Feature

Pastikan Kamu Sudah Melunasi Lima Hal Ini Sebelum Resmi Berstatus Suami-Istri

Sebentar lagi kamu akan melepas masa lajangmu. Kalau ditanya sudah siap atau belum, kira-kira apa jawabmu? Pasti siap ‘kan? Setelah melewati fase panjang dimana mungkin kamu sempat bertanya-tanya siapa calon pendampingmu kelak, kini dia sudah ada di depan mata dan tinggal menanti waktu menuju ikatan yang sah.

Tapi sebentar, sudahkah kamu memikirkan kehidupanmu setelah menikah? Kali ini aku bukannya ingin menakut-nakuti, hanya saja, sudahkah kamu melunasi setiap angan di masa lajangmu? Bukan apa-apa, sebab kehidupanmu pasti terasa kontras jika sudah menikah, belum tentu kamu dapat melakukan apa yang biasanya bisa kamu lakukan saat masih lajang.

Bukannya ingin membuatmu jadi ragu melangkah, tapi faktanya pasti kamu akan merasa terbatasi setelah menikah. Karenanya, sudahkah kamu melunasi lima kesenangan ini?

Selepas Menikah, Berkumpul Bersama Teman Sudah Pasti Jadi Hal Mewah

Saat masih sekolah atau kuliah, mungkin kamu tipikal yang tidak pernah absen dari agenda nongkrong bareng teman. Rasanya kamu punya semacam energi baru usai bertemu dengan mereka. Meski punya segudang tugas sekolah atau kuliah, tapi kamu tetap punya cara untuk meluangkan waktu sekadar untuk nongkrong.

Saat-saat semacam ini yang pasti akan kamu ingat terus sepanjang hidupmu. Entah kamu habiskan untuk nobar, jalan-jalan keliling kota, atau apa pun itu, pasti akan meninggalkan kesan mendalam betapa serunya menghabiskan waktu bareng sahabat. Sementara kamu kalau sudah menikah dan menyandang status sebagai suami atau istri, hal-hal semacam ini mungkin tak bisa lagi kamu lakukan dengan leluasa. Karenanya, sebelum kamu menikah, segeralah cari waktu untuk sekadar berjalan-jalan dengan sahabat-sahabatmu.

Mumpung Masih Punya Budget, Tak Ada Salahnya Beli Jajanan yang Bikin Greget

Bentuk kesenangan orang itu berbeda-beda, salah satunya ada yang gemar kulineran. Mungkin kamu tipe yang seperti ini, suka menjajal menu di setiap restoran baru, suka cari jajanan kaki lima hingga angkringan yang murah meriah. Tak masalah, semua ini demi menyenangkanmu selagi kamu masih melajang. Atau sekali waktu, kamu pun bisa  kulineran sembari mengajak teman dekatmu. Kapan lagi kamu bisa kulineran sebebas sekarang?

Merencanakan Traveling Bersama Pasangan Itu Wajib Dicoba, Siapa Tahu Setelah Menikah Kalian Justru Sibuk Bekerja

Kamu dan calonmu itu sejauh ini sudah pergi ke mana saja? Kamu pasti sering dengar, pelesiran bersama seseorang yang kita sayang memang menyenangkan. Bukan hanya untuk mencari kesenangan semata, tapi juga merangkai memori yang berkesan. Mengunjungi tempat-tempat yang indah sejauh mata memandang, berfoto dengan view yang indah, semua itu kalau dilakukan bersama pasangan pasti akan meninggalkan kesan yang indah.

Meski Perlu Usaha Menabung yang Tak Sebentar, Sekali Waktu Tak Masalah Berkorban demi Tiket Konser Artis Idolamu

Siapa tahu kamu punya band atau penyanyi favorit yang hendak konser ke Tanah Air dalam waktu dekat. Di lain sisi, kamu belum pernah merasakan euforia konser, tak masalah juga jika kamu menabung dari jauh-jauh hari demi menonton idolamu itu.

Mungkin kamu memang sedang menyiapkan tabungan pernikahan, tapi kalau kamu bisa menyisihkan uang untuk kesenangan yang satu ini, why not? Bisa jadi ini adalah caramu merayakan masa lajang sebelum akhirnya mempersunting atau dipersunting pasangan.

Terutama Wanita, Silahkan Berbelanja Mumpung Pesta Diskon Ada Di Mana-mana. Prinsipnya, Belanja Boleh Saja Asal Budget Pernikahan Tetap Terjaga

Soal belanja, wanita memang sulit menjaga diri. Meski ada yang mengaku tak suka belanja, sejatinya melihat harga miring itu membuat sebagian besar wanita jadi tertarik untuk beli ini itu. Percayalah, selagi kamu masih lajang, tak masalah kalau kamu hendak berbelanja sepuasnya. Asal, jangan sampai kebablasan. Belanja itu sejatinya kegiatan yang membahagiakan, apa lagi kalau kamu sedang suntuk dengan rutinitas pekerjaan atau pusing dengan persiapan pernikahan, membeli sesuatu yang kamu ingin beli bisa melepaskan kepenatan sejenak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Presenter Andre Taulany Memilih Bungkam Atas Kasus yang Menimpa Sang Istri

Presenter dan artis komedi Andre Taulany mengungkapkan alasannya jika beberapa hari ini ia memilih diam. Ia memutuskan tak langsung memberi penjelasan di media sosial berkait postingan istrinya, Erin Taulany, yang kontroversial sehingga membuat dirinya dilaporkan ke polisi oleh pengacara bernama Muhammad Firdaus Oiwobo atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial terhadap calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

“Daripada saya ikutan komentar, mending saya diam aja. Kan kita belum tahu bukti-buktinya,” ujar Andre, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (24/4/2019).

Tanpa penjelasan apa-apa kepada warganet yang tak terima dengan isi Insta Story akun Instagram bernama @erintaulany, mantan vokalis grup band Stinky ini tiba-tiba menyambangi Polda Metro Jaya. Andre mengaku bahwa ada dugaan akun istrinya itu diretas karena tak bisa diakses pada sekitar 20-an April 2019 dan merasa harus melaporkannya ke polisi.

“Saya mendampingi istri melaporkan ke sana (kantor polisi). Ada penyalahgunaanlah,” katanya. Namun, sebagian pihak sudah tersulut emosi karena postingan tersebut. Menanggapi kontroversi yang menerpa istrinya saat ini, Andre memberi jawaban bijak.

“Biasalah semua cobaan harus ada hikmahnya, kita hadapi aja, insya Allah baik-baik,” ucap Andre.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cerita Korban Pemerkosaan dan Kepedulian yang Dibutuhkan dalam Film “27 Steps of May”

Harus diakui, jika isu tentang kekerasan seksual terhadap perempuan selalu menjadi topik yang sexy untuk dibahas. Barangkali, itulah yang juga dipikirkan oleh sutradara Ravi Bharwani yang kemudian melahirkan film terbarunya berjudul ’27 Steps of May’.

Sebelum tayang pada 27 April 2019 mendatang secara reguler, kamu perlu tahu jika film ini sudah berhasil melenggang di beberapa pagelaran film di beberapa negara. Seperti Cape Town Internasional Film Market & Festival, Goteborg Film Festival, Bengaluru International Film Festival, dan Busan International Film Festival. Dan tak hanya itu saja, ‘27 Steps of May’ juga mendapat antusiasme yang cukup epic pada penayangannya di Jogja-NETPAC Asian Film Festival dan Plaza Indonesia Film Festival.

Ravi Bharwani bercerita, setidaknya ia membutuhkan waktu selama kurang lebih lima tahun, untuk memproduksi film tersebut. Dan salah satu kesulitan yang dirasakan Ravi selama menggarap film ini adalah mengatur waktu dengan baik.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Ceritanya dimulai dari sosok remaja perempuan berusia 14 tahun bernama May (Raihaanun). Dirinya diperkosa oleh beberapa lelaki yang tak dikenal. Dan seperti yang sudah kalian bayangkan, selapas peristiwa itu, hidup May berubah.

Ada luka yang tak bisa ia jelaskan, sehingga membuatnya menutup diri dari dunia luar. Dan ternyata kesedihan tersebut juga dirasakan oleh sang ayah yang diperankan oleh Lukman Sardi. Pepatah ‘Hidup enggan mati tak mau’, barangkali jadi sesuatu yang menggambarkan bagaimana May dan sang Ayah kemudian menjalani hidupnya. Dua orang ini terjebak dalam sebuah kekacauan yang semakin hari semakin menyakiti hati. Bagaimana situasinya? Silahkan tonton sendiri ya.

Jika selama ini kita hanya bisa berucap ‘kasihan’ atau merasa ‘iba’ pada para perempuan yang jadi korban pemerkosaan. Film ini akan membawa kita memahami mereka lebih dekat. Bagaimana May mengemban semua trauma dan ketakutannya. Meski tak banyak mengumpar kata-kata, kemampuan akting Raihaanun jadi sihir magis yang kemudian membawa kita turut merasakan penderitaannya.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Selanjutnya, kita juga akan menyaksikan bagaimana perasaan seorang Ayah tatkala mendapati putirnya jadi korban atas perbuatan keji dari orang-orang yang tak dikenal. Dan untuk perihal ini, bisa kita pahami dari emosi yang ditunjukkan oleh Lukman Sardi. Tak bisa berbuat banyak, ia meluapkan emosi diatas ring tinju yang akhirnya memberinya luka setiap kali pulang ke rumah. Dari sini, kita tahu jika luka yang dirasakan oleh sang anak jadi luka yang berlipat ganda bagi orangtua.

Makna lain yang juga ditampilkan adalah, korban pemerkosaan atau mereka yang pernah menerima kekerasan seksua, tak bisa sembuh dalam waktu cepat. Semuanya butuh waktu dan upaya untuk meredam semua luka. Sebagaimana May yang menutup diri dan tak mau bicara bertahun-tahun lamanya. Jika harus digambarkan, film ini jadi salah satu perpanjangan lidah oleh mereka yang pernah mengalami hal serupa seperti yang dirasakan oleh May. Sekaligus jadi pengingat bagi kita orang-orang yang mungkin berada di dekat mereka.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Berdurasi 112 menit, film ini juga akan dibintangi Ario Bayu dan Verdi Solaiman. Dan sebelum penayangan resminya, ‘27 Steps of May’ sudah berhasil menyabet 3 penghargaan, yakni ‘Film Panjang Asia Terbaik’ (Golden Hanoman Award) di Jogja-NETPAC Asian Film Festival, dan dua penghargaan lainnya diraih dalam Festival Film Tempo 2018 di kategori ‘Aktris Pilihan Tempo’ dan ‘Penulis Skenario Pilihan Tempo’.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Positif Pakai Narkoba,Yoochun JYJ Pensiun dari Dunia Hiburan

Pihak kepolisian Korea Selatan menyatakan penyanyi sekaligus aktor Yoochun JYJ positif mengkonsumsi narkoba setelah melakukan pemeriksaan bersama Hwang Hana. Seturut dengan munculnya kabar ini, pihak manajemen pun akhirnya buka suara.

Manajemen yang membawahi JYJ, C-Jes Entertainment, merilis pernyataan resmi soal Yoochun. Dalam pernyataannya tersebut, musisi yang juga aktor itu memutuskan untuk pensiun dari dunia hiburan. Berikut pernyataan lengkapnya:

Halo, ini C-Jes Entertainment.

Kami mengikuti semua investigasi dengan memegang kepercayaan soal klaim Park Yoochun yang mengaku tidak bersama. Namun kemarin, kami mengetahui dari pemberitaan bahwa pihak forensik menyatakan dirinya positif narkoba.

Saat sedang menunggu kabar baik dari investigasi dengan memberikan kepercayaan pada Yoochun, kami dihadapkan dengan pemberitaan seperti itu dan merasa sedih. Setelahnya kami memutuskan bahwa kami tak bisa lagi memberikan kepercayaan kepada Park Yoochun. Kami memutuskan untuk membatalkan kontrak dengan sang artis.

Seperti yang sebelumnya dinyatakan, Yoochun akan berhenti dari dunia hiburan, membatalkan semua jadwal mulai hari ini ke depan.

Kami memahami beratnya situasi ini dan merasa sangat bertanggung jawab. Kami akan memastikan peristiwa seperti ini tak akan terjadi lagi melalui regulasi dan perubahan kebijaksanaan yang ketat.

Sekali lagi, kami memohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top