Feature

Perempuan Selalu Ingin Didengar Tapi Sering Enggan Mengutarakan Keinginan

Sering jadi pihak yang dinilai ribet, harus diakui memang jika dalam berbagai hal pikiran perempuan lebih kompleks daripada laki-laki. Begitu pula dengan keinginan atau harapan yang ia inginkan dari pasangan. Lelaki bisa saja dengan mudah meminta kekasihnya melakukan sesuatu untuknya, sialnya perempuan justru lebih memilih hanya memberi sinyal.

Berharap kekasih atau suaminya paham, padahal yang jadi kenyataan justru kebalikan. Bukannya mendapat apa yang diinginkan, perempuan lebih sering kecewa karena merasa sang pasangan tak tahu apa yang ia harapkan.

Perempuan mungkin lupa, jika kekasih atau suaminya bukan dewa yang tahu semua hal, meski tak dibicarakan.

Seolah Jadi Pola yang Lazim, Setiap Kali Menginginkan Sesuatu Perempuan Berharap Sang Pasangan Tahu

 

Jika perempuan inginkan sesuatu, maka laki-laki wajib tahu. Merasa jadi pihak yang perlu disenangkan, kebanyakan perempuan ingin dipahami meski tak akan bersuara tentang apa yang ia inginkan. Memangnya kamu pacaran dengan cenayang? Jika memang ingin sesuatu apa susahnya untuk berterus terang?

Menarik memang jika sang lelaki selalu bisa menebak apa yang kamu inginkan. Tapi tak semua perempuan bernasib serupa, berhasil memiliki pacar yang selalu bisa menebak apa maunya. Jadi ya kalau memang ingin, cukup bilang saja.

Kadang Kala, Mereka Juga Enggan Jika Harus Terang-terangan Mengutarakan Keinginan

Entah karena gengsi atau bukan, ada beberapa perempuan yang merasa tak seharusnya terang-terangan mengutarakan keinginan. Semisal ia sedang ingin kekasihnya menjadi sosok yang romantis, mengajak makan malam dengan lilin di meja atau kencan istimewa berdua.

Bukannya to the point untuk mengajak sang pacar “Eh, kita makan disini yuk”, mereka justru memilih untuk memposting foto pasangan lain di instastories dengan harapan pacarnya akan ngeh kalau ia sedang ingin diperlakukan serupa. Baik jika sang pacar mudah peka, tapi jika ternyata postingan tersebut tak sempat dilihatnya, lalu akan bagaimana? kan pacarmu tak selalu buka sosial media. Jadi akan lebih baik jika kamu memilih untuk mengiriminya ajakan secara personal saja.

Atau Berpikir Jika Sudah Seharusnya Laki-laki Bisa Menebak Semua Keinginan Perempuan

Tak bisa dipukul rata, setiap pasangan memang memiliki kesepatakan dalam hal memahami satu sama lain. Barangkali, ada beberapa pasangan yang memang membuat janji jika sang perempuan harus selalu dimengerti, sedangkan laki-laki jadi pihak yang wajib memahami. Tak apa, tidak juga salah. Selama suami atau pacarmu memang menyetujuinya, ya sah-sah saja.

Akan tetapi, jika ternyata hal tersebut kamu yakini karena melihat situasi di hubungan teman lain. Kamu jelas tak bisa berpikir jika pasanganmu juga bisa seperti kekasih orang lain. “Ah, pacar si itu aja, bisa ngerti maunya dia tanpa diminta”, katamu sebagai acuan untuk menuntut kekasihmu paham. Hey, aturan mainnya tidak seperti itu Maimunah!

Padahal Kalau Diutarakan dengan Terang-terangan, Jelas Lebih Baik untuk Hubungan

Ingat, komunikasi yang berjalan baik adalah salah satu kunci keawetan sebuah hubungan. Jadi jangan ragu untuk membicarakan semua hal kepada pasanganmu. Kalau memang ingin sesuatu, ya cukup beritahu saja padanya. Jika memang ia tak bisa memenuhi apa yang kamu minta, setidaknya kamu tahu apa alasannya.

Tak perlu menyiksa diri dengan berharap sendiri tanpa bicara pada kekasih. Ia sama sepertimu, manusia biasa yang kadang bisa peka tapi tak selalu bisa berbuat serupa setiap kali kamu ingin sesuatu darinya.

Lepaskan Gengsi dan Keinginan untuk Selalu Didengar, Kalau Memang Ingin Sesuatu Sampaikan Langsung Pada Pasangan

Bicara dengan terus terang tak lantas membuatmu jadi pihak yang lebih rendah. Bahkan kalaupun ia menilaimu terlalu banyak menuntut ya biarkan saja, tapi kalau apa yang kamu minta masih dalam batas wajar dirinya tentu tak akan berpikir demikian. Pahami batasan mana yang memang bisa ia berikan padamu dengan sesuatu yang mungkin belum bisa ia sanggupi.

Saling cinta bukan berarti lelaki akan bertugas memenuhi semua yang kamu minta. Ada hal-hal tertentu yang juga perlu kamu pahami, bisakah ia memenuhinya atau tidak. Ingat, kalian adalah pasangan dan sudah seharusnya selalu berterus terang. Sampaikan apa yang diinginkan demi kelangsungan hubungan. Dan selama pacarmu adalah manusia, kamu wajib memberi tahu apa yang memang tak bisa ia terka. Karena ia bukan Tuhan atau Dewa yang tahu semuanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Tak Lagi Sama, Inilah 6 Pertanda Pasangan Merasa Jenuh Dalam Hubungan

Setiap hubungan tidak akan selamanya baik-baik saja. Seperti halnya dengan hubungan asmara, kamu dan dia tidak akan selalu satu pendapat dan keinginan. Bumbu-bumbu pertengkaran pasti akan selalu ada. Selain itu, setiap pasangan juga pasti akan mengalami fase jenuh dan bosan. Terlebih jika hubungan yang kalian bangun sudah menginjak usia yang cukup lama.

Lantas bagaimana ciri pasangan yang sedang jenuh dengan hubungan? Mari simak beberapa ciri-cirinya.

1. Percakapan Kalian Mulai Membosankan

Ciri yang pertama adalah obrolanmu dan dia sepertinya mandeg dan mentok pada pembahasan yang itu-itu saja. Bahkan, reaksinya saat berbicara denganmu juga biasa saja. Dia terkesan ingin segera mengakhiri percakapan dan sama sekali tidak merasa tertarik dengan apa yang kamu bicarakan. Tidak jarang dia juga terkesan kurang memperhatikan apa yang kamu bicarakan bahkan hanya menanggapinya seperti angin lalu. Baginya, percakapan kalian mulai membosankan.

2. Tidak Semangat Dalam Merencanakan Kegiatan Berdua

Misalnya, pergi liburan atau sekadar makan siang sudah tidak lagi mengundang semangatnya. Padahal hal-hal tersebut yang bisa membuat hubungan kalian lebih dekat lagi. Kamu harus waspada jika dia mulai melakukan hal ini, pastinya dia melakukan semua itu bukan tanpa alasan. Entah itu karena dia sedang ada masalah atau sedang jengah dengan hubungan kalian. Coba tanyakan baik-baik tanpa mengundang pertengkaran.

3. Banyak Hal yang Mulai Disembunyikannya

Dulu mungkin dia sangat terbuka padamu, menceritakan apapun tentang hidupnya atau kesehariannya padamu, sehingga kamu merasa bahwa hanya dirimulah tempat dia pulang. Namun sekarang dia berubah menjadi sangat tertutup, dia lebih cenderung menyimpan permasalahannya sendiri.

Bisa jadi karena sekarang dia sedang jenuh dengan hubungan dan ingin sendiri dulu, termasuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Dia tidak ingin dulu melibatkan kamu dalam permasalahannya, tidak mengapa. Kamu juga harus mengerti dia untuk saat ini.

4. Tidak Ada Lagi Tawa Ketika Bersama

Dia sudah mulai jarang atau bahkan tidak tertawa sama sekali saat kamu mengajaknya bercanda. Dulu, meskipun tidak lucu dia akan selalu tertawa untuk menghargai usahamu. Namun sekarang hanya ada kecanggungan ketika kalian bersama. Jika hal ini sudah terjadi maka kamu harus benar-benar memberinya ruang untuk sedikit merindu agar dia kembali padamu.

5. Kamu Bukan Lagi Prioritasnya

Jika dulu dia selalu memprioritaskan waktu denganmu, maka sekarang tidak lagi. Pasangan justru lebih senang menghabiskan waktu dengan teman-temannya atau seorang diri. Dia enggan menghabiskan waktu denganmu karena saat ini dia sedang membutuhkan me time.

6. Dia Lebih Fokus Pada Dirinya Sendiri dan Kurang Memperhatikanmu

Meski pasanganmu dikenal sebagai sosok yang romantis, namun dia juga pasti akan mengalami fase ini. Dia berubah menjadi cuek dan kurang peduli padamu. Jika dulunya dia selalu perhatian dan peka dengan perubahan sekecil apapun yang terjadi padamu, maka sekarang tidak lagi. Dia yang kurang memperhatikanmu ini mungkin sedang jenuh dengan hubungan kalian.

Lalu, ada berapa tanda yang mulai muncul dari diri pasanganmu? Jangan khawatir ya, bosan itu salah satu cobaan dalam hubungan. Setiap pasangan pasti mengalaminya, tinggal kamu nya saja yang harus bisa menanggulangi semuanya. Solusinya, kalian harus memberi ruang untuk masing-masing dulu. Berikan waktu untuk pasanganmu merindu dan menghilangkan rasa jenuhnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Lagu yang Bisa Bikin Kamu Kangen Masa Kecil di Sekolah Dulu

Masa SD termasuk masa yang indah untuk anak-anak bukan? Kamu bisa bebas bermain dan tidak terlalu pusing dengan segala masalah yang dimiliki oleh orang dewasa. Biasanya mata pelajaran yang paling disukai saat SD adalah mata pelajaran kesenian. Di mata pelajaran itu pasti ada lagu-lagu daerah yang wajib kamu hafal.

Nah, 5 lagu berikut pasti bikin kamu rindu deh sama masa kecil kamu dulu.

1. Ampar-ampar Pisang

Sumber: www.boombastis.com

Lagu yang satu ini merupakan lagu yang berasal dari Kalimantan Selatan. Lagu ini dulu sempat hits loh dan biasanya juga dinyanyikan anak-anak saat sedang bermain. Lagu ini bercerita tentang proses pembuatan makanan tradisional Kalimantan yang terbuat dari pisang.

2. Si Patokan

Sumber: www.freedata.kolomedu.com

Apa kamu termasuk golongan yang masih ingat dengan lagu daerah yang satu ini? Lagu ini merupakan lagu daerah yang berasal dari Sulawesi. Lagu ini berisi rasa khawatir seorang ibu pada anaknya yang sudah mulai mencari nafkah sendiri.

3. Apuse

Sumber: www.dictio.id

Selanjutnya adalah lagu yang berasal dari Papua. Lagu ini sering dinyanyikan dan diplesetkan oleh anak-anak zaman dulu. Padahal sebenarnya lagu ini bercerita tentang cucu yang pamit pada kakek neneknya untuk merantau.

4. Cingcangkeling

Sumber: www.liriklaguplus.com

Lagu yang satu ini berasa dari Jawa Barat. Dulu lagu ini kerap dijadikan lagu untuk SKJ. Tak hanya itu, lagu ini juga dulu dipakai untuk bermain kucing-kucingan oleh anak-anak kecil.

5. Gemu Fa Mi Re

Sumber: www.kumpulanlagudaerah.web.id

Yang terakhir tak kalah hitsnya, lagu ini sempat viral di dunia internasional loh. Lagu ini merupakan lagu yang berasal dari Maumere, Nusa Tenggara Timur. Selain itu lagu ini juga pernah dijadikan salah satu lagu yang dipakai untuk lagu pengisi di acara Indonesia Menari 2017.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bupati Pandeglang Akan Perjuangkan Guru Tinggal di Toilet SD Jadi ASN

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengunjungi kediaman guru honorer Nining Suryati yang berlokasi di toilet SD Negeri Karyabuana 3, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. Tak henti air mata mengalir di pipi Nining Suryani (44), selama dua tahun terakhir tinggal di toilet tersebut.

Nining sudah 15 tahun mengabdikan diri sebagai guru honorer. Ibu dua anak yang berpenghasilan Rp 350 ribu per bulan itu, sempat putus asa ingin berhenti menjadi tenaga pengajar karena tak kunjung diangkat jadi PNS. Menaggapi kisah Nining, Irna berjanji akan memperjuangkan Nining untuk menjadi seorang aparatur sipil Negara (ASN) melalui jalur Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia pun meminta nining untuk tidak patah semangat.

“Kalau honorer yang usianya sudah di atas 35 tahun, kami akan angkat menjadi PPPK. PPPK ini gajinya yang menanggung APBD kami, kami akan bagi semampunya, nasib honorer ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Irna seperti dikutip dari Kumparan, Jumat (19/7).

Di lain sisi, Pemkab Pandeglang tahun ini rencananya merekrut sebanyak 180 PPPK untuk beberapa posisi termasuk guru dengan tahapan seleksi dari Kemenpan RB. Namun jumlah itu belum sebanding dengan jumlah guru honorer di Pandeglang yang mencapai 8.500 orang. Karenanya, Irna akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar turut memberikan perhatian untuk pengangkatan CPNS.

“Mudah-mudahan ada hikmahnya, berangkat dari bu Nining, nasib honorer di Indonesia mendapat perhatian dari Pak Presiden. Jadi, Bu Nining jangan putus asa, jangan berkecil hati, tetap mengajar, tularkan semua ilmunya untuk mencetak generasi bangsa,” kata Irna kepada Nining.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top