Trending

Rayakan Hari Air Sedunia, P&G Tunjukkan Kepeduliannya Akan Air Bersih di Berbagai Negara

Untuk yang belum tahu, sebenarnya peringatan Hari Air Sedunia jatuh pada tanggal 22 Maret lalu. Diumumkan untuk yang pertama kali diumumkan pada sidang umum PBB ke-47 pada tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil. Untuk kemudian terhitung sejak tahun 1993, peringatan ini selalu dirayakan, dengan tujuan dapat jadi salah satu bentuk kesadaran manusia akan pentingnya air dalam kehidupan.

Mari kita buka-bukaan, kamu mungkin sering sekali mengambil air minum namun tak meminumnya hingga habis dan akhirnya tersisa lalu terbuang sia-sia. Yap, itu sudah jadi salah satu kebiasaan buruk kita dalam hal konsumsi air minum sehari-hari.

Padahal faktanya ada sekitar 2,1 miliar penduduk dunia, yang masih belum memiliki akses air bersih yang sejatinya adalah hak asasi manusia. Dan beberapa saudara kita sebangsa pun turut serta di dalamnya. Sebab hingga kini, masih banyak masyarakat dipedalaman yang belum bisa mengkonsumsi air bersih dengan layak dan mudah. Jadi tak heran, jika angka kematian pun kerap bertambah setiap harinya.

Jadi tonggak utama kehidupan manusia, air memiliki peranan sangat penting untuk kehidupan yang kita jalankan. Bahkan hampir semua hal yang kita lakukan selalu ada air yang berperan. Nah, ini pulalah yang menjadi salah satu perhatian dari P&G. Sebab baru-baru ini dalam rangka merayakan Hari Air Sedunia tahun ini. P&G bekerjasama dengan National Geographic Channel, merilis sebuah film dokumenter berjudul “The Power of Clean Water”.

Tayangan ini bercerita akan kondisi 663 juta orang di seluruh dunia yang saat ini hidup dengan keterbatasan akses akan air bersih setiap hari. Tapi menariknya, film dokumenter ini menampilkan apa saja dampak positif yang dapa ditimbulkan oleh air bersih dalam kehidupan tiga orang wanita, yang juga telah merasakan manfaat baik dari salah satu program besutan P&G yakni, Program Children’s Safe Dringking Water, dari 3 negara yakni Indonesia, Kenya dan Meksiko.

Adapun tujuan yang ingin dicapai oleh P&G dari program CSDW ini adalah, untuk memaksimalkan pasokan air bersih bagi mereka yang memang benar-benar membutuhkan. Sebab biar bagaimanapun, situasi ini sangat memberikan pengaruh banyak pada kehidupan yang mereka jalankan.

Orangtua yang bisa lebih punya banyak waktu untuk bekerja, anak yang tak lagi sakit perut hanya karena minum air mentah, tak lagi mencari kayu hanya untuk memasak air, dengan kata lain mereka punya lebih banyak waktu untuk bisa fokus belajar dan ke sekolah.

Sedikit tentang program Chindren’s Safe Dringking Water, ini adalah salah satu bentuk upaya dan juga komitmen dari P&G, untuk memberikan pengarahan dan edukasi tentang pentingnya upaya melakukan kebaikan dan juga mendorong perteumbuhan masyarakat di seluruh dunia.

Dan melalui bantuan dari lebih 150 mitra di seluruh dunia yang terlibat didalamnya. P&G telah menyediakan lebih dari 13 miliar liter air bersih dengan menargetkan 15 miliar liter air bersih pada tahun 2020 mendatang. 

Dengan modal keahlian dan pengembangan inovasi dan riset konsumen, para ilmuan di P&G ‘mengubah’ sistem pengelolaan air kotor menjadi air bersih yang layak pakai, dengan produk sederhana berupa bubuk Purifier of Water sachet empat gram.

Teknologi ini memudahkan setiap orang yang ingin mendapat air bersih di tengah keterbatasa pasokan air yang ada. Sebab hanya dengan menggunakan embel, sendok dan kain sebagai penyaring serta bubuk P&G Purifier of Water, setiap orang dapat memurnikan air 10 Liter yang tadinya kotor hanya dalam waktu 30 menit.

Di Indonesia sendiri, program CSDW pertama kali ada dan dijalankan, sejak 2004 lalu ketika Aceh dilanda bencana Tsunami, dan telah membantu puluhan ribu keluarga di seluruh Indonesia yang juga menjadi korban bencana. Mulai dari Padang, Yogyakarta, Jakarta, dan beberapa lokasi di daerah Jawa Tengah, Papua dan lain sebaginya.

Dan sejak tahun 2015 lalu, P&G Indonesia telah mengukuhkan komitmen menyediakan 65 juta liter air bersih kepada lebih dari 8.000 keluarga di Nusa Tenggara Timur dan pada tahun 2017 lalu, ada skeitar 3.000 keluarga di kabupaten Malawi, Kalimantan Barat yang juga telah mendapat 22 juta liter air bersih.

Kemarin rabu malam, 04 April 2018bertempat di America Pasicif Place Candar Dethan selaku Zonal Manager Eastern Zone ChildFund International, mengatakan bahwa “Wanita dan anak-anak perempuan di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, menghabiskan setidaknya enam jam setiap hari untuk mengumpulkan air, ini setara dengan 40 miliar jam setiap tahun dikeluarkan hanya untuk mendapatkan air yang aman untuk dikonsumsi. Padahal, waktu berharga yang  mereka miliki ini dapat dimanfaatkan lebih baik lagi untuk bekerja dan/atau mengenyam pendidikan,”

Dan akan sangat membantu sekali, kita kita bisa membantu sesama, sebangsa dan setanah air untuk mendapatkan air bersih yang layak untuk dikonsumsi. Untuk itulah, program CSDW ini ada, dan berjalan hingga kini.

Untuk kamu yang penasaran bagaimana P&G menyoroti dan berupaya untuk memberi kontribusi pada isu ini, silahkan tonton film dokumenter yang jadi saksi atas perjalanan yang telah mereka lakukan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Uang Adalah Salah Satu Alasan Untuk Bekerja, Tapi Sudahkah Kamu Mengelolanya dengan Baik Sebagaimana Mestinya?

Dari sekian banyak alasan yang bisa kita sebutkan, tentang alasan untuk bekerja. Uang selalu jadi bagian penting yang akan disebutkan. Memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, makan, rumah tinggal, pakaian, dan barang-barang lain yang mungkin diperlukan.

Tapi sayangnya, kita kerap salah kaprah. Bahkan masih saja sering membeli barang yang tak sesuai pada peruntukannya. Selanjutnya, setelah sudah sampai pada titik lelah atas banyaknya barang yang dibeli namun tak berarti. Coba cek lagi, sudah sampai mana kemampuan kita dalam mengelola pendapatan yang diterima selama ini!

Kerja Rodi Bagai Kuda, Tapi Tabungan pun Tak Ada

Jika hal ini memang sedang kamu rasakan, itu artinya kamu tak punya kemampuan mengelola keuangan. Kalau tak percaya, coba hitung berapa gajimu selama memiliki sumber pendapatan, lalu bandingkan dengan saldo tabunganmu sekarang.

Padahal kalaupun gaji yang ditabung hanya 10 persen dari gaji, nilai ini sangatlah bermanfaat untuk masa-masa sulit yang mungkin terjadi di hari depan. Jadi, kapan mau mulai menabung?

Tak Memperdulikan Berapa Banyak Pengeluaran, Kamu Tak Tahu Uang yang Keluar Setiap Bulan

Sekilas kegiatan seperti ini mungkin terasa aneh bagimu, atau berpikir jadi sesuatu yang sudah teramat kuno. Gambarannya begini, kalau kamu tak tahu apa saja yang menjadi pengeluaranmu tiap bulan. Dengan membuat catatan pengeluaran yang teratur dan terinci, jelas akan membantu kita untuk tahu.

Sebab dengan begitu, kita tahu kemana uang yang dimiliki pergi. Dan rasa kehilangan yang sia-sia, juga tak lagi terasa. Karena kita tahu, kemana alokasinya.

Tagihan Kartu Kedit, Lebih Besar dari Gaji Bulanan

Nah, coba dipikirkan lagi apa sebenarnya alasanmu untuk bekerja. Jangan sampai, semua gaji yang kamu terima hanya akan habis untuk membayar tagihan kartu kredit yang kerap digesek tanpa tahu aturannya.

Tiap kali kita berbelanja, hanya dengan menggunakan kartu tanpa mengeluarkan uang tunai. Rasanya memang jelas membuat baagia, seolah apapun yang kita suka bias didapat dengan mudah. Padahal setiap kali kamu belanja dengan kartu kredit, itu sama saja dengan menambah jumlah hutang yang kamu punya.

Kartu kredit jelas membantu pada waktu-waktu tertentu, tapi kalau sudah keblalasan bisa-bisa jadi beban.

Bukan Perlu, Sering Kali Barang yang Dibeli Hanya Sekedar Ingin Saja

Demi memastikannya, mari kita lihat lagi barang-barang yang ada dalam lemari. Benarkah semuanya terpakai dengan baik, atau justru masih ada banyak barang baru beli yang belum tersentuh? Bukan karena butuh dan memang dirasa perlu, beberapa benda yang kita miliki sering kali dibeli hanya karena suka. Padahal, dipakainya jarang sekali.

Kontrol diri untuk lebih realistis lagi, dengan tak membuang-buang uang pada barang yang sejatinya tak diperlukan. Karena tak hanya meyelamatkan kita dari ancaman kehabisan uang, hal ini juga jadi upaya agar isi lemari tak dihiasi barang-barang tak perlu.

Dan Sering Menghambur-hamburkan Uang, Hanya Demi Terlihat Kekinian

Dalam seminggu, dua atau tiga kali kamu mungkin akan duduk manis di coffee shop. Menikmatian beberapa cangkir kopi, yang harga bisa jadi biaya bensin untuk satu minggu ke depan. Dan kalau akan dikalkulasikan, bisa-bisa budget untuk minum kopi saja kadang 40% dari total gaji kita.

Keinginannmu untuk terlihat kekinian, jelas jadi hak semua orang. Tapi bukan berarti juga kita harus membuang-buang uang hanya demi sebuah pengakuan. Biarlah orang akan memandang kita seperti apa adanya kita, yang terpenting kita mampu mengelola keuangan dengan benar dan sesuai keinginan.

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sering Dilirik Perusahaan, Gunakan 5 Jenis Font Ini untuk CV Lamaranmu

Biasanya kalau kamu hendak melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, tentu aka nada persyaratan CV dan surat lamaran pekerjaan. Tidak sedikit pelamar yang tidak tahu tentang tata aturan membuat sebuah CV dan surat lamaran yang menarik perhatian perusahaan yang dituju.

Nah berikut adalah 5 jenis font yang paling banyak dilirik oleh perusahaan. Siapa tahu kamu salah satu orang yang beruntung, tidak ada salahnya mencoba.

1. Garamond

Kamu bisa menggunakan jenis font ini untuk membuat tulisanmu menjadi lebih elegan. model jenis font ini juga sangat mudah dibaca, namun kamu juga perlu berhati-hati. Karena jenis font ini bisa menunjukkan kesan kuno.

2. Arial

Jenis font Arial merupakan jenis font yang paling banyak digunakan dalam beragam tulisan. Hal ini dikarenakan jenis fontnya yang sangat sederhana dan bisa digunakan untuk semua jenis desain tulisan.

3. Georgia

Jenis font lain yang bisa kamu gunakan adalah jenis font Georgia. Jenis font ini bisa kamu gunakan untuk membuat tulisanmu nampak elegan. bedanya jenis font ini dengan jenis font Garamond adalah jenis font ini tidak menunjukkan kesan kuno dalam tulisannya.

4. Halvetica

Di kalangan desainer terkenal, jenis font ini cukup popular. Ini merupakan salah satu jenis font yang cocok untuk digunakan kapanpun. Tak hanya itu, font ini juga salah satu jenis font yang paling sering dipakai untuk pembuatan CV dan surat lamaran pekerjaan.

5. Calibri

Jenis font Calibri merupakan font dasar Microsoft Office 2007 sebagai pengganti font Times New Roman sebagai jenis huruf paten yang digunakan dalam Microsoft Word, Excel dan Powerpoint. Jenis font ini adalah jenis font yang sangat jelas dibaca dan memiliki kesan tersendiri. Jenis font ini juga sangat sesuai untuk digunakan dalam berbagai jenis situasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Siasat Jitu Untuk Menjawab Pertanyaan ‘Nyelekit’ dari Keluarga Saat Lebaran Tiba

Setahun sekali, kita menantikan 1 Syawal untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar. Bermaaf-maafan, saling bertukar kabar, sampai bertanya seputar kesibukan yang sedang dilakukan sudah jadi bagian dari silaturahmi keluarga saat lebaran.

Tapi ada kalanya di tengah situasi yang kamu harapkan bisa berjalan kondusif, ada saja hal-hal diluar ekspetasi yang harus kamu hadapi. Misalnya, menghadapi pertanyaan ‘nyelekit’ berbau sindiran, sinisme, atau bahkan sarkasme pasti pernah kamu terima, bukan?

Begini, kuncinya yang terpenting ada pada dirimu yang menanggapi. Daripada dimasukkan ke dalam hati, cobalah untuk menanggapi omongan atau pertanyaan tersebut dengan senyuman. Ingat lho, di hari yang Fitri, sebaiknya rayakan dengan sepenuh hati.

Saatnya Kamu Memiliki Pengendalian Diri yang Baik, Kali Ini Kuminta Anggaplah Omongan yang Datang Sebagai Bentuk Perhatian…

Sebab ada banyak cara untuk mengungkapkan perhatian. Tak melulu dengan sikap yang positif dan omongan yang membangun. Sebab ada lho yang justru menunjukkannya dengan melontarkan pertanyaaan nyelekit seperti yang kamu rasakan. Angap saja begitu.

Anggaplah apa yang kamu terima sebagai bagian dari rasa perhatian mereka. Sukar memang, tapi cobalah untuk mengendalikan dirimu agar tidak terbawa perasaan atau emosi saat menghadapi omongan nyelekit dari saudara.

Memberi Senyum Adalah Hal Terbaik dan Terindah yang Bisa Kamu Lakukan Setelah Membangun Komitmen untuk Saling Bermaaf-maafan

Di hari yang Fitri, kamu pasti ingin suasana kumpul keluarga terasa hangat dan membahagiakan. Langkanya intensitas bertemu dengan anggota keluarga yang lain, sebaiknya kamu manfaatkan untuk lebih sering lagi memberi senyum. Jangan hanya karena kamu menghadapi omongan atau komentar mereka yang begitu nyelekit, mood-mu jadi ikut berantakan.

Nah, untuk menghadapi situasi semacam ini, ya cukup senyum saja lalu beralih ke saudaramu yang lain. Cukupkan pembicaraan antara kamu dan dia yang melontarkan pertanyaan atau omongan tersebut, manfaatkan waktumu untuk berinteraksi dengan anggota keluarga yang lainnya juga ya.

Saat Mereka Bertanya, Sebaiknya Lontarkan Kembali Pertanyaan yang Serupa tapi dengan Nada Positif

Membangun image yang positif itu perlu. Seiring bertambahnya usiamu. Tapi tentu image yang dibangun harus dengan ketulusan hati. Seperti membuktikan kalau kamu pun sekarang sudah  bisa dewasa dalam menyikapi segala situasi yang mungkin menyulitkanmu.

Tunjukkan kalau pertanyaan atau komentar yang nyelekit tak akan mampu meruntuhkan mood baikmu dan ada baiknya kamu mengalihkan pembicaraan dengan melontarkan pertanyaan kepada si penanya.

Biasanya orang akan lebih tertarik untuk menjawab pertanyaan tentang dirinya dibanding mendengarkan jawaban orang.

Kalau di Momen yang Sekarang Ini Kamu Masih Ditanya Soal Karier, Target Menikah, atau Mungkin Kapan Mau Memiliki Momongan, Hadapilah dengan Kepala Dingin dan Tetap Meminta Doa

Perihal bagaimana saudara, tante, paman, ya siapapun itu dalam lingkup keluarga besarmu yang suka bertanya soal ‘kapan’, lebih baik jawablah dengan sebijak mungkin. Tak perlu kamu emosi atau jadi malas mengobrol dengan mereka, semalas apapun itu, lawanlah egomu dan jawablah dengan tetap meminta doa. Jadi orang bijak memang sukar, tapi justru akan lebih baik untuk dirimu sendiri sekaligus belajar mengendalikan diri, bukan?

Di Hari dimana Kamu Merayakan Kemenangan, Jangan Mau Kalah dengan Situasi yang Suka Semena-mena

Coba pikirkan kembali, setelah satu bulan menahan hawa nafsu dan amarah, ini adalah momen kamu meraih kemenangan di hari Lebaran. Untuk itu, jangan mau terusik dengan omongan-omongan yang mungkin tak mengenakkan hatimu.

Fokuskan niatmu untuk menikmati kemenangan dan bersilaturahmi dengan keluarga besar. Toh merayakan dan menikmati kemenangan di momen Lebaran ini sepenuhnya hakmu sebagai manusia. Tak perlu lagi lah pusing-pusing mikirin mereka. Sebab belum tentu apa yang mereka ucapkan ini benar-benar dipikirkan sebelumnya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top