Feature

Panduan Mempersiapkan Pernikahan, Buat Kamu yang Akan Menikah Selepas Lebaran 2019

Selain tahun baru, beberapa dari kamu juga pasti ada yang sedang berencana untuk membina keluarga baru. Ya kan? Ngaku aja, nggak perlu pura-pura malu. Karena kali ini, kami justru ingin membantumu. Jadi momen favorit, konon selain ada waktu libur yang cukup panjang. Lebaran dipercaya jadi ajang mudah untuk mengumpulkan keluarga besar. Karena kamu tahu sendirikan, bagaimana orang kita kalau nikah. Semua keluarga besar wajib hadir!

Maka, jika kamu dan pasanganmu adalah salah satu diantaranya. Itu berarti kamu hanya punya waktu 6 bulan ke depan untuk mempersiapkan segalanya. Mengingat lebaran tahun ini jatuh pada awal bulan Juni. Tak ada waktu untuk bersantai, segera bergegas untuk menyusun semua kebutuhanmu.

Persiapaan H-6 Bulan : Pilih dan Tentukan Konsep Pernikahanmu

Berhubung waktu pernikahannya sudah ditentukan. Hal lain yang akan menyusul adalah konsep pernikahan yang akan kamu usung. Entah bergaya Modern nan Internasional atau mengikuti adat nusantara. 

Kalau memang sudah tahu bagaimana konsep yang akan dipilih. Selanjutnya kamu bisa menentukan, kira-kira berapa banyak manusia yang akan jadi tamu undangan.

Mulailah dengan menuliskan beberapa kerabat dekat dulu, barulah mengalir ke pihak-pihak lain yang memang kau harap hadir. Setelah itu, kamu bisa segera berangkat mencari gedung atau tempat mana yang kira-kira pas untuk menampung semua tamu undanganmu. Ingat jangan sampai terlalu kecil, tapi tak juga terlalu besar. Sayang uangnya. Pokoknya buat perhitungan yang benar.

Persiapaan H-5 Bulan : Mari Bergerak ke Makanan serta Vendor Lain yang Mungkin Dibutuhkan

Sumber : Bridestory.com

Perkara ini akan jadi sesuatu yang cukup menyedot anggaran. Untuk itu, jangan sampai salah dalam membuat perhitungan anggaran. Tak terlalu sedikit, tapi tak juga berlebihan dan mubazir lalu terbuang. Ingat, makanan selalu jadi pusat perhatian dalam suatu pernikahan. Tak perlu yang mahal-mahal, asal rasanya enak dan pas dilidah dan bisa memenuhi rasa lapar semua undangan yang ada.

Selain mencari katering, bulan ini juga bisa kamu pakai untuk mencari beberapa kebutuhan lain. Mulai dari dekorasi, rias pengantin, dokumentasi dan beberapa perintilan lainnya. Sebisa mungkin, bijaklah dalam memilih tiap vendor, kalau memang kamu rasa lebih baik kadang kala ada beberapa vendor yang langsung menyediakan satu paket secara kesuluruhan.

Dengan catatan, kemampuan konsep yang mereka punya sesuai dengan konsep acara yang kamu mau. Khusus dokumentasi, kamu juga bisa meminta tolong beberapa temanmu yang mungkin suka memotret. Tapi jangan menawar jasanya terlalu murah, sebab tanpa kau minta biasanya mereka sudah menurunkan harga.

Persiapan H-4 Bulan : Saatnya Cari Gaun atau Kebaya Serta Cincin Pernikahan untuk Kalian Berdua

Sebenarnya ini bukanlah poin yang susah. Toh sekarang ini, banyak sekali toko yang sudah menyediakan jasa cepat untuk pembuatan cincin pernikahan. Bahkan kalau mau pesan online pun bisa. Tapi yang namanya, cincin pernikahan. Pasti lebih bermakna kalau dicari sendiri kan?

Sampaikan pula, benda apa mungkin kau inginkan jadi mahar pernikahanmu nanti dari sang calon suami. Tak perlu yang mewah-mewah, yang penting kamu bisa memahami arti dari bendanya. Nah, hal lain yang tak boleh lupa adalah pakaian pernikahan yang akan dikenakan. Mulai dari proses akad atau pemberkataan, sampai pada jamuan resepsinya. Tentukan pula, kamu mau dijahit secara khusus atau menyewa saja. Sebab kalau mau dijahit, itu artinya kamu harus memberi bahannya terlebih dahulu. Oh iya, jangan lupa juga pakaian seragam untuk orangtua dan para keluarga, jika memang ada budgetnya. 

Persiapan H-3 Bulan : Cari dan Pilih Desain Undangan dan Jenis Cendramata Sesuai Konsep Acara

Selain jadi limbah, biasanya undangan memang hanya akan berakhir jadi sesuatu yang merusak lingkungan. Apalagi jika dibuat dari bahan yang susah diurai oleh tanah. Nah, kalau memang tak mau begitu. Kamu perlu mempertimbangkannya. Pilihlah bahan yang ramah lingkungan, cetak undangan pada beberapa kolega dan orangtua-orangtua saja.

Karena, kalau orang-orang yang seusia kita. Kebanyakan mereka lebih suka ketika menerima undangan dalma bentuk virtual.

Sedangkan untuk cendramata, pilihlah sesuatu yang memang bersifa universal. Bisa digunakan oleh semua orang dan  benar-benar bisa mereka butuhkan. Dengan begitu, momen pernikahanmu akan selalu jadi sesuatu yang mereka ingat selamanya.

Persiapan H-2 Bulan : Berkas-bekas Penting untuk Kebutuhan Administrasi Jangan Sampai Lupa

Sumber : Stacie Bridal

Percayalah, mengurus semua surat kebutuhan pernikahan, tak pernah semudah yang bisa kaya bayangan. Akan ada banyak sekali tahapan di dalam birokrasi ini yang mesti kau ikuti pelan-pelan.

Sebagai antisipasi, berusahalah untuk menyelasaikan semua itu selambat-lambatnya H-2 Bulan dari tanggal pernikahanmu. Jangan dibiarkan berlama-lama, karena bisa saja beliau kembali lupa.

Persiapan H-1 Bulan : Dan Cek Ulang Semua Daftar Kebutuhanmu

Nah, berhubunag semuanya dirasa sudah disiapkan. Hal yang perlu kamu lakukan saat ini adalah, mengecek segala kebutuhan dan memeriksa mana saja ang sudah terpenuhi dengan yang masih belum terpenuhi.

Walau banyak yang bilang, tenggang waktu 6 bulan adalah sesuatu yang terlalu singkat. Bukan berarti kamu tak bisa mempersiapkannya dengan baik kok. Dengan catatan, kamu harus bijak dalam membagi waktu, dan tahu kapan harus berleha-leha dan kapan harus mengejar sesuatu.

Dan tak lupa pula, siapkan hati dan jiwamu. Karena sebentar lagi, kamu akan menikah dengan pujaan hatimu. Saat itu pula, hidupmu tak akan lagi terasa sama.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kiat Kencan Ala Film ‘Before Sunrise’ untuk Kamu dan si Dia

Film pertama yang kemudian jadi tripologi karya Richard Linklater ini memang sangat legendaris. Menyajikan kisah romansa sederhana, obrolan yang dibangun oleh Jesse dan Celine di film ini, memang patut di acungi jempol. 

Tak tanggung-tanggung, mereka ngobrol ngalur-ngidul untuk membicarakan segala hal. Mulai dari kehidupan, kultural, kepercayaan, filsafat, seni, cinta, dan dinamika kehidupan yang ada. Lalu coba bayangkan jika perjalanan keliling kota Viena yang mereka lakukan, kamu contek untuk mengajak si dia pergi kencan.

Percaya pada kami, ini akan jadi ide kencan tak biasa yang membuat kekasihmu makin cinta. Tapi, sebelum melangkah membopong si dia. Ada kiat dari kami yang mungkin perlu kamu pahami untuk bisa diikuti. 

Coba Tanya Ketersedian Waktu si Dia, Jangan Sampai Tak Bisa Diajak Pergi Ketika Hari-H

Boleh saja memang, jika kamu ingin mengajak si dia secara dadakan. Tapi untuk menghindari kemungkinan waktu yang tak sejalan, ada baiknya kamu beritahu dia sebelum hari-H. Tanyakan padanya, apakah ia tertarik pada ide kencan yang ingin diajukan. Dari sini, kamu bisa lihat apakah dirinya tertarik atau tidak. Tapi tebakan kami, dirinya pasti suka.

Kalian boleh percaya diri jika si dia pasti dengan senang hati ikut pergi. Karena kaum hawa selalu merasa istimewa jika pasangannya berbuat hal-hal berbeda untuk dirinya. Untuk itulah kamu tak boleh mengecewakannya, buat ia bahagia di kencan yang tak biasa.

Tentukan Tujuan, Titik Mana yang Jadi Awal dan Akhir Perjalanan Kencan

Untuk kamu yang sudah menonton film ‘Before Sunrise’, pasti tahu kan, jika pertemuan Jesse dan Celine terjadi di dalam kereta. Hingga akhinya mereka berkenalan, mengobrol, kemudian Jesse menawarkan Celine untuk turun di Viena saja. Disinilah awal mulanya, mereka menapaki berbagai tempat berdua.

Tapi statusmu kan berbeda, si dia sudah jadi kekasih. Itulah mengapa perlu untuk menentukan, tempat mana saja yang akan jadi tujuan untuk kencan sebelum pagi menjelang. Jika sekiranya kamu kehabisan ide untuk mencari tempat, tak ada salahnya untuk meminta rekomendasi pada dirinya. Siapa tahu ia juga punya keinginan untuk berdua di suatu tempat pada waktu yang tak biasa.

Barangkali ia ingin memulainya dari tempat makan, yang bisa disambung ke tempat bersejarah untuk hubungan, lalu kemudian dilanjutkan ke tempat kesukaan. Nah, untuk kesan romantis yang tak biasa, cari titik finish di tempat yang pas untuk melihat matahari terbit.

Siapkan Diri untuk Membangun Obrolan Menyenangkan, Jangan Sampai si Pacar Merasa Bosan

Ini adalah kunci dari keberhasilan kencan yang akan kalian lakukan, cari topik obrolan yang bisa membuat dirimu dan pacar terus mengbrol tanpa jeda. Sebagaimana dan Jesse dan Nona Celine di filmnya. Tak perlu yang berat-berat, biarkan obrolan mengalir begitu saja. Dan kian mudah jika kebetulan kamu dan si dia punya selera humor yang sama.

Saran kami, kamu hanya perlu menjadi diri sendiri untuk membangun komunikasi yang akan dilakukan sepanjang kencan. Beberapa kali, selipkan pertanyaan tentang perasaan nona selama berdua. Tanyakan pula apa hal yang mungkin ia inginkan dari dirimu. Percayalah, ini akan jadi kencan yang menyenangkan jika kita mampu tetap mempertahankan obrolan.

Karena Ini Akan Berlangsung Malam ke Pagi, Buat Persiapan untuk Segala Kemungkinan yang Bisa Terjadi

Kamu harus melakukan persiapan total, jangan sampai ada hal yang kurang ketika hendak memulai perjalanan kencan. Maka sebelum berangkat, pastikan jika tubuh sedang sehat, begitu pula dengan si dia. Siapkan kebutuhan logistik kecil, macam air mineral dan snack untuk menemani perjalanan.

Bahkan kalau perlu, buatkan playlist lagu kesukaan berdua yang bisa didengarkan di setiap pemberhentian yang ada. 

Dan Pastikan Kamu Tak Salah Memilih Kendaraan untuk Kencan yang Tak Biasa Ini 

Berbalik sebentar pada filmnya, kedua tokoh utama memang bertemu di dalam kereta. Berkeliling kota dengan angkutan umum dan berjalan kaki berdua. Nah, berhubung kota-kota di Indonesia tak seperti Viena. Kamu perlu untuk menentukan kendaraan yang akan dibawa untuk pergi kencan.

Untuk kesan yang lebih intim dengan si dia, kuda besi Suzuki GSX150 Bandit jadi kendaraan yang pas untuk dijadikan teman sejalan. Dirancang untuk memberikan kenyamaan yang pas kala berkendara, dia yang dibonceng tak akan merasa jengah, sebab Suzuki GSX150 Bandit punya jok yang empuk dan panjang.

Dibekali mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal. GSX150 Bandit menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan. Jadi kombinasi dapur pacu yang pas untuk kencan ala ‘Before Sunrise’ yang akan kalian berdua lakukan.

Nah, karena kencannya akan dimulai ketika matahari tenggelam hingga terbit lagi. Sepanjang perjalanan, kalian tentu butuh pencahayaan yang terang kan? Berita baiknya, Suzuki GSX150 Bandit ini, juga sudah mengadopsi lampu bertipe LED sehingga terlihat elegan. Kemudian beralih ke speedometer mata juga akan dimanjakan oleh tampilan full digital berwarna putih. Dan kami yakin, kombonasi ini jadi sesuatu yang cukup mumpuni untuk kamu dan si dia nikmati.

Terakhir, motor ini punya pilihan warna menarik. Mulai dari Metallic Matte Titanium Silver, Brilliant White / Aura Yellow, Stronger Red / Titanium Black hingga yang menyukai tampilan polos bisa memilih Titanium Black. Jadi kamu bisa bebas memilih sesuai warna kesukaan. Bagaimana, tertarik ingin kencan ala film ‘Before Sunrise’ dengan Suzuki GSX150 Bandit seperti yang kami sarankan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Perjalanan Transisi Hidup Menuju Dewasa dan Bijaksana

“Jadi orang dewasa itu menyenangkan, tapi susah untuk dijalankan”

Kami percaya, setidaknya beberapa orang akan setuju dengan kalimat yang barusan kalian baca. Menjadi dewasa berarti siap dihadang banyak perkara, mulai dari yang remeh sampai yang berat. Dari pekerjaan sampai perkara hubungan. Walau bebas memilih akan jadi orang dewasa yang seperti apa, tapi setidaknya ada beberapa fase  yang juga akan kamu rasa.

Bayang-bayang hidup indah tanpa gangguan, bukan lagi jadi sesuatu yang kamu pikirkan. Lebih dari itu, menjadi dewasa seiring bertambahnya usia membuatmu membuka mata bahwa hidup tak melulu tentang bahagia.

Menjadi Dewasa Menyebalkan, Tapi Biar Bagaimanapun Harus Tetap Dijalankan

Sebelum sampai di usia yang sekarang, ada banyak sekali sumber bahagia. Gebetan yang memberi senyum sebagai isyarat suku, aktivitas di sekolah yang selalu berhasil mengundang tawa, hingga kencan pertama yang membuat hati berbunga-bunga hingga esoknya.

Sialnya, selepas memasuki usia di angka 20. Segala macam tetek bengek untuk menjadi manusia dewasa terasa kian berbeda. Tak melulu tentang urusan cinta, pikiran kita berubah kian kompleks untuk mencerna apa saja yang memang layak untuk membuat bahagia.

Bahkan Mendorong Kita untuk Bertanya Pada Diri Sendiri, “Sejauh Ini, Udah Ngapain Aja Sih?”

Quarter crisis life, memang sering membuat kita merasa hampir putus asa dengan kehidupan yang ada. Pekerjaan dan mimpi yang masih entah seperti apa, kisah cinta yang tak kunjung terlihat arahnya, hingga persoalan lain yang kian memusingkan kepala.  Di usia ini, hidup memang tak sesimpel dulu. Hal-hal yang dulu dirasa mudah, berubah jadi sesuatu yang berat dan susah.

Akan Tetapi, Dewasa Juga Membuat Kita Lebih Kritis dalam Segala Hal

Pada setiap masa dalam hidup, akan ada titik dimana kita selalu sikap kritis. Mempertanyakan segala sesuatu yang akan kita lakukan. Entah itu pada diri sendiri atau orang sekitar. Selanjutnya, situasi ini akan membawa kita pada satu titik yang bisa dinamakan kedewasaan. Melahirkan sikap yang berbeda, dari masa-masa sebelumnya. Kita mulai menyadari sebuah tanggung jawab, ketulusan, waktu yang berharga, rasa syukur, dan kemauan untuk terus berubah lebih baik lagi.

Namun Jika Harus Dibandingkan, Perempuan Disebut-sebut Lebih Cepat Dewasa Daripada Kaum Adam

Perempuan memang jauh lebih cepat dewasa dibanding kalian kaum adam. Tapi kalau ingin diperdebatkan. Pernyataan ini mungkin akan jadi debat kusir yang tak menemukan titik tengah. Tapi, asal kamu tahu saja. Hal ini juga disetujui oleh para peneliti. Untuk penjelasan yang lebih detail, kami pernah membahasanya di artikel ini.

Tapi Kita Tak Boleh Menyerah, Karena Setiap Masalah Membuat Kita Lebih Dewasa!

Kita mungkin merasa tak siap, tapi daripada lebih dulu pesimis atas masalah yang akan datang silih dan berganti. Mari kita pahami, bagaimana sebuah masalah bisa merubah kita jadi pribadi yang lebih baik lagi. Anggaplah ini sebagai upah, karena kita tetap bertahan untuk semua perkara.

Dan Tak Hanya Itu Saja, Dewasa Juga Merubah Cara Pandang Kita Pada Kriteria Pasangan

Saat belum sedewasa sekarang. Kamu mungkin punya berbagai macam keinginan ajaib tentang bagaimana dia yang kelak jadi pasangan. Namun sejalan dengan pertambahan usia, banyak pandangan baru yang berubah. Begitu pula dengan perubahan caramu berpikir tentang cinta.

Dewasa memang tak bertolak pada usia, tapi bagaimana kite memaknai setiap perjalanan hidup dengan berbagai macam pelajarannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sejalan dengan Usia yang Bertambah, Bagimu Kriteria Pasangan Pun Ikut Berubah

Dulu, saat belum sedewasa sekarang. Kamu mungkin punya berbagai macam keinginan ajaib tentang bagaimana dia yang kelak jadi pasangan. Namun sejalan dengan pertambahan usia, banyak pandangan baru yang berubah. Begitu pula dengan caramu berpikir tentang cinta.

Pernah berpikir lelaki romantis adalah pasangan sempurna, kini kamu justru merasa jengah jika si dia hanya bisa mengumbar kata manis saja. Benar, kita sadar bahwa deretan kriteria dia yang jadi pasanngan tak lagi melulu tentang dia yang mampu berkata manis seperti lelaki di film romantis.

Sebelumnya, Sering Tak Ada Jeda untuk Memulai Cinta, Kini Punya Pertimbangan Panjang dalam Menerima Seseorang

Mari ingat kembali, perjalanan asmara yang kita miliki sejak dari kekasih pertama. Setiap kali putus cinta, rasanya tak pernah butuh lama untuk bisa kembali membuka hati untuk dia yang baru. Tapi, hal tersebut tak lagi berlaku untuk usia yang sedewasa kini. Biar banyak yang datang untuk menawarkan hati dan cintanya, rasanya selalu susah untuk mengiyakan ajakan untuk memulai hubungan.

Bukan perkara belum bisa melupakan mantan pacar terdahulu, walau kadang hal itu pun bisa jadi alasan. Tapi ini lebih kepada pertimbangan yang perlu dipikirkan matang-matang. Tak lagi mau sembarangan, ada banyak ketentuan yang kita jadikan standar untuk dia yang akan jadi pasangan.

Bukan Rasa yang Menggebu-gebu, Tapi Bagaimana si Dia dan Kamu Mengelola Emosi

Di usia remaja, apapun seolah terasa mudah. Berpikir bahwa kita akan bersama selamanya dengan dia yang dicinta. Jika diibaratkan sebuah bunga, rasa cinta yang ada  di hati kita sedang mekar-mekarnya. Harum ke semua penjuru, bahkan menutup bau dari si dia yang mungkin bisa menyakitimu.

Tapi ketika sudah dewasa, cinta dan rasa yang menggebu-gebu bukanlah jadi penentu. Tapi bagaimana kita dan pasangan bisa sama-sama belajar untuk selalu mampu mengelola emosi dalam segala hal. Untuk itu pulalah, kata putus tak lagi bisa diucapkan dengan mudah seperti kala remaja.

Kini Kamu Paham, Kalau Hubungan yang Baik Bukan yang Tanpa Pertengkaran

Jadi dua sejoli yang selalu akur, bertaburan kata romantis, hingga hal-hal manis lain yang akan menghiasi cerita. Pernah jadi mimpi yang diharapkan untuk selalu ada dalam hubungan cinta. Bayangan yang selalu ada di kepala, bagaimana kita dan si dia selalu tertawa tanpa adanya masalah.

Padahal pada kenyataannya, hal tersebut adalah sesuatu yang hampir mustahil. Sebab hubungan yang baik, tentu juga butuh perdebatan. Kamu pasti tak suka, jika lelakimu selalu mengiyakan kata-katamu seolah tak punya pendapatnya sendiri, dan begitupun sebaliknya.

Pertengkaran dan perdebatan bukanlah sesuatu yang harus dihindari, hal ini justru jadi tanda bahwa ada komunikasi yang berjalan antara kita berdua.

Tadinya Putus Cinta Selalu Buat Kecewa, Tapi Sekarang Kamu Sadar Ada Pelajaran dari Sana

Berbalik sebentar ke sikap kita dalam menghadapi putus cinta saat masih di bangku SMA. Menangis semalaman, mengutuki keadaan, atau membencinya dan menganggapnya musuh yang pantas dilenyapkan. Menariknya, kedewasaan turut serta membawa perubahan dalam diri kita dalam hal memahami masalah.

Tak lagi memandang patah hati jadi sebuah pilu yang patut ditangisi, kini kita sadar ada banyak pelajar yang bisa diambil dari setiap asmara, meski kadang berakhir dengan luka.

Dulu Kamu Meyakini Adanya Cinta Sejatinya, Kini Kamu Mengerti Rasa yang Abadi Harus Diciptakan Sendiri

Hidup kita bukanlah cerita romansa yang ada di film-film romantis milik Disney. Ini adalah kehidupan nyata yang butuh upaya. Yap, selain restu dari pemilik hidup, kita perlu berusahauntuk saling membahagiakan jika memang ingin cinta ini jadi sesuatu yang layak disebut keabadiaan.

Butuh mengerti dan dimengerti, mendengar dan didengar, memahami dan dipahami, hingga hal lain yang memang bisa membantu kita mempertahankan hubungan hingga menua bersama.

Kita mungkin pernah bermimpi tentang segala hal indah yang sekiranya terjadi atas hubungan, tapi kini kita sadar bahwa ada banyak hal yang berubah seiring usia yang terus berjalan. Dan ini adalah sesuatu yang wajar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top