Feature

Perbuatan Tak Kasat Mata Oleh Pasangan, yang Sejatinya Sudah Jadi Bagian dari Tindak Kekerasan

Baru-baru ini, laman sosial media Facebook sedang dihebohkan dengan berita pembunuhan seorang perempuan. Mayatnya ditemukan tewas mengenaskan di kawasan Bogor, Jawa Barat. Dan yang hal yang lebih mencengangkan, pelakunya adalah kekasihnya sendiri.

Dalam hubungan, kekerasaan fisik dan penganiayaan memang jadi sebuah situasi yang sulit ditolerir. Namun tak hanya itu saja, disadari atau tidak, bisa jadi pasanganmu pun kerap kali melakukan kekerasan dalam bentuk lain, yaitu kekerasan emosional. Sering tak tampak dan tak terlihat, kekerasaan emosional jadi salah satu ajang yang bisa membuatmu merasa sedih bahkan kecewa. Berhenti untuk jadi pihak yang terus dibuat kecewa. Kali ini kami akan membantumu lebih jeli memahami kekerasaan fisik apa saja yang mungkin pernah kamu terima dari pasanganmu.

Seolah Tak Bisa Bergerak, Dirinya Memberi Batasan Sejauh Mana Kamu Bisa Tumbuh dan Berkembang

Kamu perlu paham, jika ada batasan dimana sang pacar bisa masuk dalam kehidupan. Karena biar bagaimana pun, kamu harus sadar bahwa hidupmu tak melulu tentang pasangan. Berpikir bahwa apa yang dilakukannya adalah cinta, dia bilang bahwa larangannya itu adalah upaya untuk menjaga.

Jangan terkecoh dan bersikap bodoh, kamu menelisik lebih dalam, apa arti semua peraturan yang dibuatnya. Jika ternyata itu hanya untuk membuatmu tak bisa pergi kemana-mana, jelas itu adalah sebuah kekerasan dalam hubungan yang seharusnya tak ada.

Perlu kamu ingat, pasangan yang baik akan membawa dan mendukung pasangannya. Bukan malah mengurung dan justru membuatmu tak bisa bergerak.

Menempatkanmu Jadi Pihak yang Salah, Ia Selalu Bilang Bahwa Dirinyalah yang Benar

Kalau sudah begini, ini artinya dia adalah seseorang yang egois dan hanya ingin menang sendiri. Tak apa jika ini hanya akan terjadi satu hingga dua kali saja, tapi jika sudah berulang dan terus-menerus mendapat hasil yang sama, kamu perlu bertanya, benarkah ia memang cinta kamu?

Walau sudah berusaha keras untuk memberi solusi, dimatanya kamu tetap jadi tersangka. Dijatuhi tuduhan bersalah hingga mendapat hukuman yang menurutnya akan pantas kamu terima. Sebab yang benar itu, saling intropeksi dan memberi solusi. Bukan hanya jadi juri yang menjatuhimu hukuman, untuk kesalahan yang bisa saja tak kamu perbuat.

Tanpa Mau Mengerti Apa Maumu, Ia Selalu Bersikeras Merubahmu Sesuai Keinginannya

Coba ingat dulu, bagaimana ia selalu memintamu untuk bersikap sebagaimana yang ia mau. Hubungan yang kalian jalani, menempatkanmu sebagai pihak yang harus menurut, sedang ia jadi si pemerintah yang semua keinginannya harus didengar dan tak boleh dibantah.

Kamu dipaksa untuk selalu memberinya perhatian dan ketenangan, namun ia justru kerap hilang jika kamu butuh bantuan. Dan yang lebih parahnya lagi, ia ingin kamu hidup sesuai keinginannya. Bukan karena ia ingin kamu berubah dan berkembang, apa yang ada dikepalanya hanyalah kamu harus bisa seperti yang ia inginkan.

Untuknya Kamu Sering Berkorban, Tapi Perasaanmu Tak Pernah Ia Pikirkan

Barangkali ini jadi kebaikan tanpa arah yang juga kamu sudah kamu lakukan sekian lama. Saat ia sedang dalam kesulitan, kamu adalah pihak pertama yang akan selalu siaga untuk menolongnya bangkit dari kesusahan. Tapi sikapnya kepadamu justru sebaliknya, jangankan untuk membalas hal baik yang mungkin pernah kamu lakukan. Bisa-bisanya ia justru bertindak layaknya tak ada masalah.

Kamu mencintainya karena rasa, tapi ia hanya menempatkanmu sebagai alat pembantu jika dalam masalah. Padahal kamu harus ingat, jika hubungan yang baik adalah tentang dua orang yang saling berkorban. Bukan tentang satu pihak yang selalu dijadikan korban.

Tanpa Mau Mengenalmu Lebih Dalam, Ia Justru Kerap Membandingkanmu dengan Orang Lain

Cobalah ingat selalu, jika hubungan ini adalah tentang kalian berdua. Tak seharusnya ada orang lain yang dijadikan contoh demi menyampaikan rasa kecewa. Sekalipun itu karena kamu memang salah.

Ini jelas jadi kekerasan yang cukup brutal, bahkan sering pula meninggalkan jejak hingga kemudian berubah jadi amarah. Kamu selalu dibandingkan dengan mantan pacarnya terdahulu, disebut tak bisa sebaik teman karibnya, tak juga pintar dalam hal apa pun seperti orang-orang yang mungkin dikenalkan. Pokoknya kamu hanya dijadikan bahan perbandingan, mirisnya lagi dia justru menganggap tindakannya itu sebagai bentuk sayang.

No, jangan terlalu mudah diperdaya. Sebab itu semua biasanya hanyalah upaya tipu daya.

Memaksamu Untuk Menempatkannya Sebagai Prioritas Utama

Tak selalu meminta secara langsung, namun apa yang disampaikannya selalu jadi pernyataan-pernyataan yang mengundang tanya. Masih belum mengerti akan apa yang diinginkannya sesekali kamu mungkin masih akan bertanya “Apa yang harus aku lakukan untuk dirinya yang kucinta?”

Tapi bayangkan dulu, masihkah hubunganmu dengan beberapa temanmu berjalan seperti dulu? Atau justru sudah menjauh karena hari-harimu telah direnggut olehnya? Jika ternyata hidupnya kini hanyalah tentang dia, sebaiknya kamu boleh tanyakan pada sosok yang ada di hadapanmu ketika kamu sedang berkaca “Benarkah ini yang namanya cinta?”

Dan Anehnya Lagi, Baik Dia maupun Kamu Mungkin Tak Sadar Jika Itu Sudah Terjadi dan Dilakukan Secara Berulang

Tak mau mengakuinya, sejatinya kamu sedang berbohong pada dia dan juga diri sendiri. Yap, kamu mungkin masih belum sadar jika hal-hal yang tadi sudah dijelaskan sering dilakukan. Entah itu kamu jadi pelaku atau korban dari kekerasan dalam hubungan.

Ini memang bukan tentang upaya untuk menyakiti fisikmu, namun untuk sakitnya jelas tak jauh berbeda dengan permainan kasar yang mungkin juga pernah ia lakukan. Beberapa orang mengaku tak sengaja melakukannya, terbawa emosi dan menganggap perbuatan buruk itu akan hilang seiring berjalannya waktu.

Dan sebagai pihak yang mungkin jadi korban, kamu jelas tahu bagaimana sikapnya yang selama ini tunjukkan. Jika ternyata masih sama, cobalah kembali memikirkan ulang kelanjutan hubunganmu dengannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sesungguhnya Hubungan Itu Soal Tahapan, Mungkin Kamu Pernah Merasakan Tapi Tidak Paham

Satu ikatan, menjalani kehidupan, berbagi perhatian dan cinta adalah esensi bagaimana hubungan berjalan semestinya. Banyak dari mereka yang katanya mengerti cinta, mengatakan kalau berpacaran atau berhubungan itu adalah soal berbagi perhatian, saling mencintai dan juga mencurahkan apa yang dirasakan. Dan hal itu disebutnya sebagai tahapan dalam berhubungan.

Padahal bukan seperti itu yang dinamakan tahapan atau fase yang dilalui setiap pasangan. Menurut Independent, dalam sebuah survei yang dilakukan eHarmony sebuah aplikasi kencan asal Australia yang telah menyurvei lebih dari 1000 orang menyatakan, terhadapat 5 tahap yang dialami setiap pasangan dalam membangun hubungan mereka. Tahapan-tahapan itu menjadi penanda berada diposisi manakah kamu dan pasangan sekarang.

Masa-masa Awal, Saling Berbagi Perasaan Masih Dominan, dan Konflik Pun Belum Ditemukan

Wajar, di masa-masa awal, rasa cinta atau kasmaran masih bergelora. Saling cinta, saling mengenal satu sama lain menjadi pembahasan yang selalu ditanyakan setiap hari. Obrolan pun tak luput dari seputar saling menyelami kehidupan masing-masing. Bahkan kekurangan dan kebaikan masih diperhatikan dan belum terlihat secara keseluruhan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pahamilah, Disaat Kamu Dianggap Lebih Dari Sekedar Teman Karena Cinta Dapat Tumbuh Kapan Saja

Menjalin persahabatan dengan lawan jenis memang mengasyikkan. Kamu bisa saling tukar cerita dan mendapatkan sudut pandang yang berbeda saat mencurahkan hati dengannya. Selain itu, hal-hal menarik pun bisa kamu jalani, sekaligus kamu dapat memahami bagaimana cara berpikir lawan jenis lewat kacamata sahabatmu.

Persahabatan memang murni, tetapi perasaan tak bisa dibohongi. Sekian lama menyebut relasi ini sebagai persahabatan. Tak pelak ada benih-benih cinta seketika hadir begitu saja. Terbiasa melakukan aktivitas yang sama membuat kamu memiliki rasa nyaman saat bersamanya. Terkadang kamu tidak menyadari kalau perlakuan yang dilakukan atas dasar cinta. Tetapi karena kamu berpikir dia adalah sahabat, kepekaan itu tidak bekerja semestinya.

Dimulai Dari Mencari Persamaan Sebelum Mengharapkan Perhatian

Mencari persamaan antara dua orang adalah tanda kalau dia ada perasaan lebih. Pada awalnya kamu memang berbicara tentang apa saja. Sebelum pada akhirnya dia coba bertanya tentang apa kesukaanmu, mulai dari film, makanan, olahraga, musisi, sampai pada hal apa pun. Apabila ia memiliki kesamaan denganmu dalam satu bidang, maka ia akan membicarakan hal tersebut secara terus-terusan, agar jadi topik perbincangan yang menarik perhatian.

Seketika Mulai Suka Gelisah dan Sering Chat Duluan

Kegelisahan yang dialaminya bukan karena ada hal ganjil yang terjadi pada dirinya. Melainkan ada hal yang membuatnya rindu tapi bingung cara mengetahuinya. Alhasil, ia bakal memulai chat lebih dulu dengan konteks yang tidak jelas bahkan terkesan basa-basi. Tetapi karena kamu memandangnya sebagai teman, sikap tersebut tentu masih dianggap wajar. Mengirim pesan adalah salah satu cara yang dilakukan agar dia tetap bisa berkomunikasi denganmu.

Diam-diam Sering Memberikan Perhatian Selayaknya Pasangan

Sikapnya berbeda dari biasanya. Kalau pada awalnya ia hanya diam saja dan bercengkerama apabila kalian bertatap muka saja, sekarang ia mulai memberikan perhatian, lewat chat atau langsung di depan mata. Karena seseorang yang jatuh cinta akan memperhatikanmu tanpa disadari. Bahkan saat kamu memperhatikan gerak-geriknya, ia hanya memalingkan wajah seolah tidak terjadi apa-apa. Padahal diam-diam ada asmara yang tertahan disana.

Sering Berlaku Iseng, Agar Kamu Selalu Tertawa Saat Bersamanya

Sering melakukan hal konyol atau iseng kepadamu, bukan karena ia memiliki tabiat sebagai pribadi yang usil atau komedian, ia hanya ingin memastikan kalau kamu akan tertawa saat bersamanya. Baginya, itu adalah poin penting yang menandakan kalau kamu bisa bahagia saat di dekatnya. Intinya, menghibur dirimu adalah salah satu tugas yang harus bisa diselesaikannya.

Hanya Ingin Berdua Saja, Tak Mau Ada Pengganggu Diantara Kamu dan Dia

Padahal kamu bosan dengan melakukan apa saja selalu berdua, terkadang kamu ingin mengundang orang lain yang kebetulan kalian kenal untuk membuat suasana lebih ceria. Karena kalau lebih ramai bakal makin asyik ‘kan? Tetapi dia selalu menolak dengan alasan ribet, tidak masuk dengan obrolan, atau semacamnya. Dengan bersikap begitu, sebenarnya ia hanya ingin memastikan kalau setiap momen yang tercipta denganmu, tak ada orang lain selain dirinya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sukses Tak Melulu Soal Kerjaan, Ini Arti Sukses Bagi Anak Muda yang Cerdas

Ukuran sukses tentulah berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Tidak melulu soal pekerjaan, setiap orang haruslah paham bahwa arti sukses sendiri ada dari segala sisi kehidupan, termasuk dari sisi kepribadian. Berikut adalah arti kesuksesan bagi orang yang paham dan cerdas.

1. Mampu Memaafkan Orang Lain

Memaafkan bukan perkara yang mudah. Tidak semua orang mampu memaafkan kesalahan orang lain dengan tulus. Saat kamu berhasil memaafkan seseorang, artinya kamu sudah sukses menentramkan hatimu sendiri dari rasa dendam dan kebencian yang mungkin kamu rasakan sebelumnya.

2. Menyelesaikan Pendidikan dengan Baik

Menjadi seorang wisudawan dengan nilai dan prestasi yang memuaskan tentu merupakan sebuah kesuksesan tersendiri. Setidaknya satu langkah sukses sudah kamu lewati. Tinggal melanjutkannya dengan pilihanmu sendiri.

3. Tampil Apa Adanya

Banyak orang yang membohongi dirinya sendiri masalah penampilan. Hanya sedikit orang yang berhasil menjadi sosok dirinya yang apa adanya. Sebuah kejujuran dengan menjadi apa adanya dirimu merupakan satu bentuk kesuksesan tersendiri dalam dirimu.

4. Memenangkan Hati Dia yang Kamu Cinta

Berbicara perihal cinta, memang tak semua mengalami keberuntungan. Terlebih dalam urusan mendapatkan hatinya. Jika kamu sudah berhasil memenangkan hati orang yang kamu cintai, artinya kamu sudah mendapatkan satu kesuksesan dalam hidupmu.

5. Mampu Menikmati Kerja Kerasmu Sendiri

Ada kok orang yang terperangkap dengan apa yang dikerjakannya. Istilahnya dia salah pilih jalan yang sebenarnya tidak dia inginkan. Jadi saat kamu sudah bisa menikmati segala kerja kerasmu sendiri, artinya kamu sudah termasuk orang yang sukses.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top