Feature

Perempuan, Kalau Kamu Sedih Jangan Curhat dengan Pasangan Orang 

Setiap kali merasa sedih, sebagian besar perempuan akan mencari orang yang mau mendengarkan ia bercerita. Mulai dari orang terdekat seperti keluarga, teman kerja, sahabat, atau lawan jenis yang kemungkinan dikenalnya. Nah, bicara perihal curhat dengan lawan jenis. Masih akan baik-baik saja jika lelaki tersebut adalah seorang lajang yang tak punya pasangan. Tapi apa jadinya jika kamu justru curhat pada laki-laki yang sudah punya pacar atau istri? 

Terlepas dari dia yang mungkin bisa memahamimu dengan cara yang baik, ada beberapa hal yang kemudian bisa jadi masalah. Entah untuk dirimu sendiri, atau untuk lelaki yang kamu jadikan teman curhat tadi. 

Setelah Curhat, Bisa Saja Kamu Jadi Ingin Lebih Sering Bertemu dengan Dirinya 

Terlepas dari rasa yang semula adalah perasaan biasa, tak ada yang bisa menjamin jika kamu akan tetap dengan perasaan yang sama setelah sering curhat dengan dia. Bahkan kemampuannya untuk mendengarmu bercerita bisa saja membuatmu menjadi ingin selalu bertemu dengan dirinya. Tanpa sadar, aktivitas bercerita yang tadinya kau angga biasa, berubah jadi sebuah ketergantungan akan dirinya. 

Kamu mungkin tak butuh mencari alasan untuk bisa bertemunya, karena memang tak punya pasangan. Tapi dengan statusnya yang menjalin hubungan dengan seseorang, kemungkinan ia akan mulai berdalih mencari alasan kepada sang pacar. Dirimu tentu tak mau kan, dia jadi pembohong demi menemuimu bercerita. 

Awalnya Merasa Nyaman Tapi Bisa Jadi Sumber Persoalan

Mari kita buka-bukaan, yang namanya perempuan akan mudah merasa nyaman ketika ada seseorang yang dirasa bisa memahami kita dengan baik. Dan akan kian terbawa perasaaan jika yang membuat nyaman adalah lawan jenis. Hal lain yang kemudian jadi masalah adalah, ia sudah memiliki pasangan yang juga saling cinta. 

Selepas rasa nyaman yang pelan-pelan tumbuh, kamu dan dirinya mungkin akan mulai jenuh kepada masing-masing pasangan. Mereka teman curhatlah yang bisa paham apa yang kita rasakan, hingga tak segan untuk berharap agar bisa lebih dari sekedar teman yang tadinya hanya saling mendengarkan. 

Pelan-pelan Kamu dan Dia Akan Mulai Merasa Kehilangan Rasa pada Masing-masing Pasangan

Sebagaimana yang tadi sudah dijelaskan, rasa jenuh yang saat ini sedang kamu rasakan perlahan akan berubah menjadi sebuah kebosanan yang besar. Jadi bukan tak mungkin, kamu yang tadinya sangat mencintai pacarmu mendadatang tak lagi sayang. Dan begitu pula sebaliknya, teman lelaki yang jadi kawan curhatmu, mendadak merasa tak lagi mencintai kekasihnya. 

Kehadirannya mungkin membantumu, menghiburmu atas semua persoalan dan gejolak hidup. Tapi situasi tersebut bisa merubah hubungan kalian berdua pada masing-masing pasangan. Karena pada kenyataannya, sulit untuk tetap mencintai pasangan jika ada orang baru yang bisa membuat hati lebih nyaman. 

Dan Tak Menutup Kemungkinan Pula Kalian Berdua Jadi Sama-sama Suka

Yap, pada akhirnya kamu dan lelaki itu akan sampai pada tahap yang cukup krusial. Baik untuk hatimu, belum tentu baik untuk si lelaki yang jadi teman curhatmu. Rasa kagum atas respon yang ia berikan setiap kali kamu meminta pendapat, berkembang dan mekar menjadi sebuah bunga indah yang ingin segera kau resmikan. 

Tak lagi sekedar teman curhat, ia mendadak menjadi sosok yang memang kau inginkan. Baik kamu dan dirinya, mungkin sedang merasa jika kalian berdua bisa jadi pasangan yang lebih mumpuni daripada harus kembali kepada masing-masing pasangan.  

Hingga Akhirnya Terlibat Perselingkuhan dan Mengkhianati Masing-masing Pasangan

Tak bisa hanya sekedar teman, dua orang yang sering bertemu dan bertukar pikiran hingga saling menguatkan memiliki kemungkinan untuk saling menaruh perasaan. Dibuat nyaman, lalu berharap bisa jadi orang yang lebih dari sekedar teman. Itulah mengapa, curhat dengan lawan jenis selalu disebut-sebut sebagai asal mulai perselingkuhan terjadi.

Kamu bisa merasa senang, puas telah memenangkan pertarungan karena akhirnya dia yang tadinya hanya teman curhat. Justru memustuskan untuk menjadikanmu sebagai pasangan. Tapi perbuatan yang seperti ini tentu salah. Apalagi jika sejak awal  kamu tahu jika ia sudah punya pacar atau pasangan sah. 

Berbahagia diatas sakit hati perempuan lain tak akan membuatmu lebih istimewa, walau si lelaki itu akhirnya memilihmu sebagai pasangannya. Kelak, meski tak tahu kapan. Hal yang serupa bisa saja terjadi atas dirimu dan dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki yang Hina BJ Habibie di Sosmed, Ternyata Mengidap Gangguan Jiwa

Kepergian Presiden ke-3, BJ Habibie jadi luka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, saat semua orang sedang berduka, seorang lelaki didatangi polisi karena melakukan ujaran kebencian atas meninggalnya BJ Habibie. Akan tetapi, setelah diinterogasi, ternyata laki-laki tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Kami sudah lakukan interogasi terhadap seorang diduga pelaku ujaran kebencian saat mengomentari wafatnya Bapak BJ Habibie lewat media sosial,” kata Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP M Ikang saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019) dilansir dari detiknews.com. 

Lebih lanjut, Ikang mengarakan jika, pelaku adalah BA (16) warga Desa Petanggan, Belitang, OKU Timur. Dan dari intogasi polisi, BA mengakui jika dirinya memang telah berkomentar pedas di media sosial.

“Pelaku mengakui perbuatannya, tetapi orang tuanya mengaku anaknya dalam kondisi gangguan jiwa. Dia baru pulang berobat dari Ernaldi Bahar Palembang (rumah sakit jiwa) dan dirawat selama 40 hari,” kata Ikang.

Saat ini, lanjut Ikang, BA tengah dirawat jalan. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari rumah sakit dan obat yang masih dikonsumsi aktif oleh BA.

“Semua ada, ada obat-obatan, ada surat berobat jalan. Kalau diinterogasi dia diam, lupa dan kemarin didampingi juga sama keluarganya,” jelas Ikang.

Melihat kondiri BA yang memang menderita gangguan jiwa, polisi hanya melakukan interogasi dan tidak melakukan penahanan. Namun, Polisi juga meminta keluarga untuk melakukan pengawasan terhadap BA.

Sebelumnya, sebagai infromasi, pelaku mengomentari sebuah postingan atas wafatnya BJ Habibie di media sosial. Ia berkomentar ‘Mampus lo keparat cuihh‘ yang kemudian memacing emosi warganet di Instagram.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Malaysia, 409 Sekolah Ditutup Sementara Karena Kabut Asap dari Indonesia

Dampak dari kabut kiriman yang diterima oleh beberapa wilayah di Malaysia dari Indonesia, Pemerintah Malaysia dikabarkan terpaksa harus menutup 409 sekolah di negara bagian Sarawak. Konon, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan 8di Indonesia tersebut sudah mengepung wilayah di perbatasan tersebut.

Kementerian Pendidikan Malaysia mengumumkan bahwa mereka menutup 409 sekolah di sembilan distrik pada awal pekan ini yang berdampak pada 157.479 siswa. Sebagaimana dilansir Malay Mail, Padawan menjadi distrik yang terkena dampak paling parah, yang mengakibatkan 101 sekolah harus ditutup.

Di sisi lain, distrik yang terkena dampak kabut asap dengan populasi siswa terbanyak adalah Kuching, di mana 60.509 pelajar berdiam. Dan tak hanya itu saja, pemerintah negeri jiran tersebut juga menutup 53 sekolah di Betong, juga 44 sekolah di Bau, dan 30 sekolah Lubok Antu.

Selanjutnya, di wilayah Samarahan, ada tiga sekolah dengan 3.411 pelajar, sementara Serian memiliki 20 sekolah yang menampung 2.230 siswa. Sebanyak 9.828 siswa di 41 sekolah Sri Aman, dan 3.895 pelajar di 30 sekolah di Lundu juga terpaksa libur akibat kabut asap ini.

Dilansir dari laman CNNIndonesia, Pusat Meteorologi Khusus Asean (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap akan terus mengepul di semenanjung Malaya dan Sarawak barat jika kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung padam.

Akan tetapi, sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa asap karhutla itu juga berasal dari wilayah Malaysia sendiri, seperti Sarawak dan Semenanjung Malaya.

Hasil pemantauan satelit oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang menunjukkan pada 6 sampai 7 September, terjadi peningkatan jumlah titik api di Malaysia (Serawak dan Semenanjung Malaysia) yakni dari 1.038 titik menjadi 1.423 titik.

Siti juga menganggap asap karhutla di Indonesia tidak mungkin sampai ke Negeri Jiran, lantaran arah angin tidak berembus ke arah negara tersebut.

Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, pun melansir data dari ASMC yang menunjukkan jumlah titik api terbaru di Kalimantan sebanyak 474 dan Sumatera sebesar 387. Sementara itu, titik api di Malaysia tercatat hanya tujuh.

*Featured Image : Antarafoto

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top