Feature

Rasanya Jadi Istri Dokter, yang Sering Diduakan Oleh Hanya Karena Pasien

Dinilai sebagai sosok yang memang memiliki kecerdasan diatas rata-rata, hingga profesi mulia yang dilakukannya. Hingga pada beberapa pertimbangan logis lain, setiap orangtua nampaknya akan mangangguk setuju jika anak gadisnya akan dinikahi oleh calon menantu yang berprofesi sebagai dokter.

Stereotip yang berhasil terbangun untuk perkara ini memang tak sepenuhnya salah, bahkan lebih banyak benarnya. Akan tetapi bukan berarti akan selalu senang seterusnya. Karena faktanya, ada berbagai macam prahara yang kerap menjadi suka dan duka dari seorang istri dokter.

Pasangan Lain Akan Merasa Memiliki Suami Seorang Diri, Istri Dokter Harus Rela Berbagi dengan Pasien dari sang Suami

Jangan pikir kamu akan bisa menikmati sore hari dengan santai bersama ia diteras rumah. Walau sekilas ia memang jadi milik kita seorang, namun fakta yang akan terjadi di lapangan ia juga jadi milik dari pasiennya. Tak bisa selalu ada disampingmu, namun selalu siap sedia jika pasien membutuhkannya.

Mendapat shift di waktu pagi, hingga malam secara acak. Membuat ia tak bisa menentukan kapan akan berada di rumah bersama dengan kita. Jam kerja yang dia punya tak seperti orang biasa, karena meski sedang tak bertugas hari itu juga, ia harus selalu siaga jika memang ada pasien yang membutuhkan bantuannya.

Profesinya Tak Hanya Urusan Materi, Sebab Apa yang Ia Lakoni Jadi Sesuatu yang Amat Berarti

Diawal pernikahan kesibukannya akan menangani pasien ditempat kerja, sering membuat kita mengeluh dan melayangkan protes. Berpikir bahwa waktu yang harusnya bisa dimanfaatkan berdua, selalu dimakan oleh pekerjaan yang tak pernah ada habisnya.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, ada pemikiran lain yang hadir begitu saja didalam kepala. Sadar bahwa pekerjaan yang dilakoninya, jadi sesuatu yang mulia. Jadi tangan perantara yang akan menyelamatkan banyak nyawa manusia.

Dan tanpa sadar meski sedang berharap berdua dengannya, ada rasa haru yang tiba-tiba disadari bahwa ternyata sang suami telah jadi seseorang yang amat berarti. Tak hanya untuk kita dan keluarga, tapi juga untuk orang lain diluar sana yang membutuhkan perannya.

Perannya yang Selalu Siaga Untuk Urusan Kesehatan Keluarga, Jadi Sesuatu yang Sering Membuat Bahagia

Tak perlu dijelaskan lagi, urusan kesehatan memang menjadi sebuah kekhawatiran kita sebagai ibu rumah tangga. Dan profesinya yang menjadi dokter, barangkali jadi salah satu keuntungan lain yang akan kita rasakan.

Kemampuannya untuk selalu jadi penolong pertama untuk semua keluhan dan sakit yang akan dirasakan. Termasuk obat dan apa yang harus buru-buru dikonsumsi, dan bagaimana kita harus mengatasi segala sakit untuk yang pertama kali.

Situasi dan momen seperti ini jadi hal yang cukup membuat hati bahagia, biar bagaimanapun dirawat dan diperiksa sendiri oleh sang suami jadi sesuatu yang menenangkan hati dan berhasil menyimpan pundi-pundi yang harusnya dikeluarkan jika harus berobat ke pada dokter lain.

Banyak Orang yang Salah Kaprah, Katanya Dokter Punya Pendapatan yang Menjulang, Padahal…

Ini mungkin akan berlaku bagi mereka yang suaminya menjadi dokter di kota, sudah bergelar spesialis hingga pendapatan lain yang mungkin tak pernah habis. Tapi bukan untuk para istri dokter yang baru saja memulai karirnya. Bayangkan jika sang suami adalah dokter PTT yang kadang bisa menerima gaji, dua hingga tiga bulan sekali.

Karena jika ia masih berstatus dokter umum, dimana gaji pokoknya tak lebih dari UMR pada masing-masing daerah. Hal lain yang bisa membantu penambahan uang sakunya, hanya datang dari uang jasa medis. Itu pun tergantung dari banyaknya pasien dan tindakan yang dilakukan.

Selanjutnya Demi Berbagai Alasan Sang Suami Akan Kembali Bersekolah Untuk Gelar Spesialis yang Kadang Bikin Hati Meringis

Ketika profesinya naik, kesejahteraan keluarganya pun memang akan turut serta naik. Dan bagaimana jungkir balik perasaan jadi istri yang akan menemaninya, tak perlu ditanya, sudah pasti susah dan cukup membuat haru hati kita berdua.

Bayangkan saja, untuk mendapat gelar tambahan tersebut tak seperti gelar S2 pada umumnya yang hanya butuh 2 tahun saja, tapi bisa sampai 4 hingga 6 tahun lamanya.

Dan tak hanya menjadi beban untuk dirinnya saja, sebagai istri kita pun tahu bagaimana perjuangan yang sedang ia lakoni sekarang. Berjuang untuk pada studi yang diinginkan, hingga harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Kita mungkin akan sering ditinggal, tapi memahami semua kesibukannya sekarang jadi sesuatu yang benar-benar sangat dibutuhkan.

Hingga Sering Dianggap Perempuan Beruntung, Hanya Karena Dinikahi Seorang Dokter

Beberapa orang yang tahu siapa kita, mungkin akan menyampaikan kekagumannya hanya karena telah menjadi istri seorang dokter. Sebagian perempuan mungkin berbangga hati, tapi teman perempuan lain justru beranggapan itu sebagai sebuah ucapan yang tak seharusnya disampaikan.

“Memangnya kenapa kalau suamiku dokter?”, “Aku memilihnya bukan karena dokter” hingga “Lagipula tak hanya aku saja, dia juga beruntung karena aku telah mau dinikahinya”. Karena memilih menikahinya, bukan karena profesinya tapi karena ia memang jadi sosok yang kita butuh.

Jika Orang Lain Sakit Dijadikan Pasien, Tapi Istri Dokter Justru Dilarang Sakit

Ini jadi sesuatu yang sering kita terima dari sang dokter, jika dicoba apa yang menjadi alasannya karena menurut mereka ini akan jadi situasi yang melukainya.

“Karena kalau nanti sakit, aku tak bisa bekerja dan ilmu yang kumiliki terasa tak berguna. Hal yang selanjutnya mungkin akan terjadi aku akan merasa emosi dan gagal untuk menyembuhkan istri sendiri sebab harus konsul ke dokter lain” katanya dengan wajah yang cukup serius. Dan baiklah pak dokter, saya bisa mengerti dan paham.

Menjadi pendamping atas hidupnya jelas merubah kehidupan dan pola pikir kita, biar bagaimanapun ada waktu-waktu tertentu yang akan menempatkan kita pada posisi bak dirinya. Misalnya jika ada seorang tetangga yang tiba-tiba datang dan bertanya, perihal obat terbaik untuk gejala sakitnya. Dengan alasan tak ingin membuat orang lain kecewa karena sudah percaya, pelan-pelan kita juga banyak belajar darinya.

Menjadi seorang istri dari dokter memang tak mudah, sebab ada beragam lika-liku yang harus dihadapi di awal cerita. Tapi bukankah semua kehidupan itu sama? Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Semua perjuangan yang kini kita lakoni, anggaplah sebagai investasi untuk jalan cerita hidup yang lebih baik lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pesona dan Kekaguman Bisa Terpancarkan Lantaran Kamu Terlahir Dari Zodiak Berikut Ini

Kekaguman dirimu akan seseorang biasanya sangat membingungkan. Tak ada pancaran apa-apa dari dalam dirinya, namun ia terlihat menarik meskipun wajahnya tak cantik atau tampan. Bahkan, tanpa fisik yang unggul pesona itu tetap muncul. Sehingga membuat kamu semakin heran apa yang dia kenakan sampai aura-nya begitu terpancar secara dalam. Kagum adalah sikap yang timbul ketika melihat seseorang dengan memancarkan aura, dibalik prestasi atau sikap yang dia punya.

Rasa kagum timbul bisa kepada siapa saja, artis, seniman, penulis, dan lawan jenis. Bisa jadi orang yang kamu kagumi itu berdasarkan rasi bintang atau zodiak yang bakal disebutkan ini. Karena memang ada beberapa zodiak yang melahirkan seseorang dengan potensi pesona dan kekaguman yang baik. Kalau kamu penasaran, kami akan menyebutkan beberapa zodiak yang konon katanya dikagumi banyak orang.

Gemini

Tak banyak orang tahu kalau gemini memang terkenal karena memiliki kecerdasan linguistik. Segudang ide ditampilkan dirinya sehingga ia memiliki pembicaraan yang menarik apabila kita bersamanya. Topik obrolan tak akan pernah habis dan basi. Inilah membuat para gemini memiliki daya tarik bagi beberapa orang. Bahkan banyak yang mengakui  ketika seseorang bakalan terpesona akan kharismanya yang dilirik dari konten obrolannya. Selain itu, ada pula sifat-sifat lain dalam skala spontanitas hingga menimbulkan kelucuan. Alhasil banyak orang yang merasa nyaman dan menyenangkan apabila bersamanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Mumpung Masih Libur, Kamu yang Saat Ini di Bali Coba Sambangi Tempat Ini

Kesibukan yang kamu jalani setiap harinya tentu akan sangat membosankan dan membuatmu butuh adanya refreshing bukan? Nah kamu perlu tahu, ada 5 tempat wisata di Bali yang patut untuk kamu kunjungi.

Karena tak hanya membuatmu terhibur saja, tempat-tempat ini juga terlihat seperti di luar negeri.

1. Pantai Atuh, Nusa Penida

Pantai Atuh berlokasi di Nusa Penida. Nusa Penida sendiri merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah Tenggara Pulau Bali. Di sana kamu bisa menikmati keindahan pantai yang sangat menawan. Hamparan pasir putih dengan batu-batu dan karang besar berbentuk unik berdiri tak jauh dari bibir pantai bisa kamu temui di sana.

2. Sundays Beach Club, Ungasan

Tempat ini merupakan salah satu tempat yang perlu kamu kunjungi di malam hari. Di sana kamu tak hanya bisa menemui restoran makan biasa. Tapi kamu juga bisa menikmati keindahan pantai Ungasan dan api unggun di malam hari.

3. Desa Pinggan, Kintamani

Tempat yang satu ini sangat cocok untuk kamu jadikan spot menyaksikan matahari terbit. Datanglah ke Desa Pinggan yang terletak di Lembah Gunung Batur, Kintamani. Namun kamu harus sedikit berjuang untuk bisa menyaksikan sunrise di sana. Kamu perlu berjalan dini hari di jalan berbatu.

Namun semua itu akan terbayar saat kamu sudah sampai di sana. Udara yang sejuk akan menyambutmu, belum lagi dengan keindahan pemandangan matahari di atas kabut pagi yang menyelimuti desa.

4. Pulau Menjangan, Singaraja

Jika kamu ingin merasakan suasana bak di pulau pribadi, sepertinya tempat ini patut kamu jadikan pilihan. Di tempat ini kamu bisa menemui banyak menjangan yang hidup bebas di sepanjang pantai. Kamu juga bisa menemui pemandangan laut yang indah dengan keragaman biota laut yang sangat mengagumkan. Dang yang lebih menarik, kamu juga bisa melihat bangkai kapal Belanda di bawah laut.

5. Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Lambongan

Di tempat yang satu ini kamu bisa merasakan suasana layaknya di Maldives loh. Bahkan pulau ini memiliki julukan sebagai Maldives of Bali. Kamu bisa menikmati pemandangan laut yang biru kehijauan dengan kekayaan bawah laut. Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati keasrian hutan bakai juga rumah bawah tanah Gala-gala.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Gambaran Rahasia Cewek yang Tak Banyak Diketahui Orang

Cewek dianggap sebagai manusia paling ribet di dunia. Namun dibalik keribetannya itu, ternyata ada hal terpendam yang tak banyak orang lain ketahui. Apa saja sih misalnya? Berikut adalah 10 gambarannya. Simak sendiri, kayaknya sebagai cewek kamu juga pernah melakukannya.

1. Pasang Alarm Satu Jam Sebelum Berangkat

Ini nih biasanya kebiasaan cewek malas. Berangkatnya harusnya jam 8, pasang alarm sudah dari jam 7. Jam 7 cuma bangun matiin alarm terus balik tidur lagi. Jam 8 baru siap-siap. Akhirnya jam setengah 9 baru berangkat. Jadi jangan heran kalau banyak dari mereka yang telat.

2. Belum Sempat Cuci Baju, Semprot Aja Biar Tetap Wangi

Siasat jitu nih! Kalau belum sempat nyuci, tapi pakaian sudah habis di lemari, alhasil ambil bajunya, semprot wangi-wangian sebanyak mungkin, terus di setrika deh. Biar tetap kelihatan rapi.

3. Susah Mengaitkan Kancing Celana Karena Kebanyakan Makan

Habis makan banyak, harus siap-siap berangkat ke suatu tempat. Akhirnya harus cepat-cepat ganti baju dan celana. Waktu mau ngancingin kancing celana, ternyata sudah susah banget gara-gara perut buncit kebanyakan makan.

4. Harus Makan Sehat, Tapi Besok Aja

Pemikiran untuk hidup sehat dengan makan makanan yang sehat memang ada. Namun pada kenyataannya selalu saja bilang “besok aja deh makan sehatnya”. Akhirnya gitu terus, sekedar wacana saja.

5. Sudah Habis Makanan Banyak, Baru Bilangnya Khilaf

Keseringan khilaf. Kalau sudah habis banyak makanan baru sadar. “Loh kok aku makan banyak? Duh khilaf nih”.

6. Suka Sama Bentuk Perut yang Rata di Pagi Hari, Tapi di Malam Hari?

Suka Berkaca dicermin waktu pagi hari. Sambil ngeliatin bentuk perut yang masih rata. Nah kalau sudah malam hari, beda lagi tuh bentuknya. Makin mengembang saja.

7. Pengen Berguru Sama Mereka yang Jago Pakai Eyeliner

Suka iri kalau lihat orang lain pinter banget dandan. Akhirnya tak jarang punya kepengenan berguru sama mereka yang jago dandan, terlebih dalam memakai pensil alis dan eyeliner.

8. Niatan Olahraga Ada, Tapi Kalau Udah Tiba Waktunya Cuma Tinggal Wacana

Niat tinggalah niat. Biasanya udah berniat besok mau olahraga. Tapi kalau sudah tiba waktunya, ya jadilah hanya jadi sebuah wacana.

9. Berjanji untuk Bangun Pagi, Eh Nyatanya Tetap Saja Kesiangan

“Besok harus mulai bangun pagi. Biar nggak telat lagi”. Tapi ujung-ujungnya tetap saja bangun kesiangan.

10. Masuk Kamar: Lepas Bra, Rambut Dikuncir Asal-asalan, Pakai Celana Ternyaman

Surganya para cewek itu kalau sudah masuk kamar. Tinggal ganti celana pakai celana ternyaman yang bentuknya sudah nggak karu-karuan. Terus lepas BH, rambut dikuncir asal-asalan deh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top