk mencari kesempatan untuk mendapatkan beasiswa.

4. Kamu Bisa Bekerja Dulu Selama Satu atau Dua Tahun untuk Menabung Guna Biaya Melanjutkan S2

Tips ke empat, kamu bisa menunda dulu niatanmu melanjutkan kuliah S2 dan menghabiskan waktu sekitar satu sampai dua tahun untuk menabung terlebih dahulu. Jika uang sudah terkumpul dan dirasa sudah cukup, barulah kamu bisa memulai untuk melanjutkan kuliahmu.

5. Kamu Bisa Memberitahu Orangtuamu Tentang Niatmu Melanjutkan S2, Untuk Jaga-jaga Jika Kamu Kekurangan Dana, Kamu Bisa Meminjam Dulu pada Orangtuamu

Bisa dibilang tips ini sebagai jaga-jaga saja. Jika suatu saat di tengah perjalananmu menempuh pendidikan, uang yang kamu miliki tak cukup. Mungkin kamu bisa meminjam terlebih dulu kepada orangtuamu untuk hal biaya kuliah yang masih kurang.

6. Mencari Pekerjaan Sambilan di Bidang yang Kamu Kuasai

Misalnya saja kamu jago dalam hal mendesain, kamu bisa mencoba mencari pekerjaan sampingan saat kamu kuliah di bidang tersebut. Atau buat kamu yang suka menulis juga bisa bekerja sebagai seorang penulis konten atau editor misalnya.

7. Kelola Waktu dengan Baik

Gunakan waktu belajarmu sebaik mungkin. Jangan sampai kamu membuang waktumu begitu saja. Kamu harus bisa lulus tepat waktu, agar biaya yang kamu keluarkan pun tidak semakin menggunung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Waspadai 7 Keluhan yang Bisa Jadi Awal Penyakit Berbahaya Ini

Kesehatan adalah hal yang sangat mahal harganya. Jangan sampai kamu menyepelekan hal-hal sekecil apapun yang berhubungan dengan kesehatan tubuhmu. Meski terkadang kamu merasa itu hanya sebuah keluhan kesehatan yang sepele, namun bisa jadi itu menjadi awal dari penyakit yang berbahaya. Untuk itu kamu perlu mewaspadai 7 keluhan ini.

1. Merasa Kaku atau Kejang Saat Bangun Tidur

Jika kamu sudah merasakan hal ini pada tubuhmu, jangan pernah menganggapnya sebagai sesuatu yang sepele. Keluhan ini jika berlangsung berulang kali bisa menjadi tanda dari keberadaan penyakit Parkinson. Tanda lain yang mungkin saja bisa kamu rasakan adalah nyeri pada leher, lambat saat menulis atau keringat yang berlebihan.

2. Sakit di Bagian Pinggang

Sakit pinggang tak bisa kamu anggap sepele, terlebih jika hal ini terjadi secara terus-menerus. Ini bisa menjadi tanda bahwa ginjalmu sedang terganggu. Hal ini juga diungkap dalam situs halosehat.com bahwa sakit ginjal bisa ditandai dengan sakit pinggang karena biasanya ginjal juga disertai dengan buang air kecil semakin sering, mual dan juga rasa tegang pada bagian perut.

3. Gigi Ngilu Saat Makan atau Minum yang Dingin atau Panas

Jika kamu sering mengalami rasa ngilu saat makan ataupun minum makanan juga minuman yang dingin maupun yang panas, ini menandakan bahwa kamu mengalami yang namanya gigi sensitif. Penyakit ini bisa disebabkan oleh menipisnya lapisan email gigi yang akhirnya menyebabkan suhu panas atau dngin dari makanan maupun minuman langsung mengenai gigi.

4. Sakit Lengan Sampai Belakang Punggung

Tanda ini bisa menjadi awal dari kemunculan penyakit serangan jantung. Jadi jika kamu mengalami sakit di bagian lengan yang menjalar ke punggung, leher hingga rahang, kamu butuh perhatian yang ekstra. Penderita penyakit ini juga bisanya akan mengalami sesak napas dan nyeri di bagian dada.

5. Kembung

Banyak orang menganggap remeh dengan keluhan perut kembung ini. Padahal keluhan ini bisa menjadi pertanda penyakit berbahaya jika intensitasnya cukup sering dan juga disertai dengan mual. Bisa jadi ini merupakan tanda adanya gangguan pankreas dalam tubuhmu.

6. Kesemutan

Kesemutan juga menjadi salah satu keluhan yang harus kamu perhatikan. Jika kamu mengalami kesemutan yang cukup sering di bagian tubuh tertentu, lebih baik kamu langsung mengeceknya ke dokter. Karena kesemutan dengan intensitas yang cukup tinggi bisa menjadi pertanda bahwa kamu mengidap penyakit stroke.

7. Pusing

Kamu perlu berhati-hati jika merasakan pusing yang disertai dengan serasa ruangan ikut berputar. Keluhan ini merupakan pertanda kamu terkena penyakit vertigo. Yang kamu butuhkan saat terserang penyakit ini adalah istirahat dengan cukup dan sebisa mungkin menghindari yang namanya stress.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Saat Usiamu Menginjak Angka 22 Tahun, Ada 7 Hal yang Jadi Hutang Pada Diri Sendiri

Setelah menginjak usia 22 tahun, kamu sudah harus menjadi sosok yang dewasa. Memang, pada dasarnya usia tak menjamin kedewasaan seseorang, namun setidaknya dengan usia yang sudah kamu miliki, kamu memiliki tanggungjawab yang lebih. Terlebih jika kamu sudah menginjak usia 22 tahun, ada tanggung jawab yang lebih besar yang sudah menantimu di depan dan kamu berhutang 7 hal ini di usia itu.

1. Percaya akan Suatu Hal

Setidaknya kamu butuh percaya pada sesuatu hal di dunia ini. Entah itu cinta, kemampuan atau hal yang lainnya. Dan kamu juga harus paham bahwa di dunia ini tak ada seorang pun yang patut kamu percayai selain dirimu sendiri.

2. Mengisi Diri dengan Hal-hal yang Baik

Lakukanlah segala hal positif dalam hidupmu. Jangan terlalu stress atau serius dalam menghadapi sesuatu. Bersikaplah sesuai dengan usia muda yang masih kamu miliki. Isi dirimu sendiri dengan banyak hal baik.

3. Melakukan Sebanyak Mungkin Kesalahan Sampai Tak Lagi Melakukannya

Akan lebih baik kamu menghabiskan semua jatah kesalahanmu, lantas berhenti melakukan kesalahan itu. Jangan takut salah selagi kamu masih muda. Galilah semua yang ingin kamu ketahui, dan belajarlah selalu dari kesalahan yang sudah kamu perbuat.

4. Update Tentang Informasi Terbaru tentang Dunia

Kamu harus memperbanyak pengetahuanmu tentang apa yang saat ini terjadi di penjuru dunia. Jangan sampai kamu ketinggalan informasi dan tak tahu apa-apa tentang keadaan dunia saat ini.

5. Fokus Memikirkan Tentang dirimu

Meskipun kamu disibukkan dengan segala aktivitasmu, tetap pikirkan juga tentang dirimu. Jangan sibuk melakukan banyak hal sampai lupa bahwa dirimu juga perlu untuk kamu perhatikan.

6. Jangan Lupa untuk Tertawa

Dalam menjalani kehidupan ini, kamu butuh untuk bahagia. Tertawalah selagi tertawa belum dilarang. Jangan buat hari-harimu semakin berat dengan tawa yang mahal. Belajarlah untuk selalu bersyukur, dengan begitu kamu akan lebih bisa untuk tertawa bahagia.

7. Temukan Apa yang Menjadi Ciri Khasmu dan Pertahankan Hal Itu Sampai Kapanpun

Kamu perlu mengetahui hal apa yang bisa mendefinisikan dirimu sendiri. Pahami dirimu dan temukan hal apa yang perlu kamu jadikan pegangan hidup. Saat kamu sudah mendapatkannya, pertahankanlah hal itu sampai kapanpun juga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top