Feature

Kawan Seperti Ini yang Akan Meracuni Hidupmu

Pernahkah kamu bertemu kawan baikmu, lalu sesudahnya kamu merasa begitu capek? Atau pernahkah kamu merasa sangat lelah membaca lini masa sosial media seseorang? Berhati-hatilah, bisa jadi orang tersebut adalah vampire energi.

Ya, mereka hidup dan ada di tengah-tengah kita tanpa kita sadari. Vampire energi ini adalah orang-orang yang hidupnya penuh energi negatif. Dan karena ketidakmampuannya membangkitkan energi positif inilah maka ia membutuhkan pasokan energi positif yang diserapnya dari orang-orang sekitarnya.

Sialnya orang yang diserap itu bisa jadi kamu! Tanpa kamu sadari, selama ini kamu sudah masuk dalam perangkap mereka. Diserap energimu sampai habis sampai kamu merasa lelah dan kering. Hidupmu juga perlahan menjadi terasa hampa, merana dan kamu jadi terus mengeluh tentang apa saja. Ujungnya kamu tak lagi bisa merasakan bahagia.

Mengerikan bukan? Karena itu kamu harus bisa mengenali para vampire energi ini. Dan pelajari pula bagaimana cara menghindar dari mereka.

Kenalkan Si Megalomania, Mereka Yang Merasa Bumi Berputar Karenanya

topeng-racun

Percaya diri itu menginspirasi, sementara kesombongan itu mengintimidasi. Kamu harus camkan hal itu di dalam dirimu baik-baik. Tak ada yang salah memang dengan orang-orang yang percaya diri, namun kalau sampai ada yang membuatmu merasa terintimidasi, bisa jadi orang itu vampire energi.

Vampire tipe ini akan selalu bicara soal dirinya, dirinya dan dirinya. Ia tidak akan menunjukan ketertarikan jika pembicaraan berbelok jauh dari tema tentang dirinya. Sebisa dan sesegera mungkin ia akan kembali mengarahkan pembicaraan tentang dirinya. Dan sudah pasti Dia tak akan terima masukan apalagi kritik tentang dirinya. Maklum mereka merasa begitu superior dan tanpa cela.

Egonya yang besar tentu perlu sumber makanan yang besar pula. Apa itu? Pujian dan perhatian dari orang-orang sekitarnya, termasuk kamu. Ia akan terus mencoba mengikatmu kuat-kuat agar energi postifmu bisa diserapnya dalam bentuk pujian.

Mereka Raja Dan Ratu Drama, Seolah Dunia Berutang Maaf Padanya

mengeluh

Vampire tipe ini bertolak belakang dengan yang pertama tadi. Mereka justru merasa dirinya lah yang paling perlu dikasihani dari dunia dan seisinya. Bertemu masalah sedikit mereka bisa langsung sedih, meratapi kemalangannya.

Jangan mudah merasa kasihan terhadap mereka yang beracun macam ini. Yakinlah bahwa apa yang mereka lakukan hanyalah mencari perhatian. Selama mereka belum berubah, abaikan saja. Terkadang, mereka berperan sebagai orang lemah dan putus asa. Tujuannya apa? Agar kita memberi dukungan dan dorongan. Kita ikut berkorban untuk mereka, padahal mereka mampu melakukannya sendiri.

Kalau orang-orang di sekitarmu butuh bantuan, tentu memang sebaiknya kamu membantu mereka. Tapi hati-hati terhadap orang macam ini. Mereka meminta bantuan meskipun sebenarnya mereka mampu. Kalau kamu tak bisa membantunya, jangan menyesal atau merasa bersalah. Mereka menekan atau protes? Biarkan berlalu. Kemampuanmu ada batasnya, tak bisa dipaksa. Kamu harus jadi pribadi yang kuat. Jangan sampai tumbang saat berjuang melawan mereka.

Ini Miss Komplain dan Mister Keluhan, Tak ada Satu pun Yang Benar Di Matanya

menunjuk

Entah kenapa, mereka-mereka ini selalu mengeluh setiap saat. Bergeser sedikit mengeluh, keliru sedikit komplain. Vampire ini adalah orang-orang yang gagal dewasa. Ciri khasnya adalah mereka tak pernah merasa bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi pada diri mereka. Semua dilemparkannya kepada orang lain, dan menyalahkan semua orang kecuali dirinya sendiri.

Kamu harus menjauh dari orang-orang macam ini. Karena secara tak sadar kamu akan bersikap sangat hati-hati di depan mereka karena khawatir mereka mengajukan komplain terhadap sikapmu. Ujungnya kamu akan merasa cepat lelah karena sikap hati-hati yang berlebihan demi menjaga perasaannya.

Kalau Yang Ini Mungkin Cita-citanya pengamat, mereka selalu penuh kritik

mengeluh

Vampire tipe ini mudah kamu kenali. Mereka akan mengkritik hal apa saja yang ada di depan mereka. Mulai dari bos di tempat kerja, pemerintah, sampai hal-hal kecil macam jalanan macet. Mereka tak menyadari bahwa dunia ini dibangun berdasarkan ketidak sempurnaan. Jadi menuntut semua hal selalu sempurna adalah omong kosong.

Sosial media biasanya jadi surga bagi para vampire jenis ini. Mereka seperti menemukan surganya. Tempat mereka bisa mengumpat, mencaci siapa dan apa saja. Like, share, love, dan komentar kamu jadi menu makanan utama mereka. Semakin banyak mendapatkan reaksi, maka mereka akan semakin mengulanginya lagi.

Bahayanya, energi positifmu akan habis. Jika berlama-lama bergaul dengan mereka, kamu tak akan lagi bisa melihat indahnya dunia. Kamu tak bisa lagi nyaman menjalani hidupmu, karena kamu akan tertular kemampuan mereka mengkritik apa pun.

Si Joker Yang Merasa Dirinya Paling Lucu Di Dunia

sok lucu

Vampire tipe ini memang terasa berbeda dari vampire lain yang sebelumnya kita bahas. Mereka ini terlihat positif karena selalu berusaha lucu. Namun percayalah, sesuatu yang berlebihan tidaklah pernah baik.

Demikian juga dengan candaan. Sementara, vampire jenis ini tak mau terima adanya ketenangan. Semua hal harus dilalui dengan hingar bingar dan canda tawa yang keras. Mereka juga akan menuntut kita untuk terus tertawa.

Satu hal yang harus kita sadari, orang-orang seperti ini biasanya punya rasa empati dan simpati yang sangat rendah. Mereka juga jarang menghargai hal menarik dan lucu yang dilontarkan orang lain. Hal terpenting buat mereka adalah mendapatkan tertawaan sebanyak mungkin untuk dirinya. Buntutnya selepas bertemu dengannya kamu akan merasa begitu lelah karena tertawa yang tidak natural dan dibuat-buat hanya untuk menyenangkannya dan menyamakan situasi dengannya.

Mungkin Ini Waktunya Kamu Bicara Jujur dan Menyampaikan Ketidaksukaanmu Pada Mereka

mulut

Bicara terus terang mengenai sikap mereka memang terasa berat. Tetapi apa boleh buat, kalau mereka vampire. Katakan dengan jujur kalau kebiasaannya tak bisa kita terima. Sampaikan dengan sabar dan pelan-pelan saja. Apapun respon mereka, jangan sampai kamu terbawa emosi.

Jangan Sampai Ikut-ikutan Jadi Vampire, Tetaplah Bersikap Baik

cinta

Ini hal paling berat. Karena seperti juga vampire yang difilm-film, sekali mereka menggigit mereka akan menularkan ke-vampire-annya kepadamu. Cobalah kembali ke alam sadarmu. Temukan jati dirimu kembali seutuhnya.

Bersihkan Pikiran dan Jauhkan Aura Negatif dari Dirimu

meditasi pantai

Berada di dekat orang-orang beracun memang menguras energi. Tak jarang kita dipenuhi emosi yang negatif. Ada baiknya membersihkan pikiran dari pengaruh orang yang beracun. Cuci otak dengan kegiatan positif dan menyegarkan, misalnya meditasi, kegiatan di alam bebas, traveling dan lainnya.

Segera Keluar dari Cengkraman Mereka, Bertemanlah dengan Orang Baik

kawan

Suka tidak suka, mereka menular. Karena itu cara terbaik adalah keluar dari zona beracun itu. Mereka menguras energi dan bikin kita tertekan batin. Kalau kamu tetap bersama, bisa saja akan menjadi salah satu dari anggota mereka. Menyeramkan bukan?

Berkumpul dengan teman yang baik bisa mengembalikan kekuatanmu. Mereka yang berbahagia atau yang sedang bekerja keras meraih kesuksesan. Ketularan semangatnya dan rasa senangnya lumayan juga kok. Tak ada salahnya mulai bergabung dengan mereka yang baik. Kalau tetap dengan si racun, bisa-bisa kita disamakan dengan mereka. Malas juga kan?

Jangan Takut Dibilang Sombong, Kamu Memang Harus Menghindari Mereka yang Beracun Itu

sedih

Kalau kamu sudah keluar dari zona racun, hindari bersama mereka lagi. Bukan berarti kamu menjadi orang yang jahat dan sombong. Hindari mereka kalau pembicaraannya mengarah pada topikyang tak perlu seperti menggosip, mengeluh yang tak ada ujungnya, atau kegiatan beracun lainnya. Segera lari, katakan alasan yang tepat. Tegas sedikit juga tak apa, siapa tahu mereka sadar.

Menghadapi mereka yang beracun memang tidak mudah. Tapi semuanya pasti bisa dilakukan kalau kita benar-benar punya tekad dan keinginan. Lebih baik punya teman sedikit tapi berkualitas. Hidupmu tenang dan kamu bisa melakukan lebih banyak hal tanpa harus memikirkan ‘para racun’ tersebut. Ingat, dirimu beda dengan mereka.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Daripada Pusing Jenis Orang-orang Ini Memang Seharusnya Tidak Perlu Ada di List Pertemanan Sosial Media-Mu – GoBagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bukan Untuk Membuatmu Lemah, Inilah Alasan Tuhan Memberikanmu Masalah

Hidup tanpa masalah bagaikan laut tanpa ombak, hambar. Setiap manusia pasti mempunyai masalahnya masing-masing. Setiap hari, setiap waktu, kapanpun dan dimanapun itu. Namun janganlah kamu merasa bahwa masalahmu lah yang paling berat, apalagi sampai membenci tuhan karena masalah yang dia berikan. Mungkin inilah beberapa alasan mengapa masalah selalu menghampiri kehidupan.

1. Allah Tahu, Kamu Kuat dan Mampu


Dalam setiap masalah yang Dia berikan, kamu akan menjadi sosok yang lebih kuat saat berhasil melewatinya. Kamu mungkin tidak pernah tahu apa alasan tuhan memberikanmu masalah, tapi yang harus kamu tahu selalu ada hikmah dari setiap masalah yang kamu alami. Masalah juga akan melatih mental dan cara berpikirmu. Allah tahu, kamu mampu.

2. Menyadarkanmu dari Kesalahan Di Masa Lalu


Terkadang manusia memang egois, mereka selalu merasa benar sendiri. Setiap dirinya terluka mereka langsung menyalahkan orang lain, padahal mungkin saja itu semua balasan dari perbuatannya di masa lalu. Begitupun dengan masalah yang kamu hadapi, jangan dulu mengutuk keadaan, siapa tahu Allah berniat menyadarkan.

Coba ingat-ingat lagi apakah kamu pernah menyakiti seseorang atau berbuat kesalahan di masa lalu? Mungkin dengan memberimu masalah Allah berharap kamu akan memperbaiki segalanya. Memohon ampunlah pada-Nya dan meminta maaf pada orang yang telah kamu sakiti.

3. Allah Rindu dan Ingin Kamu Kembali Mendekat Pada-Nya


Allah selalu mempunyai banyak cara agar hamba-Nya selalu ingat kepadanya. Mungkin salah satunya adalah dengan memberikanmu masalah. Ibadahmu mungkin kurang, juga kamu masih berharap kepada manusia yang jelas-jelas tidak pasti, maka dari itu Allah ingin membuatmu kembali pada-Nya. Saat sedang dilanda masalah, saat tidak ada seorangpun yang mengerti, maka kamu tidak mempunyai pilihan lain selain mengadu pada-Nya.

4. Allah Begitu Menyayangimu


Pernahkah kamu berpikir kalau bentuk kasih sayang itu tidak berupa kebahagiaan saja? Iya, saat kamu sedang dilanda masalahpun itu pertanda jika Allah sangat menyayangimu. Ada banyak tujuan baik dari masalah yang kamu hadapi, cobalah untuk belajar ikhlas dan menerimanya. Karena hidup bukan hanya tentang manisnya gula juga pahitnya kopi, Allah tahu mana yang lebih kamu butuhkan untuk kebaikanmu.

5. Akan Ada Sesuatu yang Indah Di Balik Setiap Masalah


Terkadang, saking beratnya masalah yang kamu hadapi menyerah adalah pilihan terbaik yang ada di pikiranmu. Namun perlu kamu ketahui bahwa lari dari masalah tidak akan menyelesaikan semuanya. Masalah akan terus menumpuk jika kamu lari begitu saja. Jangan karena satu masalah maka kamu kehilangan arah untuk meraih mimpi yang lainnya.

Mimpi yang telah kamu susun dan perjuangkan sedari dulu, cobalah buka mata hatimu dan mulai berdamai dengan keadaan. Satu hal yang perlu kamu yakini, akan ada sesuatu yang indah dibalik setiap masalah. Kamu hanya perlu sabar dan ikhlas dalam melewatinya.

Memang tidak ada yang ingin gagal dalam hidupnya, namun kita harus sadar bahwa manusia hanya bisa berencana. Ada takdir yang lebih berkuasa dari mimpi, ketika masalah datang cobalah untuk hadapi, jangan lari apalagi sampai mengutuk diri. Yakinkah bahwa kamu bisa melewatinya, Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya berjuang sendirian. Bangkit dan berjuang lagi untuk meraih mimpi!

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Daripada Pusing Jenis Orang-orang Ini Memang Seharusnya Tidak Perlu Ada di List Pertemanan Sosial Media-Mu – GoBagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Tak Membahayakan Diri, Kita Perlu Bijak Mengelola Emosi

Kenyataan yang tak sesuai keinginan, teman yang menyebalkan, jalanan macet tak karuan, atau apa saja yang bisa memancing amarah untuk diluapkan. Serungkali jadi alasan, kita untuk emosi dan marah. Tapi tak semua bisa mengeluarkan uneg-unegnya. Beberapa orang justru diam, meski emosinya sudah ada diambang batas kemarahan.

Sialnya selepas emosi dan marah-marah, ada hal buruk yang bisa saja terjadi atas kita. Membuat lingkungan merasa risih atau tak suka. Namun, seolah tak ada habisnya. Memendam amarah justru bisa berbahaya pada diri kita. Lantas harus bagaimana?

Kenali Dulu Jenis-jenis Emosimu

Setiap emosi dalam hidup kita memiliki peran penting dalam segala hal yang kita lakukan. Berpikir, berperilaku, mengambil tindakan, berbicara, dan bisa terlihat pula pada raut wajah. Sayangnya, masih banyak kita yang belum paham. Bagaimana bisa mengenali emosi dan cara mengelolanya serta membeda-bedakannya. Agar tak lagi terjebak dalam pemahaman yang salah, ini 7 jenis emosi dasar manusia dengan fungsi yang berbeda yang perlu kamu kenali.

Bahkan Sering Merasa Sendiri, Adalah Bentuk Lain dari Emosi

Ya, meski sedang berada di tengah keramaian. Jiwa dan hatimu tetap saja merasa sendiri, manusia dan hal-hal lain yang ada seolah tak berarti. Tak pernah diminta, perasaan selalu merasa sendiri bisa datang kapan saja, yang belakangan diketahui. Ternyata perasaan ini adalah bentuk lain dari emosi.  

Sebab, Meskin Jarang Disadari Memendam Emosi Bisa Berbahaya Pada Diri

Menurut psychmechanics, memendam emosi adalah cara seseorang untuk tidak mengakui emosinya atau tidak mengekpresikan emosi dengan cara yang sehat. Padahal pada dasarnya, emosi tidak bisa ditekan dan tetap harus dikeluarkan dengan cara apapun, salah satunya adalah meditasi. Sebab, emosi yang dipendam justru akan menimbulkan banyak masalah. Bagaimana saja dampaknya bisa kamu baca disini.

Untuk Itu Kita Harus Lebih peka, Cari Tahu Apa yang Membuatmu Marah-marah

Karena suka marah-marah nggak jelas, hasilnya bisa merusak mood diri dan orang-orang di sekitar. Untuk itu kita perlu lebih peka, sebab yang namanya asap tentu pastilah ada sumber api. Untuk itu, cobalah kenali berbagai hal yang mungkin jadi penyebab, kenapa belakangan ini kamu mudah tersulut amarah untuk berbagai hal yang sebenarnya bukanlah masalah.

Dan Jika Sedang Emosi, Cobalah Lakukan Hal Ini

Ada hal-hal buruk yang bisa saja terjadi setelah emosi, mulai dari membuat orang lain terluka atau justru melukai diri kita. Bertumbuh jadi manusia dewasa memang banyak tantangannya, dan mengelola emosi jadi salah satunya. Maka untuk tak buru-buru marah, coba lakoni hal-hal ini saja.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Daripada Pusing Jenis Orang-orang Ini Memang Seharusnya Tidak Perlu Ada di List Pertemanan Sosial Media-Mu – GoBagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Agar Hidupmu Tidak Hancur Begitu Saja, Sertakan Logika Dalam Cinta

Galau, sebuah kata yang tak asing lagi di telinga kita. Hampir di setiap negara kata ini ada meskipun berbeda dalam penyebutannya. Galau disini menggambarkan perasaan seseorang yang sakit hati, gelisah dan tak karuan. Penyebabnya bisa jadi karena putus cinta, hubungan keluarga, atau ekspektasi yang bertolak belakang dengan realita.

Entah siapa yang pertama kali memproklamirkan kata galau ini, namun sepertinya kata ini sudah begitu fenomenal di Indonesia. Semua kalangan bisa saja merasakannya, namun kebanyakan memang orang dewasa yang sering mengaku dan merasakan galau. Dan alasan yang paling banyak di utarakan adalah karena putus cinta.

Hmm, pernah berpikir nggak sih apa untungnya dari galau? Dengan galau kita bisa merusak diri kita bahkan aktifitas kita. Galau bisa membuat kita kehilangan semangat melakukan sesuatu, bahkan sampai nafsu makan pun menurun. Memang sih, saat galau logika kita entah pergi kemana. Semuanya terasa hampa, dunia rasanya tak berpihak lagi pada kita.

Galau juga tidak hanya berpengaruh terhadap diri sendiri, tapi akan berpengaruh terhadap orang-orang di sekitar kita. Bagaimana tidak? Yang biasanya kita adalah orang periang, ketika galau tiba-tiba diam seribu bahasa. Tidak ada lagi senyuman di wajah kita, tentu saja orang lain akan merasa aneh dengan kita. Mungkin banyak yang empati, namun tidak sedikit juga yang memang tidak perduli.

Ada yang sampai galau bertahun-tahun karena putus cinta, memang ya jika sudah berkaitan dengan cinta logika kita entah kemana. Padahal, jika seseorang itu pergi meninggalkan kita sudah jelas dia bukan yang terbaik untuk kita. Sakit memang sakit, namun bangkit tetap harus bangkit. Hidup bukan hanya tentang meratapi luka, semuanya hanya tentang waktu. Perlahan luka akan sembuh dengan sendirinya, selama ia masih menganga cobalah untuk menata hati kembali. Merapikan yang sudah dia hancurkan, memeluk puing-puing harapan yang ia tinggalkan. Jangan melulu terpuruk dengan keadaan.

Kebanyakan yang merasakan galau ini adalah perempuan. Karena apa? Karena saat jatuh cinta perempuan hampir menggunakan seluruh perasaannya daripada logika, berbanding terbalik dengan laki-laki. Perempuan mencinta tanpa memikirkan logika, sedangkan laki-laki lebih mengutamakn logika daripada rasa. Maka dari itu saat ada yang terluka, laki-laki lebih memiliki peluang cepat sembuh karena logikanya berjalan. Sedangkan perempuan, ia hanya mengikuti perasaannya sampai suatu hari nanti logikanya terbuka dengan sendirinya, butuh waktu yang lama.

Galau ini sebenarnya belum ada obatnya, namun mendekat kepada sang pencipta bisa menjadi pereda. Ketika kesetiaan dibalas dengan pengkhianatan, ketika ketulusan dibalas dengan kebohongan, bersyukurlah karena Allah telah memperlihatkan siapa diri mereka sesungguhnya. Kata-kata motivasi dan hiburan dari teman-teman memang sedikit menguatkan, namun tetap saja bangkit dan kembali seperti semula butuh waktu yang lama.

Teruntuk kalian yang sedang merasakan, mari jemput logika agar luka kalian tidak berlangsung sama. Percayakan segala hal kepada yang maha kuasa, termasuk cinta. Yang terbaik akan dipersatukan dengan yang baik juga, lalu jika kamu masih berharap dengan seseorang yang telah menyakitimu apakah kamu tidak akan merasa rugi jika dipersatukan dengan seseorang yang tidak baik untukmu? Segera Move On dan perbaiki kehidupanmu sekarang, sebelum galau benar-benar membawamu dalam penderitaan. Semangat !

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Daripada Pusing Jenis Orang-orang Ini Memang Seharusnya Tidak Perlu Ada di List Pertemanan Sosial Media-Mu – GoBagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top