Sponsored Content

Nyaman Berkendara, Aman Sampai Tujuan 

Masih ingat rasanya berkendara saat pertama kali? Pasti saat itu rasanya campur aduk, antara senang atau cemas. Di lain sisi, saat itulah level kewaspadaan sedang tinggi-tingginya. Tapi semakin kesini, alias semakin sering berkendara, rasa waspada itu mulai menurun.

Bahkan jika awalnya kamu sangat memperhatikan perlengkapan berkendara supaya kamu aman sampai tujuan, sekarang ini yang penting cukup pakai helm dan jaket. Bagaimanapun, menjaga level kewaspadaan saat berkendara itu perlu lho. Kita tidak tahu kondisi jalanan dan pengendara yang ada di sekitar kita.

Ada jenis pengendara yang membahayakan seperti pindah jalur tanpa lampu sein, keluar gang menyerobot, motor naik trotoar, dan sebagainya. Karenanya, tak selalu jalanan jadi tempat yang aman untuk berkendara. Ada beberapa hal yang harus kamu lakukan dan ketahui agar lebih aman di perjalanan.

Penting Sekali Melakukan Pemeriksaan Kendaraan Secara Berkala

Seperti halnya tubuh manusia, kendaraan pun perlu check up. Karenanya, lakukanlah pemeriksaan berkala di bengkel demi mengetahui adakah permasalahan pada bensin, ban, rem, atau yang lainnya. Untuk melakukan check up, tak usah menunggu kendaraanmu sampai bermasalah di jalan baru dibawa ke bengkel. Akan jauh lebih baik kalau kamu punya jadwal dalam memeriksa kendaraanmu secara rutin.

Di lain sisi, perhatikan juga aspek lain yaitu kebersihan kendaraanmu. Jangan sampai motormu terlihat kotor, padahal sudah dipakai setiap hari. Rasanya pasti tak akan nyaman.

Pastikan Tubuhmu dalam Keadaan Fit Saat Mau Berkendara

Kamu tak dianjurkan untuk berkendara saat kamu sedang mengantuk, baru minum obat, badan tidak fit, atau sedang berada dibawa pengaruh alkohol. Tak usah memaksakan diri untuk berkendara ya kawan, sebab risikonya pun jauh lebih besar dibanding saat kamu sedang dalam kondisi fit. Karenanya, jaga kesehatanmu setiap hari.

Jangan lupa pakai jaket, dan utamakan jaket dengan bahan yang lebih tebal saat kamu mau berkendara di malam hari. Pastikan juga penglihatanmu tak bermasalah. Sebab seperti orang-orang  yang menderita rabun senja, mereka tak diperkenankan berkendara kalau hari sudah gelap.

Usahakan Kamu Punya Perlengkapan dan Peralatan yang Lengkap

Perlahan tapi pasti, pastikan kamu punya perlengkapan berkendara seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, hingga celana panjang. Di lain sisi, jangan lupa untuk siapkan peralatan yang dibutuhkan untuk kendaraanmu kalau barangkali kamu mengalami masalah saat sedang berada di jalan dan kebetulan lokasi bengkel juga jauh.

Kalau kamu sudah memenuhi semua itu, mulailah berkendara dengan menjaga kecepatan dalam kondisi yang tetap stabil. Kestabilan dalam berkendara akan menurunkan risiko tabrakan dengan mobil lain atau pejalan kaki. Tetapi jangan juga berkendara terlalu lambat sehingga menghambat pengendara lain. Sebab ini juga sama berbahayanya.

Tak Usah Bermain Telepon Genggam Saat Membawa Kendaraan

Larangan penggunaan telepon genggam saat mengemudi, secara spesifik tidak diatur dalam UU No 22 Tahun 2009. Tapi, pengendara (yang menggunakan telepon genggam) bisa terjerat pasal 106 ayat 1 tentang pengemudi wajib mengendarai kendaraan dengan penuh konsentrasi.

Kamu perlu tahu, pengertian wajib mengendarai dengan penuh konsentrasi artinya mencakup kegiatan-kegiatan yang mengganggu konsentrasi berkendara. Misalnya minum-minuman keras saat berkendara, mengkonsumsi obat terlarang dan menggunakan telepon genggam. Pastikan kedua tanganmu harus senantiasa memegang stang motor supaya keseimbanganmu tetap stabil.

Pastikan Kamu Memiliki Kendaraan yang Aman dan Nyaman Saat Digunakan

Soal memilih kendaraan, kamu pun tak bisa asal. Sebab selain aman, pertimbangkan juga aspek kenyamanannya. Nah, dari sekian banyak varian motor, ada Suzuki Nex II nih kawan! Pilihan motor yang satu ini menawarkan ruang kaki yang luas sehingga pengendara tak mudah cedera.

Dari tampilan saja Suzuki Nex II tampil lebih besar dari generasi sebelumnya. Dari segi panjang saja, Nex II berukuran 1.890 mm, dengan lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm. Sedangkan generasi pertamanya, Nex, memiliki panjang  1.850 mm, lebar 665 mm, dan tinggi 1.035 mm. Meskipun berukuran lebih besar dari pendahulunya, Nex II masih memiliki prinsip sebagai kendaraan roda dua yang berukuran kompak dan ramping.

Demi menunjang sisi kenyamananmu dalam berkendara, Suzuki pun melakukan perubahan pada posisi jok motor, agar rasa pegal saat riding tidak lagi menjadi musuh utama kita di jalan. Untuk itu pula, lebar jok dan panjang jok pun ditingkatkan, yang semula 240 mm dan 620 mm di Nex, ditingkatkan menjadi 250 dan 690 untuk bagian lebar dan panjang pada Nex II.

Hal lain yang tak kalah menarik, Suzuki Nex II, bisa dibilang adalah kendaraan yang proporsional di pasar matic. Fiturnya sendiri sungguh membantu, seperti dengan hadirnya electric starter yang tidak perlu kamu khawatirkan ketika baterai habis. Kemudian akselerasinya pun terjaga lantaran penyaluran tenaga cukup baik apalagi menghadapi kemacetan di jalan sehari-hari. Jadi tunggu apa lagi? agar tetap nyaman dalam berkendara Suzuki Nex II adalah jawabnnya.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top