Feature

Perubahan Pasti Terjadi, Termasuk Saat Bertemu Dia yang Selama Ini Kamu Cari

Setelah sekian lama mencari, akhirnya kamu menemukan dia yang sekarang jadi pasanganmu. Kesukaran saat mencari memang masih membekas dalam hati, namun hidupmu jauh lebih bahagia sekarang. Tak lagi kamu merasa sendiri dalam menjalani kehidupan.

Sekarang ada teman berbagi baik dalam suka maupun lara. Sadar tak sadar, tapi yang pasti, kamu pun merasakan ada perubahan yang terjadi dalam hidupmu. Ya, asmara dan afeksi pasti memberikan dampak tersendiri untukmu.

Kamu Tak Lagi Merasa Sendirian, yang Ada Justru Merasa Aman dan Tenteram

Kamu bertemu dengan dia yang selama ini kamu cari sebab dia benar-benar mau menerimamu apa adanya. Betapa menyenangkan, kamu tak perlu berpura-pura jadi orang lain saat sedang dihadapannya hanya demi membuatnya tetap berada di dekat kita.

Kamu yang punya selera dan porsi makan yang banyak, suka tertawa, bahkan tak bisa jaim, semua fakta itu tak perlu kamu sembunyikan. Yang terpenting, tak ada lagi perasaan kesepian semenjak kedatangannya. Di lain sisi, hadirnya sudah mampu membuatmu merasa aman dan tenteram.

Hatimu Akan Berhenti Bertanya-tanya Serta Tak Akan Banyak Drama

Kamu dan dia sudah saling percaya sehingga tak perlu mengintrogasi pasanganmu lagi. Rasa percaya itu muncul lantaran kalian sudah saling menjaga hati satu sama lain. Ya, saling percaya dan menjaga perasaan masing-masing justru semakin menyehatkan hubunganmu. Di lain sisi, bersama orang yang tepat akan membuat kisah cintamu minim drama.

Masing-masing darimu memilih untuk tidak egois atau memaksa kehedak sendiri. Justru, kalian saling memberi dukungan terhadap masing-masing agar bisa bersikap terbuka dan tak perlu mengumbar kode yang membingungkan.

Bersamanya, Kamu Tak Akan Mempermasalahkan Hal-hal Kecil yang Bisa Memicu Konflik

Kamu sudah bisa memaknai arti sebenarnya dari sebuah hubungan saat bersamanya. Saat ada masalah pun kalian sudah mengerti bagaimana mengatasinya tanpa perlu membesar-besarkan masalah tersebut.

Karena kalian saling memahami bahwa masalah kecil lebih baik segera diselesaikan dibanding jadi pemicu konflik. Kalian saling meyakini bahwa tiap masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

Kalau Dipikir-pikir, Ternyata Kamu dan Dia Punya Banyak Sekali Kemiripan

Kemiripan yang satu ini bukan perkara wajah, namun soal pola pikir, hobi, selera humor, sampai musik pun ternyata kalian nyambung. Kesamaan semacam ini yang semakin menyatukan kalian. Rasanya, membicarakan banyak hal dengannya tak pernah menemukan kata bosan sebab kamu selalu menemukan bahan pembicaraan yang baru.

Ditengah Kesibukannya, Dia Tetap Memprioritaskanmu

Sesibuk apapun aktivitasnya, dia akan tetap membalas pesan dan mengabarimu. Ya, dia tak akan membuatmu menunggu berjam-jam perihal kabarnya. Karena yang namanya menghubungimu adalah sesuatu yang sudah jadi prioritasnya tanpa perlu diminta.

Di lain sisi, pelan tapi pasti kamu pun mulai memahami yang namanya dinamika sebuah hubungan meski tak selalu bertemu setiap saat, pada akhirnya kamu akan tetap jadi prioritasnya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ketahui Sisi Gelapmu Menurut Zodiak, Agar Kamu Bisa Mawas Diri

Astrologi konon dapat mengungkap kehidupan seseorang, juga memprediksinya dari segi karakteristik. Nampaknya, rasi bintang tersebut memiliki pengaruh yang dapat dipercayai dan diyakini memang akan terjadi seperti sebuah ramalan keuangan atau cinta. Namun dibalik itu semua, pengklasifikasian karakteristik menjadi salah satu hal menarik. Entah percaya atau tidak, secara alam bawah sadar ada orang-orang yang memang tersugesti untuk meyakini hal-hal dari kacamata astrologi. Kamu juga begitu?

Tetapi bagaimana kalau astrologi sebenarnya menyimpan hal-hal yang menakutkan tetapi mereka enggan menyebutkan. Kalau selama ini kamu selalu mendapatkan saran kencan dan karir secara baik padahal ada saran yang harus mereka bagikan agar kamu tak berbuat menyimpang yang bersumber dari rasi bintangmu. Lantas kalau memang ada, apa yang kamu lakukan? Dilansir dari Ranker.com berikut ini adalah hal yang paling menyeramkan dari diri kamu menurut zodiakmu sendiri.

Aries

Orang yang berzodiak Aries, diibaratkan seperti sebuah amarah mendidih yang tiba-tiba bisa meledak begitu saja. Kenapa? Karena dirinya bisa bersikap keras secara eksplosif alias marah-marah tak terbendung. Aries butuh me-manage kemarahan itu sendiri.

Aries, Leo dan Sagitarius memang tipikal keras kepala dan berpendirian tetapi energi dan rasa antusiasme yang dimiliki bisa menjadi bumerang bagi dari sendiri. Hal ini terjadi dipicu ada stres dalam diri. Sangat disarankan untuk ikut gym supaya dapat mengalihkan rasa tersebut.

Taurus

Taurus memiliki rasa posesif yang membuatnya sangat tidak nyaman. Seolah-seolah semua hal harus dijaga sesuai dengan keinginannya meskipun itu sering sebatas obsesi. Dalam hal asmara, ada kecenderungan suka menyesali apa yang dulu terjadi, kenangan yang terbangun, sampai rasa ingin sekali memiliki hingga membuat pemikirannya kamu tidak seimbang. Sebaiknya lupakan dan ikhlaskan saja, jangan menyesal kalau dulu sempat berusaha sekuat tenaga meskipun hasilnya sia-sia.

Gemini

Gemini memiliki keresahan dalam hatinya untuk terus berbicara sesuai dengan apa yang ia rasakan. Dengan kata lain Gemini adalah tipikal orang bermuka dua. Teman-temannya pun telah tahu kalau curhatannya akan dibicarakan karena dirinya tak kuat menahan. Gemini juga tak bisa membiarkan orang lain tahu bagaimana perasaannya. Meski begitu, setidaknya dirinya cukup menawan untuk menambah teman baru demi menggantikan orang-orang yang merasa telah dikhianati.

Cancer

Cancer adalah orang yang sangat tersakiti, dapat diibaratkan mereka seperti seorang pengasuh yang kuat namun menderita. Dia rela melakukan banyak hal untuk apa yang dicintai, meskipun tak suka untuk mengakuinya. Dirinya bukannya diam saja, namun dia juga berpikir bahwa sebenarnya bisa mendapatkan lebih karena banyak orang yang hutang budi kepadamu. Sehingga dia selalu merasa kekurangan dari segala aspek kehidupan.

Leo

Leo adalah orang yang narsisnya tingkat dewa. Kemanapun orang berzodiak Leo pergi, pasti sorotan selalu mengarah kepadanya dan dia pun tak munafik tuk menyukai hal seperti itu. Teman-temannya banyak yang peduli padanya, karena dia merupakan orang yang baik dan murah hati. Namun seketika sorotan itu pergi, dia rela melakukan apa saja untuk kembali menjadi pusat perhatian, bahkan sampai membuat sesuatu drama agar orang kembali menaruh simpati kepadanya. Kamu adalah yang terbaik, benarkan Leo?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Cara Pandang Bermasalah, Merasa Berhak Menunjuk yang Salah

“Semut diseberang lautan terlihat, tapi gajah di pelupuk mata tak dilihat”

Ungkapan barusan, barangkali jadi gambaran yang pas untuk orang-orang yang kerap bertindak bak Tuhan. Menyalahkan orang lain dengan seenaknya, tanpa tahu bahwa manusia lain pun punya hak serupa. Ya, hak untuk sepaham denganmu atau tidak.

Asal kamu tahu saja, puncak kedewaasaan tertinggi dari seseorang adalah, ketika kamu setuju untuk tidak setuju. Jadi, jika beberapa hal yang kerap terlihat sering jauh dari pandanganmu, bukan berarti kamu berhak untuk bilang itu adalah sesuatu yang salah. Meski sesungguhnya, hal itu mungkin salah.

Maka sebelum bersikap dan merasa dirimu paling benar, ada beberapa hal yang perlu ditanyakan pada diri sendiri.

Setiap Orang Punya Pandangan dan Pilihan Terbaik Sesuai Versinya

Kamu mungkin bisa berkata bahwa, kamu adalah orang terbaik yang ada di kelompok pertemanan milikmu. Tapi, pendangan itu tak selalu sejalan dengan kawan lain yang nyatanya ia adalah seorang teman. Menganggap diri adalah yang terbaik, boleh jadi sudah mendarah daging. Tapi, merendahkan orang hanya karena tak sepaham jelas salah.

Walau mungkin apa yang kita percaya adalah sesuatu yang benar, dan yang dibicarakan oleh kawan adalah salah. Kita hanya berhak untuk menyampaikan kebenaran yang kita percaya. Selanjutnya, ia bebas untuk menentukan pilihannya dan kita pun tak bisa memaksa dia untuk percaya. Karena biar bagaimanapun, serupa dengan kita. Ia juga punya hak yang sama, untuk mempercayai sesuatu sesuai dengan versi dirinya.

Orang Lain Mungkin Bisa Salah, Tapi Siapa Kamu yang Berhak Menghakiminya?

Lain hal jika kamu adalah orangtuanya, bosnya di kantor hingga posisisi lain yang memang mau tak mau menugaskan dirimu untuk menentukan. Batas mana yang akan jadi garis antara salah dan benar. Bahkan meski begitu, ia masih berhak untuk menentukan akan setuju atau tidak denganmu. 

Untuk beberapa kesempatan, diri kita mungkin berada pada posisi yang benar. Tapi bukan berarti itu sudah benar sesuai aturan. Barangkali, diri kita sendirilah yang menganggap itu benar. Bagaimana dengan pandangan orang lain? Belum tentu serupa. Ingatlah, bahwa apapun yang kita katakan benar, bukan berarti akan mendapat hasil yang sama dengan yang orang lain lihat.

Serupa dengannya yang Katamu Salah, Dimata Orang Lain Kamu Pun Pernah Berbuat Hal Serupa

Konon ketika kita memilih untuk menunjuk orang lain bersalah dengan jari telunjuk, ada tiga jari lain yang sudah menunjuk diri kita secara bersamaan. Dengan kata lain, setiap kali kita bertindak untuk menyatakan seseorang bersalah, ia juga punya hal yang sama untuk mengelaknya dan tak setuju dengan pendapat kita.

Hari ini kamu mungkin bisa berkata bahwa rekan kerjamu salah, karena kebetulan ia datang terlambat untuk pertemuan yang sudah dijanjikan. Tapi disaat bersamaan, bisa saja ada orang lain yang datang untuk menyadarkanmu. Bahwa pada hari-hari lain di masa lalu, kamu pun pernah begitu.

Lagipula Mereka yang Terlalu Mudah Menyalahkan Orang, Punya Gangguan dalam Mengendalikan Diri Sendiri

Yap, beberapa ahli yang melakukan penelitian untuk sikap dan penguasaan diri seseorang berkata bahwa, mereka yang terlalu terburu-buru untuk marah dan menyatakan orang lain salah. Memiliki kemampuan mengontrol emosi yang rendah. Dan sialnya, sikap seperti ini bisa membuatmu dijauhi orang. Karena biar bagaimanapun, tak ada orang yang suka berteman dengan manusia yang merasa dewa. Tak pernah berbuat salah, dan berhak menjatuhi orang lain apa saja yang menurutnya tak benar.

Salah dan Benar Itu Perkara Biasa, Jadikan Pelajaran Bukan jadi Ajang Merendahkan Orang

Percayalah bahwa tak ada satupu manusia yang sempurna. Dia yang katamu benar, boleh jadi salah pada tindakan lain. Dan begitu sebaliknya, dia yang katamu salah, bisa saja lebih hebat darimu pada beberapa hal yang kau tak bisa. Cobalah untuk lebih jeli melihat situasinya, dengan mulai memilah-milah hal mana yang layak dijalankan persoalan, dengan yang tak seharusnya dipermasalahkan.

Perbedaan cara pandang, harusnya membuat kita sama-sama belajar. Jika apa yang ada dalam isi kepala satu manusia, belum tentu bisa diterima makhluk lainnya. Tak perlulah merasa paling unggul sendiri, lalu melenggang untuk menyombongkan diri dengan apa yang kita percayai.

Tak Boleh Melihat dari Satu Sisi, Kamu Pun Perlu Paham Bagaimana Ia dari Sisi yang Berbeda

Ingat ya, setiap orang punya pendapat, pandangan, pola pikir, hingga kemampuan yang berbeda-beda. Tak ada yang serupa, dan tak bisa pula kita memaksanya untuk sama. Sebab meski serupa doyan makan mie, kamu jelas tak bisa mengajak orang lain mengangguk untuk memilik mie goreng, jika ternyata ia lebih suka mie kuah. Dari sini kita harusnya bisa belajar, bahwa apa yang sejalan saja, kadang tak bisa disamaratakan semua.

Cobalah untuk membuka mata, melepaskan apa yang kita percaya tadi. Untuk kemudian belajar melihat sesuatu dari kacamata yang berbeda. Dengan begitu, barangkali kita bisa lebih memahami dirinya.

Dan Percayalah, Terbiasa Menyalahkan Orang Lain Tak Membuat Dirimu Lebih Besar

Barangkali kamu berpikir bahwa berupaya untuk menunjukkan kesalahan seseorang akan membuatmu dipandang lebih baik. Mendapat penghargaan karena sudah menujukkan sesuatu yang besar, hingga berharap akan lebih dikenal, sebab sudah mengoreksi orang. Padahal faktanya, seringkali tidak begitu.

Dipandang baik tak dilihat dari kemampuan kita untuk berteriak salah dan benar pada seseorang. Tapi bagaimana kita bisa menyampaikan pendapat dengan baikk tanpa terkesan menggurui dan bertindak paling benar sendiri. Ingat, bintang yang bersinar tak pernah berkata jika ia tinggi. Tapi semua orang tahu, jika setiap malam ia ada di langit untuk menerangi bumi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Cara Ampuh yang Bisa Kamu Lakukan Jika Ingin Menabung Separuh Gajimu

Menabung adalah salah satu hal yang penting untuk jaminan masa depan yang cerah. Namun tak banyak orang yang bisa melakukannya dengan baik. Banyak godaan yang akhirnya membuat niat menabung menjadi sekedar wacana tanpa perlakuan nyata. Buat kamu yang kesulitan dalam hal menabung, coba terapkan 10 cara menabung ini deh.

Setidaknya kamu berusaha dulu, kalau nanti masih ada hal-hal yang menganggu tabunganmu ya setidaknya kamu sudah mencobanya.

1. Miliki Dua Rekening Tabungan yang Berbeda

Kamu bisa mencoba membuat dua rekening tabungan. Satu rekening tabungan untuk menyimpan uangmu yang bisa kamu ambil kapanpun, satu rekening lagi hanya untuk menyimpan uang tanpa bisa diambil sesuka hati.

2. Masukkan Setengah Jumlah Gaji pada Tabungan Setelah Gajian

Saat jadwal gajian tiba, usahakan untuk langsung memasukkan setengah dari jumlah gajimu ke tabungan. Hal ini untuk menghindari penggunaan uang gajian untuk hal yang hanya kamu inginkan, bukan butuhkan.

3. Menentukan Target Diri Sendiri dalam Hal Pengeluaran

Cobalah untuk menentukan target pengeluaranmu sendiri. Kamu bisa membatasi misalnya dalam satu minggu, maksimal kamu hanya boleh mengeluarkan uang Rp 200 ribu saja.

4. Hindari Membawa Kartu Debit Maupun Kredit di Dompet

Kamu bisa khilaf dalam berbelanja kalau membawa kartu debit maupun kartu kredit. Jadi lebih baik bawa saja uang recehan secukupnya di dompetmu. Untuk kartu debit dan kredit, lebih baik ditinggal di rumah saja.

5. Beli Camilan yang Bikin Perut Kenyang

Jika kamu ingin membeli camilan, belilah camilan yang bisa membuat perutmu kenyang. Dengan begitu kamu hanya butuh membelinya sedikit saja.

6. Mengonsumsi Mie Instan Maksimal Tiga Kali dalam Seminggu

Mengonsumsi mie instan terlalu banyak memang tak baik untuk kesehatan. Namun jika kamu megonsumsinya sebanyak tiga kali dalam satu minggu, rasanya masih ada dalam batas aman kok. Kamu juga bisa lebih menghemat uang makan.

7. Nongkrong Sekali dalam Seminggu dengan Budget Rp 50 Ribu Saja

Tenang saja, kamu tetap bisa nongkrong kok. Namun janga terlalu sering ya. Nongkrong saja sekali dalam satu minggu, tentukan juga budgetnya. Rasanya uang Rp 50 ribu sudah cukup deh.

8. Usahakan Bawa Bekal Makanan dari Rumah

Biar kamu tidak jajan di luar dan menghabiskan banyak uang, kamu bisa membawa bekal dari rumah. Karena tentu saja, bekal dari rumah akan lebih hemat dibandingkan beli makanan atau jajan di luar.

9. Bawa Juga Minuman dari Rumah

Agar kamu tak perlu membeli minuman di luar, kamu bisa membawa minuman sendiri dari rumah. Bawa saja satu botol minuman untuk persediaan minummu saat berada di luar rumah.

10. Kumpulkan Uang Receh yang Kamu Punya, Nantinya Pasti Berguna

Jika kamu sulit menabung dengan jumlah uang yang banyak, kamu bisa mulai dengan menabung uang recehanmu. Kamu bisa menggunakannya juga untuk membayar parkir atau untuk pengeluaran kecil lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top