Feature

Pahitnya Ketika Sudah Bersama Dalam Waktu Lama, Tapi Semesta Menjodohkannya Bukan Dengan Kita

Sudah lama berhubungan, membayangkan akan bersanding di pelaminan apa daya terpaksa putus di tengah jalan. Kecewa pasti. Karena sudah sekian banyak waktu yang dicurahkan dengannya. Tak mudah memang memulai lagi sesuatu dari awal.

Kamu seperti itu?  Kamu tak sendiri. Bahkan menurut hasil survei yang dilakukan oleh Wolipop secara online, ternyata dari sejumlah responden ada 93% pasangan yang mengaku putus setelah pacaran selama bertahun-tahun.  Beberapa di antara mereka ada yang sudah menjalin hubungan percintaan selama lebih dari 10 tahun, tetapi harus kandas di tengah jalan.

Apa yang salah? Dan harus bagaimana?

Mungkin Kita Yang Sedari Awal Berlebihan Mengartikan Hubungan Ini

Faktanya kadang kita terlalu terbawa suasana untuk mengartikan semua hubungan kita selama ini. Hanya karena berstatus pacaran, kita sudah menganggap apa yang kita punya begitu istimewa. Semua hal yang kita lakukan dianggap mengarah ke hubungan yang lebih serius.

Padahal kalau dipikir selama ini kita tak lebih dari sekedar menonton bareng, makan malam sama-sama atau bersenda gurau sekedarnya. Tak ada obrolan tentang masa depan. Tak pernah sekalipun kita saling mengenal keluarga masing-masing.

Seberapa lama pun hubungan itu sudah dijalin kalau modelnya seperti itu, sebenarnya kita baru berhubungan di tahap awal. Melangkah ke jenjang yang lebih serius membutuhkan koneksi yang tak biasa. Bicara soal rencana dan mimpi bersama-sama. Bukahkah selama ini kita tak pernah melakukannya?

Sesuatu Yang Baik Itu Tak Selalu Harus Terjadi Selamanya

Di sini kesalahan fatal yang sering terjadi dalam pikiran kita. Bahwa sesuatu yang baik itu haruslah terjadi selamanya. Padahal jika kita mau jujur pada diri sendiri, bukankah semua hal pasti memiliki akhir? Cuma perkara bagaimana bentuk akhirnya, apakah menyenangkan atau menyedihkan.

Nah, begitu juga dengan hal-hal baik yang terjadi pada diri kita. Pastilah suatu saat akan berakhir. Bukan berarti sesuatu yang sudah berakhir itu berarti buruk. Jadi bukan seuatu yang baik berarti akan berlangsung selamanya. Semua ada masanya.

Sesuatu Yang  Selamanya Bukan Berarti Pasti Baik

Nah, begitu juga sebaliknya. Bukan berarti sesuatu yang terus berlangsung selamanya pasti sesuatu yang baik. Jangan sampai kita mempertahankan sesuatu yang ternyata tak baik buat diri kita sendiri. Seringnya dilema takut merasa sepi kadang jadi alasan untuk tetap bertahan padahal kita atau dia sendiri tahu bahwa hubungan tersebut hanyalah bentuk perlindungan dari rasa sepi tadi. Bersama dalam waktu yang mungkin sudah memasuki hitungan tahun membuat kita merasa bahwa sudah tidak bisa dipisahkan satu sama lain lagi.

Nyatanya ini bisa berubah menjadi hal yang menyakitan karena akan menjadikan kita jadi orang yang selalu menilai sempurna segala hal yang dilakukan oleh pasangan meski pada kenyataanya tidak. Kita terfokus untuk membayangkan semua hal yang dilakukan adalah baik adanya dan menutup mata yang seharusnya tetap bisa objektif dalam menilai hubungan tersebut.

Dan sebaliknya selalu berusaha untuk menafik semua ketidak cocokan yang ada dengan alasan agar tetap bisa bersama, tentu ini telah menjadikan kita sebagai seorang yang munafik karna tidak menjadi diri sendiri. Untuk waktu yang mungkin tepat keputusan berpisah memang jadi satu-satunya hal yang akan memperbaiki itu semua.

Mungkin Memang Tidak Mudah Dan Akan Terasa Pahit Tapi Cobalah Berdamai Dengan Kenyataan

Pasca mendapati kenyataan tentang sebuah perpisahan rasa kecewa tentu membekas dihati, biar bagaimanapun dia yang sudah pernah kita anggap akan jadi teman hidup dimasa depan sudah memberi banyak warna dalam hidup. Melupakannya pun tak semudah kita memalingkan wajah, akan ada banyak masa yang harus kita lewati dengan bayang-bayangnya yang masih dihati.

Ketakutan akan kehilangan yang selama ini mungkin diwanti-wanti mau tidak mau harus tetap dihadapi, demi sebuah kedewasaan dan evaluasi diri yang lebih baik nantinya. Berdiam diri larut dalam kekecewaan mungkin memang jadi pilihan yang akan menenangkan, tapi bukanlah hal yang tepat. Menikmati setiap masa kecewa hingga kepemulihan hati nanti akan memberikan kita banyak pelajaran berharga yang akna membuat kita sadar bahwa yang kita anggap baik tak selamanya benar baik adanya.

Karena Sang Empunya Hidup Telah Mengatur Segala Sesuatu Termaksud Hubungan Yang Kita Jalani

Dan pada akhirnya kita hanya bisa berencana tanpa tahu apa yang akan menjadi hasilnya, jika kemarin kita mungkin sudah menjalin hubungan cukup lama namun malah berpisah. Tidak perlu terlalu berlarut dalam sedih, bisa saja keputusan itu akan membawamu kepada hal-hal baru yang lebih baik.

Dan tidak menutup kemungkinan akan ada orang yang mengisi hidupmu untuk jauh lebih baik dari sebelumnya, karena hidup memang selalu penuh dengan teka-teki yang kita sendiri sering kesulitan untuk menebak alurnya. Hal yang juga harus kita mengerti bahwa sebuah keputusan untuk berpisah tak melulu mendatangkan luka, nyatanya dilain sisi bisa saja keputusan itu dianggap sebagai sesuatu yang akan membuat hidup jauh lebih baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bagi Kamu Pejuang LDR, 7 Kutipan Boy Candra Ini Mungkin Bisa Menguatkan Hatimu

Boy Candra merupakan seorang penulis asal Sumatera Barat yang lahir pada 21 November 1989. Dia termasuk penulis yang aktif di media sosial. Seringkali dia mengunggah penggalan kutipan dari 12 buku karangannya yang sudah tersebar di nusantara. Berikut adalah kutipan Boy yang cocok jadi penyemangat bagi kamu para pejuang LDR.

1. Semoga Kamu Kuat dalam Merindu

Pacaran jarak jauh memang tak semudah air yang jatuh, tetapi pacaran jarak jauh mampu menumbuhkan rindu yang utuh.” – Boy Chandra

2. Jarak Bukanlah Sebuah Penghalang Sebuah Hubungan

“Sejauh apapun kamu pergi, tetap saja bayangmu yang kubawa.” – Boy Chandra

3. Intinya, Mencoba Perbaiki Diri Satu Sama Lain

“Tetaplah fokus pada pekerjaanmu, pendidikanmu, dan hal-hal baik yang kau lakukan. Kalau memang dia yang terbaik, dia akan tetap menjaga hatimu meski tak selalu mengabarimu. Namun jika dia bukan yang terbaik, setidaknya kau tetap menjadikan dirimu yang terbaik dengan menggapai impianmu. Nanti, kamu juga akan ditemukan seseorang terbaik saat kamu menjadikan dirimu lebih baik.” – Boy Chandra

4. LDR = Lelah Dilanda Rindu

“Kau tidak tahu, aku menenangkan debar dada sendiri. Perasaan yang bergemuruh sepanjang hari. Rasanya ingin terus bersamamu; menatap matamu, mendengar suaramu. Berlama-lama menghabiskan waktu, menikmati apa saja. Asal denganmu. Mungkin, ini yang dikatakan rindu, sedalam dalamnya rindu.” – Boy Chandra

5. Jangan Lelah Menunggu

“Jangan berjarak terlalu jauh, agar aku bisa berjalan dengan melihatmu utuh. Jangan mendekap terlalu erat, agar aku masih bisa bernapas untuk segala yang aku ingat. Bagiku, kau adalah arah pulang. Persimpangan mana pun yang kutempuh, padamu juga aku akan datang.” – Boy Chandra

6. Jodoh Tak akan Lari Kemana-mana

“Jangan memikirkan hal yang tidak ada. Kau hanya perlu meyakini, jika memang kita disuratkan di jalan ini. Maka tak ada satu pun yang perlu kita risaukan. Jika memang bukan dikehendaki yang Maha Tinggi, kita akan belajar lagi saling mengikhlaskan. Fokuslah pada hal-hal baik dalam hari-harimu. Jaga baik-baik semua rasa rindu.” – Boy Chandra

7. Berjuang Bersama akan Terasa Lebih Indah

“Di usia yang sudah melewati masa remaja. Cinta tak hanya sekadar bersama setiap waktu. Bukan perkara harus ada saat kamu butuh dia, kapan pun itu. Juga bukan apa pun yang kamu mau dia bisa melakukannya, meski mengabaikan kegiatannya.” – Boy Chandra

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Pelajaran Hidup yang Bisa Diambil dari Sosok Belle dalam Film “Beauty and The Beast”

Apakah kamu sudah pernah menonton film “Beauty and the Beast”? Film ini merupakan film yang didominasi oleh musik, nyanyian dan juga tarian. Karakter Belle dalam film ini menjadi perhatian utama bagi penontonnya. Dia menjadi karakter yang mampu memberi banyak inspirasi bagi kau perempuan, berikut di antaranya.

1. Perempuan Harus Kuat dan Berani

Karakter Belle merupakan sosok yang kuat dan tak takut dengan apapun, Bahkan dia berani berkuda sendirian melewati hutan yang menakutkan. hal ini menginspirasi banyak perempuan untuk bisa menjadi sosok perempuan yang kuat dan berani dalam menghadapi kehidupan ini.

2. Seorang Perempuan Harus Berpengetahuan dan Terus Belajar

Mempercantik diri memang perlu, namun apa gunanya jika tidak diimbangi dengan pengetahuan? Bagi perempuan, memiliki pengetahuan bukanlah sebuah pilihan melainkan keharusan.

3. Hidup Bukanlah Tentang Diri Sendiri, Ada Saatnya Kamu Perlu Berkorban Demi Orang Lain

Belle rela hidup menderita demi ayahnya. Hal ini tentu bisa menjadi inspirasi bagi banyak perempuan bahwa kehidupan memang bukan tentang diri sendiri. Akan ada kalanya kamu harus mengorbankan dirimu demi orang lain yang kamu sayangi.

4. Cintailah Seseorang dengan Tulus

Fisik mungkin menjadi salah satu kriteria seseorang dalam memilih pasangan. Namun kecantikan dan ketampanan hati seseorang lebih dari segalanya dibandingkan dengan kecantikan atau ketampanan fisik semata.

5. Untuk Menjadi Perempuan Tangguh, Kamu Harus Siap Tak Mengindahkan Kata-kata yang Menjatuhkan

Banyak orang memandang aneh pada Belle dengan kegemaran membaca yang dimilikinya. Namun hal itu tak lantas membuat Belle membuang buku-bukunya dan tak ingin membacanya lagi. Justru dia tetap berpegang teguh dengan apa yang dia inginkan. Dia tetap suka membaca tanpa mengindahkan perkataan orang lain yang berusaha menjatuhkannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ketahui Sisi Gelapmu Menurut Zodiak, Agar Kamu Bisa Mawas Diri

Astrologi konon dapat mengungkap kehidupan seseorang, juga memprediksinya dari segi karakteristik. Nampaknya, rasi bintang tersebut memiliki pengaruh yang dapat dipercayai dan diyakini memang akan terjadi seperti sebuah ramalan keuangan atau cinta. Namun dibalik itu semua, pengklasifikasian karakteristik menjadi salah satu hal menarik. Entah percaya atau tidak, secara alam bawah sadar ada orang-orang yang memang tersugesti untuk meyakini hal-hal dari kacamata astrologi. Kamu juga begitu?

Tetapi bagaimana kalau astrologi sebenarnya menyimpan hal-hal yang menakutkan tetapi mereka enggan menyebutkan. Kalau selama ini kamu selalu mendapatkan saran kencan dan karir secara baik padahal ada saran yang harus mereka bagikan agar kamu tak berbuat menyimpang yang bersumber dari rasi bintangmu. Lantas kalau memang ada, apa yang kamu lakukan? Dilansir dari Ranker.com berikut ini adalah hal yang paling menyeramkan dari diri kamu menurut zodiakmu sendiri.

Aries

Orang yang berzodiak Aries, diibaratkan seperti sebuah amarah mendidih yang tiba-tiba bisa meledak begitu saja. Kenapa? Karena dirinya bisa bersikap keras secara eksplosif alias marah-marah tak terbendung. Aries butuh me-manage kemarahan itu sendiri.

Aries, Leo dan Sagitarius memang tipikal keras kepala dan berpendirian tetapi energi dan rasa antusiasme yang dimiliki bisa menjadi bumerang bagi dari sendiri. Hal ini terjadi dipicu ada stres dalam diri. Sangat disarankan untuk ikut gym supaya dapat mengalihkan rasa tersebut.

Taurus

Taurus memiliki rasa posesif yang membuatnya sangat tidak nyaman. Seolah-seolah semua hal harus dijaga sesuai dengan keinginannya meskipun itu sering sebatas obsesi. Dalam hal asmara, ada kecenderungan suka menyesali apa yang dulu terjadi, kenangan yang terbangun, sampai rasa ingin sekali memiliki hingga membuat pemikirannya kamu tidak seimbang. Sebaiknya lupakan dan ikhlaskan saja, jangan menyesal kalau dulu sempat berusaha sekuat tenaga meskipun hasilnya sia-sia.

Gemini

Gemini memiliki keresahan dalam hatinya untuk terus berbicara sesuai dengan apa yang ia rasakan. Dengan kata lain Gemini adalah tipikal orang bermuka dua. Teman-temannya pun telah tahu kalau curhatannya akan dibicarakan karena dirinya tak kuat menahan. Gemini juga tak bisa membiarkan orang lain tahu bagaimana perasaannya. Meski begitu, setidaknya dirinya cukup menawan untuk menambah teman baru demi menggantikan orang-orang yang merasa telah dikhianati.

Cancer

Cancer adalah orang yang sangat tersakiti, dapat diibaratkan mereka seperti seorang pengasuh yang kuat namun menderita. Dia rela melakukan banyak hal untuk apa yang dicintai, meskipun tak suka untuk mengakuinya. Dirinya bukannya diam saja, namun dia juga berpikir bahwa sebenarnya bisa mendapatkan lebih karena banyak orang yang hutang budi kepadamu. Sehingga dia selalu merasa kekurangan dari segala aspek kehidupan.

Leo

Leo adalah orang yang narsisnya tingkat dewa. Kemanapun orang berzodiak Leo pergi, pasti sorotan selalu mengarah kepadanya dan dia pun tak munafik tuk menyukai hal seperti itu. Teman-temannya banyak yang peduli padanya, karena dia merupakan orang yang baik dan murah hati. Namun seketika sorotan itu pergi, dia rela melakukan apa saja untuk kembali menjadi pusat perhatian, bahkan sampai membuat sesuatu drama agar orang kembali menaruh simpati kepadanya. Kamu adalah yang terbaik, benarkan Leo?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top