Video

Rasa Pahit Ketika Pesan Cuma Di-Read Sementara Balasnya Diirit-irit

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Hari Ini, Yura Yunita Rilis Album Kedua

Tahun 2014 lalu, lewat portal Musik Bagus Indonesia yang diciptakan oleh Glenn Fredly, nama Yura Yunita terpilihb menjadi duta dari portal musik tersebut.  Di tahun yang sama, untuk kali pertama ia juga merilis album pertamanya berjudul “Yura”. Selanjutnya, album tersebut masuk dan terpilih menjadi 6 besar Album Indonesia Terbaik menurut Rolling Stone Indonesia pada tahun 2014. Dirinya juga terpilih menjadi salah satu dari 4 kandidat Best Female Singer versi HAI Magazine tahun 2014.

Selanjutnya, nama penyanyi asal Bandung itu, kian dikenal ketika lewat tembang Cinta dan Rahasia yang dinyanyikan bersama Glenn Fredly. Terus bertumbuh dan menunjukkan kiprahnya di dunia musik, hari ini ada berita baru yang kembali ia berikan pada para penggemarnya. Yap, hari ini, 21 September 2018, Album kedua Yura Yunita yang diberi judul “Merakit” resmi dirilis di seluruh platform musik digital.

Pada salah satu wawancaranya dengan media, Yura bercerita bahwa pengerjaan album keduanya ini memakan waktu hingga tiga tahun lamanya. Hal ini dikarenakan dirinya banyak mengalami banyak fase jatuh bangun dalam membangun karir bermusiknya. Namun, meski begitu, Yura merasa album ‘Merakit’ sangat personal dan menggambarkan pendewasaan dalam dirinya.

Lebih lanjut ia juga berbagi bahwa ada sembilan lagu dalam album ‘Merakit’, termasuk ‘Intuisi’ dan ‘Harus Bahagia’. “80 persen lagu di album itu aku ciptain sendiri, beberapa lagu aku ciptain sama Tulus dan Mas Yovie,” tuturnya, seperti dikutip dari kumparan.com.

“Ini adalah langkah kecil kedua dari perjalananku. Kembali memungut mampu, mengingat tuju, melanjutkan mimpi di kamar tidur kecilku dulu. Album ini kuberi judul “Merakit”, dengarkanlah, terimalah.” tulis Yura pada keterangan, postingan cuplikan album keduanya yang sudah bisa kamu dengarkan di berbagai macam platform musik digital mulai hari ini.

Berikut, cuplikannya…

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Setelah Menghapus Akun Youtube Miliknya, Hari Ini “Reza Arap” Memberi Kejutan

“Kenapa?”

Barangkali jadi kata yang banyak terlontar dari mulut orang-orang, tatkala youtuber “Reza Arap Oktavian” berkata bahwa ia akan menghapus saluran youtube pribadinya. Yap, punya 2 juta lebih pengikut di youtube, memang akan terdegar sangat aneh ketika ia tiba-tiba bilang akan menghappus akun tersebut. Meski akhirnya ia berkata keputusan itu diambil karena ingin lebih fokus menjalani kehidupan di dunia nyata ketimbang maya.

Tak lama setelah berita yang ia sampaikan lewat instastory itu mencuat. Beberapa orang menunjukkan respon mereka, tentang apa sebenarnya yang melatari “Arap” sapaan akrabnya, memutuskan untuk menghapus akun youtube yang sudah ia kelola selama 7 tahun belakangan. Mulai dari kembali membahas pserteruannya dengan Ericko Lim, hanya sebuah sensasi untuk Youtube Rewind hingga penjelesan dari Dedy Corbuzier yang ternyata ada sesuatu yang besar yang akan Arap perbuat.

Sumber : https://www.instagram.com/rapyourbae/

Nah, melanjuti sesuatu yang besar yang dikatakan oleh Deddy Corbuzier, pada salah satu video yang diunggah oleh Ipleks Official, Arap memang sedikit menjelaskan, bahwa ia memang sedang ingin fokus pada apa yang sedang ia kerjakan. Dan salah satunya adalah persiapan peluncuran Club Game, yang sedang ia bangun di Surabaya.

Seolah tak mau membiarkan para rapstronaut (sebutan untuk fansnya Arap), dalam kebingungan. Hari ini, ia kembali menggunggah satu video di akun miliknya berjudul “Hello☺️”. Dalam video tersebut ia membuat suatu pernyataan yang barangkali akan jadi jawaban atas banyaknya perkiraan yang beberapa waktu terakhir jadi perbincangan. Mengingat bagaimana youtube membawanya pada posisi dan kehidupannya sekarang, Arap merasa apa selama ini ia dapat sudah lebih dari cukup. Untuk itu, ia merasa perlu membagikan apa yang ia miliki pada orang-orang yang mungkin membutuhkannya.

Sumber : https://www.instagram.com/rapyourbae/

Yap, usut punya usut ternyata akun youtube dengan pengikut lebih dari 2 juta orang tersebut akan diberikan kepada salah satu Yayasan kanker anak bernama “Yayasan Anyo Indonesia (YAI)”.  Dan terhitung mulai besok, akun tersebut akan berganti nama menjadi “Rumah Anyo”. Lebih lanjut, ia juga berkata bahwa sesekali ia akan hadir dalam video-video yang akan diunggah di sana, mengajari mereka teknik mengedit video yang baik, dan ikut andil dalam pengelolaan akun tersebut. Dimana seluruh pendapatan akun tersebut akan disumbangkan langsung ke Yayasan Anyo Indonesia.

Untuk kamu yang penasaran bagaimana penjelasan langsung dari Arap, berikut videonya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lagu “I Don’t Mind”, Angkat Isu yang Sepadan dengan Kehidupan Sekarang dengan Konsep Video Vertikal

Setelah kolaborasinya dengan Chandra Liow dan Rizky Febian lewat lagu “Sweet Talk”, kali ini  penyanyi perempuan Sheryl Sheinafia kembali berkarya bersama dua musisi lain, yakni Vidi Aldiano dan Jevin Julian. Diberi judul “I don’t Mind”, konon lagu ini jadi perwakilan dari apa yang beberapa tahun terakhir banyak terjadi di kehidupan kita. Terlebih para kaum Milenial dan generasi muda lainnya.

Bertempat di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2918), bersamaan dengan acara perilisan video musik untuk lagu terbaru mereka, pada beberapa awak media yang hadir Jevin berbagi cerita tentang lagu dan video musik terbaru mereka.

“Lagu I Don’t Mind ini kan sebenarnya, intinya adalah tentang isu yang sedang ada di social media. Kayak social media bullying dan segala macam. Nah, karena social media juga kan kebanyakan diakses dari handphone yang otomatis vertikal, jadi make senselah kalau bentuk video clipnya vertikal. Siapa tahu lebih relate ke social media dan smartphone,”

Sejak berhasil di rilis pada berbagai macam platform musik digital, lagu ini memang diterima dengan baik oleh masyarakat. Bahkan, beberapa video Teaser yang mereka buat pada akun instagram masing-masing pun disambut dengan respon positif. Sampai ada yang yang nge-cover juga loh.

Tergabung dalam satu karya, jadi tantangan tersendiri untuk mereka bertiga. Biar bagaimanapun ada selisih paham yang sempat tak sejalan, meski akhirnya mereka berhasil menyatukan pikiran untuk bisa menghasilkan sesuatu yang sejalan. Nah, selain cerita lagu yang memang sangat relateable dengan kehidupan sekarang, video musik yang mereka sajikan juga jadi sesuatu yang cukup menarik perhatian.

Melibatkan lebih dari 80 orang untuk syuting video klip, Vidi, Sheryl dan Jevin sepakat untuk memilih konsep video vertikal untuk lagu mereka kali ini. Didirect oleh Shadtoto Prasetio, video klip yang diambil di salah satu gudang kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur tersebut sudah diunggah ke akun youtube milik Vidi Aldiano sejak 15 September 2018 lalu.

Lebih lengkapnya, kamu bisa menyaksikannya dibawah ini.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top