Feature

Panggilan Unik Pasangan Selebritis Tanah Air, Membuat Kasih Sayang Makin Mengalir

Ekspresi untuk mengungkapkan rasa sayang seseorang bisa lewat apa saja, salah satunya adalah mengubah panggilan sayang. Panggilan seperti “ayah” dan “bunda” juga pasti kamu dengar kan, yang sering dilakukan oleh beberapa pasangan muda yang notabene belum menikah. Meskipun menggelikan tapi sudah banyak pasangan yang mengubah kata sayangnya dengan dua kata tersebut.

Selain “ayah” “bunda”, “papa” “mama”,  masih ada kata pengganti lain yang coba diterapkan oleh pasangan, konon mengganti kata sayang dapat memberikan energi  baru untuk lebih mencintai satu sama lain. Seperti para pasangan selebritis tanah air, yang memilih untuk mengganti nama panggilan menjadi lebih unik. Kamu penasaran siapa saja?

Dimulai Dari Panggil Poya dan Moya

Sumber : Tribunnews.com

Menikah pada 15 Juni 2013, pasangan Ricky Harun dan Herfiza Novianti diakaruniai anak pertama selang setahun berikutnya. Ricky pun resmi menjadi ayah ketika seorang bayi perempuan cantik terlahir di bumi bernama Mikaila Akhiza Pratama yang memiliki panggilan akrab Kiya.

Tidak ada yang menyangka dari nama Kiya, membuat pasangan ini justru membentuk nama baru untuk panggilan mereka masing-masing yakni Poya dan Moya. Poya berarti ‘pappy-nya Kiya’ dan Moya yang berarti ‘mammy-nya Kiya’. Kedua nama unik ini diyakini bisa memberikan rasa cinta dan semangat untuk mengurus Kiya.

Zaskia Adya Mecca Tak Ingin Dipanggil Mama

Sumber : Tribunnews.com

Istri dari Hanung Bramantyo ini juga memiliki panggilan unik yakni Abi dan Bia. Menurut penuturan Hanung sendiri, sang istri tak ingin dipanggil dengan sebutan mama tapi lebih kepada bunda. Tetapi panggilan bunda pun dimodifikasi lebih unik menjadi bia. .

“Dia enggak mau dipanggil mama. Zaskia lebih suka dipanggil Bia sama anak saya. Itu panggilan sayangnya buat Zaskia, artinya ‘Bunda Zaskia’,” beber Hanung dikutip dari Kumparan.
Saat ini Hanung dan Zaskia telah memiliki empat orang anak,  yakni Kanna Sybilla Bramantyo yang lahir pada 17 Oktober 2010, Kala Madali Bramantyo yang lahir pada 2 Agustus 2013, Bhai Kaba Bramantyo yang lahir pada 27 Februari 2016, dan Bhre Kata Bramantyo yang lahir pada 23 Maret lalu.

Pasangan Musisi Ini Memiliki Panggilan Bukan Ayah Bunda, Melainkan Panda Bunda

Sumber : Kompas.com

Berkecimpung di dunia musik membuat kedua vokalis dari band Naff dan Kotak ini berpacaran selama lima tahun, sebelum memutuskan untuk ke jenjang lebih serius pada 26 Oktober 2014. Panggilan unik pun tertuju kepada Arda yakni Panda sedangkan Tantri tetap dipanggil Bunda. Keduanya dikaruniai seorang anak perempuan di awal tahun 2016 bernama Medina Tanarda.

Berawal Dari Panggilan Om Anji Menjadi Manji

Sumber : https://www.instagram.com/duniamanji/

Erdian Aji Prihartanto alias Anji pernah menikah secara siri dengan Wina Natalia, sebelum memutuskan menikah secara sah pada pertengahan tahun 2012. Wina yang sudah memiliki anak dua saat itu memanggil Anji dengan sebutan Om Anji sebelum menikah.

“Waktu aku pacaran itu mereka panggil aku Om Anji dan panggil ibunya itu Minda. Mereka panggil ayahnya itu Ayah. Nah, setelah kami menikah, bingung. Anak-anak nanti manggilnya apa, ya?” tutur Anji dikutip dari laman yang sama.

“Akhirnya dari panggilan Om Anji itu huruf ‘o’-nya dihilangin, jadilah Manji. Jadi, Manji itu adalah Anji yang lahir kembali sebagai suami dan bapak,” lanjutnya.
Mungkin ini juga menjadi pertanyaan bagi mereka yang sering main ke kanal Anji di Youtube dengan nama Dunia Manji, dan ternyata Manji adalah panggilan anak-anak kepadanya.

Pepsye dan Memsye, Kira-kira ini Panggilan Siapa ya?

Sumber : Tribunnews.com

Yap, panggilan ini tertuju kepada pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang menikah pada 17 Oktober 2014, di mana pernikahan kedua pasangan selebritis ini menghebohkan dan mengundang daya tarik publik. Saat menikah ternyata mereka enggan menggunakan panggilan biasa, namun lebih kepada Pepsye dan Memsye.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Deddy Corbuzier Sempat Takut Prosesnya Berpindah Agama Dijadikan Mainan Politik

Deddy Corbuzier terlihat lebih tenang kala menuturkan cerita perjalanan dirinya menjadi mualaf. Usut punya usut, ia sempat didera kekhawatiran sebelum memutuskan untuk menjadi mualaf.

Presenter ‘Hitam Putih’ itu mengungkapkan sesungguhnya dia ingin mengucap dua kalimat syahadat jauh sebelum 21 Juni 2019. Namun, niatnya itu terganjal beberapa hal sehingga ia memilih untuk mengundur waktu.

“Sebenar-benarnya yang orang nggak tahu dan saya nggak buka adalah sebenarnya mualaf ini maunya dilakukan jauh sebelum tanggal 21. Bahkan mungkin sekitar enam bulan atau tujuh bulan lalu sebenarnya. Sebenarnya,” ungkap Deddy Corbuzier dilansir detik.com, Rabu (26/6/2019).

Politik menjadi alasan kuat Deddy untuk mengundurkan niatnya menjadi mualaf saat itu. Situasi politik Indonesia kian memanas.

“Karena pada saat itu Indonesia sedang panas politik. Kalau pada saat itu saya mualaf, saya takut keadaan saya mualaf bisa masuk dalam permainan politik. Kita tahu pada saat kemarin Pilpres bagaimana panasnya dan bagaimana agama dimasukkan dalam suasana politik. Itu yang saya hindari,” tegas Deddy Corbuzier.

Merasa kondisi politik di Indonesia sudah cukup kondusif, barulah Deddy Corbuzier yakin untuk mengumumkan niatnya itu. 21 Juni 2019, setelah Salat Jumat, Deddy Corbuzier mengucap dua kalimat syahadat di Ponpes Ora Aji, milik Gus Miftah di Yogyakarta.

“Oleh karena itu setelah politik semuanya selesai, setelah semuanya adem, sudah tenang, baru saya yakin mengumumkan, baru saya yakin saya mualaf dalam keadaan yang jauh lebih tenang,” tegas Deddy Corbuzier.

Sementara itu, sang kekasih, Sabrina Chairunnisa memberikan klarifikasi mengenai tuduhan yang dialamatkan bahwa dirinyalah yang memaksa Deddy untuk menjadi mualaf.

Sabrina mengaku hanya bisa mengelus dada saat dituduh mempengaruhi sang kekasih memeluk agama yang ia anut. Ia juga merasa takut membaca komentar negatif dari warganet.

“Aku langsung kayak, memang gue perempuan kayak apa ya? Gara-gara nikah, pindah agama. Jadi gue takut,” jelasnya.
Sabrina mengaku bahwa sang kekasih menjadi mualaf bukan karena mereka berdua akan menikah. Ia mengatakan bahwa seorang Deddy tak akan melakukan hal itu hanya untuk menikahinya.

“Kalau aku ngelihatnya, kan tahu dia, Mas Deddy tuh orang bilang cerdas. Kedua dia ini karakternya kuat banget. Lu pikir orang kayak gue bisa maksa-maksa gitu?” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pasca Kesembuhannya, Rachel Amanda Kembali Aktif Main Film

Aktris Rachel Amanda kembali aktif berakting di layar lebar usai dinyatakan sembuh dari kanker tiroid. Aktris 24 tahun ini memang membintangi beberapa judul film baru, yang terbaru yakni Say I Love You.

“Ini sekarang alhamdulillah lumayan padat. Jadi promo film aku jalan beberapa. Jadi nyaman aja sih karena aku juga enjoy,” ujarnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (26/6).

Film Say I Love You sendiri menandai proyek ketiga Rachel setelah sembuh dari penyakit tersebut pada 2018.

“Ini film ketiga. Kalau sekarang sih lumayan padat aktivitasnya. Tapi emang ya sudah dinikmati saja,” ucap Rachel Amanda.

Lalu saat disinggung kemungkinan masih meminum obat buat penyakitnya itu, Rachel Amanda rupanya punya jawaban sendiri.

“Itu memang kewajiban sih. Dulu kan aku operasi jadi kayak suplemen saja,” sambungnya lagi.

Selebihnya pemain Candy ini tidak mau ditanya-tanya perihal kanker tiroid lagi. Dia bilang cuma ingin membahas seputar film Say I Love You.

“Udah yah kalau mau ngomong itu aku nggak mau bahas lagi. Terima kasih,” pungkas Rachel Amanda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Coba Cek, Ada 345 Ribu Lowongan Kerja di Jepang untuk Tenaga Kerja RI

Baru-baru ini, selepas penandatanganan perjanjian kerja sama Pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang tentang ketenagakerjaan. Ada angin segar untuk masyarakat yang mungkin sedang butuh pekerjaan. Ya, sebagaimana tujuan perjanjian tersebut, saat ini di Jepang, ada sekitar 345.150 lowongan yang tersedia di 14 sektor bagi tenga kerja asing dengan keterampilan spesifik. 

“Kerja sama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja usia produktif di Jepang. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengisi jabatan-jabatan di sektor formal yang banyak dibutuhkan di Jepang,” kata Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri di kantornya, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Beliau juga mengatakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla sendirilah yang mengarahkan pihaknya untuk dapat mengisi 20% dari kebutuhan tenaga kerja khusus di Jepang.

“Berdasarkan arahan Wakil Presiden, Pemerintah Indonesia menargetkan agar tenaga kerja Indonesia dapat memenuhi 20% atau 70 ribu orang dari kuota tersebut,” jelas Hanif.

Pada waktu yang sama Maruli Hassoloan selaku Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker menambahkan, jika kandidat tenaga kerja berketerampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW), ini terbagi ke dalam 4 kategori. Pertama, new comer alias calon pekerja dari Indonesia yang sama sekali tidak memiliki pengalaman magang di Jepang.

“Kedua, Ex-TIT in Indonesia, calon pekerja Indonesia yang memiliki pengalaman magang atau Technical Intern Trainee (TIT) di Jepang. Ketiga, Ex-TIT di Japan pekerja Indonesia yang sudah memiliki pengalaman magang dan meneruskan pekerjaan di Jepang,” kata Maruli.

Dan yang terakhir kategori student, maksudnya calon pekerja Indonesia yang baru saja lulus dari pendidikan formal di Jepang dan berencana melanjutkan bekerja di negeri Sakura tersebut. 

Selanjutnya, Maruli mengatakan Kemnaker akan tetap fokus menyalurkan tenaga kerja yang pernah magang ataupun sekolah di Jepang. Tenaga kerja kategori tersebut menurutnya dapat lebih mudah diterima.

“Di Jepang kan masalah besarnya bahasanya, makanya kita fokus ke yang sekolah dan pernah magang disana. Jadi mereka bahasa udah bagus, lalu skillnya ada, ya yasudah mereka bisa mudah diterima,” kata Maruli.

“Untuk pendaftarannya pantau saja Disnaker, atau Kemnaker, kami akan update infonya nggak lama lagi,” tambahnya. 

Nah, ada pun 14 sektor yang sedang dibutuhkan antara lain adalah:

  1. Care worker
  2. Building Cleaning Management
  3. Machine Parts and Tooling Industries
  4. Industrial Machinery
  5. Industry Electric
  6. Electronics and Information Industries
  7. Construction Industries Shipbuilding and Ship Machinery Industry
  8. Automobile repair and maintenance
  9. Aviation Industry
  10. Accomodation Industry
  11. Agriculture
  12. Fishery and Aquacultur
  13. Manufacture of food and beverages
  14. Food service industry.

Jika memang berniat ingin bekerja di Jepang, siapkan diri dari sekarang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top