Community

Perbedaan Anak Sulung dan Anak Bungsu dalam Menghadapi Masalah

Pada dasarnya setiap orang memang memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah. Karena setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Nah hal ini juga akan terjadi antara anak sulung dan bungsu. Apa saja sih perbedaannya? Yuk simak penjelasan berikut.

Anak Sulung Lebih Sulit Meminta Maaf

Umumnya anak sulung memiliki gengsi yang lebih besar dibandingkan adik-adiknya. Hal ini karena dia terbia untuk menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, sehingga dia merasa dirinyalah yang paling benar.

Anak sulung selalu mencoba melakukan segala hal dengan benar, meskipun dia salah biasanya dia akan diam dan enggan untuk mengakui kesalahannya tersebut. Tentu hal ini menjadi pembeda antara anak sulung dan anak bungsu yang memang sudah terlatih untuk menghormati orang yang lebih tua dan meminta maaf jika melakukan kesalahan

Anak Bungsu Lebih Terbuka pada Orang Lain Perihal Masalah Keluarga

Anak bungsu memang terbiasa dengan segala perhatian, karena itulah akhirnya dia suka mencari perhatian orang lain dengan bersikap terbuka perihal apapun tentang dirinya. Sedangkan anak bungsu akan lebih memilih diam dan memendam semua masalahnya seorang diri.

Anak Sulung akan Berusaha Mencari Tambahan Uang Sendiri Jika Ada Permasalahan Keuangan

Tuntutan untuk bersikap mandiri membuat anak sulung akan berusaha sendiri saat ada permasalahan keuangan. Dia akan berusaha mencari pekerjaan sampingan atau memilih meminjam uang kepada teman. Namun sebaliknya, anak bungsu akan dengan mudahnya meminta uang kepada orangtua saat mengalami kesulitan dalam hal keuangan.

Anak Bungsu Butuh Solusi Orang Lain untuk Menyelesaikan Masalahnya

Saat ada masalah, anak bungsu akan merengek meminta solusi pada sahabat atau keluarganya. Hal ini tentu sangat berbeda dengan anak sulung yang akan berusaha mencari sendiri solusi untuk permasalahan yang sedang dia hadapi.

Anak Sulung Cenderung Lebih Keras Kepala

Pada umumnya memang anak sulung memiliki perwatakan yang sangat keras. Sehingga saat dia sedang memiliki masalah, dia akan lebih memilih diam dan mengurung diri. Meskipun orang di sekitar membujuknya, itu tak akan memapan. Namun sikapnya akan kembali normal saat mood nya sudah mulai membaik. Sedangkan anak bungsu lebih fleksibel dalam hal mood. Dia akan mudah luluh dengan rayuan orang lain.

Anak Bungsu Lebih Bisa Menerima Tekanan Pekerjaan

Anak bungsu memang lebih luwes dalam hal mengikuti arus kelompoknya. Sehingga jika dia bekerja di suatu perusahaan, serumit apapun masalah yang dia hadapi, dia akan tetap berusaha bertahan. Sedangkan anak sulung jika dihadapkan pada kondisi seperti itu akan lebih memilih untuk keluar dari pekerjaannya.

Anak Bungsu Lebih Ekspresif

Meskipun anak sulung sedang menghadapi masalah, wajahnya akan tetap datar-datar saja. Senang, sedih, atau pun marah, wajahnya tak akan berubah. Sedangkan anak bungsu lebih ekspresif dalam menunjukkan perasaan hatinya saat ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kamu Harus Bersyukur, Karena Orang Kurus Punya Kelebihan dari Sisi Kesehatan

Sebagian besar orang, selalu berharap jika ia akan memiliki tubuh yang ideal. Mereka yang gemuk berusaha untuk kurus, sedangkan yang kurus mungkin sedang berupaya untuk lebih gemuk. Sebenarnya, kurus dan gemuk memang dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari genetik, gaya hidup, hingga hal-hal lain yang mempengaruhi tubuh.

Menariknya, tak hanya mereka yang gemuk saja, orang-orang kurus pun sering merasa tak percaya diri atas bentuk tubuhnya. Padahal nih, ada beberapa hal yang membuatmu patut bersyukur sebagai orang kurus. Kira-kira apa saja ya?

Tak Mudah Lelah, Jika Harus Jalan Kaki dalam Waktu yang Lama

Tubuh yang gempal kerap kali jadi beban jika kita harus bergerak atau berjalan dalam melakukan aktivitas harian. Beruntungnya, dengan tubuh yang kurus kamu jelas akan terhindar dari persoalan seperti ini. Tubuhmu yang tak begitu berat memungkinkan kamu untuk berjalan lebih leluasa, tanpa harus merasa lelah.

Rendahnya lemak dalam tubuh, membuat tubuh orang kurus lebih ringan dan melincahkan mereka. Itulah kamu perlu bersyukur, sebab berjalan kaki akan membuatmu lebih banyak bergerak yang baik untuk kesehatan.

Lebih Mudah untuk Bernafas

Ternyata orang-orang yang bertubuh kurus jarang sekali dihampiri masalah pernafasan. Karena pada kenyataannya berat badan seseorang memang berpengaruh pada kelancaran pernafasan yang dimiliki. Jika orang-orang gemuk kerap dinyatakan sulit untuk bernafas, karena lemak yang ada dalam tubuh kerap menghalangi proses pernafasan. Mereka yang kurus tak akan merasa hal semacam ini.

Sebab badan kurusmu memungkinkan sirkulasi oksigen menuju jantung akan lebih lancar. Jadi kamu akan leluasa bernafas dan terhindar dari sulitnya bernafas atau engap. Dengan kata lain, kamu bisa lebih sehat.

Fleksibel untuk Memilih atau Menentukan Pakaian yang Ingin Dikenakan

Mari kita buka-bukaan, persoalan memilih pakaian kerap jadi perkara yang sulit untuk diselesaikan jika kebetulan tubuh kita sedikit lebih gemuk. Tapi dengan tubuh kurus, kita bebas menentukan pakaian mana yang ingin dikenakan. Baik yang pas di badan atau yang sedikit longgar. Yap, orang kurus memang selalu terlihat cocok untuk mengenakan bentuk pakaian apa saja.

Terhindar dari Gejala Sakit Punggung

Dari banyak kasus perihal bentuk tubuh yang gemuk, biasanya sakit punggung adalah persoalan yang paling banyak dikeluhkan. Nah, dengan tubuh kurus, diperkirakan kamu akan lebih sedikit mengalami gangguan terhadap sakit punggung ini. Karena berat badan milikmu, masih sebanding dengan otot punggung yang kamu miliki.

Disamping itu, orang-orang kurus juga akan lebih mudah bergerak. Jadi kalaupun punggung orang yang kurus terluka, proses penyembuhannya akan lebih cepat daripada mereka yang gemuk.

Dan Resiko Kematian yang Lebih Rendah dari Mereka yang Bertubuh Lebih Gempal dari Kita

Hingga saat ini beberapa hasil studi menunjukkan mereka yang memiliki risiko kematian paling rendah datang dari mereka yang memiliki berat badan proporsional. Sedangkan mereka yang Obesitas memiliki resiko 20 hingga 30 persen lebih tinggi untuk lebih dulu meninggal. Sedangkan yang kekurangan bobot badan mencapai risiko 80 persen lebih rendah.

Maka dengan kata lain, orang-orang kurus lebih terhindar dari resiko kematian yang lebih cepat. Jadi jika disuruh pilih dan kamu bisa memilih serta mengusahakannya, pilihlah menjadi kurus yang proposional.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hal yang Perempuan Cerdas Lakukan Saat Tahu Ia Diduakan

Bohong memang jika katamu kau tak kecewa. Karena selingkuh adalah sesuatu yang tak pernah diinginkan oleh perempuan mana saja. Lagipula siapa yang mau cintanya diduakan? Tapi marah tak selalu jadi jalan keluar dari masalah. Diduakan memberi perempuan pelajaran, bagaimana rasa sakitnya ditinggalkan. Tapi sudahkah kamu tahu apa yang harus kamu lakukan?

Nah, untukmu perempuan-perempuan cerdas nan pintar, cobalah lakukan beberapa hal ini. Ketika tahu, kekasihmu selingkuh dan main hati pada perempuan lain. 

Intropeksi Diri dan Cobalah Berpikir Lebih Terbuka

Memang sih, kadang kala tak penyelewengan yang ia lakukan tak sepenuhnya adalah salahnya. Itulah mengapa kamu perlu untuk memikirkan kembali, sebenarnya siapa kah yang salah dan apa yang menjadi pemicunya. Tahan dulu untuk tak berbicara apa pun pada pacarmu, pikirkan semuanya pelan-pelan tanpa amarah. 

Diduakan memang membuat hati sakit, tapi dibalik semua itu ada beberapa hal yang mungkin bisa kamu jadikan pelajaran untuk cinta lain di kehidupan yang akan datang. Uraikan semuanya pelan-pelan, agar kamu bisa menemukan jawaban yang paling benar. 

Tahan Amarah dengan Tak Perlu Menyalahkan Oranglain

Kadang kala, jika masih ada dia di depan kita, rasanya sulit sekali untuk marah. Tapi ini baik untuk dirimu, sebisa mungkin tahan amarah ketika sedang berhadapan dengannya. Pikiran yang masih kalut akan membuatmu mengambil keputusan yang tak matang. Maka jika memang ingin marah dan meluapkan semua kekesalan, lakukan ketika ia sudah tak ada atau ketika kamu sendirian. 

Ini akan membantumu meluapkan emosi yang membuncah, lalu setelah itu jangan lupa untuk menenangkan kembali pikiranmu. Selain itu, kamu juga perlu menahan diri untuk menyalahkan orang lain atas perselingkuhan yang kamu temui. Tahan semua emosi, sampai akhirnya kamu tahu siapakah pihak yang bersalah dari perselingkuhan ini. 

Memberi Maaf Tapi Bukan Berarti Melupakan Perbuatan 

Kamu mungkin kecewa, ingin marah dan meluapkan kekesalan padanya. Tapi biar bagaimana pun, ia berhak untuk meminta maaf jika memang dirinya lah yang bersalah. Tapi kamu juga berhak untuk memberi maaf atau tidak padanya. 

Di sisi lain, hal yang perlu kamu tetap ingat adalah perselingkuhan bukanlah sesuatu yang bisa dibenarkan dalam setiap hubungan. Untuk itulah penting untuk tetap mengingat perselingkuhan yang sudah ia lakukan. 

Tak Perlu Balas Dendam, Cukup Beri Ia Pelajaran 

Kepalang sakit hati, kadang membuat kita ingin berbuat hal yang serupa. Iya, membalas dia yang selingkuh dengan selingkuh juga. Tapi, apa gunanya? Berbuat hal serupa tak akan membuatmu terlihat berdaya, justru kian merunyamkan masalah saja. Maka daripada berniat balas dendam, lebih baik beri ia pelajaran. 

Tunjukkan sikap yang elegan tanpa harus kelihatan marah dan merasa butuh untuk kembali bersama. Biarkan ia merasakan, bagaimana kamu akan perlahan hilang dari hidupnya. Hingga akhirnya ia akan sadar bahwa, upaya selingkuh yang ia lakukan adalah perbuatan yang salah. 

Berilah Ia Keputusan, Tetap Bersama atau Tinggalkan 

Pada akhirnya setiap perempuan memang harus memberi keputusan ketika diduakan. Tetap bersama sang kekasih atau pergi melepaskan ia dengan perempuan lain yang dipilihnya. Jika memang dirimu merasa masih bisa menerimanya dan percaya ia bisa berubah, kamu berhak untuk memberinya beberapa aturan yang memang harus dijalankan.

Jelaskan padanya, beberapa hal yang harus ditaati demi tak mengulang perselingkuhan lagi. Jika memang ia menerima, tak ada salahnya untuk mengulang kembali kisah cinta. Tapi, jika dirimu tak lagi bisa memberi percaya atas ia, segera tinggalkan dan lupakan semua hal tentang dirinya. Karena ada banyak cinta baik yang menunggumu untuk menghampirinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Mantan Sudah Punya Pacar, Tapi Kamu Masih Sendirian? Tenang…

Mengetahui mantan pacar sudah punya pasangan baru setelah putus, kadang jadi sesuatu yang menganggu pikiran. Apalagi jika masih ada perasaan yang belum bisa dihilangkan, tentu kita akan masih merasa sedih melihat ia dengan orang lain. Tapi, jika apa yang kita harapkan, kadang berbalik dengan kenyataan. 

Maka, daripada harus bersedih jika mantan kekasih sudah punya pacar baru lagi. Ada hal lain yang sebenarnya bisa kita syukuri dan pahami. Daripada berbuat sesuatu yang justru merugikan diri sendiri, lebih baik mulai membuka mata tentang hal apa saja yang bisa kita lakukan ketika mantan sudah punya pasangan duluan. 

Lebih Dulu Punya Pacar Tak Berarti Jadi Pemenang

Hanya demi ego dan harga diri, kadang kita menjadikan punya pacar lagi sebagai pencapaian. Padahal, hubungan lama atau baru bukanlah sebuah lomba yang akan menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Tak perlu merasa tertinggal, atau kesal hanya karena mantan pacar sudah punya gandengan. 

Fokuslah pada dirimu sendiri dulu, dan biarkan ia melakukan apapun yang ia mau. Tak ada yang layak disebut sebagai pemenang dan pecundang, perpisahan kalian adalah jalan yang jadi penentu jika masing-masing akan berjalan sendiri-sendiri. Jadi tak ada yang perlu kau urusi dari apa yang dilakukan oleh mantan kekasih. 

Sudah Tak Ada Hubungan Apa-apa, Biarkan Ia Melakukan Maunya

Kadang kala kita sering lupa, kalau kini sudah tak ada apa-apa antara kita dan dirinya. Lupa jika dirinya sudah jadi mantan, hingga akhirnya masih sibuk memikirkan dirinya dan cemburu melihat ia pergi dengan orang lain. Untuk itu, kamu tak seharusnya memikirkan ia secara berlebihan. 

Ingat, dirinya bukan lagi milikmu dan yang ia lakukan itu bukan urusanmu. Maka biarlah ia melakukan apa saja yang ia mau, entah ingin punya pacar lebih dulu atau tidak semuanya bukan lagi urusanmu. Sebab, kalian berdua sudah tak ada hubungan apa-apa. 

Lagipula Punya Pacar Lebih Dulu Bukan Berarti Lebih Bahagia 

Dari postingan yang ia unggah di sosial media, kamu mungkin melihatnya tertawa lepas dan bahagia dengan seseorang yang baru ia pamerkan. Tapi jangan buru-buru bersedih dan merasa dirimu butuh dikasihani. Karena potret yang kamu lihat tak selalu sejalan dengan kenyataan yang ia rasakan. Walau terlihat bahagia, bisa jadi ia sedang berpura-pura hanya untuk membuatmu merasa iri dengan apa yang dicapainya. 

Karena pada kenyataannya, foto-foto bahagia bukanlah patokan bahagia setiap manusia. Apalagi dinilai dari punya pacar atau tidak. Dan punya pacar atau tidak, kamu akan tetap bisa berbahagia dengan berbagai macam cara. 

Tetap Lanjutkan Hidupmu Tanpa Perlu Memikirkan Mantanmu 

Daripada sibuk memikirkan mantan, lebih baik lakukan sesuatu yang membuatmu sibuk. Dari pagi hingga malam, lakukan apapun yang kamu sukai dan buat itu sepadat mungkin agar kamu tidak memiliki waktu untuk memikirkannya. Dengan begitu kamu akan lebih mudah melupakannya. 

Setidaknya kamu tidak akan stalking media sosialnya dan menemukan foto dia dan pacar barunya yang bisa membuatmu semakin sedih saja. Dan di sisi lain, kamu pun akan lebih bahagia karena punya waktu untuk melakukan semua yang kau suka. 

Dan Jangan Pernah Menerima Seseorang Karena Ingin Buru-buru Punya Pacar Seperti Mantanmu

Demi membuktikan pada mantan, jika kamu juga sudah berhasil melupakan. Barangkali kamu mungkin kepikiran, untuk segera menerima siapa saja yang ingin menyatakan perasaan, walau dirimu sendiri mungkin tak benar-benar sayang. Dengar, hanya karena mantanmu punya pacar, bukan berarti kamu pun harus melakukan hal yang sama. 

Tak ada hati yang pantas untuk disakiti demi ego untuk menunjukkan jika kamu juga sudah bisa mencintai. Selain membohongi diri sendiri, kenyataan dan situasi seperti ini tentu juga tak baik untuk orang yang  mungkin sedang mendekati. Nikmati semua waktu yang kamu miliki, dengan melakukan hal baik lainnya. Dan berhenti untuk ikut campur pada urusan mantanmu yang sudah tak lagi punya hubungan denganmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top