Feature

Rara Sekar: Sosok Srikandi yang Memberi Warna Baru Pada Musik Indie…

Musik indie mulai mendapat tempat di hati para pendengarnya. Tak lagi terasingkan, tapi justru memancing rasa penasaran. Dari sederetan nama musisi indie, kamu mungkin sudah sering mendengar atau bahkan menikmati karya Rara Sekar. Nama Rara dikenal lantaran semula tergabung di duo Banda Neira bersama Ananda Badudu. Namun sejak akhir 2016, keduanya memilih jalannya masing-masing.

Jangan Tanya Soal Musikalitas Rara, Lagu Banda Neira Bernyawa Sebab Suaranya yang Mempesona

Sebuah lagu akan lebih bernyawa bukan perkara nada atau liriknya saja, tapi juga soal siapa yang membawakan lagu tersebut. Mungkin kita boleh terpikat dengan lagu-lagu Banda Neira lantaran liriknya begitu puitis, tapi pernahkah kamu mendengar atau membayangkan andai lagu tersebut bukan Rara yang menyanyikannya? Pasti ada sesuatu yang dirasa kurang. Ya, suara khas seorang Rara Sekar bak nyawa bagi setiap lagu Banda Neira.

Meski Akhirnya Tak Lagi Meniti Langkah Bermusik Bersama Banda Neira, Manuver yang Dilakukan Rara Sejauh Ini Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Siapa yang tak sedih, Banda Neira yang sukses menciptakan haru biru lewat lagu Sampai Jadi Debu ternyata harus bubar. ‘Kejutan’ yang diberikan Rara dan Nanda di penghujung 2016 lalu membuat banyak pihak menerka sebenarnya ada apa gerangan. Rasanya sayang sekali kalau dua musisi yang mampu menyuguhkan musikalitas terbaik harus bubar begitu saja.

Nyatanya Rara memberikan jawaban lain. Ia sama sekali tak meninggalkan musik yang sudah jadi dunianya. Hanya saja, ada sedikit manuver yang dilakukan Rara. Bersama Sandrayati Fay dan Danilla Riyadi, ketiganya membentuk trio vokal bernama Daramuda. Suara dan karya Rara kembali menyapa para pendengarnya.

Bersama Daramuda, Rara Melantunkan Lagu Apati, Sebuah Karya Humanis sekaligus Bukti Betapa Dalamnya Kepekaan Rara Terhadap Sesamanya

Jika puan hanya terima
Masih ingin kita
Jika tanya salah adanya
Masih ingin kita?

Jika tuan telan semua
Mana untuk kita
Jika tanahpun tak bersisa
Adakah untuk kita?

Lagu berjudul Apati ini merupakan upaya perenungan tentang kurangnya rasa tanggung jawab serta kepedulian dari dalam diri Rara pada mereka yang berjuang mati-matian melawan ketidakadilan.

“Saya mencoba melakukannya dengan (semampu saya) membayangkan dan menempatkan diri di posisi mereka. Semoga keadilan dan kebaikan selalu berpihak pada mereka; para petani Kendeng, Kulon Progo, dan siapa saja yang sedang berjuang melawan penindasan atas nama ‘pembangunan’,” ujar Rara lewat akun Instagramnya saat merilis lagu Apati

Hidup Rara Tidak Ada yang Tak Bermakna. Sembari Bermukim di Selandia Baru, Rara Selalu Punya Cara untuk Menghidupi Kehidupan

Hidup bukan perkara mengejar cita-cita, namun tentang bagaimana kamu menghidupi kehidupan tersebut. Belajarlah dari sosok Rara Sekar. Bermukim di negeri orang untuk studi bukan berarti hidupmu hanya disibukkan dengan kuliahmu dan jalan-jalan ke tempat-tempat bagus. Tak seperti orang kebanyakan, Rara justru menciptakan dunia kecilnya sendiri bersama sang suami, Ben Laksana.

Di sana ia berkebun, berinteraksi dengan tetangga sekitarnya, bahkan bila saat panen tiba, Rara tak sungkan untuk membagikan hasil panennya pada orang-orang di sekitarnya. Hidup Rara sederhana, tapi kita tahu bahwa kakak Isyana Sarasvati ini adalah orang yang berbahagia dengan kehidupan yang dilakoninya.

Tak Mencipta Sensasi, Sosok Rara yang Sederhana Membuat Banyak Orang Jatuh Hati

Perempuan dengan intelektualitas tinggi dan multi talenta seperti Rara Sekar jelas jauh dari kata sensasi. Kakak Isyana Sarasvati ini tahu bagaimana caranya menggali potensi dan bakat yang ada pada dirinya untuk membuatnya semakin berkembang. Buktinya, lewat sederet hobi mulai dari bermusik, bernyanyi, sampai berkebun, semuanya itu mampu memberi inspirasi bagi orang-orang yang menyadari kehadirannya. Tak perlu mencipta sensasi sedemikian rupa untuk mendapatkan cinta, berkacalah dari Rara Sekar dan bagaimana sederhana mengantarkannya untuk mendapatkan hidup yang lebih bahagia.

sumber foto: instagram @rarasekar

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Cara Unik Ucapkan “Aku Cinta Kamu” dalam 10 Bahasa Daerah

Indonesia terkenal sebagai Negara dengan beranekaragam budaya di dalamnya. Sebenarnya, ada banyak bahasa daerah yang ada di Indonesia, namun adapula satu bahasa pemersatu yaitu bahasa Indonesia. Berikut adalah cara unik untuk mengucapkan “aku cinta kamu” dalam 12 bahasa daerah yang berbeda.

1. Bahasa Daerah Makasar

Jika kamu adalah orang asli Makassar, kamu pasti tahu ucapan cinta ini. Dalam bahasa Makassar, kamu bisa mengucapkan “aku cinta kamu” dengan ucapan “kuangaiq/ eroka’ ri kau/ ku suka’ ko / ku suka ki’.”

2. Bahasa Daerah Manado

Yang kedua adalah bahasa daerah Manado. Manado juga punya ucapan tersendiri untuk mengungkapkan ucapan “aku cinta kamu”, yaitu “Ta suka pa ngana”.

3. Bahasa Daerah Minang

Untuk bahasa daerah Minang, ternyata ucapan “aku cinta kamu” dari seorang pria dan wanita berbeda loh. Ucapan dari pria berbunyi “ Aden suko jo kau piak” dan ucapan dari wanita berbunyi “Adiak suko jo uda”.

4. Bahasa Daerah Nias

Selanjutnya adalah ucapan “aku cinta kamu” dengan bahasa daerah Nias. Dalam bahasa Nias, kamu bisa mengucapkannya dengan kalimat “Omasido khou”.

5. Bahasa Osing

Nah yang satu ini adalah ucapan “aku cinta kamu” dengan menggunakan bahasa Osing yang berasal dari Banyuwangi. Dalam bahasa osing sendiri, kamu bisa mengungkapkan cinta dengan ucapan “Isun demen nang riko”.

6. Bahasa Daerah Padang

Bagi kamu yang suka masakan Padang, nggak afdol jika kamu nggak tahu sedikit saja bahasa orang Padang. Nah ucapan cinta dalam bahasa Padang sendiri berbunyi “Ambo senang siko/ Aden suko jo waang”.

7. Bahasa Daerah Papua

Papua adalah bagian Indonesia yang terletak di daerah Timur. Kalau kamu sudah mengenyam pendidikan di Universitas ternama, biasanya kamu akan punya banyak teman dari banyak pulau yang berbeda. Salah satunya adalah Papua. Di papua sendiri, ungkapan cinta diungkapkan dalam kalimat “Sa cinta ko”.

8. Bahasa Daerah Palembang

Selanjutnya beralih ke daerah Palembang yang terkenal dengan kerupuk ikannya. Nah di Palembang sendiri juga memiliki bahasa daerah loh. Dalam bahasa daerah Palembang, ucapan “aku cinta kamu” bisa kamu ganti dengan “Aku cinto bedebek samo kau”.

9. Bahasa Daerah Pekalongan

Berbicara tentang Pekalongan, pasti identik dengan batiknya yang terkenal di kalangan banyak orang. Nah dalam bahasa Pekalongan, ungkapan cinta bisa kamu ucapkan dengan kalimat “Nyong demen koe”.

10. Bahasa Daerah Prabumulih

Yang terakhir adalah bahasa daerah Prabumulih. Dalam bahasa Prabumulih, kamu bisa mengganti ucapan “aku cinta kamu” dengan kalimat “Aku galak samo kau”.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pemudik Melahirkan di KA Dalam Perjalanan Menuju Surabaya

Seorang pemudik bernama Nuzulul Hikmah (23) melahirkan di atas kereta dalam perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya. Ia diketahui berasal dari Dusun Makalah, Kecamatan Kedundung, Sampang, Madura. Sementara itu, kereta yang ditumpanginya adalah ka 7028 Kertajaya Lebaran relasi Pasarsenen-Surabaya Pasarturi.

Nuzulul yang duduk di tempat duduk nomor 13B gerbong kereta Ekonomi 4 itu merasakan kontraksi saat di perjalanan sehingga sang suami, Jamil (32) segera lapor ke kondektur saat berada di Stasiun Kaliwungu.

Menerima laporan tersebut, kondektur segera melihat kondisi Nuzulul dan mengumumkan kepada penumpang lainnya guna menanyakan adakah yang berprofesi sebagai tenaga medis.

“Secara kebetulan di dalam kereta tersebut ada salah seorang penumpang yang berprofesi sebagai bidan sehingga yang bersangkutan segera membantu proses persalinan Bu Nuzulul Hikmah dengan dibantu kru KA Kertajaya Lebaran. Persalinan tersebut dilakukan dalam perjalanan di petak jalan antara Mangkang dan Jerakah,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang Suprapto , Minggu (18/6/2018) malam seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, proses persalinan tersebut berjalan dengan lancar dan bayi lahir dengan selamat pada pukul 15.27 WIB. Setibanya di Stasiun Semarangtawang, Nuzulul Hikmah beserta bayi perempuan yang lahir dengan berat badan 2,5 kilogram tersebut segera dirujuk ke Rumah Sakit Panti Wilasa, Semarang demi mendapatkan perawatan.

Ia mengatakan proses persalinan tersebut berjalan lancar dan bayi lahir dengan selamat pada pukul 15.27 WIB. Sesampainya di Stasiun Semarangtawang. kata dia, Nuzulul Hikmah beserta bayi perempuan yang baru dilahirkan dengan berat badan 2,5 kilogram tersebut segera dirujuk ke Rumah Sakit Panti Wilasa, Semarang, untuk menjalani perawatan.

Selanjutnya, Suprapto mengatakan PT KAI Daop 4 Semarang sudah menyiapkan tiket untuk keluarga Jamil yang akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Terkait dengan pembiayaan, ia mengatakan secara aturan jika biaya perawatan bagi penumpang tersebut tidak ditanggung oleh asuransi Jasa Raharja.

Menurut dia, biaya perawatan bagi Nuzulul Hikmah beserta bayinya dibiayai oleh Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro.

“Bayi tersebut selanjutnya diberi nama Faridatul Jamilah. Dia merupakan anak kedua dari pasangan Jamil dan Nuzulul Hikmah,” katanya.

Suprapto mengimbau seluruh penumpang khususnya ibu hamil yang menumpang KA jarak jauh agar mematuhi aturan mengenai ketentuan perjalanan bagi ibu hamil. Dalam hal ini, ibu hamil yang boleh naik KA jarak jauh jika usia kehamilannnya 14-28 minggu.

Apabila di luar usia kehamilan 14-28 minggu, wajib membawa surat keterangan dari dokter kandungan atau bidan yang menyatakan usia kehamilan pada saat pemeriksaan, kandungan dalam keadaan sehat, tidak ada kelainan dalam kandungan, dan wajib didampingi oleh minimal satu orang pendamping dewasa saat naik KA jarak jauh.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Artis Ini Indonesia yang Rela Pindah Agama Demi Cinta

Terkadang cinta memang tak mengenal adanya logika. Banyak orang gila akan cinta. Demi cinta, banyak orang rela mengorbankan apapun, termasuk berpindah keyakinan. Agama memang menjadi persoalan yang sensitif.

Banyak kisah asmara yang berakhir di tengah jalan karena persoalan agama. Namun 10 artis cantik ini rela sampai pindah agama demi cinta.

1. Rianti Cartwright

Rianti adalah sosok artis cantik Indonesia yang menikah dengan penyayi asal Batak. Penyanyi bernama Cassanova Alfonso tersebut ternyata berkewarganegaraan Amerika Serikat. Dua minggu pasca pernikahannya dengan Cassanova, Rianti memutuskan untuk memeluk agama yang diyakini oleh suaminya, yaitu agama Khatolik.

2. Nafa Urbach

Ternyata artis cantik yang satu ini pernah menjadi seorang mualaf saat menjalin hubungan dengan Primus Yustito. Namun setelah hubungan itu berakhir, dan dia menjalin hubungan dnegan Zack Lee, dia kembali memeluk agama Kristen.

3. Tamara Bleszynski

Tamara adalah seorang yang memeluk agama Kristen sebelumnya. Namun setelah resmi menikah dengan Teuku Rafly Pasha, Tamara memilih untuk menjadi seorang mualaf. Namun sangat disayangkan, pernikahan keduanya harus berakhir dengan perceraian.

4. Bella Saphira

Bella terlahir di keluarga yang memiliki agama yang kuat. Dia lahir di lingkungan Kristen. Namun sebelum menikah dengan seorang perwira TNI, dia memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.

5. Renata Kusmanto

Renata merupakan seorang artis yang juga berprofesi sebagai model. Awalnya, artis satu ini memeluk agama Kristen. Namun setelah menikah dengan Fachri Albar, akhirnya dia memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.

6. Marsha Timothy

Artis cantik yang satu ini memiliki darah Batak-Jerman. Dia seringkali dipasangkan dalam sebuah film maupun FTV bersama Vino G Bastian. Tak disangka berawal dari adegan, kini Marsha sudah resmi menjadi istri Vino dan memilih berpindah agama mengikuti agama suami, yaitu Islam.

7. Bunga Zainal

Bunga Zainal memang kerap menjadi bintang dalam sinetron FTV. Dia adalah salah satu artis yang menutup rapat tentang kehidupan pribadinya. Namun tersiar kabar bahwa dia telah menikah dengan seorang produser yang bernama Sukdev Sing dan Bunga pun memilih berpindah agama dari agama Islam menjado agama Hindu mengikuti sang suami.

8. Happy Salma

Artis cantik yang satu ini diketahui memluk agama Hindu sebelum menikah dengan putra bangsawan Bali bernama Tjokorda Bagus. Pasca menikah, Happy Salma pun kemudian diberi nama Jero Happy Salma Wanasari.

9. Asmirandah

Asmirandah merupakan artis yang sempat menghebohkan publik. Artis cantik ini diketahui menjalin hubungan dengan seorang artis beragama Kristen sedangkan dia sendiri memeluk agama Islam. Awalnya tersiar kabar bahwa Jonas Rivano lah yang berpindah agama dari Kristen ke Islam. Namun setelah itu tersiar kabar bahwa ternyata Asmirandah lah yang berpindah keyakinan sebagai seorang Kristiani.

10. Lulu Tobing

Artis yang merupakan seorang dengan darah Batak ini diketahui telah menjadi seorang mualaf sebelum menikah dengan cucu mantan Presiden Soeharto. Setelah menikah, Lulu Tobing pun tak pernah tampil di dunia hiburan lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top