Community

Perihal Mendidik Anak, Ini 9 Cara yang Perlu Kamu Terapkan Sebagai Orangtua

Semua orangtua tentu ingin anak memiliki masa depan yang cerah. Untuk mewujudkannya, tentu bukan perkara yang mudah. Ada banyak hal yang harus kamu persiapkan, juga kamu pun harus berperan aktif dalam mendidik anak menjadi pribadi yang baik. Jika kamu masih belum tahu jelas bagaimana cara mendidik anak dengan benar agar kelak dia menjadi generasi emas di eranya, kamu bisa terapkan beberapa cara ini.

1. Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Hal cukup penting untuk kamu persiapkan adalah dana pendidikan. Kamu tentu ingin anak kamu mendapatkan pendidikan yang terbaik bukan? Untuk mendapatkannya tentu kamu perlu merogoh kocek yang cukup besar. Siapkan dana pendidikan untuk mereka mulai dini, agar kamu tak terlalu terbebani oleh hal ini.

2. Berikan Contoh yang Nyata dalam Mendidik Anak

Anak-anak masih belum bisa mencerna kata-kata dengan baik. Kamu perlu mendidiknya dengan cara memberikan contoh nyata kepadanya. Berikan contoh-contoh yang baik melalui perilakumu sebagai orangtua dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu dia pun bisa dengan mudah mengikuti apa yang kamu contohkan sampai contoh tersebut benar-benar tertanam dalam dirinya dan membangun karakter yang baik bagi diri anak-anak.

3. Jangan Lupakan Anak Perlu Asupan Nutrisi yang Baik untuk Perkembangannya

Asupan nutrisi yang seimbang untuk anak juga perlu kamu perhatikan. Anak harus mendapatkan asupan gizi yang baik untuk menunjang tumbuh kembangnya. Jika anak tumbuh dengan baik dan selalu aktif, tentu hal ini juga akan memudahkan anak dalam proses belajar.

4. Ajari Anak akan Pentingnya Menabung Sejak Dini

Orangtua tidak bisa menjamin kehidupan anaknya di masa mendatang, karena masa depan anak ada di tangan anak itu sendiri. Orangtua hanya bisa membekali anak dengan pengetahuan yang sudah sang anak terima dari kedua orantuanya.

Maka untuk itu, orangtua juga wajib membelajarkan anak untuk rajin menabung. Karena untuk mendapatkan apa yang kita mau, diperlukan usaha yang sungguh-sungguh. Mengajarkan pada anak akan pentingnya menabung akan membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang pandai dalam mengatur keuangannya sendiri.

5. Tanamkan Kebiasaan Gemar Membaca pada Anak

Pengetahuan akan banyak didapatkan oleh seseorang dengan rajin membaca. Seperti halnya pepatah mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia. Dengan rajin membaca buku, pengetahuan yang akan seseorang dapatkan tentu akan berlimpah. Mulailah dengan mengajarinya membaca buku-buku cerita bergambar kemudian diselingi dengan buku yang lebih berat sesuai dengan usianya. Buat anak merasa butuh untuk membaca buku.

6. Ajari Anak dengan Kegiatan yang Dapat Merangsang Perkembangan Otak

Tak lupa kamu juga harus membuat anak akrab dengan kegiatan-kegiatan yang bisa merangsang perkembangan otak mereka. Kamu bisa mengajarinya musik, menggambar atau sekedar mengajaknya bermain di luar ruangan dengan permainan-permainan yang tentunya bisa merangsang perkembangan otak mereka.

7. Usahakan Mengajari Anak dengan Bahasa yang Baik

Ganti kata “jangan” dengan “ayo coba” dalam mendidik anak. Misalnya pada kalimat “jangan mencoret-coret tembok” menjadi “ayo coba menulisnya di buku tulis ini”. Hindari kekerasan secara verbal maupun secara fisik dalam mendidik anak. Karena kekerasan hanya akan menimbulkan traumatik tersendiri bagi anak dan membuat anak tumbuh menjadi anak yang keras.

8. Terkadang Kamu Pun Perlu Menjadi Teman Bagi Anak-Anakmu

Selalu ciptakan suasana yang menyenangkan bagi anak-anak. Buat mereka nyaman dengan rasa kasih sayang dan perhatianmu. Terkadang kamu juga perlu merangkap tugas sebagai orangtua yang bisa menjadi teman curhat bagi anak-anakmu.

Bangunlah hubungan yang baik antara kamu dan anak-anak agar kamu bisa tahu apa yang sedang dilakukan dan apa yang sangat dibutuhkan anak-anakmu saat ini.

9. Bantu Anak dalam Mengembangkan Minat dan Bakatnya Sendiri

Jangan paksakan ambisimu terhadap anak-anak. Biarkan anak-anak tumbuh menjadi apa yang mereka cita-citakan. Tugasmu hanya melihat apa minat dan bakat yang mereka miliki, kemudian mengarahkan mereka pada bakat yang dimiliki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top