Feature

Pola Pikir yang Salah, Bisa Jadi Alasan Mengapa Hidupmu Masih Saja Miskin

Hidup miskin atau susah rasanya bukanlah mimpi semua orang, sebaliknya kita pasti selalu menginginkan hal yang terbaik dalam hidup kita. Jika tak bisa menjadi kaya minimal kita bisa hidup dengan serba berkecukupan dan bahagia.

Namun kenyataan kadang berbanding terbalik dengan harapan. Hidup kaya dan bahagia bukanlah suatu keberuntungan, melainkan hasil dari kerja keras dan pola pikir yang kit terapkan.

Cobalah untuk memeriksa kembali hal-hal yang sering kita jadikan tolak ukur untuk berpikir, barangkali pemikiran yang kita pakai memang salah.

 

Selalu Merasa Tidak Cukup Pintar, Kemudian Pesimis Untuk Mimpi yang Ingin Diwujudkan

Tak seharusnya dijadikan alasan, tingkat kecerdasan bukanlah sebuah batasan untuk seseorang.  Ini keliru, dan memang perlu dibuang jauh-jauh.

Kita harus tau bahwa seseorang dengan tingkat kecerdasan yang tinggi tidak selalu lebih kaya, jika dibandingkan dengan mereka yang kecerdasan dibawah rata-rata. Dengan kata lain, untuk menjadi kaya tidaklah harus pintar. Hal lain yang lebih perlu adalah, ketika kita mampu memanfaatkan semua kesempatan dan waktu yang ada.

Bukan malah sibuk merendah diri hanya karena kita tidak pintar, Lihat peluang yang ditawarkan dan lakukan segala hal yang terbaik untuk hasil yang diinginkan. Berhenti menganggap dirimu bodoh, karena setiap orang telah diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Takut Bermimpi Besar Membuat Kita Tidak Memiliki Target Tujuan

Membuat persiapan untuk seseuatu yang ingin kita cari adalah hal yang penting. Namun jika di awal saja kita sudah diburu rasa pesimis percayalah tak akan ada mimpi yang mampu kita buat.

Kita harus berani untuk membuat banyak mimpi dan menetapnya sebagai target yang harus kita capai dalam jangka waktu tertentu. Gambaran tentang mimpi-mimpi besar harus selalu ditanamkan dalam diri untuk menjadi acuan dan sumber semangat untuk dapat menggapainya.

Sibuk Menabung Tapi Lupa Bagaimana Caranya Menambah Pendapatan

Mungkin selama ini kita termakan jargon bahwa rajin meabung akan membuat kita kaya, tak selamanya ini benar. Kadang terlalu terfokus untuk menabung, justru membuat kita masih saja hidup pada garis ekonomi yang sama.

Daripada terlalu terfokus untuk menabung dan berharap akan menjadi kaya mendadak. Cobalah untuk menggali cara berpikirmu untuk bagaiamana caraya untuk menambah pundi-pundi lain selain dari penghasilna bulanan yang kita terima.

Menutup Diri Untuk Hal-Hal Baru Yang Bisa Mengembangkan Kemampuan

Jika selama ini kita berpikir kita cukup pintar jadi tidak perlu lagi untuk belajar atau berguru dengan yang lain, toh sendiri juga kita bisa. Tapi jika kita memang ingin kaya segeralah buang sifat ini.

Mereka yang kaya dan sukses biasanya tidak akan pernah malu untuk tetap mengembangkan kemampuan dan kepintaran yang dimilikinya. Bahkan mereka akan dengan senang hati belajar untuk hal-hal baru yang akan menunjang keinginan mereka untuk mendapatkan sesuatu.

Meski itu harus membuat mereka belajar dari orang yang mungkin tidak jauh lebih pintar dari diri mereka sendiri.

Takut Gagal Dan Bergaul Dengan Orang Yang Tidak Tepat

“Kegagalan adalah sukses yang tertunda” ingatlah selalu hal ini untuk menumbuhkan semangat dalam diri, jangan pernah takut gagal ketika memulai sesuatu. Jadikan semua kegagalan yang pernah kita alami sebagai bahan pembelajaran agar lebih baik lagi.

Disamping itu buatlah rantai pergaulan yang baik untuk diri sendiri. Walau katamu tak akan berpengaruh, berada dalam lingkungan yang salah jelas akan mempengaruhi keberhasilan kita sendiri. Maka untuk itu, cobalah untuk bergaul dengan mereka yang memang sudah sukses. Meski hanya sekedar suntikan semangat itu akan memberikan efek positif untuk memacu keinginan kita.

Merasa Diri Paling Hebat Tapi Gampang Menyerah Dengan Situasi yang Berat

Mudah berpuas diri hanya akan menghambat kita menjadi kaya, karena yang ada didalam pikiran kita adalah “Saya cukup hebat untuk sekarang kenapa harus belajar lagi?”. 

Sebab untuk menjadi kaya, kita dituntut untuk menumbuhkan niat untuk belajar, membuka diri dan berkembang atau berubah secara signifikan. Kegagalan adalah hal yang wajar tidak perlu ditakuti bahkan membuat menyerah. Percayalah orang paling kaya sekalipun pernah gagal dalam hidupnya.

Pasrah Karena Memang Tidak Di Lahirkan Dari Keluarga Kaya

Kepasraan seperti ini tidak seharusnya menjadi alasan, karena sungguh tidak masuk akal. Kaya atau tidaknya seseorang tidak selalu ditentukan dari keluarga mana ia berasal. Lagipula toh kita juga tidak tahu kan bagaimana perjuangan ayah, dan kakek seseorang yang kita kenal kaya untuk menajdi seperti sekarang.

Membandingkan hidup yang kita jalani dengan orang yang memiliki nasib berbeda bukanlah hal yang penting untuk kita lakukan. Bahkan Bill Gates pernah berkata bahwa “If you are born poor it’s not your mistake, but if you die poor it’s your mistake” yang berarti kalau kamu terlahir miskin bukanlah kesalahanmu, namun kalau kamu meninggal dalam keadaan miskin adalah kesalahanmu.

Ini jadi gambaran bahwa siapapun kita dan darimanapun kita berasal kita berhak untuk menjadi kaya. Karena keadaan tidak dapat merubah kita, sebaliknya kitalah yang akan merubah keadaan dengan semangat dan kerja keras.

Dan Yang Terakhir Mungkin Kita Jarang Bersyukur dan Jauh Dari Sang Empunya Hidup

Dan pada akhirnya sekaya apapun kita, tidak akan berarti jika kita tidak tahu caranya mensyukuri hidup. Segala usaha dan kerja keras kita akan berjalan dengan baik, jika kita juga tak lupa untuk mendekatkan diri kepada sang empunya hidup.

Sebab tak hanya kekuatan diri sendiri saja, kita juga perlu merayu-Nya untuk merestui segala usaha yang kita lakukan. Sebab semua yang ada dalam hidup kita terjadi atas izinnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Perlu Diingat, Setiap Orang yang Kamu Temui Memiliki Lukanya Masing-masing!

Tak ada satupun orang yang hidup tanpa adanya masalah dalam hidupnya. Setiap orang memiliki masa lalunya masing-masing, entah itu masa lalu yang indah atau masa lalu yang menakutkan. Namun perlu dipahami, dari setiap masalah yang ada, tentu akan ada hal baik yang tersematkan dibaliknya. Setidaknya kamu paham dan harus mengerti bahwa setiap orang ada dengan luka masa lalunya masing-masing.

Setiap Orang Memiliki Lukanya Masing-masing, Entah Itu Luka Fisik Maupun Mental

Kamu tak pernah tahu apa yang sudah dilalui oleh orang-orang di sekitarmu. Mungkin kamu pun pernah merasa mereka adalah orang yang lebih beruntung darimu, namun hal itu tak selalu sepenuhnya benar. Tak ada satu pun orang yang tak memiliki luka dalam hidupnya. Jika pun kamu melihat bahwa tak ada luka, mungkin mereka memang pandai dalam menyembunyikan luka tersebut.

Cukup Hargai Jika Mereka yang Sekarang Berbeda dengan Mereka yang Dulu Kamu Kenal

Setiap orang berproses dalam kehidupannya masing-masing. Kamu tak pernah tahu proses apa saja yang sudah mereka lalui dalam kehidupannya. Itulah kenapa kamu harus menegrti jika mungkin orang yang dulu kamu kenal kini nampak berbeda. Kamu hanya perlu menghargai setiap perubahan yang mereka lakukan. Tentu mereka melakukan perubahan itu bukan tanpa adanya alasan yang jelas di baliknya.

Kembali Lagi pada Hakikat Sifat Manusia, yaitu Saling Membutuhkan Satu Sama Lain

Percaya atau tidak, terkadang kita sebagai manusia lupa bahwa hakikat manusia itu sendiri adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan manusia lainnya. Ada kalanya kamu akan membutuhkan orang lain di sampingmu meski hanya memberimu dekapan tanpa sepatah katapun. Inilah yang akhirnya harus kamu pahami. Cobalah selalu berbuat baik pada orang lain. Tak perlu mengharap balasan apapun, karena bisa saja balasan itu datang dari tangan yang lain, bukan datang dari orang yang kamu beri kebaikan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pasca Bercerai, Delon Thamrin Masih Berusaha agar Bisa Rujuk dengan Yeslin Wang

Pasca digugat cerai oleh Yeslin Wang, Penyanyi Delon Thamrin masih berupaya untuk mendapatkan lagi perhatian perempuan yang sudah menemaninya selama hampir tujuh tahun itu. Bahkan baru-baru ini Delon diketahui pergi dengan Yeslin untuk menonton bioskop.

Ditanya mengenai hal itu, Delon mengungkapkan jika keduanya memang menyukai film-film Marvel, seperti yang baru saja rilis, yakni Venom. Delon bahkan mengaku menjemput Yeslin di rumahnya, mengingat sekarang dirinya sudah tak tinggal lagi dengan Yeslin.

“Iya, lima hari lalu ada film bagus, Marvel. Jadi dulu waktu masih sama dia, itu setiap ada film Marvel, gue selalu ngajak Yeslin untuk nonton. Enggak pernah ketinggalan terus. Kemarin ada film Marvel, Venom ini langsung gue ajak,” kata Delon. Ia sendiri memilih untuk tak canggung dengan keadaan rumah tangganya saat ini. Ajakan untuk nonton diakuinya sebagai bentuk perhatiannya pada Yeslin, yang ia akui sebagai temannya. “Enggak (canggung) lah, kan kita masih berteman jadi enggak canggung,” kata dia.

Karena masih menjaga komunikasi dengan Yeslin, Delon mengaku masih sayang dan ingin berupaya rujuk dengan perempuan 35 tahun tersebut.

“Masih, masih komunikasi, Whatsapp setiap hari. (Tanya) ‘Apa kabar, sehat enggak?’, Nanyain doggy-nya. Enam tahun, man. Tujuh tahun almost. Hampir tujuh tahun masa gue hilang begitu saja? Yang terbaik saja untuk kita berdua. Aku sih maunya rujuk,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Raline Shah Mengaku Kesulitan Dalami Peran Sebagai Orang Susah

Nama Raline Shah lekat dengan image mewah dan penuh gaya. Selain profesinya sebagai aktris, Raline pun memiliki bisnis di bidang lain. Namun baru-baru ini, dirinya harus menjalani kehidupan yang sulit layaknya orang berkekurangan. Hal tersebut demi mendalami perannya di sebuah film bertajuk Orang Kaya Baru The Movie. Kendati begitu, karakter yang ia perankan pada akhir memiliki uang banyak.

Dalam film tersebut, Raline memerankan tokoh Tika, anak perempuan dari keluarga yang tak mampu namun tiba-tiba berubah jadi orang kaya. Memerankan karakter orang miskin ternyata bukan hal yang mudah bagi Raline.

“Susah akting jadi orang kaya, tapi lebih susah lagi akting jadi orang tidak mampu,” kata Raline Shah.

Demi mendalami perannya, Raline bahkan mau menjajal untuk naik angkutan umum bus kota dari terminal Blok M. Ia melakukannya dalam rangka observasi untuk peran orang yang kurang mampu.  Dari pengalamannya, perempuan 33 tahun tersebut menyadari satu hal, yaitu sulitnya berakting jadi orang miskin. Fakta yang ditemui sangat berbeda dari apa yang selama ini dibayangkannya.

“Karena aku memang enggak ada gimana ya, aku mengerti tapi aku cuma berimajinasi ‘Kalau jadi orang susah itu kayak begini kali ya,’ tapi ternyata itu salah,” paparnya. Selama melakoni syuting, tak jarang Raline mendapat kritikan dari sutradara Ody C Harahap agar bisa lebih mendalami aktingnya sebagai orang kurang mampu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top