Feature

Orang-orang yang Patut Diapresiasi; Ketika Kamu Libur Lebaran, Mereka Justru Tak Bisa Merasakannya

Tahun ini cuti lebaran bisa dibilang sangat panjang. Namun faktanya, tidak semua orang seberuntung kamu yang dapat cuti lebaran sampai 12 hari. Hal ini lantaran pekerjaan mereka yang cenderung memang tak bisa ditinggalkan. Keberadaan orang-orang yang berdedikasi seperti inilah yang sebenarnya patut diapresiasi. Apalagi setelah puasa sebulan penuh, mereka bukannya libur lebaran, tapi tetap saja melakoni pekerjaan sembari melihat orang-orang di sekitarnya sedang libur lebaran.

H-2 sampai H-1 Lebaran Pasti Kamu Sudah Dapat Cuti, Tapi Tidak dengan Mereka yang Harus Kerja di Supermarket atau Mall-mall Besar

Bayangkan kalau mall tutup menjelang lebaran, jelas tak menyenangkan bukan? Karena di waktu tersebut kamu pasti berburu banyak hal demi lebaran. Bahkan tak jarang mall dan supermarket pun memberi diskon besar-besaran. Tapi pernahkah kamu terpikir soal orang-orang yang bekerja di dalamnya? Biasanya semakin mendekati hari lebaran justru mereka harus kerja ekstra keras. Wajar saja, pengunjung akan membludak dan siapa lagi kalau bukan mereka yang bertugas melayani pengunjung?

Petugas Kebersihan, Mereka Justru Tak Punya Libur Sekalipun di Hari Raya Lebaran

Jasa petugas kebersihan terbilang krusial. Mereka selalu dibutuhkan untuk membersihkan banyak area. Tapi seberapa sering kita memperhatikan keberadaan mereka? Bayangkan kalau tak ada mereka, pasti sampah akan ada di mana-mana, saluran air pun mampet, bahkan tak ada yang mengangkut tumpukan sampah di komplek rumah kita. Karenanya, bersyukurlah dengan keberadaan mereka yang sekalipun lebaran, mereka tetap bekerja.

Pun dengan Penjaga Palang Pintu Kereta Api, Tanpa Mereka, Wah Bisa Jadi Keselamatan Warga Sekitar Rel Kereta jadi Terancam

Jalannya kereta bukan karena hanya ada masinis, tapi juga berkat jasa penjaga palang pintu kereta api. Bayangkan, kalau tak ada mereka, siapa yang mau jaga dan membunyikan sirine peringatan saat kereta lewat? Memastikan kereta lewat adalah tugas mereka. Dan sekalipun libur lebaran dan musim mudik telah datang, mereka tetap setia pada pekerjaan yang sukar sekali ditinggalkan. Sehat selalu ya Pak.

Yang Namanya Kerja di Rumah Sakit sebagai Petugas Medis, Pasti Sangat Jarang Dengar Kata Libur

Namanya juga bekerja di rumah sakit, mau lebaran atau tidak, pasti akan selalu ada pasien. Karenanya, kalau tak ada petugas medis, siapa yang akan menangani atau setidaknya siaga selama 24 jam? Ya meski memang pakai sistem shift, tapi sejatinya hanya sedikit petugas medis yang bisa menikmati lebaran bersama keluarga.

Jangan Lupakan Jasa Polisi Lalu Lintas yang Selalu Berdedikasi Penuh Untuk Mengamankan Jalanan Biasa dan Jalur Mudik

Sekalipun polisi memang sering jadi momok yang menakutkan untuk kita semua, tapi dibalik itu, ada dedikasi tinggi yang selalu mereka tunjukkan. Ya, termasuk saat masuk musim mudik lebaran. Demi mengamankan arus mudik, mereka sampai rela mengorbankan waktu mudiknya lho.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Semua Penemu Suka Dengan Hasil Penemuanya, Termasuk Einstein!

Ide terlahir dari sebuah pemikiran dalam seseorang sehingga bisa menghasilkan penemuan hebat. Para penemu di dunia ini memiliki segudang ide yang telah dihasilkan dan direalisasikan untuk kepentingan orang banyak. Saat orang lain memiliki kepentingan berbeda atau penemuan tersebut coba disesuaikan dengan keinginan, tidak semua berjalan baik. Sangat disayangkan ada pula yang berjalan buruk.

Para penemu yang jenius memang memiliki keinginan untuk mengubah dunia dengan penemuannya. Meskipun ada beberapa dari mereka yang menyesal dengan apa yang mereka temukan. Karena memiliki dampak negatif bagi masyarakat bahkan sampai kepada dirinya sendiri. Nasi sudah menjadi bubur, kalau sudah terlanjur ya mau bagaimana lagi kan?

Berikut ini adalah beberapa nama penemu yang menyesal dengan hasil temuannya?

Einstein dan Oppenheimer Menyesalkan Bahwa Ciptaanya Justru Menjadi Alat Perang yang Meneror Banyak Orang

Dua sosok jenius ini bisa dibilang yang mengubah sejarah dunia di tahun 1945. Einstein dan J. Robert Oeppenheimer adalah dua orang yang menjadi saksi dibalik terciptanya bom nuklir atau bom atom. Oppenheimer pertama kali menciptakan bom atom dan ia berperan sebagai direktur pengembangan senjata mematikan massal tersebut di Los Alamos Lab. Setelah Perang Dunia II ia mengahabiskan masa hidupnya dengan penyesalan, salah satunya menyesal dengan tindakan pemerintah Amerika Serikat yang tidak memberikan peringatan tentang bahayanya bom tersebut kepada Jepang.

Einstein pun lebih-lebih menyesal, tanpa tangannya mungkin pengembangan bom nuklir tidak kita kenal sampai sekarang. Penyesalan Einsten setelah bertandatangan perjanjian dengan Franklin D. Roosevelt karena setuju membantu Amerika Serikat pada Perang Dunia II lantaran percaya kalau Jerman akan melakukan hal yang sama dengan AS.

“Kalau tahu Jerman gagal bikin bom nuklir, saya enggak akan menyentuhnya dengan jari sekali pun,” kata Einstein.

Mikhail Kalashnikov Sosok Dibalik Selongsong AK-47

Selama ini, timbul pertanyaan dalam diri saya. Apakah saya berhak disalahin atas kematian banyak orang meskipun mereka adalah musuh?” ungkap Kalashnikov.

Kutipan tersebut ditemukan dikirimkan olehnya kepada gereja Kristen Ortodoks Rusia sebelum ia meninggal di tahun 2014.  Penyesalan menghantui dalam diri Kalashinikov karena menciptakan senjata murah namun mematikan. Senjata murah ini menjadi favorit bagi para teroris dan pemberontak. Alasan ia mendesain senjata mematikan ini karena menyaksikan peperangan tanpa henti pada masa Perang Dunia II.

Karena Merasa Menjadi Penyebab Kerusakan, Alhasil Alfred Nobel Berkomitmen Memberikan Penghargaan Perdamaian

Kamu tahu penghargaan nobel yang menjadi sebuah penghargaan di bidang ilmu pengetahuan maupun perdamaian bukan? apakah kamu tahu kalau nobel itu bermula dari nama seseorang bernama Alfred Nobel. Nobel merupakan seorang insinyur yang memutar otak untuk memecahkan sebuah batu besar.

Sampai kepada tahun 1860 ia menemukan sebuah dinamit yang dicampurkan dari bahan nitrogliserin dan silika. Sayang ciptaanya dimanfaatkan untuk hal buruk dengan tujuan membunuh dan menghancurkan. Nobel yang menyesal akan penemuannya berkomitmen untuk menyumbangkan royaltinya sebagai bentuk sumbangan yang menjadi hadiah buat orang yang ingin membawa pengaruh positif di dunia.

Tujuan Membuatnya Mengincar Segmen Anak-Anak, Namun Orang Dewasa yang Malah Menyukainya

Apabila kamu suka ngetik di Microsoft Office pasti nggak asing lagi dengan font bernama Comic Sans. Font yang desainnya mirip tulisan anak-anak ini diciptakan Vincent Connare bersmaa Microsoft. Tujuanya untuk menjadi alternatif karena banyak font bergaya kaku dan mengincar segmen anak-anak.

Namun yang menyukai font bentukannya untuk orang dewasa. Ya font ini memang terkesan kekanak-kanakan, bahkan ia sendiri tak menyangkan kalau temuannya bisa populer.

Apabila kamu suka menggunakannya. Berarti kamu nggak tahu banyak soal tipografi”, ungkap Connare dilansir dari Wall Street journal.

Kesuksesan Instan Dong Nugyen Membuat Hidupnya Berantakan

Memang banyak orang yang menginginkan kesuksesan secara instan dan bisa menikmati segala materi. Tapi benar kata orang, kalau kebahagiaan nggak bisa dinikmati dengan uang semata. Contohnya saja Dong Nguyen yang pengembang game independen asal Vietnam.

Game Flappy Bird yang diciptakan ternyata meledak di tahun 2013, game yang mengharuskan pemainya melewati rintangan tanpa mengenai sama sekali memiliki tingkat kesulitan yang buat prang penasaran. Wajar saja  saking penasarannya, sampai diunduh lebih dari 50 juta kali. Keuntungan yang diraih Nguyen nggak tanggung-tanggung.

Per hari ia bisa mengantongi Rp 630 juta. Namun Secara psikologis ia merasa hancur karena mengaku hidupnya udah berantakan lantaran diteror habis-habisan lewat telepon, e-mail atau pun cuitan untuk dirinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bukan UFO, Suara Misterius di Langit Pantura Ternyata Berasal dari Pesawat Antonov Milik Rusia

Beberapa waktu lalu, sejumlah warna yang tinggal di sepanjang kawasan Pantura. Mulai dari Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, hingga Kabupaten Semarang. Sempat dibuat kaget oleh suara menderu dari langit, yang tadinya diperkirakan jadi suara pesawat luar angkasa nan misterius sebab langit hanya terlihat gelap.

Berita baiknya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho akhirnya memberikan informasi tentang simpang siurnya berita tersebut. Yap, ternyata sumber suara adalah pesawat Antonov An-12BP, yang melintas di atas wilayah pantura Jawa dari Jakarta menuju Melbourne, Australia.

Sumber : https://twitter.com/Sutopo_PN

“Terkuak sudah bunyi misterius dengungan yang heboh di atas Pantura 2 hari yang lalu. Sumber suara adalah pesawat Antonov An-12BP yang terbang dari Jakarta menuju Melbourne melintas di atas Pantura Jawa pada ketinggian 25.000 kaki. Jadi bukan dari UFO atau pesawat Avenger ya” tulis Sutopo dalam akun Twitternya @Sutopo_PN, Minggu (16/12).

Jadi sudah jelas ya, suara dengungan tersebut bukanlah fenomena alam apalagi suara UFO seperti yang banyak dibicarakan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

‘Luruh’, Lagu Kolaborasi Isyana Sarasvati dan Rara Sekar Sudah Resmi Dirilis

Berada pada jalur musik yang berbeda, kali ini kakak adik Rara Sekar dan Isyana Sarasvati akhirnya terlihat satu project musik berdua. Jadi sesuatu yang telah banyak diharapkan oleh masing-masing fans mereka berdua, maka original soundtrack (OST) film ‘Milly & Mamet’ jadi jawabnnya.

Diberi judul ‘Luruh’, konon lagu kolaborasi tersebut sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming musik sejak Sabtu (15/12) lalu. Dikutip dari laman Kumparan.com, Ernest Prakasa selaku sutradara ‘Milly & Mamet’ berkata bahwa ini akan jadi sesuatu yang menarik. 

“Jauh sebelum mengenal Isyana, saya adalah penggemar Banda Neira, duet folk Rara Sekar dan Ananda Badudu. Kini, mereka hadir mengisi soundtrack film yang saya garap. Saya yakin, ini akan menjadi suguhan epic untuk memperkaya film ini,” ujarnya. 

Rara Sekar yang memang identik dengan lirik-lirik lagu sendu yang menyentuh, dibantu dengan sang adik Isyana mengawali proses pencintaan lagu pada suatu sore di rumah Rara. Bait per bait dari lirik lagu tersebut, mereka ciptakan sesuai dengan naskah dalam film ‘Milly & Mamet’. Mencari titik paling menyentuh dari kedua peran dari tokoh utama, hingga menggabungkannya dengan sesuatu yang umum terasa.

Dirilis bersamaan dengan lagu soundtrack lainnya, mini album original soundtrack ‘Milly & Mamet’ juga menautkan 4 lagu lainnya.  Yap, karena selain ‘Luruh’, Isyana Sarasvati juga menyanyikan satu lagu lain, yakni ‘Stargazing’. Selanjutnya ada pula ‘Berdua Bersama’ dan ‘Luluh’ yang dinyanyikan oleh Jaz, sedangkan Sissy Prescilla yang juga jadi pemeran Milly juga akan membawakan lagu Sehila On 7 yakni ‘Kita. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top