Feature

Pasangan Berubah Tak Selalu Karena Orang Ketiga, Mungkin Kamu yang Memang Kurang Peka Padanya

Pernah tidak kamu bertengkar hebat setelah merasakan kalau ada yang berubah dari diri pasanganmu? Dia yang awalnya ceria, tiba-tiba jadi suka marah-marah. Dia yang awalnya sangat memperhatikanmu, jadi terkesan cuek bebek. Belum apa-apa kamu sudah mengira ada orang ketiga diantara hubungan kalian. Padahal, perubahan sikap pasangan tak melulu dipicu karena orang ketiga.

Begini, kamu harus menyadari dulu kalau manusia itu seperti sungai, sifatnya dinamis dan bisa berubah. Perubahan sikap akan selalu ada. Bahkan tak perlu jauh-jauh memikirkan orang ketiga. Bisa jadi pemicunya justru karena perlakuanmu selama ini kepada pasanganmu. Coba ingat lagi, sudahkah kamu selalu mengusahakan dan memberi yang terbaik untuk hubungan kalian?

Bila Kamu Berbuat Salah, Seberapa Cepat Kamu Menyadari Kesalahanmu Sendiri?

Namanya juga manusia, pasti ada saja momennya ia melakukan kesalahan. Tak terkecuali kamu atau pasanganmu. Tapi kalau kamu justru tak cepat sadar dengan kesalahan yang berulang kali kamu lakukan, pasangan mana yang tak kesal.

Nah, siapa tahu berangkat dari keresahan dirinya terhadapmu, dia pun memilih untuk mengubah sikapnya. Setidaknya agar kamu cepat sadar bahwa yang kamu lakukan itu salah dan merugikan kamu sendiri. Nah loh, tak selalu soal pelakor, bukan?

Coba Ingat Lagi, Berapa Kali Kamu Ingkar Janji Padanya?

Namanya saja sudah bikin janji, itu artinya harus ditepati. Tapi mungkin kamu tipikal yang menganggap enteng janji yang sudah terlanjur kamu buat. Atau kamu lupa dengan prinsip janji harus selalu ditepati, ujung-ujungnya, kamu jadi lupa sendiri.

Kalau sekali dua kali mungkin masih dimaklumi, tapi kalau sampai berulang kali, ya kamu harus maklum kalau akhirnya pasanganmu kesal karena ulahmu sendiri. Karenanya, dia pun jadi mengubah sikap jadi lebih dingin terhadapmu. Sabar ya…

Kalau Sedang ada Masalah Berat yang Dialami Pasanganmu dan Mungkin Belum Bisa Diceritakan, Dia Bisa Berubah Sikap Tanpa Sadar

Respon orang ketika pasangannya didera masalah yang begitu berat mungkin berbeda-beda. Ada kalanya mungkin kamu tipikal orang yang begitu peduli dan tak mau dia mengalami kesukaran sendiri. Tapi ada waktunya juga dia merasa enggan menyulitkan dirimu karena masalah yang dialaminya. Berawal dari kebingungan ini, dia pun perlahan jadi memilih mengubah sikapnya terhadapmu. Berusaha senormal mungkin, meski sukar dilakukannya. Dia yang biasanya santai dan easy going jadi pendiam dan tak suka bertemu banyak orang.

Barangkali Dia Sedang Didera Cemburu. Kamu Perlu Tahu, Cemburu pun Bisa Mengubah Sikapnya Terhadapmu

Coba ingat lagi, saat ini pernahkah ia mengungkit sesuatu yang mengganjal di hatinya? Atau adakah lawan jenis di sekelilingmu yang memancing rasa cemburu pasanganmu? Nah, penyebab yang paling mungkin terjadi saat sikap pasanganmu berubah adalah karena ada rasa cemburu yang bernaung di hatinya.

Sayangnya, ketika dia berusaha mengutarakannya, justru responmu malah biasa-biasa saja. Mungkin ini yang membuatnya jadi agak kesal dan akhirnya memilih cuek denganmu. Padahal dia memang sedang dibuat kesal karena rasa cemburu yang menderanya itu.

Bahkan Ada Kalanya Pasangan Merasa Terkekang, Lantaran Tak Kuasa untuk Mengatakan, Sikapnya pun Justru Menunjukkan Perubahan

Meski dia adalah pasanganmu dan kamu selalu punya waktu untuk berdua, jangan sampai dia jadi tak punya waktu untuk menikmati me time alias waktunya sendiri. Keinginan semacam ini pasti selalu ada dalam pribadi setiap orang.

Nah, sebagai pasangan jangan sampai kamu membuatnya tertekan. Jangan sampai dia jadi tak sampai hati mengutarakannya kepadamu sehingga memilih menutup rapat-rapat keinginannya itu. Pelan tapi pasti, kalau keinginan semacam ini tak mampu diutarakan, pasti dia pun stres dan akhirnya sikapnya pun berangsur-angsur berubah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melody Dambakan Momongan Sembari Coba Bisnis Baru

Setelah resmi menikah dengan Hanif Fathoni pada 2018, Melody Nurramdhani Laksani eks personel JKT48 mengaku tengah mendambakan hadirnya momongan.  Pernyataan itu langsung dilontarkan sendiri oleh Melody. Penyanyi kelahiran Bandung itu mengatakan bahwa keinginannya untuk memiliki momongan belum tercapai hingga saat ini.

“Ya pasti mau lah (punya momongan), cuma kan gimana yang ngasih saja,” ucap Melody seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (22/3).

Kemudian, Melody pun mengatakan bahwa ia tidak melakukan program kehamilan ataupun menunda kehamilan. Semuanya ia pasrahkan kepada Tuhan.

“Enggak lah enggak ada nunda-nundaan (kehamilan) Segimana di kasih Allah saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, wanita kelahiran tahun 1992 itu juga mengatakan bahwa pasca menikah, ia dan sang suami tertarik untuk berkarir di dunia bisnis, khususnya bisnis di bidang pertanian.

“(Bisnis) kuliner sih enak, tapi sudah banyak. Cuma kalau kita berinovasi kan kita juga enggak tahu ya, tapi kalau ada kesempatan bisnis pertanian ada mengarah ke situ juga,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Via Vallen Torehkan Prestasi di Panggung Mancanegara

Via Vallen baru saja mengharumkan nama Indonesia lewat musiknya, ia berhasil mendapatkan sebuah penghargaan di Rusia. Penghargaan tersebut didapat dari International Proffesional Musik Awards (BraVo Awards) 2019. Acara itu digelar di Moskow, Rusia. BraVo Awards adalah ajang penghargaan untuk seniman yang berkarier di Eropa dan Asia.

Via Vallen berhasil mendapatkan piala untuk Special Guest from Indonesia. Lantaran prestasinya ini, tak lupa, pedangdut yang identik dengan lagu-lagu berbahasa Jawa itu mengucap syukur. Ia berterima kasih atas kesempatan dan penghargaan yang didapatkannya.

“Aku benar-benar terkejut musikku bisa dihargai jauh dari rumah. Aku berharap semua orang di dunia bisa menikmati musikku,” ujarnya seperti dikutip dari detik.com.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Fakta Terbaru dari KNKT Tentang Jatuhnya Lion Air JT-610

Masih menyisakah luka bagi seluruh masyarakat Indonesia, kecelakaan peswat Lion Air JT-610 beberapa waktu lalu. Kini mulai menemukan fakta baru. Ya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) baru-baru ini mengungkap sejumlah fakta mengenai jatuhnya pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Dikutip dari laman Kumparan.com, setidaknya berikut beberapa faktanya.

1. KNKT Ungkap Pilot Ketiga di Lion Air Bali-Jakarta Sebelum Jatuh

Pesawat dengan nomor body PK-LQP ini sebelum terbang dari Jakarta ke Pangkalpinang, melayani rute Denpasar – Jakarta.

“KNKT menyampaikan bahwa benar ada pilot lain yang berada di cockpit pada penerbangan itu. Pilot ini adalah pilot yang telah selesai menjalankan tugas terbang dan akan kembali ke Jakarta,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat konferensi pers di gedung KNKT, Kamis (21/3).

Sehari sebelum jatuh, pesawat Boeing 737 Max 8 ini terbang dari Bali ke Jakarta dengan nomor penerbangan JT-043. Saat di Bali, pesawat memang sempat mengalami kerusakan pada Angle of Attack (AoA) sensor. Setelah diperbaiki, barulah pesawat terbang ke Jakarta.

Selama terbang ke Jakarta, pesawat juga mengalami gangguan sehingga pilot memutuskan terbang dalam mode manual. Saat itulah, pilot ketiga ikut dengan dua pilot utama di sana. Namun keesokan harinya, pesawat yang sama terbang dari Jakarta menuju Pangkalpinang, Bangka Belitung, dengan nomor penerbangan JT-610. Namun sialnya, baru 13 menit mengudara, pesawat tersebut jatuh.

Untuk dimintai keterangan, KNKT sudah memanggil dan memeriksa pilot ketiga yang ikut dalam penerbangan dari Bali ke Jakarta.

2. Percakapan Pilot dalam CVR Tidak Bocor, yang Beredar di Sosial Media Bohong

Sebelumnya, sempat beredar di sosial media isi rekamanyang konon berasal dari Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air JT-610. Namun KNKT membantah jika isi rekaman CVR tersebut sangat berbeda dengan apa yang mereka miliki.

“KNKT juga menyampaikan bahwa isi rekaman CVR tidak sama dengan apa yang beredar di media, sehingga menurut KNKT isi berita itu adalah opini seseorang atau beberapa orang yang kemudian dibuat seolah-olah seperti isi CVR,” ujar Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono dalam keterangan tertulis, pada Kamis (21/3).

3. Sebelumnya Akhirnya Jatuh, Sang Pilot Sempat Cari Solusi di Handbook

Masih dari hasil rekaman CVR, pilot dan co-pilot yang bertugas pada pesawat tersebut sempat berupaya mencari tahu penyebab jet yang mereka tunggangi itu terus meluncur ke bawah.

Dikutip dari Reuters, salah satu sumber menyebutkan saat itu, pilot Bhavye Suneja mengambil kontrol saat pesawat lepas landas. Sementara, co-pilot Harvino bertanggung jawab untuk komunikasi dengan Air Traffic Controller (ATC).

Selanjutnya, dua menit setelah lepas landas, co-pilot sempat melaporkan masalah kontrol penerbangan ke ATC dan menyebut bahwa pilot ingin mempertahankan jelajah terbang di ketinggian 5 ribu kaki. Akan tetapi, co-pilot Harvino, tidak merinci masalah apa yang terjadi di pesawat tersebut.

4. Pilot Sempat Panik Ketika Pesawat Tidak Bisa Dikendalikan

Beberapa saat sebelumnya akhirnya pesawat terjatuh, sempat ada kepanikan yang muncul setelah para penumpang tahu jika pilot tak bisa mengendalikan pesawat. Namun, Kepala Sub Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT, Kapten Nurcahyo Utomo, enggan untuk mengatakan teriakan apa saja yang muncul atas kepanikan tersebut.

“Saya enggak bisa ngomong (teriakan apa saja). Di akhir penerbangan pilot enggak bisa me-recover penerbangan. Di situlah muncul kepanikan,” ucap dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top