Feature

Tolak Ukur Keren, dari Hal-hal yang Dianggap “Oke” pada Waktu Dulu

Dunia bergerak terlalu cepat sehingga semua hal yang dulu terlihat keren bisa jadi sekarang malah terlihat nggak keren lagi, mungkin sih. Nggak percaya? Power Balance adalah salah satu contohnya, dulu gelang ini dikatakan dapat berkhasiat untuk menambahkan keseimbangan pada tubuh, tetapi nyatanya tidak seperti itu juga kan. Tetapi entah kenapa sebuah trend di kala itu membuat banyak orang yang rela untuk merogoh koceknya demi gelang power balance.

Selain power balance, kayaknya kalau mau dikulik lagi ada beberapa hal lagi deh yang dulunya terlihat keren tapi di zaman sekarang biasa aja. Tetapi  kalau dipakai atau digunakan bisa jadi bahan nostalgia juga lho. Nah kira-kira apa aja yang dulunya terlihat keren namun sekarang biasa aja bahkan terlihat cemen.

Walkman Menjadi Aksesoris Dengerin Musik Paling Beken

Di era 2000-an, di mana belum munculnya aplikasi musik streaming seperti Spotify dan Joox, Walkman merupakan salah satu hal yang wajib dikenakan oleh remaja. Berkat kemajuan teknologi, para pecinta musik akhirnya memiliki kesempatan untuk mendengarkan musik di mana saja. Dulu akan terlihat keren ketika kamu berjalan dengan menenteng sebuah walkman, terlebih lagi saat itu gawai belum memiliki fitur semacam MP3.

Sepatu Capung Menjadi Tren Sneakers Sebelum Munculnya Addidas dan Nike yang Makin Trendy

Sepatu capung atau kodachi harusnya akrab di telinga kamu nih, karena dulu sepatu pabrikan Jepang ini dapat menarik minat anak muda saat itu. Selain harganya yang murah, model yang dibuat dari Kodachi ini sangat simple dan tidak norak. Wajar saja kalau dulu kamu dan temanmu pasti memiliki sepatu ini, hayo siapa yang masih ingat? bahkan sampai sekarang banyak yang jual kok.

Berjejaring dengan mIRC Untuk Chatting, untuk Ngobrol dengan Gebetan Sampai Orang Asing

Dulu banyak remaja berbondong-bondong ke warnet untuk memainkan mIRC untuk chatting, bisa dengan gebetan atau pula dengan teman bahkan dengan orang asing sekalipun. Lewat komputer, mIRC merupakan sebuah software pertama di mana kamu melakukan chat, tentu saja di zaman itu belum ada aplikasi lain seperti Line. Namun seiring waktu berjalan mIRC sudah mulai tergeser dengan adanya Yahoo!Messenger.

Friendster Menjadi Pusat Bersosial Media Era 2000-an, yang Tak Main Dianggap Ketinggalan

Sebelum muncul Facebook di tahun 2006, Friendster bisa dibilang sangat menguasai pasar sosial media di Indonesia. Bahkan sebagian remaja di saat itu mengatakan kalau Friendster adalah masa-masa alay mereka karena menggunkan nama yang bukan nama asli, sekaligus menggunakan kata gede kecil. Dulu setiap remaja yang mulai akrab dengan internet pasti memiliki Friendster, bisa dibilang aplikasi yang akrab disapa FS ini adalah pembuka jalan bagi mereka dalam berinternet.

Power Balance Keren Atau Cemen?

Gelang karet silikon ini katanya memiliki banyak keunggulan sampai disebut-sebut bisa memberikan keseimbangan pada tubuh. Dari harganya yang mencapai Rp 250.000 sampai Rp 700.000 orang tetap bersikukuh untuk mendapatkannya karena khasiat yang diemban. Tapi ternyata banyak yang meragukan loh khasiat gelang karet ini. Namun, trend lah sebenarnya yang mengakar kebanyak orang sehingga rela untuk membelinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Presenter Andre Taulany Memilih Bungkam Atas Kasus yang Menimpa Sang Istri

Presenter dan artis komedi Andre Taulany mengungkapkan alasannya jika beberapa hari ini ia memilih diam. Ia memutuskan tak langsung memberi penjelasan di media sosial berkait postingan istrinya, Erin Taulany, yang kontroversial sehingga membuat dirinya dilaporkan ke polisi oleh pengacara bernama Muhammad Firdaus Oiwobo atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial terhadap calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

“Daripada saya ikutan komentar, mending saya diam aja. Kan kita belum tahu bukti-buktinya,” ujar Andre, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (24/4/2019).

Tanpa penjelasan apa-apa kepada warganet yang tak terima dengan isi Insta Story akun Instagram bernama @erintaulany, mantan vokalis grup band Stinky ini tiba-tiba menyambangi Polda Metro Jaya. Andre mengaku bahwa ada dugaan akun istrinya itu diretas karena tak bisa diakses pada sekitar 20-an April 2019 dan merasa harus melaporkannya ke polisi.

“Saya mendampingi istri melaporkan ke sana (kantor polisi). Ada penyalahgunaanlah,” katanya. Namun, sebagian pihak sudah tersulut emosi karena postingan tersebut. Menanggapi kontroversi yang menerpa istrinya saat ini, Andre memberi jawaban bijak.

“Biasalah semua cobaan harus ada hikmahnya, kita hadapi aja, insya Allah baik-baik,” ucap Andre.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cerita Korban Pemerkosaan dan Kepedulian yang Dibutuhkan dalam Film “27 Steps of May”

Harus diakui, jika isu tentang kekerasan seksual terhadap perempuan selalu menjadi topik yang sexy untuk dibahas. Barangkali, itulah yang juga dipikirkan oleh sutradara Ravi Bharwani yang kemudian melahirkan film terbarunya berjudul ’27 Steps of May’.

Sebelum tayang pada 27 April 2019 mendatang secara reguler, kamu perlu tahu jika film ini sudah berhasil melenggang di beberapa pagelaran film di beberapa negara. Seperti Cape Town Internasional Film Market & Festival, Goteborg Film Festival, Bengaluru International Film Festival, dan Busan International Film Festival. Dan tak hanya itu saja, ‘27 Steps of May’ juga mendapat antusiasme yang cukup epic pada penayangannya di Jogja-NETPAC Asian Film Festival dan Plaza Indonesia Film Festival.

Ravi Bharwani bercerita, setidaknya ia membutuhkan waktu selama kurang lebih lima tahun, untuk memproduksi film tersebut. Dan salah satu kesulitan yang dirasakan Ravi selama menggarap film ini adalah mengatur waktu dengan baik.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Ceritanya dimulai dari sosok remaja perempuan berusia 14 tahun bernama May (Raihaanun). Dirinya diperkosa oleh beberapa lelaki yang tak dikenal. Dan seperti yang sudah kalian bayangkan, selapas peristiwa itu, hidup May berubah.

Ada luka yang tak bisa ia jelaskan, sehingga membuatnya menutup diri dari dunia luar. Dan ternyata kesedihan tersebut juga dirasakan oleh sang ayah yang diperankan oleh Lukman Sardi. Pepatah ‘Hidup enggan mati tak mau’, barangkali jadi sesuatu yang menggambarkan bagaimana May dan sang Ayah kemudian menjalani hidupnya. Dua orang ini terjebak dalam sebuah kekacauan yang semakin hari semakin menyakiti hati. Bagaimana situasinya? Silahkan tonton sendiri ya.

Jika selama ini kita hanya bisa berucap ‘kasihan’ atau merasa ‘iba’ pada para perempuan yang jadi korban pemerkosaan. Film ini akan membawa kita memahami mereka lebih dekat. Bagaimana May mengemban semua trauma dan ketakutannya. Meski tak banyak mengumpar kata-kata, kemampuan akting Raihaanun jadi sihir magis yang kemudian membawa kita turut merasakan penderitaannya.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Selanjutnya, kita juga akan menyaksikan bagaimana perasaan seorang Ayah tatkala mendapati putirnya jadi korban atas perbuatan keji dari orang-orang yang tak dikenal. Dan untuk perihal ini, bisa kita pahami dari emosi yang ditunjukkan oleh Lukman Sardi. Tak bisa berbuat banyak, ia meluapkan emosi diatas ring tinju yang akhirnya memberinya luka setiap kali pulang ke rumah. Dari sini, kita tahu jika luka yang dirasakan oleh sang anak jadi luka yang berlipat ganda bagi orangtua.

Makna lain yang juga ditampilkan adalah, korban pemerkosaan atau mereka yang pernah menerima kekerasan seksua, tak bisa sembuh dalam waktu cepat. Semuanya butuh waktu dan upaya untuk meredam semua luka. Sebagaimana May yang menutup diri dan tak mau bicara bertahun-tahun lamanya. Jika harus digambarkan, film ini jadi salah satu perpanjangan lidah oleh mereka yang pernah mengalami hal serupa seperti yang dirasakan oleh May. Sekaligus jadi pengingat bagi kita orang-orang yang mungkin berada di dekat mereka.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Berdurasi 112 menit, film ini juga akan dibintangi Ario Bayu dan Verdi Solaiman. Dan sebelum penayangan resminya, ‘27 Steps of May’ sudah berhasil menyabet 3 penghargaan, yakni ‘Film Panjang Asia Terbaik’ (Golden Hanoman Award) di Jogja-NETPAC Asian Film Festival, dan dua penghargaan lainnya diraih dalam Festival Film Tempo 2018 di kategori ‘Aktris Pilihan Tempo’ dan ‘Penulis Skenario Pilihan Tempo’.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Positif Pakai Narkoba,Yoochun JYJ Pensiun dari Dunia Hiburan

Pihak kepolisian Korea Selatan menyatakan penyanyi sekaligus aktor Yoochun JYJ positif mengkonsumsi narkoba setelah melakukan pemeriksaan bersama Hwang Hana. Seturut dengan munculnya kabar ini, pihak manajemen pun akhirnya buka suara.

Manajemen yang membawahi JYJ, C-Jes Entertainment, merilis pernyataan resmi soal Yoochun. Dalam pernyataannya tersebut, musisi yang juga aktor itu memutuskan untuk pensiun dari dunia hiburan. Berikut pernyataan lengkapnya:

Halo, ini C-Jes Entertainment.

Kami mengikuti semua investigasi dengan memegang kepercayaan soal klaim Park Yoochun yang mengaku tidak bersama. Namun kemarin, kami mengetahui dari pemberitaan bahwa pihak forensik menyatakan dirinya positif narkoba.

Saat sedang menunggu kabar baik dari investigasi dengan memberikan kepercayaan pada Yoochun, kami dihadapkan dengan pemberitaan seperti itu dan merasa sedih. Setelahnya kami memutuskan bahwa kami tak bisa lagi memberikan kepercayaan kepada Park Yoochun. Kami memutuskan untuk membatalkan kontrak dengan sang artis.

Seperti yang sebelumnya dinyatakan, Yoochun akan berhenti dari dunia hiburan, membatalkan semua jadwal mulai hari ini ke depan.

Kami memahami beratnya situasi ini dan merasa sangat bertanggung jawab. Kami akan memastikan peristiwa seperti ini tak akan terjadi lagi melalui regulasi dan perubahan kebijaksanaan yang ketat.

Sekali lagi, kami memohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top