Feature

Perjuangan Panjang Pembangunan GWK yang Berujung Manis

Setelah sekian lama hening, gema pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) kembali terdengar. Media-media besar kembali menyoroti patung yang siap jadi ikon untuk Provinsi Bali tersebut. Tahun ini, tepatnya di bulan Agustus, Patung Garuda Wisnu Kencana direncanakan rampung.

Kamu sendiri yang pernah ke Bali, sudah pernah berkunjung ke GWK Cultural Park? Taman budaya seluas 60 hektar itu memang sudah lama dibuka untuk umum tepatnya sejak tahun 2000. Hanya saja, di tahun-tahun sebelumnya, para pengunjung hanya menyaksikan bagian patung berupa potongan-potongan yang sedianya dipasang, selama ini diketahui hanya ‘ditaruh’ di pelataran GWK Cultural Park.

Karenanya, pasti ada saja wisatawan yang bertanya-tanya, mengapa pembangunan patung GWK tak segera rampung. Karena pasti mereka membayangkan, betapa menakjubkannya patung tersebut kalau sudah disusun utuh. Tapi sebelum itu, ada baiknya kita kulik dulu perjalanan membangun patung GWK ini.

28 Tahun Lalu, Seniman Nyoman Nuarta Menggagas Dibangunnya Patung Garuda Wisnu Kencana

Nama I Nyoman Nuarta atau lebih populer dengan sebutan Nyoman Nuarta sudah dikenal sebagai seniman tersohor bahkan pemahat modern terbaik di Indonesia. Ia juga pendiri Yayasan Garuda Wisnu Kencana. Inspirasi Nyoman sendiri dengan nama ini berangkat dari kisah Garuda yang mau mengabdikan diri jadi tunggangan Dewa Wisnu demi mendapatkan Tirta Amarta.

Oleh Nyoman, konsep pengabdian tanpa pamrih sang Garuda tersebut jadi inspirasi sekligus simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Sementara sosok Dewa Wisnu, yang dalam kepercayaan Hindu melambangkan kekuatan utama pemeliharaan alam semesta. Dijadikan figur perwujudan modern kebudayaan dan tradisi kuno.

Pembangunan GWK sempat Dibicarakan Sebagai Megaproyek Ambisius

Kemegahan patung GWK nantinya ternyata siap diperkuat oleh banyak fasilitas pendukung lho. Salah satunya yaitu Lotus Pond, yaitu sebuah ruang alami yang dikelilingi pilar-pilar batu cadas yang mampu menampung pengunjung sampai 7.500 orang!

Lotus Pond ini sangat cocok dijadikan tempat pertunjukkan berskala besar seperti musik kolosal, upacara tradisional, sampai Gala Dinner. Belum lagi adanya amphitearter atau ruang pertunjukkan terbuka dengan kuota delapan ratus tempat duduk. Nantinya kalau GWK Cultural Park rampung dibangun, mungkin ini adalah megaproyek pertama di bidang budaya dan pariwIsata Indonesia.

Tapi yang Namanya Megaproyek, Perlu Proses Jatuh Bangun Dari Awal Pengerjaan

Patung GWK nantinya akan menjulang setinggi 121 meter. Patung ini akan semakin terlihat gagah lantaran memiliki lebar sayap 64 meter dan berat 3000 ton. Dengan wujud sebesar itu, GWK yang berada di Ungasan, bisa terlihat oleh para wisatawan di Kuta, Sanur, Nusa Dua, Tanah Lot, hingga Bandara Ngurah Rai.

Mengutip Kumparan, Nyoman Nuarta sedikit bercerita tentang proyek patung GWK yang sempat mangkrak belasan tahun. Alasannya, lantaran ketiadaan dana dan dukungan pemerintah.
“Saya bertepuk sebelah tangan, dicurigai, disangka menjalankan proyek pemerintah diam-diam,” ujarnya.

Ada alasan tersendiri mengapa Nyoman memilih proyek semacam ini. Menurutnya, Indonesia harus memiliki satu ikon seni yang membanggakan di mata dunia. Saat GWK digagas, ia meniatkan sebagai obyek wisata yang bisa jadi magnet kuat bagi turis mancanegara untuk datang ke Indonesia.

Demi mewujudkan rencananya itu, Nyoman sampai merogoh kocek hasil penjualan karyanya untuk membeli lahan tandus bekas lokasi penambangan kapur liar di Desa Ungasan. Lahan itu berada pada ketinggian 276 meter di atas permukaan laut. Ia memilih lahan tandus pun demi meminimalkan kerusakan lingkungan yang mungkin terjadi selama proses pengerjaan proyek GWK.

Bahkan di Tahun 1998, Proyek Ini pun Terhenti Lantaran Krisis Moneter

Berdasarkan cerita Nyoman, satu tahun setelah gagasan GWK digulirkan, ia bersama Joop Ave yang menjabat sebagai Menteri Pariwisata, Gubernur Bali Ida Bagus Oka, serta Menteri Pertambangan dan Energi Ida Bagus Sudjana mengembangkan ide pembangunan GWK.

Proyek prestisius tersebut kemudian mendapat restu dari Presiden Soeharto pada tahun 1993. Bahkan Soeharto menjanjikan kalau negara akan ikut membantu dalam pengerjaannya. Empat tahun berselang, tepatnya pada 9 Juni 1997, terjadi proses peletakkan batu pertama menandai dimulainya proses pembangunan GWK.

Hanya saja, pengerjaan proyek ini terhenti saat Indoensia didera krisis moneter pada 1998. Bahkan bantuan dana dari pemerintah pun tak kunjung tiba, mengingat saat itu Presiden Soeharto pun lengser dari jabatannya. Proyek terhenti, patung baru selesai tiga potong yaitu tubuh dan kepala Dewa Wisnu, serta kepala Garuda yang terpisah dari tubuh sang Dewa.

Namun Nyoman tak kehabisan akal. Tahun 2000 ia bahkan berani membuat GWK Expo. Semacam cara darinya untuk memperlihatkan potongan patung Dewa Wisnu dan kepala Garuda pada publik. Dalam expo tersebut, Nyoman sekaligus menegaskan: Patung GWK belum selesai dibuat.

Terkatung-katung Selama Bertahun-tahun, GWK Akhirnya Mendapat Suntikan Dana dan Siap Dibangun Kembali

Sumber : The Jakarta Post

Nyoman bahkan sampai melewati titik dimana ia harus menjual 82 persen saham GWK Cultural Park dengan harga murah kepada PT Alam Sutera Realty Tbk di tahun 2013. Namun bukan berarti ia melepas mimpinya. Justru ternyata disitulah titik balik Nyoman bisa menghidupkan kembali harapannya pada proyek GWK ini. Setelah mendapatkan saham GWK dengan harga miring, Alam Sutera ternyata siap menggelontorkan dana Rp 450 miliar untuk pengerjaan proyek tersebut bahkan menunjuk PT Siluet Nyoman Nuarta milik Nyoman untuk mengakomodir setiap pengerjaan proyek patung GWK. Ya, soal dana, Nyoman tak perlu risau lagi.

Seiring anggaran yang sudah aman, Nyoman memilih membangun kembali Garuda Wisnu Kencana dari nol. Potongan tubuh dan kepala Dewa Wisnu serta kepala garuda yang sudah jadi 15 tahun lalu dibiarkan di sisi timur GWK Cultural Park. Alasan ia tak memakai potongan-potongan patung yang tak selesai sejatinya sebagai tanda betapa sulit dan lamanya pengerjaan GWK.

Uniknya, potongan patung yang baru ternyata dibuat di Bandung, di bengkel seni miliknya. Potongan patung yang berjumlah 754 potong diangkut ke Bali lewat darat, setidaknya butuh 500 lebih truk tronton.

Saat ini, ratusan potongan tubuh patung tersebut sudah ada di Bali dan siap disatukan. Tepatnya pada 20 Mei yang lalu, pemasangan mahkota pada kepala Dewa Wisnu pun dilakukan. Nyoman optimis, patung tersebut akan selesai pada Agustus mendatang dan GWK Cultural Park pun siap jadi tempat pertemuan IMF-World Bank Annual Meeting. Terpenting, alasan Nyoman serius melakoni proyek ini dengan gigih lantaran ia ingin menunjukkan tekadnya untuk memberikan warisan peradaban modern melalui GWK.

“Sebagian besar destinasi wisata di Bali, misalnya, merupakan warisan leluhur yang dibangun antara abad ke-9 dan 13. Pura Besakih, Tanah Lot, Uluwatu… Lalu, mana karya manusia modern,” ujar Nyoman dalam wawancara dengan Kompas.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lika-Liku Selingkuh, yang Perlu Kamu Tahu

Setelah banyaknya kasus selingkuh yang kerap dikaitkan dengan istilah ‘Pelakor’, beberapa orang menjadi was-was. Takut jika pasangannya dipikat atau terpikat oleh pihak lain. Padahal yang namanya selingkuh, itu tak hanya karena si penggoda saja. Lihat juga reaksi yang digoda, atau jangan-jangan pasanganmulah yang menggoda.

Jangan buru-buru sensi, buat bilang kalau si lelaki selingkuhan istrimu adalah brengsek. Atau perempuan yang konon merebut suamimu, kau cap murahan. Sekali lagi, selingkuh dilakukan dua orang dengan sadar. Tak ada yang bisa dibenarkan dan disalahkan. Agar tak terjebak dalam pemahaman yang salah, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang selak beluk penyelewengan yang melukai hati.

Kenali Dulu Siapa Dia, Sebab dari Hasil Penelitian Ada Orang yang Memang Gampang Selingkuh

Selingkuh itu merenggut kebahagian, dan memotong impian masa depan. Untuk itu, mendapati pasangan yang mendua jelas jadi sesuatu yang tak diinginkan kita semua. Nah, untuk membebaskan dari ancaman kejadian yang menyakitkan ini. Dari hasil beberapa penelitian, inilah beberapa jenis karakter orang yang disebut-sebut mudah sekali untuk selingkuh.

Apalagi Jika Dirinya Gemar Posting Foto Mesra di Sosial Media

Dikutip dari laman Tirto.id, Gwendolyn Seidman, seorang profesor psikologi pada Albright College, yang mempelajari relationship dan cyberpsychology menyatakan bahwa saat ini banyak pasangan yang merasa perlu menampilkan hubungan percintaan mereka di media sosial. Bukan benar-benar bahagia, pasangan yang gemar memasang foto mesra, bisa jadi sedang menyembunyikan masalah hubungannya.

Dan Jika Suamimu Mendadak ‘Bernafsu’ Bisa Jadi Ia Sedang Selingkuh

Tanpa bermaksud untuk mengajakmu tak percaya pada suamimu. Namun, perubahan yang signifikan perlu untuk dicurigai. Coba perhatikan lagi, bagaimana ia bersikap sebelumnya. Masih serupa atau mendadak berbeda. Bahkan, dari hasil penelitian. Suami atau pasangan yang sedang berselingkuh, konon akan lebih bernafsu bercinta dari hari-hari biasa. 

Itulah Sebabnya, Hasil Studi Bilang : Tukang Selingkuh Berpotensi Meninggal Lebih Cepat dari Dia yang Setia

Untuk kamu para pelaku yang kerap berselingkuh, hati-hat saja nih. Pasalnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dan diterbitkan dalam Jurnal Of Sexual Medicine oleh University Of Florence, Italia menyebutkan, kebiasaan selingkuh terbukti membuat usia lelaki lebih cepat meninggal dibandingkan laki-laki yang setia.

Tapi Selalu Ada Alasan, yang Memicu Seseorang Selingkuh dari Pasangannya

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya. Berikut ini adalah beberapa alasannya.  

Lalu Jika Sudah Selingkuh, Pantaskah Ia Kembali Lagi Padamu?

Jadi momok yang selalu ditakutkan dalam hubungan, tak seorang pun ingin hubungannya berakhir karena perselingkuhan. Tapi, perjalanan cerita cinta selalu datang dengan berbagai macam kejutannya. Jika “selingkuh” tiba-tiba jadi prahara, kita tak selalu bisa menolaknya. Untuk bisa mempertimbankan apakau dirinya layak diterima lagi atau tidak, kamu bisa membacanya disini.

Sebagai Pelajaran yang Akan Menguatkan, Mari Berbenah Diri dari Sakit Hati Karena Diselingkuhi

Tak bisa memilih cerita hidup, beberapa orang bernasib sial karena pernah menjadi korban perselingkuhan dari seseorang yang mungkin disayang. Tapi nasi sudah menjadi bubur, segala bentuk sakit hati yang tak bisa dihindari. Ada beberapa pelajar yang bisa kamu jadikan acuan untuk terus bangkit dari sakit hati, karena diselingkuhi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sederet Alasan, Mengapa Seseorang Selingkuh dari Pasangan

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya.

Dan dari hasil temuan tersebut, sebagaimana yang dilansir dari Brightside.me, ada beberapa alasan yang bisa membuat seseorang berselingkuh. Berlaku untuk setiap orang, termaksud mereka yang hubungannya terlihat mesra. Sebab mereka juga berpotensi untuk tergoda oleh orang ketiga.

Keintiman Memudar dan Tak Tahu Bagaimana Caranya Mengembalikan

Bayangkan, kamu akan bertemu dengan orang yang sama setiap hari. Dari sejak kamu membuka mata hingga tertidur pada malam harinya. Bosan itu manusiawi, tapi jika hal tersebut justru merubah kalian berdua sampai kehilangan keintiman. Jelas bisa berbahaya. Tak mamu untuk menciptakan suasana yang bisa membawa kalian dalam percakapan hangat, jadi kemungkinan yang bisa menghantar hubungan pada perselingkuhan, yang bisa berakhir pada perceraian. 

Seks sering disebut-sebut sbagai salah satu hal yang dicari oleh lelaki yang berselingkuh dari pasangannya. Padalah, pada buku The Truth on Cheating, konselor pernikahan Gary Neuman mengatakan bahwa 47% klien lelakinya yang berselingkuh mengaku tak memiliki keintiman emosional dengan pasangannya. Dan kian sulit untuk bisa dideteksi, karena laki-laki tidak suka menunjukkan perasaan mereka. Padahal, banyak perempuan yang sangat menginginkan agar pasangan prianya memiliki perasaan terbuka.

Merasa Tak Dihargai Oleh Pasangan Sendiri

Percaya atau tidak, sebagian besar lelaki menginginkan eksistensi dan penghargaan atas apapun juga. Akan jadi cerita buruk, jika ternyata sang istri berperilaku dengan sesuka hati tanpa berpikir bagaimana perasaan sang suami. Entah dari perkataan, sikap, perbuatan, dan hal lain dalam interaksi serta hubungan berdua.

Laki-laki akan merasa dilukai tatkala istrinya memandang rendah pekerjaannya, hanya karena si istri punya penghasilan yang lebih besar, misalnya. Rasa rendah diri atas sikap seperti ini akhirnya melahirkan sakit hati yang kemudian memicunya untuk mencari perempuan lain yang bisa menghargai dirinya seperti keinginannya. Dan bisa terjadi juga sebaliknya, perempuan selingkuh karena tak merasa dihargai oleh suaminya.

Berkurangnya Romansa dan Gairah Tiap Kali Ingin Bercinta

Yap, tetap mempertahankan romansa cinta seperti awal menikah memang susah. Geliat bercinta dan emosi bisa pudar seiring bertambahnya usia. Tapi, hal yang perlu dan baiknya tetap ditumbuhkan keterbukaan perihal kehidupan seks pada pasangan kita. Karena kalau tidak, pasanganmu bisa pergi dan mencari kebutuhan jasmaninya di luar.

Hal ini dibenarkan oleh survei dalam buku berjudul The Normal Bar oleh Chrisianna Northrup, Pepper Schwartz, dan James Witte. Katanya, kurangnya emosi, hilangnya geliat romansa, serta kehidupan seks yang membosankan menjadi alasan bagi 70% pria dan 49% wanita memutuskan untuk berselingkuh dari pasangannya. Menariknya, orang-orang dalam surveri tersebut mengaku memiliki kehidupan yang bahagia secara umum. Tak ada masalah atau skandal lainnya.

Waktu yang Tadinya Dipake Berdua, Direnggut Oleh Sosial Media

Mewabahnya tren sosial media, memang memberi dampak tersendiri bagi hubungan. Lelaki yang sibuk pada games di ponsel pintar atau perempuan yang terus berselancar pada timeline Instagram. Kadang perempuan lupa, bahwa ada pasangan yang perlu disambut ketika pulang kerja. Begitu pun sebaliknya, laki-laki lupa kalau istrinya pun butuh waktu berdua untuk tetap menghidupkan rasa.

Maka jika salah satu pasangan sudah terjebak pada aktivitas dunia maya yang berlebihan, kemungkinan selingkuh akan meningkat. Sementara kamu sibuk denga gadgetmu, lelakimu mungkin akan sibuk mencari perempuan yang bisa menggantikan peranmu.

Salah Satu atau Masing-masing, Terlalu Sibuk untuk Bekerja

Kecintaan terhadap pekerjaan dan alasan lain, seringkali membuat seseorang lupa. Bahwa selain mengumpulkan pundi-pundi rupiah, ada pasangan yang juga membutuhkan dirinya. Perjalanan bisnis atau kebohongan yang disengaja, jadi celah paling banyak yang dimanfaatkan oleh lelaki untuk menyeleweng dari pasangan.

Sedangkan perempuan, biasanya akan berselingkuh di tempat kerja, pada rekan yang biasanya dekat dan bisa memahaminya. Dan, tahun 6 hingga ke 9 konon jadi tahun paling rawan atas perselingkuhan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Dari sini kita belajar, bahwa manajemen waktu antara bekerja dan pulang ke rumah menikmati kebersamaan dengan pasangan bisa jadi salah satu penekan keinginan selingkuh dari pasangan.

Mendapat Pengaruh dari Luar Diri

Yap, circle pertemanan memang kerap disebut-sebut sebagai pembentuk karakter seseorang. Walau sebenarnya kita tetap jadi pihak terkuat yang bisa menentukan akan jadi seperti apa kita kelak. Kita cenderung bersikap sebagaimana beberapa teman kita bersikap.

Bahkan dalam sebuah polling anonim, lebih dari 75% laki-laki yang melakukan hubungan badan dengan perempuan yang bukan istrinya mengaku terpengaruh karena teman-temannya juga melakukan hal yang sama. Dengan kata lain, orang sekitar bisa jadi pemicu yang mendorong seseorang untuk selingkuh.

Selingkuh, Sudah Jadi Kebiasaan yang Mendarah Daging Baginya

Percayalah, persentase seorang peselingkuh berubah sangatlah sedikit. Jadi, jika sudah pernah ketahuan satu kali selingkuh, kemungkinan besar akan melakukan hal serupa di hari berikutnya. Sebab, selingkuh itu memberi efek ‘nagih’. Ada sensasi berbeda yang dirasa ketika berhasil menaklukkan banyak perempuan, jika ia adalah seorang lelaki. Pun begitu sebaliknya.

Maka jika sedari pacaran saja, kamu sudah tahu ia adalah ‘tukang selingkuh’. Sebaiknya pertimbangkan niatmu untuk terus bersamanya. Karena sifat tersebut, mungkin sudah jadi tabiatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melody Dambakan Momongan Sembari Coba Bisnis Baru

Setelah resmi menikah dengan Hanif Fathoni pada 2018, Melody Nurramdhani Laksani eks personel JKT48 mengaku tengah mendambakan hadirnya momongan.  Pernyataan itu langsung dilontarkan sendiri oleh Melody. Penyanyi kelahiran Bandung itu mengatakan bahwa keinginannya untuk memiliki momongan belum tercapai hingga saat ini.

“Ya pasti mau lah (punya momongan), cuma kan gimana yang ngasih saja,” ucap Melody seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (22/3).

Kemudian, Melody pun mengatakan bahwa ia tidak melakukan program kehamilan ataupun menunda kehamilan. Semuanya ia pasrahkan kepada Tuhan.

“Enggak lah enggak ada nunda-nundaan (kehamilan) Segimana di kasih Allah saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, wanita kelahiran tahun 1992 itu juga mengatakan bahwa pasca menikah, ia dan sang suami tertarik untuk berkarir di dunia bisnis, khususnya bisnis di bidang pertanian.

“(Bisnis) kuliner sih enak, tapi sudah banyak. Cuma kalau kita berinovasi kan kita juga enggak tahu ya, tapi kalau ada kesempatan bisnis pertanian ada mengarah ke situ juga,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top