Feature

Perut Buncit Ada Sebabnya, Suka Makan Makanan Asin Bahkan Bisa Jadi Pemicu

Punya badan ideal tapi kalau perut terlihat buncit seringkali jadi problematika tersendiri. Apa lagi perempuan, ketika ada yang menyinggung soal perutnya, bisa-bisa hal itu mempengaruhi kestabilan emosinya. Soal perut buncit, memang agak berbeda antara perempuan dan laki-laki. Kalau perempuan cenderung sangat mempermasalahkan soal perut buncit, sementara laki-laki cenderung cuek dan percaya diri dengan apa yang ada pada dirinya.

Meski begitu, resah dan gelisah pasti menanti. Untukmu yang menghadapi masalah ini, kamu pasti menerka-nerka apa yang membuat perutmu buncit.  Bahkan saat sadar celanamu sudah tak muat lagi, perut buncit jadi dianggap semacam momok. Apalagi mengecilkan perut buncit itu tak mudah. Butuh usaha keras dan perlu waktu yang tak sebentar. Nah sebelum terlambat, lebih baik kamu ketahui dulu apa saja penyebab perut kian membuncit.

Bagi yang Gemar Makan, Mulailah Jaga Asupan Makananmu. Sering Menimbun Lemak Jahat Akan Membuat Lingkar Perutmu jadi Tak Stabil

Lemak jahat yang tertimbun di dalam tubuh tentu dikarenakan kamu kurang menjaga asupan makanan. Suka jajan sembarangan, sering mengonsumsi junk food, hingga jarang olahraga membuat lemak jahat kian susah lenyap dari dalam tubuh. Karenanya, lemak yang satu ini tidak bisa kamu sepelekan. Apa lagi kalau dibiarkan menumpuk, yang ada justru muncul ancaman penyakit yang bisa menyerangmu. Coba sekarang mulailah peduli dengan bentuk tubuhmu, perut buncit kalau dibiarkan begitu saja artinya kamu mempersilahkan obesitas datang menghantui.

Siapa Sangka, Makanan Asin Nyatanya Bisa Memicu Perut Jadi Buncit. Duh!

Makanan asin jelas memiliki kandungan garam yang tinggi. Nah, hal ini justru memicu perut jadi buncit. Mengapa demikian? Sederhananya begini, makanan asin itu mampu membuat nafsu makan seseorang meningkat. Kalau kamu terus-terusan mengonsumsi makanan ringan maupun makanan berat dengan tingkat sodium tinggi, secara sadar tak sadar, akan banyak makanan yang masuk ke dalam tubuh. Alhasil, kebiasaan semacam ini yang membuat perut membuncit dan berat badan bertambah.

Bukan Hanya Makanan Asin, Kamu Pun Patut Berjaga-jaga dengan Buaian Makanan Manis

Sebagian besar dari kita nyatanya memang tak bisa terlepas dari yang namanya makanan manis. Saking sukanya, seseorang jadi ‘kecanduan’ dengan makanan manis. Padahal, makanan maupun minuman manis pun bisa mengancam perutmu jadi buncit.

Hal ini lantaran dalam makanan manis terkandung banyak sekali glukosa. Sementara kalau glukosa sudah singgah di dalam tubuh dan menumpuk, bisa memicu perut jadi buncit. Parahnya, tumpukan glukosa itu juga disebut-sebut bisa jadi pemicu diabetes. Bukannya kamu dilarang makan makanan manis, tapi akan lebih baik bila kamu menyeimbangkannya dengan tidak hanya makan makanan manis ya!

Perut Buncit Juga Bisa Disebabkan Karena Terganggunya Sistem Pencernaan

Coba ingat lagi, kapan terakhir kamu BAB? Sudahkah kamu BAB secara teratur? Mungkin terkesan sepele, tapi kamu tak boleh mengabaikan hal yang satu ini. Bayangkan kalau berhari-hari kamu sengaja atau malas BAB, hal itu akan membuat organ pencernaanmu jadi tak sehat dan ususmu kotor. Hasil makanan pun tidak akan pernah menjadi daging atau menambah berat badan, yang ada justru menggemukan bagian perut alias perut jadi buncit. Bukan cuma soal penampilan, lemak jahat di bagian perut pun berbahaya bagi organ-organ penting tubuhmu yang sebagian besar berada di area perut.

Hindari Konsumsi Minuman Keras Kalau Kamu Masih Sayang Perutmu

Usut punya usut, ternyata orang yang gemar mengonsumsi alkohol biasanya identik dengan perut buncit. Membesarnya lingkar perut mereka memang dipengaruhi dari minuman tersebut. Apa lagi dalam minuman beralkohol terkandung gula dalam kadar yang cukup banyak. Meski punya fungsi menghangatkan tubuh, minuman alkohol kalau diminum terus menerus justru bisa memicu obesitas dan merusak sistem syaraf dalam diri manusia. Jadi, daripada membahayakan tubuh dan memancing perut buncit, lebih baik jauhi minuman beralkohol.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Deddy Corbuzier Sempat Takut Prosesnya Berpindah Agama Dijadikan Mainan Politik

Deddy Corbuzier terlihat lebih tenang kala menuturkan cerita perjalanan dirinya menjadi mualaf. Usut punya usut, ia sempat didera kekhawatiran sebelum memutuskan untuk menjadi mualaf.

Presenter ‘Hitam Putih’ itu mengungkapkan sesungguhnya dia ingin mengucap dua kalimat syahadat jauh sebelum 21 Juni 2019. Namun, niatnya itu terganjal beberapa hal sehingga ia memilih untuk mengundur waktu.

“Sebenar-benarnya yang orang nggak tahu dan saya nggak buka adalah sebenarnya mualaf ini maunya dilakukan jauh sebelum tanggal 21. Bahkan mungkin sekitar enam bulan atau tujuh bulan lalu sebenarnya. Sebenarnya,” ungkap Deddy Corbuzier dilansir detik.com, Rabu (26/6/2019).

Politik menjadi alasan kuat Deddy untuk mengundurkan niatnya menjadi mualaf saat itu. Situasi politik Indonesia kian memanas.

“Karena pada saat itu Indonesia sedang panas politik. Kalau pada saat itu saya mualaf, saya takut keadaan saya mualaf bisa masuk dalam permainan politik. Kita tahu pada saat kemarin Pilpres bagaimana panasnya dan bagaimana agama dimasukkan dalam suasana politik. Itu yang saya hindari,” tegas Deddy Corbuzier.

Merasa kondisi politik di Indonesia sudah cukup kondusif, barulah Deddy Corbuzier yakin untuk mengumumkan niatnya itu. 21 Juni 2019, setelah Salat Jumat, Deddy Corbuzier mengucap dua kalimat syahadat di Ponpes Ora Aji, milik Gus Miftah di Yogyakarta.

“Oleh karena itu setelah politik semuanya selesai, setelah semuanya adem, sudah tenang, baru saya yakin mengumumkan, baru saya yakin saya mualaf dalam keadaan yang jauh lebih tenang,” tegas Deddy Corbuzier.

Sementara itu, sang kekasih, Sabrina Chairunnisa memberikan klarifikasi mengenai tuduhan yang dialamatkan bahwa dirinyalah yang memaksa Deddy untuk menjadi mualaf.

Sabrina mengaku hanya bisa mengelus dada saat dituduh mempengaruhi sang kekasih memeluk agama yang ia anut. Ia juga merasa takut membaca komentar negatif dari warganet.

“Aku langsung kayak, memang gue perempuan kayak apa ya? Gara-gara nikah, pindah agama. Jadi gue takut,” jelasnya.
Sabrina mengaku bahwa sang kekasih menjadi mualaf bukan karena mereka berdua akan menikah. Ia mengatakan bahwa seorang Deddy tak akan melakukan hal itu hanya untuk menikahinya.

“Kalau aku ngelihatnya, kan tahu dia, Mas Deddy tuh orang bilang cerdas. Kedua dia ini karakternya kuat banget. Lu pikir orang kayak gue bisa maksa-maksa gitu?” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pasca Kesembuhannya, Rachel Amanda Kembali Aktif Main Film

Aktris Rachel Amanda kembali aktif berakting di layar lebar usai dinyatakan sembuh dari kanker tiroid. Aktris 24 tahun ini memang membintangi beberapa judul film baru, yang terbaru yakni Say I Love You.

“Ini sekarang alhamdulillah lumayan padat. Jadi promo film aku jalan beberapa. Jadi nyaman aja sih karena aku juga enjoy,” ujarnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (26/6).

Film Say I Love You sendiri menandai proyek ketiga Rachel setelah sembuh dari penyakit tersebut pada 2018.

“Ini film ketiga. Kalau sekarang sih lumayan padat aktivitasnya. Tapi emang ya sudah dinikmati saja,” ucap Rachel Amanda.

Lalu saat disinggung kemungkinan masih meminum obat buat penyakitnya itu, Rachel Amanda rupanya punya jawaban sendiri.

“Itu memang kewajiban sih. Dulu kan aku operasi jadi kayak suplemen saja,” sambungnya lagi.

Selebihnya pemain Candy ini tidak mau ditanya-tanya perihal kanker tiroid lagi. Dia bilang cuma ingin membahas seputar film Say I Love You.

“Udah yah kalau mau ngomong itu aku nggak mau bahas lagi. Terima kasih,” pungkas Rachel Amanda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Coba Cek, Ada 345 Ribu Lowongan Kerja di Jepang untuk Tenaga Kerja RI

Baru-baru ini, selepas penandatanganan perjanjian kerja sama Pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang tentang ketenagakerjaan. Ada angin segar untuk masyarakat yang mungkin sedang butuh pekerjaan. Ya, sebagaimana tujuan perjanjian tersebut, saat ini di Jepang, ada sekitar 345.150 lowongan yang tersedia di 14 sektor bagi tenga kerja asing dengan keterampilan spesifik. 

“Kerja sama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja usia produktif di Jepang. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengisi jabatan-jabatan di sektor formal yang banyak dibutuhkan di Jepang,” kata Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri di kantornya, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Beliau juga mengatakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla sendirilah yang mengarahkan pihaknya untuk dapat mengisi 20% dari kebutuhan tenaga kerja khusus di Jepang.

“Berdasarkan arahan Wakil Presiden, Pemerintah Indonesia menargetkan agar tenaga kerja Indonesia dapat memenuhi 20% atau 70 ribu orang dari kuota tersebut,” jelas Hanif.

Pada waktu yang sama Maruli Hassoloan selaku Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker menambahkan, jika kandidat tenaga kerja berketerampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW), ini terbagi ke dalam 4 kategori. Pertama, new comer alias calon pekerja dari Indonesia yang sama sekali tidak memiliki pengalaman magang di Jepang.

“Kedua, Ex-TIT in Indonesia, calon pekerja Indonesia yang memiliki pengalaman magang atau Technical Intern Trainee (TIT) di Jepang. Ketiga, Ex-TIT di Japan pekerja Indonesia yang sudah memiliki pengalaman magang dan meneruskan pekerjaan di Jepang,” kata Maruli.

Dan yang terakhir kategori student, maksudnya calon pekerja Indonesia yang baru saja lulus dari pendidikan formal di Jepang dan berencana melanjutkan bekerja di negeri Sakura tersebut. 

Selanjutnya, Maruli mengatakan Kemnaker akan tetap fokus menyalurkan tenaga kerja yang pernah magang ataupun sekolah di Jepang. Tenaga kerja kategori tersebut menurutnya dapat lebih mudah diterima.

“Di Jepang kan masalah besarnya bahasanya, makanya kita fokus ke yang sekolah dan pernah magang disana. Jadi mereka bahasa udah bagus, lalu skillnya ada, ya yasudah mereka bisa mudah diterima,” kata Maruli.

“Untuk pendaftarannya pantau saja Disnaker, atau Kemnaker, kami akan update infonya nggak lama lagi,” tambahnya. 

Nah, ada pun 14 sektor yang sedang dibutuhkan antara lain adalah:

  1. Care worker
  2. Building Cleaning Management
  3. Machine Parts and Tooling Industries
  4. Industrial Machinery
  5. Industry Electric
  6. Electronics and Information Industries
  7. Construction Industries Shipbuilding and Ship Machinery Industry
  8. Automobile repair and maintenance
  9. Aviation Industry
  10. Accomodation Industry
  11. Agriculture
  12. Fishery and Aquacultur
  13. Manufacture of food and beverages
  14. Food service industry.

Jika memang berniat ingin bekerja di Jepang, siapkan diri dari sekarang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top