Feature

Pak SBY Hari Ini Ulang Tahun, Pak Jokowi Nggak Mau Kasih Sepeda?

Kamu sadar nggak kalau hari ini ada negarawan Indonesia yang tengah berulang tahun? Ya, hari ini adalah ulang tahun Presiden ke-6 RI yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Wah, selamat ulang tahun ya Pak!

Sebentar, kalau dilihat-lihat, tanggal kelahiran Pak SBY ini memang unik. Beliau lahir di Pacitan pada 9 September 1949 (kalau ditulis dalam format angka berarti 9-9-1949). Keberadaan angka 9 yang berjejer membuat tanggal ulang tahun Pak SBY ini sejatinya unik dan mudah diingat.

Terlepas dari gonjang-ganjing politik, sejatinya ada beberapa hal menarik yang perlu kamu tahu soal Pak SBY. Bagaimana pun, beliau adalah mantan presiden yang sudah sepatutnya dihargai. Namanya akan selalu diingat sebagai salah satu presiden yang dimiliki negara ini.

Diantara Sederet Presiden Pendahulunya, SBY Ternyata Presiden Pertama yang Dipilih Langsung Oleh Rakyat

Masih ingatkah kamu saat Pemilu 2004? Mungkin saat itu kamu belum terdaftar sebagai pemilih, kamu bisa searching atau bertanya pada orangtuamu. Pilpres 2004 berlangsung dua putaran, SBY yang kala itu bersanding dengan Jusuf Kalla sukses memenangkan pilpres dari pesaingnya Megawati-Hasyim dengan perolehan suara mencapai 60,9% persen. Dengan demikian, ia menjadi Kepala Negara RI pertama yang dipilih langsung oleh rakyat.

Lantaran Sangat Suka dengan Musik, SBY Muda Ternyata Sempat Jadi Personil Band Loh!

SBY dikenal memiliki jiwa seni yang tinggi. Saat masih menempuh pendidikan Akabri di Akademi Militer Magelang, SBY diketahui membentuk grup band yang suka membawakan lagu-lagu The Beatles. Di samping itu, beliau juga piawai bermain bas, gitar, dan tentunya bernyanyi.

Tak Hanya Piawai Bermain Musik, SBY Pun Telah Mengeluarkan Beberapa Album. Jarang-jarang Lho Ada Negarawan Seperti Beliau

Saat masih menjabat sebagai presiden, SBY bahkan sempat mengeluarkan beberapa album. Tahun 2007, ia merilis album musik pertamanya yang berjudul Rinduku Padamu. Album tersebut berisi 10 lagu dengan genre cinta dan religius. Dua tahun setelahnya, bersama Yockie Suryoprayogo, SBY kembali merilis album bertajuk Evolusi. Album terakhirnya, Ku Yakin Sampai Di Sana, dirilis pada 2010.

Tujuh tahun berlalu sejak album terakhirnya, kira-kira Pak SBY berniat bikin album lagi nggak ya? Apalagi usai lepas jabatan sebagai presiden, tentu bapak yang satu ini punya lebih banyak waktu luang bukan?

Punya Tanggal Ulangtahun Cantik, Pak SBY pun Mengklaim Angka 9 Sebagai Angka Keberuntungannya

Pada tahun 2009, beliau pernah memaparkan jika angka 9 merupakan angka keberuntungannya. Hal itu disampaikan saat berpidato di hadapan para mahasiswa dan akademisi di Universitas Harvard, Amerika. Meski tak menjelaskan lebih lanjut mengenai alasannya, tapi dengan melihat tanggal lahir Pak SBY, kita jadi mengerti kenapa angka tersebut jadi angka keberuntungannya.

Kira-kira Pada Ultahnya yang Ke-68 Ini, Pak SBY Bakal Dapat Hadiah Apa ya?

Kehangatan keluarga Yudhoyono bisa jadi inspirasi tersendiri. Tak jarang anggota keluarganya mulai dari Ibu Ani Yudhoyono, putranya yaitu Agus Harimurti dan Ibas Yudhoyono beserta keluarga kecilnya terlihat senantiasa memamerkan kemesraan lewat postingan foto di Instagram.

Tahun lalu, Ibu Ani (akrab disapa Memo) terlihat memposting ungkapan syukurnya atas bertambahnya usia Pepo. Nah tahun ini, akankah Memo justru semakin romantis?

Selain itu, mengingat Pak SBY juga pernah menjabat sebagai orang nomor wahid di negara ini, Pak Jokowi akankah ikut memberi kado spesial? Sebuah sepeda mungkin…

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Laudya Cynthia Bella Tertantang Dalami Peran dengan Dialog Bahasa Padang

Untuk kali pertama, dua rumah produksi film yaitu Falcon Pictures dan Starvision bekerjasama untuk menggarap sebuah film berjudul Buya Hamka. Film tersebut bercerita tentang kehidupan seorang pahlawan nasional, Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau yang lebih dikenal dengan Buya Hamka.

Sosok Buya Hamka akan diperankan oleh aktor Vino G Bastian. Dua artis papan atas Indonesia lainya yakni Laudya Cynthia Bella dan Desy Ratnasari juga ikut terlibat. Menariknya, film ini menggunakan bahasa Padang, sementara Bella dan Desy lahir dan besar di lingkungan adat Sunda. Bagi keduanya, tentu bahasa jadi kendala utama.

“Tantangannya tentu bahasa. Saya biasa gunakan bahasa Sunda dan di sini saya jadi orang Padang,” tutur Desy seperti dikutip Viva.co.id.

Hal itu juga yang dirasakan Bella, perempuan Bandung itu mengungkapkan bahwa ia sangat kesulitan berdialog menggunakan bahasa Padang.

“Bahasa doang yang susah, karena kalau bahasa dihapal mudah yah, tapi ini bahasa dibuat dialog sulit ya, untuk jadi rasa ke hati itu connect itu butuh waktu yang panjang butuh waktu yang banyak,” ucap Bella.

Waktu reading yang dirasa sangat sebentar, juga membuat Bella kesulitan untuk memahami bahasa Padang dengan baik.

“Sementara aku reading hanya sekitar 20 hari dan menurut aku kalau bisa milih pilih please satu bulan lagi readingnya,” tutur dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Fokus di Dunia Akting, Zara Vakum Sementara dari JKT48

Aktris muda Adhisty Zara mengatakan jika dirinya sementara vakum dari grup idola JKT48 lantaran keinginanya untuk fokus pada dunia akting.

“Sebenarnya enggak ditinggalkan, cuma aku vakum dari JKT48 sebentar karena kita enggak bisa fokus melakukan dua kegiatan barengan,” kata Zara seperti dikutip dari kompas.com, Selasa (26/5).

Zara JKT48, demikian ia biasa dikenal sejatinya tak ingin menekuni dua bidang sekaligus namun hasilnya tak maksimal. Ia ingin memberikan yang terbaik untuk setiap bidang yang ditekuni.

“Karena nanti hasilnya akan setengah-setengah jadi sayang juga, mendingan aku tetap sebagai member JKT48 tapi aku mungkin lebih fokus di film. Filmnya beres baru JKT48. Kalau kata aku sih bukan berarti di komplain karena justru aku bawa nama Zara JKT48 main film, bukan Adisty Zara. Itu membantu JKT48 masih ada dan anggotanya enggak cuma bisa nyanyi tapi akting,” tutur Zara.

Banyak DM yang diterima Zara agar dirinya tak keluar dari grup tersebut. Ia pun menampik isu keluar, justru ia ingin tetap akting sembari membawa nama JKT48.

Zara diketahui bermain dalam beberapa judul film yang berhasil mendapatkan lebih dari satu juta penonton seperti Dilan 1990, Dilan 1991 dan Keluarga Cemara. Kini dara berusia 15 tahun itu akan kembali terlibat dalam penggarapan film horor arahan sutradara Kimo Stamboel berjudul Ratu Ilmu Hitam.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Penetapan Tarif Terbaru Ojek Online, Promo Tetap Ada, Asalkan…

Sesuai dengan pedoman pendapatan bersih para penngemudi ojek online. Kementerian Perhubungan RI telah menetapkan besaran tarif ojek online yang akan diberlakukan. Lalu bagaimana dengan promo yang biasanya diberikan para penumpang?

Tenang, melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi Kementrian masih memperbolehkan para aplikator, macam GoJek dan Grab, untuk memberikan tarif promo. Dengan catatan, tarif yang diberikan ke pengemudi tersebut sesuai dengan yang telah ditetapkan. Dimana biaya pengemudi ke aplikator telah ditetapkan sebesar 20 persen dari total biaya yang akan dikenakan ke penumpang.

“Silakan ada promo tapi tidak boleh di bawah yang disampaikan,” kata beliau dalam konferensi pers di Kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).

Namun, meski demikian, menurut Budi, sebenarnya dalam transportasi sebenarnya tak ada yang namanya istilah tarif promo. Menurutnya, hanya ada istilah tarif batas atas dan bawah.

“Dalam rezimnya transportasi, kami enggak mengenal promo. Ya palingan tarif batas bawah dan atas, ya minimal ada promo tapi nettnya (pendapatan bersih pengemudi) tidak boleh turun,” Paparnya lagi.

Sebelumnya, Kemenhub telah menetapkan tarif ojek online yang akan diberlakukan. Yap,tarif Ojol ini terbagi atas tiga zona. Mulai dari zona I meliputi Jawa, Sumatera dan Bali. Dimana, tarif batas bawahnya sebesar Rp1.800 per kilometer, sedangkan tarif batas atas Rp2.300 per kilometer. Selain itu terdapat pula biaya mininum dalam sekali perjalanan sebesar Rp7.000 – Rp10.000 per 4 kilometer.

Selanjutnya ada, zona II meliputi Jabodetabek, yang biaya jasanya dipatok batas bawah Rp2.000 per kilometer dan biaya jasa batas atas sebesar Rp 2500 per kilometer. Selain itu biaya minimal sebesar Rp8.000 – Rp10.000 dalam per 4 kilometer.

Dan zona III meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua, dengan biaya jasanya batas bawah Rp2.100 per kilometer dan biaya jasa batas atasnya sebesar Rp2.600 per kilometer. Selain itu, biaya jasa minimal sebesar Rp7.000 – Rp10.000 per 4 kilometer.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top